Gebyar Takbir Keliling Kelurahan Benai 1447 H, Kapolsek Ipda M. Ali sodiq, SH, Hadiahkan Sepeda Untuk Peserta

Benai – Dalam Menyambut hari Raya Idul Fitri 1447 H, Gebyar Takbir Keliling Kelurahan Benai berjalan lancar dan tertib. Ratusan warga sangat antusias dalam mengikuti pawai takbir yang diselenggarakan oleh Pemuda Kelurahan Benai pada hari Jum’at (20/03/2026) malam.

Hasry Yendi selaku ketua pemuda Kelurahan Benai menyampaikan bahwa acara yg berlangsung meriah tersebut tak lepas dari semangat gotong royong warga setempat. Ratusan warga ikut menyumbang baik moril maupun materil demi suksesnya acara tersebut.

Senada dengan itu, Lurah Benai, Zaini, S.Ag, mengapresiasi acara yang di taja langsung oleh pemuda/pemudi Kelurahan Benai. Dalam hal ini, beliau menyampaikan untuk selalu kompak dalam membangun negri.

“Yaa, kita sangat bangga sekali pemuda/pemudi berjibaku dalam hal kebaikan seperti ini”, imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Kapolsek Benai Ipda M. Ali Sodiq, SH, beserta jajarannya turut hadir dalam acara yang meriah tersebut. Kapolsek menghimbau kepada seluruh element masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban dan keamanan demi terciptanya situasi yang kondusif dalam bermasyarakat.

Dipuncak acara, Kapolsek Benai Ipda M. Ali Sodiq, SH, memberikan hadiah satu unit sepeda untuk peserta pemenang kupon berhadiah yang disiapkan oleh panitia.

“Kepada pemenang yang terpilih, semoga hadiah ini bermanfaat yaa”, ucapnya sembari melempar senyum.

Aziva Naura Putri (13) peserta yang beruntung dalam acara yang meriah tersebut, menyampaikan rasa penuh syukur dan terima kasih kepada Kapolsek Benai atas hadiah yang diterimanya. Aziva sangat terkesan atas kerendahan hati Kapolsek yang selalu hadir ditengah masyarakat.

“Terimakasih kepada Pak Kapolsek Benai, ini sangat membantu kami dan bisa digunakan untuk pergi sekolah nantinya”, tutup Aziva dengan senyum. (GTTS)




Apel Gelar Pasukan, Kapolres Tekankan Pengamanan Humanis, Pawai Takbir Teluk Kuantan Disiapkan Matang

Teluk Kuantan – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif menjelang malam takbir Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Polres Kuantan Singingi menggelar apel pengamanan pawai takbir di Lapangan Taman Jalur Teluk Kuantan, Jumat (20/03/2026).

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Sekretaris Daerah Zulkarnain. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Kementerian Agama Kuansing serta melibatkan personel gabungan dari TNI/Polri, BPBD, dan Satpol PP.

Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana dalam arahannya menegaskan pentingnya pelaksanaan tugas pengamanan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.

“Seluruh personel harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, serta mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjaga keselamatan diri maupun orang lain selama pelaksanaan pengamanan berlangsung.

Apel siaga ini menjadi langkah awal dalam rangka pengamanan malam pawai takbir keliling yang akan dilaksanakan di Kota Teluk Kuantan. Diharapkan, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan malam takbir dengan rasa nyaman dan penuh khidmat.***




Wujudkan Ibadah Lancar dan Tertib, Polres Kuansing Amankan Pelaksanaan Sholat Idul Fitri Muhammadiyah 1447 H di Berbagai Wilayah

KUANTANSINGINGI,– Jajaran Polres Kuantan Singingi (Kuansing) melaksanakan pengamanan kegiatan Sholat Idul Fitri 1447 H / 2026 M yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah di sejumlah wilayah hukum, Jumat (20/3/2026).

Pengamanan dilakukan secara serentak di beberapa kecamatan, antara lain Kuantan Hilir, Hulu Kuantan, Cerenti, Pangean, dan Kuantan Tengah. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Di Kecamatan Kuantan Hilir, pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung di Musholla As Salam SD IT Muhammadiyah Baserah sekitar pukul 07.30 WIB. Kegiatan berjalan khidmat dengan rangkaian acara mulai dari pembukaan, sambutan, pelaksanaan sholat hingga khutbah. Pengamanan dipimpin oleh Kanit Sabhara Polsek Kuantan Hilir bersama personel.

Sementara itu di wilayah Hulu Kuantan, pengamanan dilaksanakan di Masjid Al Wustha Muhammadiyah Desa Sungai Pinang, dengan pelaksanaan ibadah yang berlangsung tertib dan lancar.

Di Kecamatan Cerenti, kegiatan Sholat Idul Fitri dipusatkan di Aula PCM Cerenti MTs Muhammadiyah, yang dihadiri oleh sekitar 100 jamaah serta tokoh masyarakat dan unsur Forkopimda setempat.

