Perketat Disiplin ASN, Bupati Kuansing Siapkan Sistem Pemantauan Kehadiran Berbasis Teknologi

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi, Dr H Suhardiman Amby, menunjukkan komitmen tegas dalam menegakkan disiplin aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing.

Terhitung sejak 20 April 2026, Bupati tidak hanya menerbitkan surat edaran, tetapi juga menyiapkan langkah konkret berupa sistem pengawasan kehadiran pegawai di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam upaya tersebut, Bupati telah menugaskan sejumlah personel khusus untuk memantau tingkat kehadiran ASN secara langsung di masing-masing OPD.

Selain itu, Kepala Bagian Umum Setda Kuansing, Deswan Antoni, bersama Kabag Keuangan juga diperintahkan untuk menyiapkan perangkat lunak pendukung guna memastikan sistem pengawasan berjalan optimal.

Tak hanya itu, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfos) Kuansing melalui Tim Informatika turut dilibatkan untuk merancang perangkat teknologi yang mampu memantau kehadiran pegawai secara akurat dan real-time.

Sekretaris Diskominfos Kuansing, Hevi H Antoni, membenarkan hal tersebut saat dihubungi, Selasa (21/4/2026) petang. Ia menyebutkan bahwa timnya telah diminta berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuansing untuk menindaklanjuti teknis pelaksanaan sistem disiplin ASN tersebut.

“Benar, Tim dari Kominfos diminta berkoordinasi dengan BKPP terkait teknis lebih lanjut. Tadi tim kami juga sudah mendapatkan arahan langsung dari Pak Bupati dan telah memberikan bimbingan teknis kepada petugas yang disiapkan oleh Kabag Umum. Tinggal bagaimana rencana aksi ini bisa segera direalisasikan,” ujar Hevi.

Sementara itu, Bupati Suhardiman Amby menegaskan bahwa ke depan tidak akan ada lagi perlakuan yang sama antara pegawai yang disiplin dan yang tidak.

“Tidak ada lagi istilah yang rajin dan yang malas mendapatkan perlakuan serta gaji yang sama. Yang rajin akan mendapat reward lebih besar, sedangkan yang malas akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya akan menerima laporan rutin, baik mingguan maupun harian jika diperlukan, terkait tingkat kehadiran dan aktivitas seluruh ASN di Kuansing.

“Harapan kita, seluruh pegawai dapat bekerja dengan disiplin, akuntabel, serta memiliki loyalitas tinggi terhadap pimpinan dan daerah,” tutup Bupati.***




Pemdes Tebing Tinggi Kecamatan Benai Salurkan BLT-DD Tahap 1 Tahun 2026

BENAI – Pemerintah Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap 1 mencakup periode Januari-Maret 2026. Kegiatan tersebut digelar di Kantor Desa Tebing Tinggi pada Senin (20/04/2026) siang.

Sebanyak 21 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tersebut secara langsung, setiap KPM menerima Rp.900.000,- (Sembilan Ratus Ribu Rupiah). Proses penyerahan dilakukan dengan pendampingan dari Camat Benai yang diwakili Rasali selaku Sekcam, Staf Kasipem Nopris Andika Putra, S.Sos, Kades Tebing Tinggi diwakili Sekdes Alfi Qadri, S.Pd, dan Pendamping Lokal Desa. Kegiatan tersebut berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

Camat Benai melalui Rasali selaku Sekcam menegaskan bahwa BLT-DD merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan harapan dapat membantu meringankan kebutuhan dasar keluarga penerima.

Senada dengan itu, Andrisman melalui Sekdes Alfi Qadri, S.Pd, juga menghimbau agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan yang benar-benar prioritas.

“Yaa, selaku pemerintahan desa,kami ingatkan kepada seluruh KPM agar menggunakan bantuan ini seoptimal mungkin”, ujar Alfi.

Pemerintah Desa Tebing Tinggi berharap program BLT-DD dapat terus memberikan dampak positif serta mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan perhatian lebih.

