Gelar Musyawarah Desa, PEMDES Siberakun Bahas RKPDes T.A 2026

Siberakun – Pemerintah Desa Siberakun, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi melaksanakan Musyawarah Desa tentang Penetapan RKPDes T.A 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Desa Siberakun, pada Jum’at (26/09/2025) malam.

Ini merupakan forum penting bagi masyarakat desa untuk membahas dan menyepakati rencana kerja pemerintah desa.

Pj Kades Siberakun, Erwe Irta Yendi, S.Pd, kepada berandanews.com mengatakan tujuan musyawarah untuk membahas dan menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026, serta membahas rencana pembangunan desa untuk tahun berikutnya.

Musyawarah desa dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain: Camat Benai diwakili Kasi PMD, Kepala Desa beserta perangkat, Ketua BPD dan anggota, Pendamping Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Direktur BUMDes, Bidan Desa, LAD Desa, Kader PKK, serta masyarakat.

PJ Kades juga menambahkan, Agenda Musyawarah Desa diantaranya :
– Pembahasan RKPDes Tahun Anggaran 2026
– Penyampaian realisasi RKP tahun berjalan
– Pembahasan skala prioritas kegiatan
– Pengesahan RKPDes Tahun Anggaran 2026.

Musyawarah desa menghasilkan kesepakatan tentang rencana kerja pemerintah desa dan prioritas kegiatan untuk Tahun Anggaran 2026. Hasil musyawarah ini kemudian dijadikan acuan dalam pelaksanaan pembangunan desa.

“Yah,, dengan adanya musyawarah desa ini, kita berharap rencana pembangunan desa dapat disusun secara partisipatif dan berkelanjutan, serta memenuhi kebutuhan dan aspirasi masyarakat”, tutup Erwe Irta Yendi, S.Pd. (GTTS)




BUMDes Karya Mandiri Benai Kecil Melaksanakan Penanaman Jagung Upaya Memperkuat Ketahanan Pangan

Benai – Upaya memperkuat ketahanan pangan,  Pemdes Benai Kecil dalam hal ini BUMDes Karya Mandiri Benai Kecil melaksanakan program penanaman jagung di lahan milik masyarakat. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak sebagai bentuk sinergi antar lembaga yang berlangsung pada Jum’at (25/09/2025) pagi.

Irpan, S.Sos, selaku Kepala Desa Benai Kecil mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen desa dalam mendukung ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

“Yaa, Kita bersama masyarakat dan seluruh elemen desa ingin membuktikan bahwa desa bisa mandiri secara pangan dan ekonomi,” ucap Irpan.

Hadir dalam kegiatan ini, Camat Benai diwakili Dirmansyah, S.Pt (Kasi Pemerintahan), Kapolsek Benai beserta jajaran, BPP Kecamatan Benai , Babinsa TNI, Bhabinkamtibmas Polri, Pendamping Desa, Perangkat Desa, BPD dan anggota, Pengurus BUMDes, Ketua Pemuda, Ketua GRIB JAYA Kecamatan Benai, Pengurus Jalur, LAD Desa Benai Kecil dan segenap masyarakat.

“Kehadiran seluruh pihak ini menegaskan bahwa program ketahanan pangan harus dibangun secara kolaboratif”, tegas Irpan.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga desa. Hasil panen nantinya akan dikelola oleh BUMDes, dan sebagian disalurkan kepada warga sebagai bagian dari program bantuan pangan desa.

“Dengan adanya sinergi antar elemen, program ini juga menjadi contoh model pemberdayaan ekonomi desa berbasis sumber daya lokal”, ujar Kades Irpan.

Diki Alvianto selaku Direktur BUMDes Benai Kecil mengatakan bahwa program tersebut bersumber dari anggaran dana desa. Diki menambahkan bahwa untuk mempermudah Kelompok Tani, kita akan menggunakan SPRINKLER air sebagai alat penyiraman tanaman.

“Hmm alat SPRINKLER air ini untuk mempermudah penyiraman tanaman, jadi kita bertani sudah seperti di luar negri”, pungkasnya. (GTTS)




Warga Keluhkan Bau Menyengat Pabrik Kelapa Sawit, Pemerintah Harus Tindak Tegas

Logas – Warga sekitar Pabrik Kelapa Sawit PT. Pancaran Cahaya Sejati (PCS) yang terletak di Desa Logas Hilir, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi merasakan bau menyengat yang mencemari udara.  Bau menyengat tersebut diduga dari air limbah pengolahan pabrik kelapa sawit.

Salah seorang warga sekitar kepada Berandariaunews.com, mengaku bahwa bau tersebut sampai menyengat di hidung, apalagi ketika malam hari.

Warga sekitar yang berdekatan dengan pabrik telah banyak yang mengeluhkan atas bau limbah yang diduga berasal dari Pabrik Kelapa Sawit PT. Pancaran Cahaya Sejati (PCS). Warga menginginkan pengolahan limbah pabrik tersebut dikelola dengan baik.

“Ini sangat mencemari lingkungan, ketika angin tenang pada malam hari baunya sangat menyengat dan ini bisa menggangu kesehatan kita”, ucap warga yang enggan disebut namanya.

Dengan kondisi tersebut, warga memohon agar Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup ataupun Dinas terkait lainnya untuk meninjau langsung kelapangan dan mengambil langkah-langkah konkrit agar permasalahan pencemaran udara yang cukup mengganggu aktivitas warga segera diatasi. (GTTS)

 

 




Galakkan Program Ketahanan Pangan, BUMDes Untung Bersama Desa Siberakun Adakan Giat Tanam Jagung Pipil

Benai – Dalam Rangka mendukung program ketahanan pangan, Pemerintah Desa Siberakun bersama BUMDes Untung Bersama melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil dilahan masyarakat Desa Siberakun , Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, pada Kamis (25/09/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang didanai melalui Dana Desa yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat desa.

Turut hadir dalam acara ini Camat Benai diwakili Kasi Trantib, Kapolsek Benai beserta jajarannya, Babinsa, BPP Kec. Benai, Perangkat Desa, pendamping Desa, BPD, Ketua Bumdes beserta anggota.

Kegiatan ini juga sebagai wujud nyata sinergi antara Polri, Pemerintah Desa dan masyarakat.

Erwe Irta Yendi, S.Pd, selaku PJ Kepala Desa Siberakun menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut dilakukan guna mendukung program yang di intruksikan Presiden Prabowo Subianto.

“Yaa,, pada hari ini kami selaku Pemerintah Desa mengadakan giat menanam bibit jagung pipil, bibit jagung ini mempergunakan anggaran Dana Desa tahun 2025, dikelola oleh Bumdes bekerja sama dengan kelompok Tani Desa Siberakun”, ujar PJ Kades yang selalu tampil elegan itu.

PJ Kades juga berharap dengan adanya kegiatan tanam jagung pipil ini, selain mendukung program Pemerintah Pusat, juga dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa. (GTTS)




Peringati Hari Tani Nasional, Kapolda Riau Gelar Silahturahmi Dengan Petani di Tabung Harmoni Hijau

Pekanbaru – Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, Kapolda Riau menggelar silaturahmi bersama para petani di Tabung Harmoni Hijau (THH) Polda Riau, Selasa (24/09/2025).

Suasana hangat, sederhana, dan penuh keakraban terasa sejak awal kegiatan, ketika Kapolda dan jajaran pejabat utama Polda Riau duduk ngopi bersama para petani di bawah rindangnya pepohonan.

Mengambil tema “Petani Tangguh, Pangan Terjaga, Riau Sejahtera”, para petani tampak leluasa menyampaikan aspirasi mereka, mulai dari persoalan harga pupuk, akses pasar, hingga harapan agar generasi muda kembali tertarik menekuni dunia pertanian.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mendengarkan setiap masukan dengan seksama dan menegaskan bahwa Polda Riau akan selalu hadir mendampingi para petani.

“Polri akan menjaga agar suasana desa tetap aman. Petani harus merasa tenang dalam bekerja, karena dari tangan para petani lahirlah ketahanan pangan bangsa,” ujarnya.

Selain dialog, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan simbolis, ramah tamah, serta penanaman pohon sebagai bentuk komitmen menjaga keseimbangan antara pangan dan lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Irjen Herry juga mengajak semua pihak untuk terus merawat alam sebagai warisan berharga, sekaligus mendukung kesejahteraan petani.

Menariknya, usai ramah tamah para petani diajak berkeliling ke berbagai fasilitas Tabung Harmoni Hijau.

Mereka melihat langsung bagaimana area pembibitan ribuan pohon dikelola, menyaksikan lahan percobaan pertanian jagung yang sekaligus menjadi lokasi pelatihan bagi anggota Polri dan masyarakat, hingga menyimak program pembinaan kemandirian bagi anggota Polri yang akan memasuki masa purna tugas melalui kegiatan beternak dan bercocok tanam.

Tabung Harmoni Hijau juga dikenalkan sebagai pusat edukasi lingkungan yang mendorong sinergi antara program ketahanan pangan nasional dengan upaya pelestarian ekologi di Riau.

“Kami ingin menunjukkan bahwa keamanan, pangan, dan lingkungan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” tegas Kapolda.

Acara silaturahmi ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan bagi para petani, hasil panen yang melimpah, serta terjaganya alam Riau untuk generasi mendatang.***




Dukung Program Ketahanan Pangan, BUMDes Sinar Talontam Gelar Panen Raya Jagung Pipil

Benai – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sinar Talontam, Desa Talontam, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, menggelar kegiatan Panen Raya Jagung Pipil pada Rabu, 24/09/2025. Acara tersebut dilaksanakan di lahan perkebunan BUMDes Sinar Talontam dan dihadiri oleh Camat Benai, Kapolsek Benai beserta jajarannya, Babinsa, BPP Kecamatan Benai, BPD, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Kegiatan panen raya ini merupakan wujud nyata peran BUMDes dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Selain itu, panen jagung juga menjadi bukti komitmen desa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Raja Helpi Alponso selaku Kepala Desa Talontam, menyampaikan bahwa keberhasilan panen kali ini tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah desa, BUMDes, serta partisipasi masyarakat.

“Alhamdulillah,,, kita dapat menyaksikan hasil nyata dari kerja keras bersama ini. Semoga hasil panen ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan sektor pertanian di desa kita,” ucap Kades.

Acara panen raya berlangsung meriah dengan kebersamaan antara pemerintah desa, masyarakat, serta tamu undangan yang hadir. Panen jagung ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang usaha baru di Desa Talontam. (GTTS)




Tingkatkan Pelayanan Publik, Bupati Suhardiman Amby Lantik Kepala Dinas di Lingkungan Pemkab Kuansing

Pangean – Bupati Kuansing, Dr.H.Suhardiman Amby, MM, melantik sedikitnya 16 pejabat Eselon II dilingkungan Pemkab Kuansing. Acara ini digelar di Gedung Serbaguna Kecamatan Pangean, pada Senin (22/09/2025) malam.

Dalam arahan singkatnya, Bupati Suhardiman Amby menegaskan agar semua pejabat yang di lantik meningkatkan kinerja dan mengutamakan pelayanan publik.

Selain itu, Bupati Suhardiman Amby juga mengingatkan agar pejabat dan ASN di Kuansing, tidak bergaya hedon, namun menerapkan hidup sederhana.

“Buat terobosan yang akurat, untuk kesejahteraan masyarakat”, ungkapnya singkat.

Adapun pejabat yang di lantik antara lain :
1. H Syamsir Alam, Staf Ahli
2. Delis Martoni, Staf Ahli
3. dr Fardiansyah, Asisten 1
4. Azhar, Asisten 3
5. H Doni Aprialdi, Kadis Kominfo
6. H Yulizar, Kalaksa BPBD
7. Mujelan Arwan, Kadis Kesbangpol
8. Marwan, Kadis Perikanan
9. Andi Zulfikri, Sekwan
10. Emerson, Kadis Pariwistaa
11. Deflides Gusni, Kadis Pertanian
12. Jon Pite, Kadisnaker
13. Endriansyah, Kepala PTSP
14. Andri Yama, Kadisbun
15. Rustam, Kepala Inspektorat
16. Masnur Judin, Kadis Koperasi dan Perdagangan

Bersamaan dengan itu, Bupati Suhardiman Amby juga melantik 46 Kepala Desa se-Kuansing. Bupati Suhardiman Amby menegaskan kepada seluruh Kepala Desa yang telah dilantik,agar menjalankan amanah tersebut sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat.

“Yaah, selamat bekerja dengan baik,gunakan sisa jabatan ini untuk kepentingan masyarakat kita sepenuhnya,” tutup yang akrab disapa Datuak Panglimo Dalam itu.

