Upaya Mendekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Bupati Suhardiman Perintahkan Pos Damkar Cerenti, Respons Kebakaran Ditarget Lebih Cepat

Cerenti — Dalam upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta mempercepat penanganan bencana kebakaran, Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Satpol PP PKP) membangun pos jaga Damkar di Kecamatan Cerenti.

Menurut Bupati, keberadaan pos Damkar tersebut sangat penting untuk mempercepat respons penanganan kebakaran di wilayah Cerenti dan Inuman. Selama ini, armada Damkar harus dimobilisasi dari Baserah maupun Teluk Kuantan sehingga membutuhkan waktu tempuh lebih lama.

“Dengan adanya pos Damkar di Cerenti, jika terjadi kebakaran di wilayah Cerenti maupun Inuman, penanganan bisa lebih cepat dibandingkan harus menunggu armada dari Baserah atau Teluk Kuantan,” ujar Suhardiman Amby, Senin (18/5/2026).

Sebagai langkah awal penguatan layanan, Satpol PP PKP Kuantan Singingi telah menyerahkan satu unit MPK 02 lengkap dengan dua unit slang ukuran 1,5 inci x 30 meter serta satu unit nozzle ukuran 1,5 inci ke Kecamatan Cerenti.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi, Rio Kasyter Wandra, didampingi Kabid Damkar. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Camat Cerenti , Erialis, S. Sos, bersama anggota DPRD Dapil III.

Bupati berharap keberadaan sarana pendukung tersebut dapat meningkatkan kesiapsiagaan petugas serta meminimalisir risiko kebakaran di kawasan Cerenti dan sekitarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen terus memperkuat fasilitas dan personel pemadam kebakaran hingga menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan darurat.***




Optimalisasi Sumber Daya Aparatur Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Bupati Kuansing: ASN dan PPPK Harus Menjadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Teluk Kuantan — Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK harus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat serta penguatan swasembada pangan daerah. Penegasan itu disampaikan saat memimpin rapat kerja penguatan penempatan pegawai PPPK pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan di tingkat kecamatan, yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Senin (18/05/2026).

“Bagaimana mereka diberikan kompetensi dan keterampilan yang tepat sehingga fakta di lapangan benar-benar menunjukkan ekonomi masyarakat yang tumbuh dan maju,” tegas Bupati Suhardiman Amby.

Rapat tersebut membahas optimalisasi sumber daya aparatur dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, ketahanan pangan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga penguatan program strategis pemerintah di desa-desa.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan, Deflides Gusni, SP., M.Si menyampaikan pihaknya tengah menindaklanjuti usulan pembentukan sejumlah UPTD baru di kecamatan. Dalam rapat itu juga dibahas arahan kepala daerah terkait mekanisme pembentukan UPTD, apakah melalui Ranperda maupun cukup melalui Peraturan Bupati (Perbup).

Sementara itu, Kepala BKPP Kuansing, Drs. Muradi, M.Si menjelaskan pemerintah daerah juga melakukan penataan personel lintas OPD untuk disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan optimalisasi PAD daerah.

Menurutnya, skema penugasan baru diarahkan agar setiap desa mendapat pendampingan aparatur. Untuk desa dengan wilayah luas akan ditempatkan 3 hingga 4 personel, sedangkan desa yang lebih kecil sekitar 2 orang.

Muradi menambahkan, tingginya aktivitas pertanian di Kuansing belum sepenuhnya didukung ketersediaan aparatur teknis di lapangan. Kondisi tersebut diperparah dengan status penyuluh pertanian yang kini berada di bawah kewenangan pemerintah pusat/kementerian sehingga mempengaruhi fleksibilitas penugasan daerah.

Ke depan, para pegawai akan diperkuat penugasannya hingga tingkat desa guna mengawal berbagai program prioritas pemerintah. Dalam SK penugasan, terdapat sekitar 10 poin tugas utama, termasuk memantau produksi pertanian seperti jagung pipil dan komoditas strategis lainnya.

Dalam arahannya, Bupati Suhardiman juga meminta dilakukan pemetaan terhadap PPPK yang tersebar di berbagai OPD, termasuk pegawai paruh waktu yang memiliki latar belakang pendidikan pertanian maupun peternakan namun belum ditempatkan pada dinas teknis terkait.

Menurutnya, sekitar 20 orang terlebih dahulu perlu dievaluasi tingkat kebutuhan organisasinya di kantor.

Jika belum terlalu dibutuhkan di OPD asal, maka dapat digeser untuk memperkuat pelayanan di kecamatan dan desa.
Bupati menekankan, pembangunan sektor pertanian tidak bisa dilakukan secara parsial.

Dinas Peternakan, Perikanan, dan Tanaman Pangan harus mampu bersinergi membangun ekosistem pertanian terpadu demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan produktivitas daerah.***




Polres Kuansing Cek Dugaan Aktivitas PETI di Bukit Betabuh, Satu Box Penyaring Emas Dimusnahkan

KUANTANSINGINGI,– Jajaran Polres Kuantan Singingi bersama Polsek Kuantan Mudik melakukan pengecekan terkait dugaan aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di kawasan Sungai Batu Kobau, daerah Bukit Betabuh, Kecamatan Kuantan Mudik, Minggu siang (17/5/2026).

Kegiatan pengecekan tersebut dipimpin Kanit II Sat Reskrim Polres Kuansing IPDA Geraldo Ivanco Pandelaki, S.Tr.K., bersama personel Sat Reskrim Polres Kuansing dan Unit Reskrim Polsek Kuantan Mudik.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Riduan Butar Butar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi dan pemberitaan terkait dugaan adanya aktivitas PETI di kawasan hutan lindung Bukit Betabuh.

“Personel Sat Reskrim Polres Kuansing bersama Unit Reskrim Polsek Kuantan Mudik langsung turun ke lokasi guna memastikan informasi terkait dugaan aktivitas PETI di Sungai Batu Kobau daerah Bukit Betabuh,” ujar Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, setibanya di lokasi sekitar pukul 12.45 WIB, tim tidak menemukan adanya aktivitas penambangan emas tanpa izin maupun pelaku di tempat tersebut. Namun, petugas menemukan satu unit box yang diduga digunakan sebagai alat penyaring butiran emas dalam kondisi tidak beroperasi.

“Terhadap temuan tersebut, personel langsung melakukan tindakan pemusnahan dengan cara dirusak dan dibakar agar tidak dapat digunakan kembali,” jelas AKP Riduan Butar Butar.

Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak melakukan aktivitas PETI karena dapat merusak lingkungan serta melanggar hukum.

Dalam kegiatan tersebut, tidak ada pelaku maupun barang bukti yang diamankan. Situasi selama pelaksanaan pengecekan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.***

Sumber : Humas Polres Kuansing




Musda PPM Provinsi Riau, DANREM 031/WIRABIMA Apresiasi Terpilihnya Dr.H.Suhardiman Amby, MM Sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga Periode Mendatang

Pekanbaru – DANREM 031/WIRABIMA, Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos, M.Si, M.Han menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terpilihnya Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Riau periode mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Brigjen TNI Agustatius Sitepu saat menutup Musyawarah Daerah (Musda) PPM Provinsi Riau yang digelar di Ball Room Grand Zuri Pekanbaru, Minggu (17/5/2026) malam.

Menurut Danrem, Suhardiman Amby merupakan sosok pemimpin yang memiliki kapasitas, jaringan luas, serta semangat pengabdian yang kuat. Selain itu, Suhardiman juga dinilai memiliki ikatan historis dengan perjuangan bangsa karena merupakan cucu pejuang kemerdekaan.

“Saya mengapresiasi dan mensupport penuh atas terpilihnya Bapak Dr. H. Suhardiman Amby sebagai Ketua Pimpinan Daerah PPM Provinsi Riau. Dengan hadirnya beliau, saya yakin PPM akan maju, tumbuh, dan semakin besar. Saya yakin Pak Suhardiman sangat mampu membesarkan organisasi keluarga besar pejuang tersebut,” ujar Brigjen TNI Agustatius Sitepu.

Ia menilai keyakinan tersebut bukan tanpa alasan. Suhardiman dianggap sebagai figur yang mampu membangun komunikasi lintas generasi, dekat dengan masyarakat, serta memiliki komitmen menjaga nilai perjuangan dan nasionalisme.

Selain itu, pengalaman Suhardiman dalam memimpin Kabupaten Kuantan Singingi dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi PPM di seluruh kabupaten/kota se-Riau.

“Beliau punya kemampuan merangkul, membangun solidaritas, dan menggerakkan organisasi. PPM membutuhkan figur pemimpin yang mampu menyatukan seluruh kader dan menjaga marwah perjuangan anak cucu veteran,” tegasnya.

Dukungan terhadap kepemimpinan Suhardiman Amby juga datang dari Ketua LVRI Provinsi Riau yang diwakili Kolonel (Purn) TNI ET Sembiring.

Pada kesempatan tersebut, ET Sembiring berharap PPM Riau di bawah kepemimpinan Suhardiman dapat semakin solid serta terus menjaga semangat juang para veteran.

“Kami berharap PPM di bawah kepemimpinan Bapak Suhardiman Amby dapat terus menjaga nilai patriotisme, persatuan, dan menjadi wadah pemersatu generasi penerus perjuangan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Terpilih Pimpinan Daerah PPM Provinsi Riau, Suhardiman Amby menegaskan dirinya akan merangkul seluruh kader dan pengurus untuk bersama-sama membesarkan organisasi.

“PPM ini rumah besar kita bersama. Tidak ada sekat, tidak ada perbedaan. Saya ingin seluruh kader bersatu, bergandengan tangan, dan bersama-sama membesarkan PPM Provinsi Riau,” tegas Suhardiman.

Ia juga menekankan bahwa PPM harus hadir sebagai organisasi yang aktif menjaga nilai kebangsaan, menghormati jasa para pejuang, serta mampu menjadi kekuatan sosial di tengah masyarakat.

Musda PPM Provinsi Riau tersebut secara resmi ditutup oleh Gubernur Riau yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau, Dr. H. Bobi Rachmat, STr, MSi.***




Peluang Suhardiman Pimpin PPM Riau Menguat, Warisi Semangat Juang Datuk Bendaro Kuning

Pekanbaru — Peluang Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, untuk memimpin Pemuda Panca Marga (PPM) Riau disebut semakin menguat.

Dukungan dari sejumlah anggota dan simpatisan organisasi anak cucu pejuang itu terus mengalir, seiring mencuatnya kembali sejarah perjuangan almarhum Thamid Datuk Bendaro Kuning, pejuang rakyat Kuantan yang gugur mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1949.

Narasi sejarah perjuangan tersebut kembali menjadi perhatian publik setelah Suhardiman melakukan ziarah ke makam sang pejuang dan menegaskan bahwa Datuk Bendaro Kuning merupakan kakek kandungnya.

Dalam catatan sejarah, Datuk Bendaro Kuning dikenal sebagai salah satu putra terbaik Kuantan Singingi yang ikut berada di garis depan melawan agresi militer Belanda pada masa revolusi fisik 1945–1949.

Beliau bergerak bersama rakyat mempertahankan wilayah Kuantan dan Sumatera Tengah di tengah keterbatasan persenjataan maupun logistik.

Perjuangannya meliputi pengamanan jalur gerilya, distribusi logistik pejuang, perlindungan masyarakat hingga menghadapi langsung pasukan kolonial Belanda.

Datuk Bendaro Kuning kemudian gugur sebagai syuhada bangsa pada tahun 1949 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma.

Munculnya kembali sejarah perjuangan tersebut dinilai menjadi energi moral tersendiri bagi Suhardiman Amby dalam pertarungan memperebutkan kursi Ketua PPM Riau , yang akan di gelar Minggu, 17/5/26 ini di Pekanbaru.

Banyak kalangan menilai, sosok Suhardiman dianggap memiliki keterikatan historis yang kuat dengan semangat perjuangan para veteran dan keluarga pejuang.

Mayoritas anggota serta simpatisan PPM Riau disebut meyakini organisasi itu akan semakin eksis di bawah kepemimpinan Suhardiman Amby.

Penilaian tersebut tidak terlepas dari rekam jejak kepemimpinannya selama memimpin Kabupaten Kuantan Singingi.

Keberhasilan mengangkat tradisi budaya Pacu Jalur hingga dikenal luas di tingkat nasional bahkan internasional menjadi salah satu contoh yang sering disebut.

Berbagai kolaborasi dan gagasan yang dibangun Suhardiman dinilai mampu menghidupkan kembali kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.
Kehadiran Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, bersama sejumlah pejabat nasional pada agenda Pacu Jalur yang sebelumnya sempat diragukan, akhirnya terbukti terealisasi.

“Datuk Bendaro Kuning bukan hanya milik keluarga kami, tetapi milik masyarakat Kuantan Singingi dan bangsa Indonesia. Semangat perjuangan beliau harus menjadi inspirasi generasi muda agar mencintai daerah, bangsa, dan negara,” ujar Suhardiman.

Tak hanya dikenal sebagai kepala daerah, Suhardiman Amby juga memiliki perjalanan panjang dalam dunia organisasi dan pemerintahan. Ia pernah menjadi Anggota DPRD Riau, pimpinan komisi DPRD Provinsi Riau, Wakil Bupati Kuansing, Plt Bupati hingga kini menjabat sebagai Bupati Kuantan Singingi.

Selain aktif di KNPI, Karang Taruna, dan PMI, Suhardiman juga dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Imam Saleh Inuman.

Di bidang akademik, ia menyelesaikan pendidikan doktoral Ilmu Manajemen di Universitas Pasundan pada tahun 2024.
Di akhir narasi perjuangan tersebut ditegaskan bahwa jasa para pejuang daerah tidak boleh dilupakan sepanjang masa.

“Harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama,” menjadi pesan moral yang menggambarkan besarnya pengorbanan para pejuang kemerdekaan asal Kuantan Singingi.

Kini, semangat perjuangan Datuk Bendaro Kuning disebut terus hidup melalui pengabdian dan kepemimpinan Suhardiman Amby dalam membangun Kuantan Singingi serta memperjuangkan eksistensi organisasi anak cucu pejuang di Riau.***




Peresmian Serentak KDKMP Oleh Presiden Prabowo, Pemkab Kuansing Pusatkan Di Desa Suka Maju Singingi Hilir

Teluk Kuantan — Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, diwakili Sekretaris Daerah Zulkarnaen, ST, MSi menghadiri peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026).

Presiden Prabowo hadir langsung di Desa Nglawak, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, sementara peserta dari berbagai daerah mengikuti kegiatan secara virtual melalui zoom meeting.

Di Kabupaten Kuantan Singingi, kegiatan dipusatkan di Desa Suka Maju, Kecamatan Singingi Hilir. Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Koperasi Kuansing Drs. Masnur Judin, Perwira Penghubung Dandim 0302 Inhu/Kuansing Mayor Inf. Legimin, Plt Kepala Dinas Sosial PMD Dodi Fitriawan, Sekretaris Dinas Kominfo Hevi H. Antoni, Kapolsek Singingi, Camat Singingi Hilir Andhy Samsul, serta para kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.

“Acara peresmian dilaksanakan secara virtual bersama seluruh koperasi desa dan kelurahan yang telah selesai dibentuk dan siap beroperasi,” ujar Kepala Dinas Koperasi Kuansing, Masnur Judin.
Bupati Kuansing melalui Sekda Zulkarnaen dan Asisten III Setda Kuansing, Drs. Azhar, MM menjelaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih merupakan langkah nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.

“Koperasi Merah Putih ini menjadi wadah penguatan ekonomi kerakyatan. Kita ingin desa dan kelurahan memiliki kekuatan ekonomi yang mandiri, produktif, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Zulkarnaen usai acara.
Menurutnya, koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, terutama dalam mendukung pelaku UMKM, petani, serta sektor usaha produktif lainnya di daerah.

“Kita berharap seluruh pengurus koperasi dapat bekerja secara serius dan profesional. Pemerintah daerah akan terus mendukung agar koperasi ini benar-benar berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambah Masnur Judin.

Sekda Zulkarnaen juga mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan membesarkan koperasi sebagai kekuatan ekonomi daerah. Kita mendukung penuh, program ini, dengan harapan tentu bisa membangkitkan ekonomi masyarakat di pedesaan, tegasnya.

“Kalau koperasi maju, ekonomi masyarakat juga akan tumbuh. Ini bagian dari semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi yang terus kita dorong di Kuantan Singingi,” tutupnya.

Pelaksanaan zoom meeting bersama Presiden Prabowo tersebut sempat membuat sejumlah masyarakat dan peserta mengeluh akibat jadwal acara yang molor. Semula kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 09.30 WIB, namun baru dimulai sekitar pukul 11.00 WIB.***




Sampaikan Apresiasi Kepada Para Petani, Kapolres Kuansing: Panen Raya Jagung Bukti Keberhasilan Ketahanan Pangan Nasional

Banjar Guntung — Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana menyampaikan apresiasi kepada para petani atas keberhasilan panen jagung serentak kuartal II tahun 2026 yang digelar di Desa Banjar Guntung, Kecamatan Kuantan Mudik, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Kapolres, keberhasilan panen raya tersebut menjadi simbol kerja sama seluruh pihak, tak kecuali Bupati Kuansing,Dr H Suhardiman Amby dan jajaran, dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Panen raya ini bukan hanya sekadar kegiatan pertanian, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan bersama dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta mendukung program Bapak Presiden dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujar AKBP Hidayat Perdana.

Kapolres,Hidayat juga memberikan penghargaan kepada seluruh petani yang tetap semangat mengelola lahan pertanian meski sebelumnya tanaman jagung sempat terdampak rendaman banjir akibat meningkatnya debit air. Namun, kondisi tersebut tidak sampai menyebabkan tanaman mati sehingga hasil panen tetap memuaskan.

Kegiatan panen raya berlangsung meriah dan diikuti kelompok tani, pemerintah desa, serta unsur Forkopimda dan instansi terkait. Sejak pagi, para petani tampak antusias memanen jagung yang telah memasuki masa panen optimal.

Kepala Desa Banjar Guntung, Taitobes, mengatakan panen serentak ini merupakan bentuk sinergi antara petani dan pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Menurutnya, sektor pertanian jagung di wilayahnya terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun.

“Panen serentak ini menjadi bukti bahwa semangat para petani tetap tinggi dalam meningkatkan hasil produksi. Kami berharap hasil panen tahun ini mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan yang ama, peserta panen raya juga mengikuti zoom meeting bersama Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan program ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan Indonesia.

Dengan terlaksananya panen jagung serentak kuartal II tahun 2026 ini, Desa Banjar Guntung diharapkan terus menjadi salah satu sentra penghasil jagung yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Kuantan Singingi, Ketua DPRD Kuansing, Kadis TPHKP, staf ahli, Camat Kuantan Mudik, Kapolsek Kuantan Mudik, para kepala desa se-Kecamatan Kuantan Mudik, serta tamu undangan lainnya.***




Suhardiman Amby Layak Pimpin PPM Riau, Sosok Peduli dan Mampu Angkat Marwah Organisasi

TELUK KUANTAN – Dukungan terhadap Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, untuk maju dalam bursa pencalonan Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Riau terus mengalir. Kali ini dukungan datang dari Ketua FKPPI Kuansing, Shanti Evi Dimeti melalui Sekretarisnya, Hendra Riko Purnomo atau yang akrab disapa Hendra Datuk.

Hendra Datuk secara tegas menyatakan dukungan dan doa agar Suhardiman Amby dapat terpilih memimpin organisasi PPM Provinsi Riau ke depan. Menurutnya, Suhardiman merupakan figur yang dinilai memiliki kapasitas, kepedulian, serta jiwa kepemimpinan yang kuat dalam membesarkan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

“Beliau adalah sosok yang mumpuni, peduli dan memiliki kepedulian tinggi terhadap organisasi serta masyarakat. Jika PPM dipimpin oleh H. Suhardiman Amby, kami yakin marwah organisasi akan semakin terangkat dan mampu berkembang lebih maju ke depannya,” ujar Hendra Datuk, Kamis (14/5/2026).

Menurut Hendra Datuk, sosok Suhardiman Amby selama ini dikenal aktif membangun komunikasi lintas organisasi, termasuk dengan keluarga besar TNI dan organisasi perjuangan yang ada di Riau. Hal itu menjadi salah satu alasan kuat dukungan tersebut diberikan.

Ia menilai, organisasi sebesar PPM membutuhkan figur yang tidak hanya memahami struktur organisasi, tetapi juga mampu merangkul seluruh kader hingga ke daerah-daerah.

“PPM membutuhkan pemimpin yang punya visi, jaringan dan kepedulian nyata terhadap kader. Kami melihat itu ada pada diri H. Suhardiman Amby,” tegasnya.

Hendra Datuk juga menegaskan bahwa PPM dan FKPPI memiliki hubungan historis yang sangat dekat. Kedua organisasi tersebut lahir dari semangat perjuangan yang sama dan memiliki keterkaitan erat dengan keluarga besar TNI.

“PPM dan FKPPI ini lahir dari rahim perjuangan yang tidak jauh berbeda. Kita masih bersaudara dalam semangat kebangsaan dan pengabdian. Organisasi ini merupakan garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai perjuangan bangsa,” katanya lagi.

Sebagai informasi, Pemuda Panca Marga (PPM) merupakan organisasi kepemudaan yang berhimpun dari putra-putri veteran Republik Indonesia. Organisasi ini memiliki sejarah panjang dalam menjaga semangat nasionalisme, patriotisme serta nilai perjuangan para pejuang kemerdekaan.

Sementara Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) juga dikenal sebagai organisasi keluarga besar TNI-Polri yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial, kebangsaan serta pembinaan generasi muda.

Dukungan dari FKPPI Kuansing tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa nama Suhardiman Amby mulai mendapat tempat dan dorongan dari berbagai elemen organisasi di Riau untuk memimpin PPM tingkat provinsi.***




Memiliki Latar Belakang Keluarga Pejuang Kemerdekaan, Dr.H.Suhardiman Amby Dinilai Layak Pimpin PPM Riau

Pekanbaru – Nama Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, kembali menjadi perhatian di tingkat Provinsi Riau.

Ia disebut-sebut sebagai kandidat kuat calon Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Riau untuk periode mendatang.

Selain dikenal sebagai Kepala Daerah, Suhardiman Amby juga memiliki latar belakang keluarga pejuang. Ia merupakan cucu kandung pejuang kemerdekaan asal Inuman, Datuk Bandaro Kuning, sosok yang dikenal gigih melawan penjajah pada masa perjuangan kemerdekaan di wilayah Kuantan Singingi dan sekitarnya.

Datuk Bandaro Kuning dikenal masyarakat sebagai pejuang yang memiliki keberanian tinggi serta jiwa patriotisme yang kuat. Dalam berbagai kisah perjuangan rakyat kala itu, beliau ikut menggalang kekuatan masyarakat dan pejuang di daerah pedalaman untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Perjuangan Datuk Bandaro Kuning tidak hanya dilakukan melalui perlawanan fisik, namun juga lewat pengorbanan tenaga, pikiran, serta semangat membangun persatuan masyarakat di tengah situasi sulit pasca kemerdekaan. Atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara, beliau dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Dharma Pekanbaru sebagai bentuk penghormatan negara kepada para pejuang daerah.

Nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan kepedulian terhadap masyarakat itulah yang dinilai banyak pihak melekat dalam diri Suhardiman Amby hingga saat ini.

Kepada awak media, Rabu (14/5/2026), Suhardiman Amby tidak menampik dirinya masuk dalam bursa calon Ketua Umum PPM Riau periode mendatang.

“Musyawarah Daerah (Musda) akan dilaksanakan pada 17 sampai 18 Mei mendatang di salah satu hotel di Pekanbaru. Mohon doa agar seluruh agenda berjalan lancar sesuai harapan bersama,” ujarnya.

Sejumlah kader dan tokoh PPM di Riau menilai, pengalaman organisasi serta latar belakang keluarga pejuang yang dimiliki Suhardiman menjadi modal penting untuk memimpin organisasi berhimpunnya putra-putri veteran tersebut ke depan.***




Atas Instruksi Bupati, Asisten III Tinjau Lokasi Banjir di Pangean

Pangean — Atas instruksi Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, Asisten III Setda Kuansing, Drs. Azhar, MM melakukan peninjauan ke sejumlah desa terdampak banjir di Kecamatan Pangean.

Sebelumnya, Bupati Suhardiman Amby menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah, terutama camat dan kepala desa, untuk melakukan inspeksi terhadap wilayah rawan banjir di daerah masing-masing.

“Agar pertolongan kepada masyarakat segera bisa ditangani, terutama evakuasi jika diperlukan,” tegas Bupati.

Selain itu, luas lahan warga yang terdampak banjir juga mesti di Inventarisir, untuk di carikan solusi terbaik, ujar Bupati.

Dalam peninjauan tersebut, diketahui debit air mulai berangsur turun. Namun demikian, masih terdapat beberapa area persawahan masyarakat yang terendam banjir, sementara padi milik warga belum sempat dipanen.

Terkait luas area persawahan yang terdampak banjir, data lengkap masih dalam pendataan dan akan segera disampaikan oleh pihak Kecamatan Pangean.

Turut hadir dalam kegiatan pemantauan banjir tersebut antara lain Asisten Administrasi Umum Setda Kuansing, Kasatpol PP, Kadis SosPMD, Kabid BPBD Kuansing, serta Camat Pangean.

Pada ksempatan yang sama, Camat Pangean, Aswandi, SPd, MM berjanji akan segara melakukan kajian cepat dan berkoordinasi dengan seluruh Kades, terdampak, guna menghitung jumlah rumah, tanaman dan hal lainya yang di akibat kan, oleh bencana banjir ini, ujar Aswandi.

Kami berterimakasih atas, gerak cepat dan arahan Pak Bupati, dalam melindungi warga yang terdampak, tutup Aswandi.***