Kampung Nelayan Merah Putih, Pemkab Rohil Targetkan Penataan Kawasan Pesisir Terpadu

BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, terus mendorong
penataan kawasan pesisir melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini
diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi permukiman nelayan, tetapi juga mendukung
peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi berbasis sektor kelautan dan
perikanan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan progres pembangunan tiga titik Kampung
Nelayan Merah Putih di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) oleh Wakil Bupati Rohil, Jhony
Charles, Selasa (13/10/2026).
Peninjauan dilakukan di kawasan Teluk Pulai, Panipahan Darat, dan Panipahan Kota. Kegiatan
tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memantau perkembangan
pembangunan sekaligus memastikan penataan kawasan pesisir berjalan sesuai dengan tujuan
program.
Wakil Bupati Rohil, Jhony Charles, mengatakan bahwa saat ini terdapat lima titik Kampung
Nelayan Merah Putih di Kabupaten Rokan Hilir. Selain tiga lokasi di Kecamatan Pasir Limau
Kapas, dua titik lainnya berada di Kecamatan Bangko dan Kecamatan Sinaboi.
“Di Rokan Hilir totalnya ada lima titik saat ini. Tiga titik di Kecamatan Pasir Limau Kapas ini,
dan dua titik lagi berada di Kecamatan Bangko serta Kecamatan Sinaboi,” ujar Jhony Charles
saat peninjauan.
Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk
meningkatkan kualitas kawasan permukiman masyarakat pesisir melalui pembangunan
infrastruktur yang lebih tertata dan terintegrasi.
Bupati Rohil Perjuangkan Penambahan Lokasi
Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, menyebut pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
sebagai salah satu upaya mendorong perubahan kawasan permukiman nelayan agar lebih
layak, sehat, dan produktif.
Menurutnya, penataan kawasan pesisir tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan
fisik. Program tersebut juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga nelayan
melalui lingkungan permukiman yang lebih baik dan mendukung aktivitas masyarakat.
“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah untuk
masyarakat pesisir. Kita ingin mengubah kesan kumuh menjadi kawasan yang rapi, sehat, dan
produktif. Nilai tambahnya harus dirasakan langsung oleh ekonomi keluarga nelayan kita,” kata
Bistamam.
Upaya menghadirkan program tersebut di Rohil, lanjutnya, dilakukan melalui koordinasi dan
pengusulan kepada pemerintah pusat, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sebelumnya, Bistamam bersama jajaran terkait melakukan koordinasi langsung dengan
kementerian untuk mendorong realisasi pembangunan di wilayah pesisir Rohil.
Melalui koordinasi tersebut, lokasi pembangunan di Kecamatan Bangko dan Kecamatan
Sinaboi juga telah ditinjau dan ditetapkan, sebagaimana disampaikan dalam keterangan
Pemkab Rohil.


Usulkan Tambahan Empat hingga Enam Titik
Pemkab Rohil kini berupaya memperluas cakupan program dengan mengusulkan tambahan
sekitar empat hingga enam titik Kampung Nelayan Merah Putih kepada pemerintah pusat.
Usulan tersebut ditujukan untuk memperluas penataan kawasan permukiman nelayan di
wilayah pesisir lainnya di Kabupaten Rokan Hilir. Namun, realisasi penambahan lokasi masih
bergantung pada proses pembahasan dan persetujuan pemerintah pusat.
Bistamam mengatakan, pemerintah daerah akan terus mengawal usulan tersebut melalui
koordinasi dengan kementerian terkait. Menurutnya, potensi kelautan dan perikanan Rohil
membutuhkan dukungan pembangunan yang memadai agar dapat memberikan manfaat
lebih luas bagi masyarakat.
“Kami terus mengawal usulan baru ini di kementerian. Potensi maritim kita sangat besar, dan
intervensi pusat sangat kita butuhkan agar penataan kawasan pesisir di Rokan Hilir bisa
berjalan secara menyeluruh dan terintegrasi,” ungkapnya.


Dorong Kawasan Pesisir Lebih Tertata dan Produktif
Dengan adanya pembangunan di lima titik serta usulan tambahan lokasi, Pemkab Rohil
berharap penataan kawasan pesisir dapat dilakukan secara bertahap dan menjangkau lebih
banyak masyarakat nelayan.
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu menciptakan lingkungan
permukiman yang lebih bersih, sehat, dan tertata, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas
ekonomi masyarakat pesisir.
Pemkab Rohil menilai koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi
salah satu faktor penting dalam mendorong pengembangan kawasan pesisir. Dengan
dukungan program yang berkelanjutan, potensi kelautan dan perikanan diharapkan dapat
memberikan kontribusi lebih besar terhadap kesejahteraan masyarakat dan perekonomian
daerah. (Infotorial Diskominfotiks Rokan Hilir)

image_pdfimage_print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *