Rapat Paripurna DPRD Pandangan Umum 8 Fraksi Tentang RANPERDA APBD Tahun Anggaran 2025

Rokan Hilir – Rapat Paripurna Kesembilan Masa Sidang Kedua Tahun Sidang 2026 dengan agenda pokok penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Rokan Hilir atas Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang memimpin Rapat Wakil ketua MASTON didampingi Wakil ketua Imam suroso, H. BASIRAN Nur Afandi 20/7 aula DPRD Kabupaten Rokan hilir jalan pesir komplek perkantoran Baru 6 Bagan siapiapi. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir, Para Wakil Ketua DPRD, Ketua-Ketua Fraksi, Komisi-Komisi, dan Badan, serta rekan anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir, pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, .

Pada Rapat Paripurna Ke-8 Masa Sidang Kedua tanggal 20 Juli 2026, Bupati Rokan Hilir telah menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari mekanisme konstitusional dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Pimpinan Rapat sidang MASTON dalam sidang membacakan mengatakan dalamTahapan pembicaraan pembahasan selanjutnya sesuai dengan Pasal 15 ayat 3 huruf A poin 2 Peraturan DPRD Kabupaten Rokan Hilir Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tata Tertib, fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Rokan Hilir akan menyampaikan pandangan umum atas Rancangan Peraturan Daerah yang diajukan oleh Bupati sebagaimana yang dilaksanakan pada kesempatan ini.

Pandangan umum yang akan disampaikan pada kesempatan ini merupakan wujud pelaksanaan fungsi pengawasan dan fungsi anggaran DPRD, sekaligus bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, efektif, efisien, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Rokan Hilir.

Melalui pembahasan secara internal, fraksi-fraksi DPRD telah mempersiapkan hasil pembahasan yang akan disampaikan dalam bentuk pandangan umum.

Berikut kita simak penyampaian pandangan umum dari 8 fraksi DPRD Kabupaten Rokan Hilir terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

Dipensilakan kepada masing-masing fraksi untuk menunjuk juru bicaranya. Kami persilakan kepada Fraksi Partai Golkar.

untuk Fraksi Golkar akan kami sampaikan sendiri atas nama Julianto, terima kasih.”*

pandangan Fraksi PDI Perjuangan dibacakan oleh saya sendiri, Maston.”*

Darwis Rinto, Fraksi Demokrat akan saya sampaikan sendiri.”*

Fraksi Partai NasDem.

untuk Fraksi NasDem akan disampaikan oleh yang terhormat Saudara Bahagia Rambe.”*

Fraksi PKS,
Fraksi PKS pandangan umumnya akan dibacakan oleh yang terhormat anggota DPRD atas nama Herkonis,

Fraksi PKB, hadir? Ada yang disampaikan Fraksi PKB?

Selanjutnya Fraksi Gabungan Solidaritas Indonesia Raya.

terkait pandangan fraksi dari partai… eh dari Fraksi GSIR akan dibacakan oleh Pak Lambok,

Terakhir Fraksi Gabungan Indonesia Maju,

Pandangan umum fraksi, Fraksi Indonesia Maju akan disampaikan anggota yang terhormat Iwan Sunaria,

Ini Beberapa nama nama pandangan fraksi fraksi DPRD Rohil dalam penyampaian Terkait Ranperda tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Rokan Hilir.




Satpol PPPKP Kuantan Singingi Laksanakan Pencanangan Gerakan Indonesia ASRI di Rumah Susun Teluk Kuantan

Kuantan Singingi, 10 Juli 2026 – Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Satpol PPPKP) Kabupaten Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan Pencanangan Gerakan Indonesia ASRI (Aksi Bersih Negeri) sebagai bagian dari pelaksanaan Program Bersih Nasional (PROBERNAS) yang digagas Kementerian Dalam Negeri.

Kegiatan yang mengusung tema “Lingkungan Bersih, Masyarakat Sehat, Indonesia Hebat” tersebut dilaksanakan pada Jumat (10/7/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga 11.00 WIB di kawasan Rumah Susun Teluk Kuantan, Desa Beringin, Kecamatan Kuantan Tengah.

Pelaksanaan kegiatan mengacu pada berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja, Permendagri Nomor 121 Tahun 2018, Permendagri Nomor 26 Tahun 2020, Peraturan Bupati Kuantan Singingi Nomor 12 Tahun 2022, Permendagri Nomor 16 Tahun 2023, Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Tahun 2025 tentang Pembentukan Satuan Tugas Program Bersih Nasional, serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ tentang Pelaksanaan Indonesia ASRI.

Kegiatan pencanangan diawali dengan apel nasional yang dipusatkan di Kota Batu, Provinsi Jawa Timur, dan diikuti secara daring melalui Zoom Meeting oleh seluruh jajaran Satpol PP se-Indonesia.

Dalam kegiatan nasional tersebut hadir Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Dr. Safrizal ZA, M.Si., Gubernur Jawa Timur, Bupati Malang, Wakil Bupati Malang, Wali Kota Malang, Kasatpol PP se-Indonesia, Satlinmas se-Indonesia, termasuk Kasatpol PPPKP Kabupaten Kuantan Singingi beserta jajaran.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri menyampaikan arahan mengenai pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI sebagai bagian dari Program Bersih Nasional yang bertujuan membangun budaya hidup bersih, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan wilayah.

Di Kabupaten Kuantan Singingi, kegiatan dipimpin langsung oleh Kasatpol PPPKP Kabupaten Kuantan Singingi, Riokasyterwandra, S.Sos., M.M., bersama 29 personel Satpol PPPKP dan didukung oleh Kepala Desa Beringin beserta perangkat desa.

Usai mengikuti apel nasional secara virtual, seluruh personel melaksanakan aksi gotong royong di kawasan Rumah Susun Teluk Kuantan. Kegiatan meliputi pembersihan halaman, saluran drainase, pemotongan rumput liar dan semak belukar, pembersihan ranting pohon, serta pengumpulan dan pengangkutan sampah yang berada di lingkungan rumah susun.

Kegiatan gotong royong tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terhadap Program Bersih Nasional sekaligus upaya menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan mendapat dukungan penuh dari seluruh peserta yang terlibat. Melalui Gerakan Indonesia ASRI, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat sehingga mampu mewujudkan lingkungan yang sehat serta mendukung terciptanya Indonesia yang bersih, asri, dan berkelanjutan.***




Wujudkan Arena Pacuan Berimbang, Panitia Pacu Jalur Rayon 3 Tepian Pincuran Sati Benai Akan Siapkan Pancang Pembatas

BENAI – Wujudkan arena pacuan berimbang, panitia pacu jalur rayon 3 Benai akan siapkan pancang pembatas. Hal ini disampaikan langsung Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon 3 Benai melalui Ketua seksi gelanggang, Andrisman, pada Senin (06/07/2026) siang.

Menurut Andrisman, ini adalah bentuk komitmen panitia untuk kenyamanan Jalur-Jalur yang ikut berpartisipasi di Tepian Pincuran Sati Benai.

Andrisman menegaskan, bahwa pancang pemisah akan dipasang 2 hari menjelang terselenggaranya pacu jalur di rayon tersebut. Hal ini akan mempermudah panitia untuk mengetahui dimana titik-titik pancang pemisah diletakkan agar arena pacuan itu berimbang.

“Yaa,kita akan bekerja semaksimal mungkin untuk terciptanya arena pacuan seadil-adilnya”, tegas Andrisman.

Senada dengan itu, Paimun Hendro, SP, selaku Camat Benai menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut mensukseskan Pacu Jalur Rayon 3 Tepian Pincuran Sati Benai.

“Tepian sudah memanggil, mari kita sukseskan Pacu Jalur Rayon 3 Benai dan jaga sportifitas”, pungkasnya.

Untuk itu, segera daftarkan Jalur kesayangan kita ke sekretariat Pacu Jalur Rayon 3 Tepian Pincuran Sati Benai. (GTTS)

 




Alih Fungsi Pos Polisi Jadi Tempat Tinggal Warga Telantar di Kuansing Menuai Kritik Tajam

Kuansing – Kebijakan oknum personel kepolisian yang menempatkan satu keluarga telantar di Pos Polisi Desa Logas, Kecamatan Singingi, memicu gelombang kritik. Langkah yang didasari alasan rasa iba tersebut dinilai tidak profesional dan menabrak fungsi utama fasilitas negara.

Pos Polisi sejatinya dibangun untuk menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta penegakan hukum. Mengalihfungsikannya menjadi panti sosial atau rumah singgah darurat dianggap melanggar estetika, mengganggu fungsi operasional, sekaligus mengabaikan hak kelayakan hidup warga itu sendiri.

Kritik keras salah satunya datang dari Jekha Saqban Saputra, SH, seorang pemilik media online di Kuantan Singingi (Kuansing). Menurut Jekha, tindakan menaruh warga di pos penjagaan justru memperlihatkan ketidakpahaman aparat terhadap Standard Operating Procedure (SOP) dan koordinasi antar-instansi dalam menangani Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

“Jika polisi memang serius dan kasihan, langkahnya bukan menaruh orang di pos penjagaan. Itu namanya mau gampang pembuktian kerja saja,” ujar Jekha, Ahad (5/7).

Ia menegaskan bahwa kepolisian seharusnya segera berkoordinasi secara resmi untuk mengawal dan menyerahkan warga tersebut ke Dinas Sosial atau rumah singgah yang layak.

“Menaruh mereka di pos polisi justru memperlihatkan kerja yang tidak tuntas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jekha mendesak Kapolres Kuansing untuk segera mengevaluasi tindakan anggotanya di lapangan. Polisi dituntut memberikan perlindungan yang substantif dan sistematis, bukan sekadar penanganan kosmetik yang mengaburkan tugas pokoknya sebagai penegak hukum.

Merespons pernyataan Kapolsek Singingi yang beralasan “kasihan” karena warga tersebut memiliki banyak anak, Jekha mempertanyakan kelayakan fasilitas tersebut.

“Jika benar, layak tidak pos itu dijadikan tempat tinggal? Rasa iba seharusnya diwujudkan dalam bentuk tindakan yang sesuai sistem, bukan membiarkan mereka telantar di fasilitas publik yang tidak ramah hunian,” tegasnya.

Sebagai penutup, ia mengingatkan bahwa Pos Polisi memiliki fungsi spesifik yang dilindungi aturan negara, sehingga tidak boleh dialihfungsikan sembarangan atas dasar diskresi pribadi yang keliru.***

Sumber : Jekha




Mantan Gubernur Riau Rusli Zainal Lepas Keberangkatan Jenazah Kadis Kominfoss Kuansing H. Doni Aprialdi

PEKANBARU – Suasana haru menyelimuti rumah duka di Perumnas Jalan Utama, Rejosari, Pekanbaru, Rabu (1/7/2026), saat mantan Gubernur Riau, H. Rusli Zainal, melepas keberangkatan jenazah Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfoss) Kabupaten Kuantan Singingi, H. Doni Aprialdi, SH., MH., menuju tempat peristirahatan terakhir.

Kepergian almarhum menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga jajaran Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, sahabat, serta masyarakat yang mengenalnya sebagai aparatur sipil negara yang berdedikasi, rendah hati, dan memiliki komitmen tinggi dalam pengabdian kepada daerah.

Prosesi pelepasan jenazah dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya anggota DPRD, mantan Anggota DPRD Riau H. Yuherman Yusuf, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kuantan Singingi Azhar, MM, mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau H. Taswin Yaqub, Sekretaris Dinas Kominfoss Kuansing Hevi Heri Antoni, M.Si., Kepala BKPP Kuansing yang diwakili Sekretaris Agus Siswanto, mantan Staf Ahli Pemkab Kuansing H. Syamsir Alam, MM, serta mantan Sekretaris Daerah Kuantan Singingi Dr. H. Dianto Mampanini, MT.

Dalam sambutannya, Rusli Zainal menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya H. Doni Aprialdi. Menurutnya, almarhum merupakan sosok aparatur yang memiliki dedikasi tinggi dan penuh tanggung jawab dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.

“Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya H. Doni Aprialdi. Beliau pernah menjadi Kepala Biro Umum Setda Provinsi Riau, dikenal sebagai pribadi yang baik, santun, dan memiliki semangat pengabdian yang luar biasa. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT, segala khilaf diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan menghadapi musibah ini,” ujar Rusli Zainal.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfoss Kuantan Singingi, Hevi Heri Antoni, M.Si., mengaku kehilangan sosok pemimpin yang selama ini dikenal dekat dengan seluruh pegawai dan selalu memberikan motivasi dalam bekerja.

“Bagi kami di keluarga besar Dinas Kominfoss Kuantan Singingi, almarhum bukan hanya seorang kepala dinas, tetapi juga seorang pemimpin, sahabat, dan teladan. Beliau selalu mengajarkan kami untuk bekerja dengan tulus, menjaga integritas, serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Kepergian beliau menjadi kehilangan yang sangat besar bagi kami. Semoga Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkap Hevi.

Usai prosesi pelepasan, jenazah dimakamkan di TPU Gang Akhir, Kulim, Pekanbaru, dengan diiringi doa dari keluarga, kerabat, sahabat, serta para pelayat yang hadir. Penghormatan terakhir itu menjadi wujud apresiasi atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama mengemban amanah sebagai abdi negara.

Almarhum H. Doni Aprialdi meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Semasa hidupnya, ia dikenal memiliki rekam jejak pengabdian yang panjang dan cemerlang, baik di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau maupun Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Berbagai jabatan strategis pernah diembannya dengan penuh dedikasi, sehingga kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi daerah.

Kepergian H. Doni Aprialdi meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Riau, khususnya Kabupaten Kuantan Singingi. Namun, dedikasi, keteladanan, dan pengabdiannya akan terus dikenang sebagai warisan yang menginspirasi generasi penerus dalam membangun daerah.***




Pemacu Jalur Toduang Hitam Dubalang Sakti Meninggal Dunia di RSUD Teluk Kuantan

Teluk Kuantan, 29 Juni 2026 – Kabar duka datang dari dunia pacu jalur Kabupaten Kuantan Singingi. Salah seorang pemacu Jalur Toduang Hitam Dubalang Sakti dari Desa Lumbok, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Andan (51), meninggal dunia pada Senin (29/6/2026).

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kuantan Singingi, H. Yulizar. Menurutnya, almarhum mengembuskan napas terakhir di RSUD Teluk Kuantan

“Saat ini jenazah almarhum masih berada di RSUD Teluk Kuantan dan sedang dalam proses pemulangan ke rumah duka di Desa Lumbok, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang,” ujar H. Yulizar dalam keterangannya.

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum,kata Yulizar lagi.

Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Aamiin.***




Sempat Dirujak Netizen ! Astaka Utama MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan Mulai Jadi Magnet Swafoto Warga

Teluk Kuantan – Astaka Utama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-44 di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), mulai menjadi daya tarik masyarakat. Bahkan, lokasi tersebut kini ramai dijadikan tempat swafoto oleh warga yang datang berkunjung.
Pantauan awak media pada Rabu malam (24/6/2026) menunjukkan ratusan warga memadati kawasan arena MTQ.

Meski belum seluruh rangkaian kegiatan dimulai, antusiasme masyarakat terlihat tinggi untuk melihat langsung kemegahan Astaka Utama serta menikmati suasana kawasan yang telah dipercantik.

Astaka yang sebelumnya sempat diragukan penyelesaiannya kini justru tampil megah dan menjadi bukti nyata kesiapan Kuansing sebagai tuan rumah MTQ Riau ke-44.

Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, menegaskan bahwa seluruh pekerjaan terus dilakukan sesuai pembagian tugas yang telah ditetapkan

“Pekerjaan terus berjalan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing tim,” tegas Bupati yang saat itu didampingi Ketua KONI Kuansing, Andi Cahyadi.

Salah seorang warga, Subaidah (46), asal Baserah, yang datang bersama sahabatnya Rani (42), mengaku kagum dengan perubahan wajah Kota Teluk Kuantan.

“Perubahan wajah Kota Teluk Kuantan luar biasa. Dulu kami sempat khawatir, tetapi Datuk Panglimo Dalam mampu mengubah segalanya dalam waktu singkat. Keraguan masyarakat kini sudah terjawab.

Kami berdoa semoga MTQ ini berlangsung aman dan lancar,” ujarnya haru.
Hal senada disampaikan Hardi, warga Lubuk Jambi. Ia mengaku bangga melihat perkembangan ibu kota Kabupaten Kuansing yang kini tampil lebih indah dan semarak.

“Saya bangga melihat perubahan Teluk Kuantan seperti sekarang ini. Semoga kemajuan seperti ini terus berlanjut dan bisa dirasakan seluruh masyarakat,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, berbagai ornamen dan lampu hias telah terpasang di sekitar Astaka Utama.

Deretan ruko di sekitar arena juga dihiasi lampu dekoratif dan berbagai ornamen bernuansa Islami.

Bahkan, di atas sejumlah bangunan ruko tampak berdiri belasan kubah yang semakin memperkuat nuansa religius pada pelaksanaan MTQ Riau ke-44 tahun ini.

“Kami bangga memiliki bupati yang visioner dan bekerja nyata,” ujar Ria, salah seorang warga yang turut menikmati suasana di kawasan arena MTQ.

Dengan semakin lengkapnya berbagai fasilitas dan dekorasi yang dipersiapkan, kawasan Astaka Utama MTQ Riau ke-44 kini tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga destinasi baru bagi masyarakat yang ingin berkunjung dan mengabadikan momen bersama keluarga maupun sahabat.***




‎Peletakkan Batu Pertama SMA Taruna Muhammadiyah Riau, Drs.Napisman : Langkah Strategis Untuk Mencetak Generasi Muda Yang Unggul Dan Berakhlak Mulia

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi yang diwakili Asisten II Setda Kuansing Drs.Napisman menghadiri Peletakkan Batu Pertama SMA Taruna Muhammadiyah Riau di Kelurahan Sungai Jering,Selasa (23/06/2026).

‎Selain dihadiri Bupati Kuansing yang diwakili Asisten II Setda Kuansing Drs.Napisman hadir juga Inspektur Inspektorat Kuansing Drs.Rustam,Forkopimda Kuansing,Sekcam Kuantan Tengah Dini Handayani,SE,.M.Si,Lurah Sungai Jering Ida Najmi,S.Sos,Pimpinan Muhammadiyah Kuantan Singingi Ir.H.Maisir,Pimpinan Muhammadiyah Riau yang diwakili Dr.Eng.Yusri Rasul,S.Pd,.ST,.MT,Kacabdis Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Riau Rafli Ananda,SP,.M.Si.

‎Dalam sambutannya Bupati Kuansing yang diwakili Asisten II Setda Kuansing Drs.Napisman atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Muhammadiyah beserta seluruh pihak yang telah berinisiatif dan bekerja keras mewujudkan pembangunan SMA Taruna Muhammadiyah Riau ini.

‎Pembangunan lembaga pendidikan ini merupakan langkah strategis dalam upaya mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

‎Kehadiran SMA Taruna Muhammadiyah Riau diharapkan menjadi salah satu pusat pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas, yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam moral, disiplin, kepemimpinan, dan keimanan.



‎Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menyambut dengan baik pembangunan SMA Taruna Muhammadiyah Riau,semoga pembangunan SMA Muhammadiyah Taruna Riau berjalan dengan lancar,selesai tepat waktu,dan kelak memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

‎Momentum peletakan batu pertama ini bukan sekadar dimulainya pembangunan fisik sebuah sekolah, tetapi juga menjadi simbol dimulainya harapan besar untuk masa depan anak-anak Kuantan Singingi.

‎Bupati Kuantan Singingi yang diwakili Asisten II Setda Kuansing Drs.Napisman berharap SMA Taruna Muhammadiyah Riau nantinya dapat menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi yang religius, nasionalis, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan zaman, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah, bangsa, dan negara.

‎Di Akhir sambutannya,Bupati Kuansing yang diwakili Asisten II Setda Kuansing Drs.Napisman mendoakan agar seluruh proses pembangunan SMA Taruna Muhammadiyah Riau ini senantiasa mendapatkan ridho dan perlindungan dari Allah SWT.***




Bupati Kuansing Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan secara serentak oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di seluruh Indonesia.

Kepala BPS Kuansing, Hartono Hardi, mengatakan bahwa pada Rabu (24/6/2026), Bupati Kuansing dijadwalkan melakukan launching pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 bersama BPS dan para pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

“Bupati Kuansing akan melaksanakan launching Sensus Ekonomi 2026 bersama BPS dan stakeholder terkait,” ujar Hartono Hardi, Selasa (23/6/2026) siang di Teluk Kuantan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Suhardiman Amby yang didampingi Kepala Bappeda Kuansing, Hendra Roza, dan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kuansing, Hevi H. Antoni, menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi memiliki peran penting sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pemerintah di masa mendatang.

“Pelaksanaan Sensus Ekonomi sangat menentukan karena hasilnya akan menjadi salah satu rujukan dalam penyusunan kebijakan pemerintah ke depan,” ujar Bupati.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan keterangan yang benar, lengkap, dan akurat kepada petugas yang melakukan pendataan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar memberikan informasi yang benar dan akurat kepada petugas Sensus Ekonomi yang datang melakukan pendataan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kuansing, Hartono Hardi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan Bupati Kuansing, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kuansing terhadap pelaksanaan program nasional tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Pak Bupati. Di tengah kesibukannya mempersiapkan pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau ke-44 di Kuansing, beliau tetap memberikan perhatian dan dukungan terhadap program nasional yang sedang dan akan kami laksanakan,” ungkap Hartono.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari Dinas Kominfo dan Bappeda Kuansing yang selama ini menjadi mitra BPS dalam mendukung program Kuansing Satu Data.

“Mudah-mudahan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat, valid, serta akuntabel sehingga mampu menggambarkan kondisi perekonomian masyarakat dan bangsa secara menyeluruh,” tutupnya.***




Menteri Agama Datang ke Teluk Kuantan, MTQ Riau ke-44 Diprediksi Jadi yang Terbesar

TELUK KUANTAN – Kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau ke-44 di Teluk Kuantan dipastikan menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat. Selain membuka secara resmi MTQ, Menteri Agama juga akan mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan bersama Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau dan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfos) Kabupaten Kuantan Singingi, Hevi Heri Antoni, S.Sos., M.Si., mengatakan seluruh persiapan penyelenggaraan MTQ terus dimatangkan menjelang pelaksanaan kegiatan yang akan berlangsung pada 26-27 Juni 2026.

“Kehadiran Menteri Agama RI menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kuantan Singingi sekaligus menambah semarak pelaksanaan MTQ Provinsi Riau ke-44,” ujar Hevi Heri Antoni kepada media, Senin (22/6/2026), di Teluk Kuantan.

Hevi menjelaskan, rangkaian kegiatan akan diawali pada Jumat, 26 Juni 2026, dengan pelantikan Dewan Hakim pukul 20.00 WIB di Pendopo Kabupaten Kuantan Singingi yang dijadwalkan dihadiri Asisten II.

Pada hari yang sama, Plt Gubernur Riau dijadwalkan tiba di Kuantan Singingi setelah Salat Ashar dan menginap di Angela Hotel bersama rombongan sebagai bagian dari persiapan menghadiri seluruh agenda MTQ.

Selanjutnya, pada Sabtu, 27 Juni 2026, kegiatan dimulai dengan Pawai Ta’aruf dan pembukaan bazar pada pukul 08.30 WIB yang akan dihadiri Plt Gubernur Riau.

Kemudian pada pukul 10.00 WIB, dijadwalkan penyerahan data tunggakan pajak yang saat ini masih bersifat tentatif dan akan dihadiri Plt Gubernur Riau.

Memasuki siang hari, Menteri Agama RI dijadwalkan tiba di Kuantan Singingi pada pukul 12.00 WIB dan akan disambut langsung oleh Plt Gubernur Riau bersama Bupati Kuantan Singingi di helipad Kantor Bupati Kuantan Singingi.

Usai penyambutan, Menteri Agama bersama Plt Gubernur Riau akan mengikuti Pawai Budaya atau Jalur Hias di Tepian Narosa pada pukul 13.00 WIB, yang menjadi salah satu agenda unggulan dalam menyambut pelaksanaan MTQ Provinsi Riau.

Setelah rangkaian kegiatan siang hari, rombongan dijadwalkan kembali ke penginapan pada pukul 16.00 WIB untuk beristirahat sebelum mengikuti agenda malam.

Pada pukul 18.00 WIB, Menteri Agama akan menghadiri Salat Magrib dan menyampaikan tausiah di Masjid Al-Fuqran yang turut dihadiri Plt Gubernur Riau dan masyarakat.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan malam pada pukul 19.00 WIB di Pendopo Bupati Kuantan Singingi, yang akan dihadiri Menteri Agama RI dan Plt Gubernur Riau.

Puncak kegiatan berlangsung pada pukul 20.00 WIB, saat Menteri Agama RI bersama Plt Gubernur Riau membuka secara resmi MTQ Provinsi Riau ke-44 di Astaka Utama Teluk Kuantan.

Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembukaan, Plt Gubernur Riau dijadwalkan kembali menuju Pekanbaru pada pukul 22.30 WIB.

Menurut Hevi, kehadiran Menteri Agama RI diharapkan dapat memberikan semangat bagi para peserta sekaligus memperkuat syiar Islam melalui pelaksanaan MTQ yang diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.

“Panitia bersama pemerintah daerah terus melakukan berbagai persiapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan sukses,” tutupnya.***

Ket foto: Bupati Kuansing bersama menteri Agama RI di Jakarta beberapa waktu yang lalu