Berikut Daftar 46 Kepala Desa se-Kabupaten Kuantan Singingi yang Dilantik (Perpanjangan Masa Jabatan 2025) :

1. Ardian, Kepala Desa Air Buluh, Kecamatan Kuantan Mudik.

2. Murizal, Kepala Desa Aur Duri, Kecamatan Kuantan Mudik.

3. Alpines, Kepala Desa Pebaun Hilir, Kecamatan Kuantan Mudik.

4. Mariantoni, S.Ag, Kepala Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah.

5. Irpan, S.Sos, Kepala Desa Benai Kecil, Kecamatan Benai.

6. Muhammad Neru, Kepala Desa Tanjung Medan, Kecamatan Cerenti

7. Suryadi Putra, Kepala Desa Pulau Busuk Jaya, Kecamatan Inuman.

8. Agus Purnama, Kepala Desa Seberang Pulau Busuk, Kecamatan Inuman.

9. Mahyudin, S.Pi, Kepala Desa Pulau Busuk, Kecamatan Inuman.

10. Emri Nofdiles, S.Pd, Kepala Desa Pulau Panjang Hilir, Kecamatan Inuman.

11. Siam Rudin, Kepala Desa Banjar Nan Tigo, Kecamatan Inuman.

12. Iis Sugianto, Kepala Desa Sigaruntang, Kecamatan Inuman.

13. Tarriadi, Kepala Desa Bedeng Sikuran, Kecamatan Inuman.

14. Itarto Haryono, Kepala Desa Dusun Tuo, Kecamatan Kuantan Hilir.

15. Usman Jailani, Kepala Desa Banuaran, Kecamatan Kuantan Hilir.

16. Masri Aprila Yanto, Kepala Desa Teratak Jering, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

17. Fairus, Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

18. Raja Yosi Sahputra, Kepala Desa Danau, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

19. Alfikri Harmal Dani, SKM, Kepala Desa Pulau Beralo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

20. Sukriyan, Kepala Desa Kasang Limau Sundai, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

21. R. Nurlan, Kepala Desa Koto Rajo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

22. Roni Aprialis, SE, Kepala Desa Tanah Bekali, Kecamatan Pangean.

23. Awirman, Kepala Desa Sukaping, Kecamatan Pangean.

24. Sustiaji, Kepala Desa Pauh Angit, Kecamatan Pangean.

25. Lion Miskanto, Kepala Desa Pulau Rengas, Kecamatan Pangean.

26. Firzan Subandi, Kepala Desa Sungai Paku, Kecamatan Singingi Hilir.

27. Rabes Nurhabibi, SE, Kepala Desa Koto Baru, Kecamatan Singingi Hilir.

28. Imam Suroyo, Kepala Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singingi Hilir.

29. Ma’sum, Kepala Desa Muara Bahan, Kecamatan Singingi Hilir.

30. Asep Pendi, Kepala Petapahan, Kecamatan Gunung Toar.

31. Hermayanti, Kepala Desa Pulau Mungkur, Kecamatan Gunung Toar.

32. Anton Saputra, Kepala Desa Sungai Rambai, Kecamatan Logas Tanah Darat.

33. Nasripan, Kepala Desa Teratak Rendah, Kecamatan Logas Tanah Darat.

34. Abros, Kepala Desa Logas, Kecamatan Logas Tanah Darat.

35. Dedi Erianto, Kepala Desa Situgal, Kecamatan Logas Tanah Darat.

36. Arifin, Kepala Desa Sako Margasari, Kecamatan Logas Tanah Darat.

37. Jajang, Kepala Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat.

38. Anjar Asmara, Kepala Desa Lubuk Kebun, Kecamatan Logas Tanah Darat.

39. Mahfud Juwaidi, Kepala Desa Hulu Teso, Kecamatan Logas Tanah Darat.

40. Herawan, Kepala Desa Logas, Kecamatan Singingi.

41. Arrindo, Kepala Desa Pulau Padang, Kecamatan Singingi.

42. Rikan Nugroho, S.IP, Kepala Desa Pasir Emas, Kecamatan Singingi.

43. Rasid Asmianto, Kepala Desa Setiang, Kecamatan Pucuk Rantau.

44. Arpizon, Kepala Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya.

45. Nasibah, Kepala Desa Geringging Jaya, Kecamatan Sentajo Raya.

46. Alpisandri, Kepala Desa Parit Teratak Air Hitam, Kecamatan Sentajo Raya.




Peduli Kelestarian Alam, Tepian Narosa Jadi Saksi Deklarasi Adat Penolakan PETI di Kuansing

KUANTANSINGINGI,– Suasana tepian Sungai Kuantan tepatnya di bawah Jembatan Gantung Desa Seberang Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, menjadi saksi sejarah ketika dilaksanakan Deklarasi Adat Penolakan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi. Acara sakral ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan perwakilan berbagai lembaga pemerintah serta aparat penegak hukum, Sabtu pagi (30/8/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, MM, Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K, MH, jajaran Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, TNI, DPRD Kuansing, serta Ketua Lembaga Adat Nagori (LAN), Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), para datuk, alim ulama, pemuda, Bundo Kanduang, dan masyarakat Kuansing. Kehadiran para pemangku adat dan pejabat daerah menegaskan keseriusan bersama dalam menyikapi keresahan panjang yang ditimbulkan oleh aktivitas PETI di sepanjang Sungai Kuantan.

Dalam sambutannya, Ketua LAN Kuansing Dt. Sirajo Dinardin mengungkapkan keresahan masyarakat yang sudah berlangsung lebih dari dua dekade akibat maraknya PETI. Menurutnya, Sungai Kuantan yang dahulu jernih kini semakin tercemar, sehingga merusak ekosistem, mengganggu keseimbangan adat, serta mengancam masa depan generasi mendatang. Ia menegaskan bahwa deklarasi adat ini merupakan momentum untuk menguatkan komitmen bersama agar sungai tetap bersih dan terjaga marwahnya sebagai sumber kehidupan dan identitas masyarakat Kuansing.

Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, MM dalam kesempatan yang sama menekankan bahwa deklarasi adat ini adalah warkah adat, yakni maklumat bersama untuk menjaga marwah adat sekaligus kelestarian lingkungan. Ia mengingatkan bahwa Sungai Kuantan merupakan nadi kehidupan masyarakat Kuansing. Dari sungai inilah sawah mendapatkan aliran air, ikan menjadi sumber pangan, dan kehidupan masyarakat tetap terjaga. Namun, lebih dari 20 tahun terakhir, kondisi sungai telah tercemar parah akibat aktivitas PETI. Air menjadi keruh, ikan banyak mati, bahkan kandungan merkuri dan limbah lainnya mengancam keselamatan masyarakat dan anak cucu di masa depan.

Bupati menegaskan bahwa penambangan emas sejatinya bukanlah hal yang terlarang, namun harus dilakukan sesuai aturan dan dengan izin resmi pemerintah agar tertata dan tidak merusak lingkungan. Ia berharap ke depan lahir peraturan daerah yang memberi kewenangan kepada pemangku adat untuk menindak para pelaku PETI sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian. Dengan demikian, adat dapat berfungsi sebagai benteng penjaga alam, sedangkan aparat penegak hukum tetap menjalankan perannya sesuai aturan yang berlaku.

Kapolres Kuansing AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K, M.H., dalam kesempatan itu menegaskan bahwa Polri mendukung penuh deklarasi adat ini sebagai langkah nyata untuk menghentikan PETI. Menurutnya, penolakan terhadap PETI tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata, melainkan harus menjadi komitmen bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menilai hadirnya adat dalam deklarasi ini memberikan kekuatan moral yang sangat besar, sementara kepolisian akan bertindak sebagai penegak hukum untuk memastikan bahwa aturan benar-benar dijalankan.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas PETI. Menurutnya, pengawasan dan penegakan hukum akan lebih efektif jika didukung oleh partisipasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa Sungai Kuantan adalah sumber kehidupan yang harus dijaga bersama demi generasi mendatang.

Puncak acara ditandai dengan pembacaan ikrar dalam Deklarasi Adat Penolakan PETI. Dalam ikrar tersebut, masyarakat Kuansing menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk aktivitas PETI, berkomitmen menjaga kejernihan air dan kelestarian sungai, memperkuat marwah adat dan budaya jalur sebagai identitas Kuansing, menjadi mitra pemerintah serta aparat penegak hukum, dan bertekad menjalankan hidup dengan usaha yang halal, ramah lingkungan, serta penuh berkah.***




Dengan Bijaksana, Kapolda Riau Langsung Temui Ojol dan Mahasiswa saat Demo Depan Mapolda Riau

Pekanbaru – Insiden ojol Affan Kurniawan yang meninggal di Jakarta menimbulkan gejolak demonstrasi di sejumlah Kepolisian Daerah (Polda). Di Provinsi Riau, sekelompok massa dari ojol dan mahasiswa melaksanakan aksi solidaritas dengan berdemo di depan Markas Polda Riau.

Massa ojol dan mahasiswa berorasi di depan Polda Riau. Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan oleh massa, salah satunya menuntut pengusutan tuntas kasus Affan yang dilindas rantis Brimob di Jakarta hingga tewas.

“menuntut pengusutan kasus kematian Affan Kurniawan dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujar orator di atas mobil komando di depan Polda Riau, Jumat (29/8/2025).

Selain itu, massa mahasiswa juga menuntut agar Polri membebaskan segera massa demonstrasi, menuntut pembebasan tanpa syarat 300 massa demokrasi. Dalam tuntutannya, mahasiswa juga meminta Polri mengevaluasi SOP penanganan massa.

“Dan terakhir, menuntut Kapolda agar mengajukan rekomendasi ke Kapolri terkait perbaikan internal kepolisian,” ujar orator.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan turun menemui massa. Dia berdiri di atas mobil komando bersama orator demo, menyampaikan apresiasinya kepada massa yang menyampaikan aspirasi secara damai.

“Yang kedua, dari lubuk hati saya yang paling dalam secara pribadi dan sebagai Kepala kepolisian Daerah Riau, beserta seluruh personel Polda Riau baik yang ada di Polda, seluruh Polres sampai ke Polsek, saya meminta maaf atas kejadian yang menimpa saudara kita,” kata Irjen Herry disambut tepuk tangan.

Irjen Herry juga mendoakan agar almarhum Affan diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah. Ia juga menyampaikan seluruh jajaran di Polda, polres, sampai polsek melaksanakan salat gaib untuk almarhum Affan Kurniawan.

“Tadi, setelah salat Jumat, Polda Riau dari polda sampai ke polsek turut mendoakan beliau, kami melaksanakan salat gaib bersama-sama. Besok hari ketiga, saya mengajak rekan-rekan seluruhnya untuk sama-sama tahlilan di Masjid An-Nur ba’da Isya untuk mendoakan almarhum,” jelasnya.

Herry Heryawan juga menyampaikan bahwa Polri saat ini tengah memproses 7 pelaku yang melindas Affan. Ia meminta massa untuk mempercayakan proses hukum kepada Polri.

Aksi demo di depan Mapolda Riau berlangsung kondusif. Setelah menandatangani kesepakatan atas tuntutan tersebut, massa demo membubarkan diri dengan damai.***




Polsek Singingi Hilir Tangkap Pengedar Narkotika Jenis Sabu di Desa Bukit Raya

KUANTANSINGINGI,— Satuan Reskrim Polsek Singingi Hilir berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,33 gram di Desa Bukit Raya, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, (28/8/2025).

Kapolres Kuansing AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Singingi Hilir IPTU Alfredo Krisnata Kaban, S.H., mengatakan, penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan akan terjadi transaksi narkoba di wilayah tersebut.

“Menerima laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Singingi Hilir langsung melakukan penyelidikan di Desa Bukit Raya. Sekira pukul 16.30 WIB, tim mengamankan seorang laki-laki berinisial ER(36), warga Desa Bukit Raya. Saat diamankan, tersangka tengah menunggu seseorang di jalan poros perkebunan sawit,” jelas Kapolsek.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua bungkus plastik bening berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,33 gram yang disimpan di dalam kotak rokok merek Otoman. Selain itu, turut diamankan barang bukti lainnya berupa satu unit handphone Vivo Y125 warna biru, satu unit sepeda motor Honda Astrea Grand, sehelai celana, serta uang tunai Rp150.000.

Kapolsek menambahkan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa tersangka berperan sebagai pengedar. “Dari keterangan tersangka, sabu tersebut diperoleh dari seorang berinisial (MK) yang tinggal di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Singingi Hilir. Hasil tes urine juga menunjukkan bahwa tersangka positif mengandung metamfetamin (MT),” ungkapnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolres Kuansing melalui Kapolsek Singingi Hilir menegaskan bahwa Polres Kuansing akan terus konsisten dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. “Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku peredaran narkoba. Kami juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika, demi menjaga generasi muda dari bahaya narkoba,” tegas Kapolsek.

Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi