BAGANSIAPIAPI — Panitia Pemilihan Penghulu (Pilpeng) Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, secara resmi menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara pemilihan penghulu tingkat kepenghuluan,Rabu (28/10/2016).
Rapat pleno yang diselenggarakan di kantor kepenghuluan setempat ini dihadiri oleh para pihak terkait, termasuk unsur panitia, para saksi dari masing-masing calon, serta pengawas pemilihan guna memastikan proses berjalan transparan dan lancar.
Berdasarkan hasil rekapitulasi akhir yang ditetapkan dalam rapat pleno tersebut, calon penghulu nomor urut 5, Alhazanul Husna, keluar sebagai peraih suara terbanyak dengan total dukungan mencapai 1.543 suara.
Menyusul di posisi kedua, calon nomor urut 02, Maflizar, mengantongi 1.432 suara. Persaingan ketat terjadi di jajaran atas, di mana selisih suara antara peringkat pertama dan kedua terpaut tipis.
Rincian Perolehan Suara Calon Penghulu Bagan Jawa:
Peringkat 1: No. Urut 5 – Alhazanul Husna (1.543 suara)
Peringkat 2: No. Urut 2 – Maflizar (1.432 suara)
Peringkat 3: No. Urut 3 – Irwanto (649 suara)
Peringkat 4: No. Urut 4 – Eko Wahyudi (131 suara)
Peringkat 5: No. Urut 1 – Harsono (127 suara)
Pelaksanaan rapat pleno ini berlangsung dengan tertib dan kondusif. Seluruh hasil perolehan suara dari masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah dihitung dan disahkan secara bersama-sama oleh pihak penyelenggara dan saksi dari para kandidat.
Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Pemilihan Penghulu Bagan Jawa, Hermanto, SH, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap proses panjang dan dinamika demokrasi yang telah dilalui bersama oleh seluruh elemen masyarakat.
Hal tersebut diungkapkannya dalam Rapat Pleno Terbuka yang diselenggarakan di Kepenghuluan Bagan Jawa. Hernanto menilai bahwa segala kerja keras dan partisipasi aktif warga merupakan cerminan nyata dari kedewasaan berdemokrasi di tingkat basis.
Dalam sambutannya, Hermanto menegaskan bahwa rapat pleno terbuka ini merupakan tahapan krusial dan paling menentukan. Penyelenggaraannya dilakukan secara terbuka, jujur, adil, transparan, dan akuntabel sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku.
”Kehadiran para saksi, pengawas, dan tokoh masyarakat di sini menjadi bukti nyata komitmen kita bersama untuk menjaga integritas, keabsahan, dan kualitas dari seluruh proses Pilpeng ini,” tegas Hernanto.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mengawal jalannya pesta demokrasi desa ini, khususnya jajaran TNI/Polri selaku pihak keamanan, pemerintah kecamatan, para pengawas, serta seluruh lapisan masyarakat yang bahu-membahu menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif, damai, dan sejuk.
Menutup sambutannya, Hermanto memberikan apresiasi khusus kepada para Calon Penghulu beserta seluruh tim sukses atas komitmen damai yang senantiasa dijaga selama proses pemilihan berlangsung.
Terpilih, Alhazanul Husna
Ia mengingatkan bahwa siapapun nantinya yang mendapatkan amanah dan meraih suara terbanyak dari masyarakat, hakikatnya adalah kemenangan seluruh warga Kepenghuluan Bagan Jawa.
Dengan telah ditetapkannya hasil rekapitulasi ini, tahapan pemilihan penghulu di Kepenghuluan Bagan Jawa kini bersiap menuju langkah berikutnya sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku di Kabupaten Rokan Hilir.
”Tugas kita setelah ini adalah kembali merajut tali silaturahmi, bersatu padu, dan menghilangkan segala perbedaan demi kemajuan desa tercinta ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Tokoh masyarakat Jawa Kepenghuluan Bagan Jawa, Yono, menyampaikan harapan besar agar kepemimpinan yang baru mampu merangkul seluruh elemen warga tanpa terkecuali.
Yono berharap Penghulu yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dengan baik serta menjadi figur pemersatu dalam memajukan desa.
”Semoga amanah dan menjadi penghulu yang dapat menyatukan masyarakat dalam membangun desa Bagan Jawa, serta mengembalikan semangat gotong royong demi desa Bagan Jawa tercinta,” ujar Yono saat dimintai tanggapannya, Rabu (28/10/2026).
Ia juga menekankan pentingnya merajut kembali silaturahmi di tengah masyarakat setelah gelombang kontestasi politik desa. Menurutnya, tidak ada lagi sekat-sekat antarkelompok pendukung karena kemenangan yang diraih merupakan kemenangan bersama seluruh warga.
”Kemenangan ini adalah kemenangan untuk seluruh masyarakat kita semua beserta pemimpinnya,” tambahnya.
Dengan terpulihnya kepemimpinan yang baru, warga Kepenghuluan Bagan Jawa menaruh asa agar roda pemerintahan desa berjalan lebih baik, transparan, serta mengedepankan kebersamaan dalam setiap program pembangunan ke depan. (infotorial)