Selanjutnya di Kecamatan Pangean, kegiatan berlangsung di Masjid At Taqwa Desa Pasar Baru dengan jumlah jamaah sekitar 250 orang, sementara di Kuantan Tengah pelaksanaan Sholat Idul Fitri dipusatkan di Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan dan Masjid Al Furqon dengan jumlah jamaah masing-masing mencapai ratusan orang.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa seluruh kegiatan pengamanan berjalan dengan baik dan situasi tetap kondusif.

“Kami memastikan seluruh personel hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah. Alhamdulillah, pelaksanaan Sholat Idul Fitri Muhammadiyah di wilayah Kuansing berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kapolres.

Dengan adanya pengamanan dari pihak kepolisian, masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan penuh rasa aman, serta situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi tetap terjaga kondusif.***

Sumber : Humas Polres Kuansing




Peduli Korban Banjir, Bupati Suhardiman Amby Instruksikan Kirim Bantuan Untuk 40 Rumah di Tanjung Medang Hulu Kuantan

Hulu Kuantan – Sedikitnya 40 rumah warga di Desa Tanjung Medang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kuansing, Riau, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batang Ulo, Kamis (19/3/2026) pagi.

Camat Hulu Kuantan, Azizman, menyampaikan bahwa banjir sempat merendam rumah warga hingga ketinggian hampir dua meter. Selain itu, akses jalan sepanjang kurang lebih 400 meter tidak dapat dilalui akibat genangan air.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, langsung menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial untuk segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

“Saya sudah minta Kalaksa BPBD dan Kepala Dinas Sosial untuk segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak,” tegas Bupati saat ditemui usai buka puasa bersama awak media di Teluk Kuantan, Kamis malam.

Bupati juga menyebutkan, tim BPBD telah bergerak ke lokasi untuk mendistribusikan berbagai bantuan yang dibutuhkan masyarakat, seperti terpal, selimut, sembako, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Sementara itu, Camat Hulu Kuantan, Azizman, menjelaskan bahwa kondisi air saat ini mulai berangsur surut. Warga pun sudah mulai kembali beraktivitas, meskipun masih terbatas.
Pemerintah daerah terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan baik.***




Warga Benai Apresiasi Aksi Cepat Tanggap Bupati Dr.H.Suhardiman Amby, MM, Urai Kemacetan di Pasar Benai

BENAI – Aksi tanggap Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, dalam mengurai kemacetan lalu lintas di Pasar Benai, Kecamatan Benai, Kamis (19/3/2026) pagi, menuai apresiasi dari warga.

Kemacetan panjang yang terjadi di kawasan pasar tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat. Namun, situasi berangsur normal setelah Bupati turun langsung ke lapangan dan ikut mengatur arus kendaraan.

Yanti (42), seorang pedagang yang tinggal di sekitar jalan lintas Benai, mengaku terkesan dengan respons cepat orang nomor satu di Kuansing tersebut.
“Saya tak menyangka yang turun langsung mengatur lalu lintas itu Pak Bupati.

Saya lihat dari papan nama dan topinya, ternyata benar beliau,” ujar Yanti, sembari melayani pembeli yang memadati lapaknya.
Menurutnya, kehadiran Bupati di tengah kemacetan menjadi hal yang tidak biasa dan mengejutkan warga. “Jarang-jarang pejabat mau ⬇ langsung seperti itu,” tambahnya.

Sebelumnya, Suhardiman Amby sempat terjebak kemacetan saat melintasi Pasar Benai. Kepadatan arus lalu lintas dipicu oleh ramainya aktivitas warga yang berbelanja, ditambah dengan kendaraan pedagang dan pengunjung yang parkir di sisi kiri dan kanan jalan.

Kondisi semakin diperparah dengan parkir kendaraan roda dua yang meluber hingga ke badan jalan. Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga sekitar satu kilometer. Sejumlah pengendara bahkan memilih mencari jalur alternatif melalui kawasan Kantor Camat Benai.

Saat itu, Bupati tengah dalam perjalanan untuk melakukan peninjauan Posko Taktis (Poskotis) Lebaran bersama unsur Forkopimda. Akibat kemacetan tersebut, agenda peninjauan sempat tertunda sekitar 30 menit dari jadwal.

“Saya tadi terjebak macet di Pasar Benai,” ujar Bupati kepada Ketua DPRD Kuansing, Juprizal, di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, kondisi lalu lintas kini telah berangsur terurai setelah dilakukan pengaturan di lapangan.

“Alhamdulillah sudah mulai lancar. Saya juga sudah instruksikan petugas Dinas Perhubungan untuk turun mengatur lalu lintas,” ujarnya singkat.

Bupati minta Dishub segera mengambil langkah antisipatif, terutama menjelang arus mudik Lebaran, agar kemacetan serupa tidak kembali terjadi di titik-titik keramaian pasar.**”




Tinjau Poskotis Lebaran, Bupati Dr.H.Suhardiman Amby, MM,. Himbau Para Pemudik Untuk Tidak Memaksakan Diri Saat Berkendara

Lubuk Jambi – Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, mengimbau para pemudik yang melintas di wilayah Kuansing untuk tidak memaksakan diri saat berkendara, terutama dalam kondisi lelah atau mengantuk.

