Truk Bertonase Berat Diduga Abaikan Hak Warga, Debu Jalan Sungai Langsat Masuk Hingga ke Dapur Rumah

PANGEAN – Keluhan masyarakat Desa Sungai Langsat, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, kembali mencuat terkait aktivitas kendaraan bertonase berat yang melintasi jalan desa setiap hari. Akibat tingginya intensitas lalu lintas truk pengangkut muatan berat tersebut, debu beterbangan dan disebut-sebut telah mengganggu kesehatan serta kenyamanan warga hingga masuk ke dalam rumah dan dapur masyarakat.

Keluhan itu disampaikan sejumlah warga Desa Sungai Langsat kepada media ini melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp. Mereka mengaku sudah lama merasakan dampak debu yang ditimbulkan kendaraan perusahaan yang melintas di kawasan tersebut.

“Debunya sangat parah. Saat truk lewat, rumah kami dipenuhi debu. Bahkan sampai ke dapur dan tempat makan keluarga. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan belum ada solusi yang nyata,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Sabtu (13/06/2026).

Warga menilai aktivitas kendaraan perusahaan tidak sebanding dengan perhatian yang diberikan terhadap dampak sosial yang mereka timbulkan di tengah masyarakat. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait turun langsung melakukan pengawasan serta meminta pertanggungjawaban perusahaan.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemuda Pangean, Noverman Melayu, menyampaikan kritik keras kepada perusahaan yang diduga menggunakan jalur tersebut, yakni PT SAM dan PT Citra.

Menurutnya, keberadaan perusahaan tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi semata, tetapi juga harus memperhatikan hak-hak masyarakat yang terdampak langsung oleh aktivitas operasional mereka.

“PT SAM dan PT Citra jangan hanya mencari keuntungan di Kecamatan Pangean. Mereka juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan terhadap masyarakat yang setiap hari menerima dampak aktivitas perusahaan. Jangan sampai masyarakat hanya menerima debu, kerusakan jalan, dan gangguan kesehatan, sementara perusahaan menikmati keuntungan,” tegas Noverman Melayu.

Ia menilai persoalan debu yang terus berlangsung dapat dikategorikan sebagai bentuk kelalaian apabila perusahaan tidak melakukan langkah-langkah mitigasi yang memadai.

“Dalam berbagai regulasi lingkungan hidup, setiap pelaku usaha wajib melakukan pencegahan pencemaran dan kerusakan lingkungan. Jika dampak debu ini terus terjadi tanpa penanganan yang serius, maka patut dipertanyakan sejauh mana komitmen perusahaan terhadap kewajiban hukumnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Noverman juga menyoroti keberadaan PT Citra yang menurutnya tidak memiliki pabrik di wilayah Kecamatan Pangean, namun aktivitas angkutannya justru melintasi kawasan tersebut.

“Untuk PT Citra, jika selama ini hanya memberikan janji tanpa realisasi, maka buat saja akses jalan sendiri. Jangan terus membebani masyarakat Pangean. Pabriknya tidak berada di Kecamatan Pangean, tetapi masyarakat Pangean yang menanggung dampaknya setiap hari,” katanya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak konstitusional untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana dijamin dalam berbagai peraturan perundang-undangan, termasuk ketentuan mengenai perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Masyarakat tidak boleh menjadi korban pembangunan. Perusahaan wajib memastikan operasionalnya tidak merugikan warga. Jika tidak mampu memenuhi tanggung jawab sosial dan lingkungan, maka lebih baik mengevaluasi keberadaannya di wilayah ini,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT SAM maupun PT Citra belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan masyarakat Desa Sungai Langsat tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, serta aparat penegak hukum dapat turun tangan melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap dampak aktivitas kendaraan bertonase berat yang melintas di wilayah Kecamatan Pangean.

Sumber : Noverman




Atom Baru Simandolak Buat Kejutan, Lolos ke Final Pacu Jalur Rayon I Inuman

INUMAN – Jalur Atom Baru dari Desa Simandolak, Kecamatan Benai, tampil mengejutkan pada ajang Pacu Jalur Rayon I Tepian Tigo Muaro, Kecamatan Inuman, Sabtu (13/6/2026).

Jalur kebanggaan masyarakat Simandolak itu sukses menyingkirkan dua jalur tuan rumah dan memastikan tiket ke babak final.
Pada putaran pertama, Atom Baru berhadapan dengan Gempar dari Desa Banjar Nan Tigo, Kecamatan Inuman.

Pacu berlangsung sengit sejak awal. Atom sempat tertinggal hingga pancang ketiga, namun berkat stamina dan strategi yang matang, berhasil mengejar ketertinggalan, menyalip lawan di pancang keempat, dan mengunci kemenangan menjelang garis akhir.

Memasuki putaran kedua, Atom Baru kembali mendapat lawan berat, yakni Dewa Ruci Arung Samudra dari Desa Pulau Sipan, Kecamatan Inuman. Mengandalkan kecepatan sejak awal pacuan, Atom Baru tampil konsisten dan mampu mempertahankan keunggulan hingga finis.

Andi Lusi, salah seorang anak pacuan Atom Baru, mengaku sempat tertekan menghadapi Dewa Ruci yang memiliki segudang prestasi. Namun, arahan pelatih Dion berhasil membangkitkan semangat tim sehingga mampu meraih kemenangan.

Penampilan impresif Atom Baru juga mendapat perhatian penonton, termasuk Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, yang turut menyaksikan langsung jalannya perlombaan dari tribun kehormatan. Reporter pacu jalur Darwis bahkan beberapa kali memberikan pujian atas kegigihan dan semangat juang anak pacuan Atom Baru.

Dengan dua kemenangan tersebut, Atom Baru berhasil melaju ke hari ketiga sekaligus memastikan tempat di babak final.

Keberhasilan ini disambut bangga oleh masyarakat Kecamatan Benai yang berharap Atom Baru mampu melanjutkan tren positif dan meraih gelar juara di Tepian Tigo Muaro Inuman.***




Perkuat Silaturahmi dan Dorong Semangat Kewirausahaan Warga Kuansing, IKKS Jakarta Gelar Halal Bihalal 2026

JAKARTA – Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Jakarta menyelenggarakan acara Halal Bihalal 1447 H/2026 M di Aula Serbaguna Idolmart Caman, Jatibening, Bekasi, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing) yang berada di perantauan, khususnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Ketua Panitia, Kolonel Inf. Henri Mahyudi, S.Sos., M.Han., menjelaskan bahwa pelaksanaan Halal Bihalal tahun ini memang berlangsung lebih lambat dari jadwal yang semula direncanakan, bahkan telah melewati momentum Idul Fitri dan Idul Adha 1447 H. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh padatnya agenda dan kesibukan warga Kuansing yang memiliki berbagai aktivitas serta tanggung jawab di lingkungan masing-masing.

Sekretaris Umum IKKS Jakarta, Asmaredi, S.H., M.M., menambahkan bahwa kegiatan tersebut sejatinya direncanakan berlangsung pada masa perayaan Idul Fitri 1447 H.

Namun, pelaksanaannya bertepatan dengan sejumlah agenda serupa yang diselenggarakan berbagai organisasi masyarakat Riau di Jabodetabek, seperti Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ), Yayasan Melayu Nusantara (YMN), serta kegiatan Halal Bihalal di berbagai instansi tempat warga Kuansing bertugas.

Atas pertimbangan tersebut, panitia memutuskan menyesuaikan jadwal guna mendapatkan waktu yang paling memungkinkan bagi seluruh warga Kuansing untuk hadir.
Ketua Umum IKKS Jakarta, H. Wan Muhammad Hasyim, S.E., Ak., yang akrab disapa Suhu Wan, turut membenarkan alasan di balik penundaan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, selain mengemban amanah sebagai Ketua Umum IKKS Jakarta, dirinya juga memiliki sejumlah tanggung jawab organisasi lainnya, di antaranya sebagai Ketua Umum DPP Asosiasi Masyarakat Ritel Indonesia (AMRI), Ketua Ikatan Alumni Universitas Riau (IKA Unri), serta pengurus Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri (Himpuni).

“Berbagai amanah organisasi yang saya jalankan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan waktu pelaksanaan yang paling tepat sehingga dapat mengakomodasi kehadiran lebih banyak warga Kuansing,” ujar Suhu Wan.

Dalam sambutannya, Suhu Wan yang dikenal sebagai entrepreneur sukses asal Kuantan Singingi menyampaikan pentingnya menjaga semangat kebersamaan sebagai fondasi untuk membangun peluang usaha dan menggerakkan roda organisasi. Pemilik jaringan bisnis Idolmart yang kini memiliki lebih dari 130 gerai di berbagai kota di Indonesia itu juga menyatakan komitmennya untuk mendukung generasi muda Kuansing yang sedang menempuh pendidikan di Jakarta.
Ia menawarkan program pelatihan kewirausahaan secara gratis serta dukungan permodalan bagi mahasiswa dan generasi muda Kuansing yang memiliki minat untuk memulai usaha.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kuansing, Darul Fitrah, S.E., menilai tingkat partisipasi warga pada Halal Bihalal tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, antusiasme tersebut mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan serta kerinduan masyarakat Kuansing untuk terus menjalin hubungan kekeluargaan di tanah rantau.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Prof. Dr. Anter Venus selaku Rektor UPN Veteran Jakarta sekaligus Dewan Penasehat IKKS Jakarta, Prof. Dr. Drs. Muhammad Halkis, S.H., Guru Besar Universitas Pertahanan (Unhan) dan Fakultas Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya), serta Sekretaris Umum Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ), Prof. H. Arif Murti Rozamuri.
Kehadiran Pendiri sekaligus Dewan Penasehat IKKS Jakarta, Sahrul Rabain, bersama para Ketua Ikatan Keluarga Kabupaten (IKK) se-Provinsi Riau turut memberikan makna tersendiri bagi jalannya acara.

Partisipasi para tokoh tersebut semakin mempertegas kuatnya semangat persaudaraan, solidaritas, dan silaturahmi antarmasyarakat Riau yang berada di perantauan.
Selain menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan.

Halal Bihalal IKKS Jakarta tahun ini juga diisi dengan kegiatan sosial berupa penyaluran santunan kepada warga lanjut usia serta mahasiswa asal Kuantan Singingi yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong yang terus dijaga oleh masyarakat Kuansing di perantauan.

Melalui kegiatan ini, IKKS Jakarta berharap hubungan kekeluargaan antar sesama warga Kuantan Singingi dapat terus terpelihara, sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi, membuka peluang usaha, dan mendukung kemajuan generasi muda Kuansing di masa mendatang.

Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby yang di hubungi terpisah mengapresiasi kegiatan yang di lakukan IKKS Jabodetabek Jakarta. Dimanapun warga Kuansing berada, semoga sukses dan memberikan kontribusi positif untuk pembangunan daerah,”tukasnya.***




Dinilai Sangat Responsif Dalam Menyambut Penayangan Piala Dunia 2026, Kepala Stasiun TVRI Riau Mengapresiasi Keseriusan Pemkab Kuansing Dalam Memberikan Pelayanan Penyiaran Kepada Masyarakat

PEKANBARU – Kepala Stasiun TVRI Riau, Didik Kusjadmika, SH, mengapresiasi keseriusan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam memberikan pelayanan penyiaran kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Didik saat menerima kunjungan Sekretaris Dinas Kominfo Kuansing, Hevi H. Antoni, bersama Kontributor TVRI Kuansing, Muhardi Untung, di Pekanbaru, Selasa (9/6/2026).

Menurut Didik, dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, Kuansing merupakan daerah yang sangat responsif dalam menyambut penayangan Piala Dunia tahun ini. TVRI dipercaya sebagai pemegang hak siar resmi untuk menayangkan pertandingan tersebut.

“Kuansing menjadi salah satu daerah yang sangat responsif menyambut penayangan Piala Dunia tahun ini. TVRI sebagai pemegang hak siar tentu mengapresiasi dukungan yang diberikan,” ujar Didik didampingi salah seorang pimpinan TVRI Riau, Pipin Syofian.

Didik menjelaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, masyarakat dapat menyaksikan siaran Piala Dunia secara gratis melalui platform yang telah disiapkan oleh TVRI.

Namun demikian, untuk menghindari pelanggaran hak siar yang ditetapkan FIFA, pemilik kafe atau pihak yang menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) diwajibkan mendaftarkan barcode nobar gratis melalui situs resmi TVRI.

“Hal ini penting agar pelaksanaan nobar tetap sesuai dengan ketentuan hak siar yang berlaku dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Kuansing, Hevi H. Antoni, mengapresiasi respons cepat serta komunikasi yang terjalin baik antara TVRI Riau dan Pemerintah Kabupaten Kuansing.

Menurutnya, kunjungan tersebut tidak hanya membahas penayangan Piala Dunia, tetapi juga menjadi ajang mempererat kerja sama serta memperoleh pemahaman mengenai proses dan mekanisme penyiaran yang dilakukan TVRI dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dan penjelasan yang diberikan. Semoga sinergi antara TVRI Riau dan Pemerintah Kabupaten Kuansing dapat terus ditingkatkan demi pelayanan informasi yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.***




RUPS Dan RUPSLB Bank Riau Kepri Syari’ah, Bupati Kuansing : Langkah Strategis Yang Berdampak Positif Bagi Kemajuan BRK Syari’ah

Pekanbaru – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Riau Kepri Syariah digelar di Pekanbaru, Senin (8/6/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, bersama para bupati dan wali kota se-Provinsi Riau dan Kepulauan Riau selaku pemegang saham.

Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, serta Gubernur Kepulauan Riau.

Dalam kesempatan itu, Bupati Suhardiman Amby berharap RUPS dan RUPSLB tersebut dapat menghasilkan berbagai keputusan dan langkah strategis yang mampu mendorong kemajuan serta memperkuat kinerja BRK Syariah di masa mendatang.

Menurutnya, sebagai bank daerah milik pemerintah (bank plat merah), BRK Syariah diharapkan dapat memberikan manfaat yang optimal, tidak hanya bagi masyarakat melalui peningkatan layanan dan akses pembiayaan, tetapi juga bagi pemerintah daerah sebagai pemegang saham melalui kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan daerah.

“RUPS ini hendaknya mampu menghasilkan kebijakan dan langkah strategis yang berdampak positif bagi kemajuan BRK Syariah ke depan, sehingga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pemerintah daerah sebagai pemegang saham,” tegas Suhardiman.

Bupati Natuna Kepulauan Riau, Chen Sui Lan juga menandaskan hal yang sama. Di tengah kondisi keuangan pemerintah daerah yang sulit, kehadiran BRK Syariah di harapkan mampu menjadi solusi yang tepat baik bagi Pemegang Saham, maupun bagi masyarakat yang membutuhkan jasa keuangan, ujarnya istri H. Raja Mustakim yang juga kelahiran Simandolak Kabupaten Kuansing itu.***




Jelang MTQ Riau ke-44, Pemkab Kuansing Perbaiki Lampu Jalan

Teluk Kuantan – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau ke-44 yang akan digelar di Teluk Kuantan pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026 mendatang.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperbaiki seluruh lampu penerangan jalan yang mati maupun redup di sejumlah titik dalam wilayah Kota Teluk Kuantan. Perbaikan tersebut telah dilakukan sejak beberapa pekan terakhir.

Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi, SE, saat dikonfirmasi pada Sabtu (6/6/2026), membenarkan hal tersebut.

“Atas arahan Bupati Kuansing, H. Suhardiman Amby, kami telah melakukan perbaikan di sejumlah titik lampu penerangan jalan guna mendukung pelaksanaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing yang akan berlangsung akhir Juni mendatang,” ujar Hendri yang akrab disapa Gadun.

Sementara itu, warga Teluk Kuantan, Rivi Hamdani (34), mengaku senang dengan langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kuansing.

“Kondisi ini tentu mendapat respons positif dari masyarakat karena sangat membantu pengguna jalan. Selain itu, perbaikan lampu jalan juga menambah keindahan dan kenyamanan kota,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, telah meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja secara optimal dan memberikan kontribusi terbaik demi menyukseskan pelaksanaan MTQ Riau ke-44 di Kabupaten Kuantan Singingi.***




Event Budaya Kebanggaan Masyarakat Kuansing, Bupati Dr.H.Suhardiman Amby, MM, Mengajak Seluruh Lapisan Masyarakat Untuk Ikut Mensukseskan Pacu Jalur Rayon 1 Kecamatan Inuman 2026

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby, MM mengajak seluruh masyarakat, para pemilik jalur, tokoh adat, pemuda, hingga perantau untuk ikut menyukseskan ajang Pacu Jalur Rayon I Kecamatan Inuman Tahun 2026 yang akan digelar pada 12 hingga 14 Juni 2026.

Event budaya kebanggaan masyarakat Kuansing tersebut menjadi salah satu rangkaian penting dalam melestarikan tradisi sekaligus memperkuat persatuan masyarakat di Negeri Pacu Jalur.

Menurut Bupati Suhardiman Amby, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan mendayung, melainkan warisan budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh desa dan kenegerian yang memiliki jalur untuk segera mendaftarkan diri serta mempersiapkan tim terbaiknya agar dapat berpartisipasi dalam Pacu Jalur Rayon I Inuman yang dipastikan berlangsung meriah dan kompetitif.

“Pacu Jalur adalah identitas dan kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi. Saya mengajak seluruh dunsanak, baik yang berada di kampung maupun di perantauan, untuk bersama-sama memeriahkan Pacu Jalur Rayon I Kecamatan Inuman Tahun 2026. Mari daftarkan jalur kesayangan kita, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan event ini sebagai momentum mempererat silaturahmi serta melestarikan budaya warisan leluhur,” ujar Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, MM.

Selain memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah, piala, piagam penghargaan, serta berbagai bonus dari para donatur, ajang ini juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Kehadiran ribuan pengunjung diperkirakan akan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, pedagang, dan sektor pariwisata lokal. H. Suhardiman Amby mengimbau seluruh masyarakat untuk hadir dan menyaksikan langsung kemeriahan Pacu Jalur Rayon I Inuman 2026, serta mendukung jalur-jalur terbaik yang akan berlaga demi mengharumkan nama daerah masing-masing.***




Apresiasi Respons Cepat Telkomsel, Kominfoss Kuansing: Jaringan Telekomunikasi Sangat Penting untuk Sukseskan MTQ dan Pacu Jalur 2026

Teluk Kuantan – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi mengapresiasi langkah cepat Telkomsel dalam merespons kebutuhan peningkatan jaringan telekomunikasi untuk mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 dan Event Pacu Jalur 2026.

Plh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfoss) Kabupaten Kuantan Singingi, Hevi H. Antoni, melalui Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Saptudis, menyampaikan terima kasih atas respons positif Telkomsel terhadap surat permohonan yang sebelumnya telah disampaikan pemerintah daerah.

“Ternyata surat yang kami layangkan belum lama ini direspons secara positif oleh Telkomsel. Kami mengapresiasi langkah cepat tersebut dalam mempersiapkan peningkatan jaringan telekomunikasi untuk mendukung MTQ Provinsi Riau dan Pacu Jalur 2026,” ujar Hevi sebagaimana disampaikan Saptudis, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, kesiapan infrastruktur telekomunikasi menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kesuksesan penyelenggaraan kegiatan berskala provinsi yang akan menghadirkan ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah.

“Ini juga sesuai dengan harapan Bupati Kuantan Singingi, Dr H Suhardiman Amby, yang meminta seluruh stakeholder berperan aktif menyukseskan event besar di Kuansing, termasuk MTQ dan Pacu Jalur,” tambahnya.

Ia menegaskan, kehadiran jaringan telekomunikasi yang kuat dan stabil sangat dibutuhkan oleh masyarakat, peserta, tamu undangan, maupun media yang akan meliput kedua agenda besar tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi mengapresiasi dukungan Telkomsel dalam mempersiapkan peningkatan jaringan telekomunikasi. Kehadiran jaringan yang kuat dan stabil sangat dibutuhkan, baik oleh masyarakat, peserta, tamu undangan maupun media yang akan meliput pelaksanaan MTQ Riau dan Pacu Jalur 2026,” katanya.

Sementara itu, Telkomsel Regional Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) melakukan peninjauan lapangan terhadap sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi titik pemasangan perangkat peningkatan jaringan telekomunikasi guna mendukung pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 dan Event Pacu Jalur 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (4/6/2026) tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi agar layanan komunikasi dan akses internet tetap optimal selama berlangsungnya dua agenda besar yang dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Tim Telkomsel yang melakukan peninjauan terdiri dari Manager Network Operation and Productivity (NOP) Dumai, Fauzan, Manager SQA Sumbagteng Bernito, Yuri dari Event Handling Telkomsel, serta Syahlan Hutagaol dari NOP Dumai. Dalam kegiatan tersebut, tim didampingi Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Dinas Kominfoss Kuansing, Saptudis, beserta staf.

Berdasarkan hasil peninjauan, Telkomsel merencanakan pemasangan perangkat peningkatan jaringan di tiga titik strategis yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama pelaksanaan MTQ Riau dan Pacu Jalur 2026. Salah satu titik berada di kawasan Lapangan Limuno dan titik lainnya di kawasan Tepian Narosa. Selain itu, Telkomsel juga akan melakukan optimalisasi jaringan melalui pemecahan kapasitas layanan pada sejumlah titik pendukung guna mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi selama kegiatan berlangsung.

Syahlan Hutagaol mengatakan keberhasilan peningkatan jaringan tersebut memerlukan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, panitia pelaksana maupun masyarakat.

“Kami berharap adanya dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak agar proses pemasangan perangkat dapat berjalan lancar dan aman serta layanan telekomunikasi selama pelaksanaan MTQ dan Pacu Jalur dapat berfungsi secara optimal,” ujarnya.

Dengan adanya peningkatan jaringan tersebut, diharapkan kebutuhan komunikasi dan akses internet selama pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 maupun Event Pacu Jalur.***




Kapolres Kuansing Ajak Warga Jauhi Narkoba dan Manfaatkan Layanan 110 Melalui Program JALUR

KUANTANSINGINGI – Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing) AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. mengajak masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba serta memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Ajakan tersebut disampaikannya saat memimpin kegiatan JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat) di Desa Tanjung Simandolak, Kecamatan Benai, Kamis (4/6/2026) pagi.

Menurut Kapolres, narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak kesehatan, masa depan generasi muda, dan keharmonisan keluarga. Karena itu, ia meminta masyarakat, khususnya kalangan pemuda, agar tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun.

“Tidak ada manfaat dari narkoba. Sekali terjerumus, dampaknya sangat merugikan, baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan masing-masing,” tegas AKBP Hidayat Perdana.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 sebagai sarana pelaporan berbagai kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi.

“Layanan 110 dapat digunakan untuk melaporkan tindak pidana, gangguan kamtibmas, kecelakaan lalu lintas maupun keadaan darurat lainnya. Jangan ragu menghubungi layanan tersebut apabila memerlukan bantuan kepolisian,” ujarnya.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu merupakan bagian dari program unggulan Polda Riau yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Program JALUR bertujuan mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.

Dalam sambutannya, AKBP Hidayat Perdana menyampaikan bahwa melalui Program JALUR, Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi warga secara langsung, serta memberikan pelayanan yang humanis dan bermanfaat.

“Program JALUR bertujuan memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, mendengarkan langsung aspirasi warga, serta menghadirkan pelayanan yang humanis dan bermanfaat. Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya.

Kapolres juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta memperkuat pendidikan agama dan moral dalam keluarga. Ia berharap masyarakat tidak segan memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar.

Kegiatan JALUR di Desa Tanjung Simandolak dihadiri unsur Forkopimcam Benai, jajaran Polres Kuansing, Polsek Benai, pemerintah desa, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Pada kesempatan tersebut, Polres Kuansing turut menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat, menyerahkan bantuan alat tulis kepada anak-anak sekolah, serta menggelar pelayanan kesehatan gratis melalui Sidokkes Polres Kuansing bekerja sama dengan UPTD Kesehatan Kecamatan Benai.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Tanjung Simandolak, Suwandri Putra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Kuansing atas pelaksanaan Program JALUR di desanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.

Melalui Program JALUR, Polres Kuantan Singingi berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, serta kondusif di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.***




Upaya Menjaga Kelestarian Lingkungan, Polres Kuansing Tertibkan 145 Rakit PETI di Sungai Batang Kuantan

KUANTAN SINGINGI – Polres Kuantan Singingi (Kuansing) bersama TNI dan sejumlah instansi terkait melaksanakan penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan yang melintasi Kecamatan Inuman dan Kecamatan Cerenti, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., dengan melibatkan 260 personel gabungan dari Polres Kuansing, TNI, Satpol PP, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, serta unsur pemerintah daerah.

Sebelum pelaksanaan penertiban, seluruh personel mengikuti Apel Penertiban PETI yang digelar di Lapangan Apel Mapolsek Cerenti. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa operasi gabungan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menindak aktivitas pertambangan ilegal yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

“Kegiatan ini merupakan operasi gabungan sebagai bentuk keseriusan kita dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin. Sebelumnya berbagai upaya preventif dan persuasif telah dilakukan, mulai dari sosialisasi hingga penyampaian imbauan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan,” ujar Kapolres.

 

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis, menjaga keselamatan selama bertugas, serta menghindari tindakan yang dapat memicu provokasi di lapangan.

Usai apel, sekitar pukul 10.30 WIB, tim gabungan bergerak menuju sejumlah titik lokasi PETI menggunakan empat unit speed boat melalui jalur Sungai Batang Kuantan. Sasaran penertiban meliputi Desa Pulau Busuk, Desa Pulau Panjang, dan Desa Ketaping Jaya di Kecamatan Inuman, serta Desa Tanjung Medan, Desa Sikakak, dan Desa Pulau Bayur di Kecamatan Cerenti.

Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemusnahan sarana PETI berupa mesin dan rakit yang digunakan untuk aktivitas pertambangan ilegal. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di lokasi. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat terkait larangan melakukan aktivitas PETI yang berpotensi merusak lingkungan serta melanggar ketentuan hukum.

Dari hasil penindakan, tim gabungan berhasil menertibkan sebanyak 145 unit rakit PETI yang tersebar di sejumlah lokasi. Sebanyak 43 rakit ditertibkan di wilayah Kecamatan Inuman dan 102 rakit di wilayah Kecamatan Cerenti.

Di Kecamatan Inuman, rakit PETI yang ditertibkan terdiri dari 15 unit di Desa Ketaping Jaya, 16 unit di Desa Pulau Busuk, dan 12 unit di Desa Pulau Panjang. Sementara itu, di Kecamatan Cerenti, petugas menertibkan 21 unit rakit di Desa Tanjung Medan, 29 unit di Desa Sikakak, dan 52 unit di Desa Pulau Bayur.

Selama kegiatan berlangsung, tidak ada pelaku yang diamankan maupun barang bukti yang disita. Operasi penertiban berakhir sekitar pukul 18.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Selanjutnya, pada pukul 19.00 WIB dilaksanakan Apel Konsolidasi di Pasar Cerenti yang kembali dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan instansi yang terlibat atas kerja sama serta dedikasi selama pelaksanaan operasi.

Kapolres berharap penertiban yang dilakukan dapat memberikan efek jera kepada pelaku PETI sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.***