Syafriadi Kasim salaseorang dari penerima bantuan mengucapkan terimakasih kepada pemerintah atas kepeduliannya terhadap keluarga yang kurang mampu didesanya.

“Terimakasih Bpak/Ibu, ini sangat membantu kami sekali”, pungkasnya. (GTTS)




Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Kuansing Lengkapi Proposal Pengajuan Sekolah Garuda di Tingkat Pusat

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program strategis nasional. Atas inisiasi Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, pengajuan program Sekolah Garuda kini memasuki tahap lanjutan di tingkat pusat.

Wakil Bupati Kuansing, Muklisin, menyampaikan bahwa dirinya ditugaskan langsung untuk melengkapi proposal sekaligus memantau progres pengajuan ke Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi di Jakarta.

“Ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati. Kami diminta memastikan seluruh persyaratan administrasi dan substansi proposal Sekolah Garuda dapat terpenuhi sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat,” ujar Muklisin melalui sambungan telepon, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, proposal lanjutan tersebut telah diterima langsung oleh Taufikurrahman Ginting selaku Kepala Bagian Rumah Tangga dan Tata Usaha Pimpinan di Kemenristekdikti.

Dalam proses tersebut, Wabup turut didampingi Kepala Bappeda Kuansing, Hendra Roza, serta Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Andri Yama.
Muklisin berharap Kuansing dapat memenuhi seluruh kriteria yang disyaratkan sehingga berpeluang masuk dalam daerah penerima program prioritas tersebut.

“Kita optimistis Kuansing bisa masuk kategori yang dipersyaratkan. Intinya, ini adalah upaya kita ‘berburu’ program pusat untuk daerah, khususnya Sekolah Garuda,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk tahap kedua program ini, penentuan lokasi pembangunan akan diputuskan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Pada tahun 2026, direncanakan sebanyak delapan daerah akan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Garuda tahap kedua, sementara pada tahap pertama hanya empat daerah di seluruh Indonesia yang terpilih.

“Karena itu, kita harus memaksimalkan seluruh proses dan persyaratan yang ada, agar Kuansing bisa menjadi salah satu daerah yang mendapatkan program strategis ini,” pungkas Muklisin.***




Perkuat Tim RIAU Pada Ajang Kejurnas, Ketua KONI Apresiasi PERTINA Kuansing

Pekanbaru – Ketua PERTINA Kuantan Singingi (Kuansing), Marwan, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa dua atlet tinju asal Kuansing dipercaya memperkuat tim Riau pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

Hal tersebut disampaikannya di Pekanbaru, Minggu (19/4/2026).

Sementara itu, Ketua KONI Kuansing, Andi Cahyadi yang akrab disapa Aheng, mengapresiasi capaian PERTINA Kuansing. Ia menilai, keberhasilan mengirimkan dua atlet ke tingkat nasional merupakan bukti pembinaan yang berjalan baik.

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kuansing. Dua atlet kita dipercaya mewakili Riau di ajang Kejurnas,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut juga menjadi gambaran awal kekuatan Kuansing dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau mendatang. Ia optimistis, dengan pembinaan yang berkelanjutan, Kuansing mampu bersaing dan meraih hasil maksimal.

Diketahui, dari total delapan atlet tinju Riau yang mengikuti kejuaraan Danlanud Cup di Bangka Belitung, dua di antaranya berasal dari Kuansing, yakni Rola dan Josua.

Dukungan dan doa masyarakat Kuansing diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.***




Peduli Kemanusiaan, Kapolsek Benai Sambangi Lansia Yang Tinggal Sebatang Kara di Desa Tebing Tinggi Benai

BENAI – Komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kapolsek Benai, IPDA M.Ali Sodiq, S.Psi, melaksanakan kegiatan bakti sosial (baksos) yang menyentuh hati pada hari Sabtu (18/04/2026) sore.

Perhatian khusus diberikan kepada Bapak M.Sudin (82), seorang lansia yang tinggal sebatang kara di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi.

“​Yaa, ini adalah bentuk kehadiran kami secara langsung di tengah-tengah masyarakat, terlebih khusus masyarakat yang membutuhkan”, ujar Kapolsek.

​IPDA M.Ali Sodiq, S.Psi mengungkapkan rasa prihatinnya atas kondisi Bapak M.Sudin yang tinggal sebatang kara. Dalam kehidupan sehari-hari, selama ini Bapak M.Sudin hanya dibantu oleh warga sekitar.

​Mengetahui hal tersebut, hati kami terpanggil untuk mengunjungi beliau serta memberikan semangat dan sedikit bantuan. Semoga dengan ini beliau dapat terbantu, ucap Kapolsek.

​Bapak M.Sudin dengan mata berkaca-kaca tampak bahagia dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan serta bantuan yang diberikan langsung oleh Kapolsek Benai tersebut.

“Saya sangat berterima kasih atas kebaikan Bapak”, ujarnya dengan suara terbata-bata.

​Hal ini mempertegas komitmen Polri yang Presisi dan wujud nyata Polsek Benai hadir bersama masyarakat. (GTTS)




IKKS Inhu Siap Sukseskan MTQ Riau di Kuansing, Komitmen Jadi Kekuatan Perantau untuk Daerah

Teluk Kuantan – Dukungan penuh datang dari Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) untuk menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau di Kuantan Singingi.

Komitmen ini menjadi sorotan utama dalam kegiatan Halal Bihalal IKKS Inhu yang digelar di TPQ IKKS Rengat Barat, Sabtu (18/4/2026) siang.

Bupati Kuansing melalui Sekretaris Daerah, Zulkarnain, ST., M.Si, mengajak seluruh keluarga besar IKKS untuk turut ambil bagian dalam menyukseskan perhelatan akbar tersebut.

Zulkarnaen yang hadir bersama sejumlah Kepala OPD seperti Kadis Pariwisata, Emerson, Kadis Kopdagrin, Masnur Judin, Kalaksa BPBD, H Yulizar, serta beberapa Sekretaris OPD menegaskan, keterlibatan masyarakat perantauan menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dan warga Kuansing di luar daerah.

“Ajakan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dengan masyarakat perantauan dalam mendukung MTQ Riau di Kuansing, yang tidak hanya bernuansa religi, tetapi juga sarat nilai budaya,” ujar Zulkarnain.

Ia juga menyampaikan pesan Bupati Kuansing agar seluruh masyarakat, khususnya warga IKKS di perantauan, dapat mengajak keluarga, saudara, dan dunsanak untuk datang ke Kuansing.l, kata Zulkarnaen lagi.

“Mari kita ramaikan dan sukseskan MTQ Riau di Kuansing. Ini bukan hanya ajang religi, tapi juga momentum memperkenalkan daerah kita ke khalayak luas,” lanjutnya.

Menariknya, sebelum pelaksanaan MTQ, akan digelar pawai taaruf yang unik di Sungai Kuantan.

Dalam kegiatan ini, perwakilan dari 12 kabupaten/kota akan menaiki jalur atau perahu khas yang telah disiapkan oleh tuan rumah. Tradisi ini diyakini akan menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkuat identitas budaya Kuansing di mata publik.

Zulkarnain juga menekankan bahwa IKKS memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah. Jaringan luas, solidaritas yang kuat, serta kontribusi pemikiran dari warga perantauan dinilai mampu memberikan dampak signifikan, baik dalam sektor ekonomi, promosi daerah, maupun pelestarian budaya.

“IKKS adalah kekuatan besar. Jika bergerak bersama, dampaknya akan sangat signifikan bagi kemajuan Kuansing,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum IKKS yang juga Wakil Bupati Indragiri Hulu, Ir. H. Hendrizal, M.Si, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh suksesnya MTQ ke-44 di Kuansing.

“Kami siap menggerakkan seluruh anggota IKKS untuk berpartisipasi aktif.

Ini adalah kebanggaan bersama sekaligus kesempatan emas untuk memperkenalkan Kuansing lebih luas. Kami akan ajak seluruh dunsanak untuk hadir dan meramaikan MTQ ini,” ujar Hendrizal.***




Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H. Zulmansyah Sekedang, pada Jumat malam.

Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Bupati pada Sabtu (18/4/2026) melalui sambungan telepon. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan seluruh jajaran,

ia menyatakan kehilangan atas sosok jurnalis yang dinilai memiliki dedikasi tinggi di dunia pers.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh jajaran, saya menyampaikan duka yang mendalam,” ujar Bupati.

Suhardiman mengenang almarhum sebagai pribadi yang ramah dan mudah bergaul. Menurutnya, Zulmansyah bukan hanya rekan, tetapi sudah seperti keluarga sendiri

“Beliau merupakan mantan Ketua PWI Riau dan sangat mudah bergaul. Bagi saya, beliau sudah seperti adik. Bahkan, beliau beberapa kali berkunjung ke Kuansing,” kenangnya.

Ia juga mengingat momen penting saat peringatan Hari Pers Nasional pernah dilaksanakan di Kuantan Singingi pada masa kepemimpinan almarhum sebagai Ketua PWI Riau.
“HPN pernah dilaksanakan di Kuansing saat beliau memimpin PWI Riau. Itu menjadi kenangan tersendiri bagi kami,” tambahnya.

Setelah menuntaskan masa jabatan di tingkat provinsi, almarhum melanjutkan kiprahnya di tingkat nasional hingga dipercaya sebagai Sekjen PWI Pusat dan berkantor di Jakarta.
Meski berada jauh, komunikasi antara keduanya tetap terjalin dengan baik.

“Walaupun beliau di pusat, kami tetap sering berkomunikasi,” kata Bupati.
Menurutnya, kepergian Zulmansyah menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi insan pers, tetapi juga bagi masyarakat luas.

“Kita semua kehilangan sosok jurnalis hebat, berdedikasi tinggi, dan mampu berkomunikasi dengan semua kalangan tanpa memandang status,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Bupati kembali menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi almarhum.

“Sekali lagi, atas nama pribadi dan seluruh masyarakat Kuansing, saya mengucapkan turut berduka cita. Semoga almarhum Zulmansyah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tutupnya.***




Polsek Benai Ungkap Kasus Penganiayaan, Satu Pelaku Diamankan

KUANTANSINGINGI,– Jajaran Polsek Benai, Polres Kuantan Singingi, berhasil mengungkap tindak pidana penganiayaan yang terjadi di wilayah hukumnya. Seorang pria dewasa berinisial M.I. (32) berhasil diamankan setelah diduga melakukan aksi kekerasan terhadap korban di Desa Benai Kecil, Kecamatan Benai, Kamis (16/4/2026) sore.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Benai IPDA Muhammad Ali Sodiq, S.Psi., membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku diamankan sekitar pukul 16.00 WIB setelah sebelumnya dilaporkan oleh korban.

“Benar, kami telah mengamankan satu orang terduga pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di wilayah Desa Benai Kecil. Saat ini pelaku sudah berada di Polsek Benai untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kapolsek.

Peristiwa penganiayaan tersebut dialami oleh korban berinisal RDA (19), seorang mahasiswa, yang saat itu sedang berada di tempat kerjanya di sebuah konter handphone. Kejadian bermula pada Rabu 16 April 2026 sekitar pukul 14.30 WIB, ketika seorang pria yang tidak dikenal datang dan duduk di etalase konter.

Pelaku kemudian diduga mulai bersikap tidak pantas dengan mengganggu serta melakukan tindakan tidak senonoh terhadap korban. Merasa tidak nyaman, korban menegur pelaku. Namun, pelaku justru menjadi agresif, memanjat etalase dan mengejar korban.

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari dan berlindung di belakang rekannya, berinisal RSR. Namun pelaku secara brutal melakukan pemukulan terhadap korban dan saksi sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut, korban merasa dirugikan dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Benai. Polisi yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

Dalam kasus ini, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa rekaman video CCTV yang memperkuat dugaan tindak pidana yang dilakukan pelaku.

Kapolsek Benai menegaskan bahwa pihaknya akan menangani perkara ini secara profesional dan tuntas.

“Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, saksi-saksi, serta terduga pelaku, dan terus mengumpulkan barang bukti untuk melengkapi proses penyidikan,” tambahnya.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak kategori III sebesar Rp50.000.000 (lima puluh juta rupiah).

Polsek Benai mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi.***

Sumber : Humas Polres Kuansing




Harapan Bupati Jadi Headline, BPJN Siapkan Rp.90 Miliar Perbaikan Jalan Nasional Jelang MTQ Riau 2026

Pekanbaru – Harapan Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, agar perbaikan jalan nasional dipercepat jelang pelaksanaan MTQ Riau ke-44 dan Pacu Jalur 2026, mulai mendapat respons konkret.
Kepala Balai Perawatan Jalan Nasional (BPJN) melalui Kasubag BPJN, Rudiasman, Rabu (15/4/2026),

mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp.90 miliar untuk penanganan ruas jalan nasional di wilayah tersebut.

“Ini sekaligus menjawab harapan Pak Bupati terkait percepatan perbaikan jalan nasional untuk menghadapi MTQ Riau di Kuansing dan Pacu Jalur 2026,” ujar Rudiasman.

Ia merinci, untuk ruas Pekanbaru–batas Kuantan Singingi dialokasikan anggaran sekitar Rp.60 miliar. Sementara untuk ruas Kuantan Singingi–batas Sumatera Barat disiapkan sekitar Rp.30 miliar.

Menurutnya, BPJN Riau siap mendukung kelancaran arus transportasi selama pelaksanaan MTQ Riau yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.

“Kami siap mendukung kelancaran arus transportasi sesuai harapan Pak Bupati,” tegasnya.

Saat ini, pengerjaan perbaikan jalan sudah mulai dilakukan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah, seperti di Sungai Pagar, Simalinyang, hingga Lipat Kain. Perbaikan tersebut akan terus dilanjutkan hingga ke perbatasan Sumatera Barat.

Meski demikian, Rudiasman juga menyoroti tantangan di lapangan, terutama kerusakan jalan yang dipicu oleh kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), khususnya angkutan batubara dari wilayah Jambi dan
Sumatera Barat.

“Kondisi ini menjadi salah satu penyebab utama jalan cepat rusak,” pungkasnya.***




Wabup Kuansing Buka Secara Resmi Kegiatan Sosialisasi Taspen Bagi ASN

Teluk Kuantan– Wakil Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Ketaspenan, Peningkatan Literasi Keuangan, serta Produk Bank Mandiri Taspen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) dan ASN aktif.

Kegiatan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuantan Singingi, Rabu (15/04/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 112 ASN yang terdiri dari tenaga teknis, pendidik, dan tenaga kesehatan dengan periode pensiun Juni hingga November 2026. Turut hadir Sekretaris Daerah, Kepala BKPP Drs. Muradi, perwakilan PT Taspen Pekanbaru, serta pimpinan Bank Mandiri Taspen Kuantan Singingi.

Kepala BKPP Drs. Muradi menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman ASN terkait pengelolaan dana pensiun dan layanan Taspen.

Sementara itu, PT Taspen menegaskan komitmennya dalam memberikan jaminan sosial, termasuk jaminan kecelakaan kerja, kematian, serta pembayaran pensiun tepat waktu, sekaligus mengingatkan peserta agar waspada terhadap penipuan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Muklisin mengapresiasi sinergi PT Taspen dan Bank Mandiri Taspen serta menyampaikan penghargaan kepada ASN yang akan memasuki masa purna tugas.

Ia menegaskan bahwa pensiun merupakan awal babak baru untuk tetap berkarya dan berkontribusi di masyarakat.

Melalui kegiatan ini, ASN diharapkan lebih siap, mandiri, dan sejahtera dalam menjalani masa pensiun.***