“Jika lelah atau mengantuk, silakan beristirahat. Jangan dipaksakan,” tegas Bupati saat meninjau Pos Komando Taktis (Poskotis) Lebaran, Kamis (19/3/2026).

Imbauan tersebut disampaikan Bupati usai meninjau dua Poskotis Lebaran, masing-masing di kawasan Tugu Carano Teluk Kuantan dan Kasang, Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik.

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal, SE, MSi, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, Perwira Penghubung Kodim 0302 Inhu–Kuansing Mayor Leginiin, serta sejumlah kepala OPD terkait.

Bupati juga mengajak para pemudik untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan di Poskotis, seperti layanan kesehatan, tempat istirahat, hingga fasilitas pendukung lainnya demi keselamatan selama perjalanan mudik.

Sementara itu, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana memastikan seluruh Poskotis Lebaran di wilayah Kuansing siaga penuh selama 24 jam guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Setiap Poskotis dijaga sedikitnya 24 personel gabungan yang bersiaga selama 24 jam. Kami juga sudah memetakan titik-titik rawan, baik kecelakaan, kemacetan, maupun potensi bencana seperti longsor,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai fasilitas telah disiapkan untuk kenyamanan pemudik, mulai dari layanan kesehatan, pojok kopi, bengkel, hingga kursi pijat otomatis.

Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas menuju dan dari Kuansing mulai mengalami peningkatan, meski saat ini masih didominasi kendaraan roda empat.

Poskotis Lebaran sendiri dijaga oleh personel gabungan dari berbagai instansi, seperti Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, dan Dinas Kesehatan, guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik berlangsung.

Pada kesempatan tersebut, Bupati, Kapolres dan Ketua DPRD juga menyerahkan bingkisan untuk petugas jaga di Poskotis yang di kunjungi.***




Sejarah Baru!!! Bupati Dr.H.Suhardiman Amby, MM, Menegaskan Perda Tata Ruang Terintegrasi Adat Pertama di Indonesia

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM menegaskan bahwa Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mencatat sejarah baru dalam penguatan hukum adat di Indonesia.

“Kuansing menjadi daerah pertama di Indonesia yang mengesahkan Perda tata ruang yang terintegrasi dengan Perda masyarakat hukum adat. Ini adalah bentuk komitmen kita menjaga adat dan tanah ulayat,” tegas Suhardiman saat menghadiri rapat koordinasi dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri sekaligus berbuka puasa bersama para pemangku dan perangkat adat di Gedung Abdoer Rauf, Teluk Kuantan, Senin (16/3/2026) petang.

Menurut Suhardiman, pengesahan dua peraturan daerah tersebut merupakan langkah besar pemerintah daerah dalam menjaga marwah adat sekaligus memastikan pengelolaan wilayah tetap berpijak pada kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Bupati, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan para datuk serta pemangku adat dalam menjaga dan mengelola wilayah adat di Kuansing.
“Tanah ulayat harus kembali kepada pemangku adat dan anak kemenakan. Inilah jati diri kita sebagai masyarakat beradat,” ujarnya.

Datuk Panglimo Dalam itu juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah harus ditopang oleh tiga pilar utama, yakni pemerintah, adat, dan ulama. Ketiga unsur tersebut harus berjalan seiring agar kehidupan sosial masyarakat tetap kuat dan terarah.

“Jika tiga elemen ini berjalan bersama—pemerintah, adat, dan ulama—maka kehidupan masyarakat akan kuat dan terarah,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga meminta agar Majelis Adat di masing-masing wilayah rutin menggelar rapat serta memperkuat tata kelola administrasi Limbago Adat Nagori (LAN) sesuai ketentuan yang telah diatur dalam Perda Nomor 6 dan Perda Nomor 1.

Menurutnya, jika dikelola secara maksimal, Limbago Adat Nagori memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian daerah.

“InsyaAllah, jika LAN kita kelola dengan baik dan diberdayakan secara serius, ini bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar bagi daerah,” pungkasnya.***




Menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kuansing, Bupati Dr.H.Suhardiman Amby, MM, :”Perubahan Ini Menyesuaikan Nomenklatur Perangkat Daerah”

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuantan Singingi dengan agenda penyampaian pidato pengantar Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kuantan Singingi.

Rapat paripurna yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (16/03/2026), dipimpin oleh Ketua DPRD Kuantan Singingi, H. Juprizal, M.Si.

Dalam sambutannya, Juprizal menegaskan bahwa perangkat daerah merupakan unsur penting dalam membantu kepala daerah menyelenggarakan urusan pemerintahan. Karena itu, struktur organisasi perangkat daerah harus disusun secara efektif dan efisien agar mampu menunjang pelaksanaan program pembangunan daerah.

“Struktur organisasi yang tepat akan berdampak pada optimalisasi penyerapan anggaran serta peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” ujar Juprizal.

Sementara itu, dalam pidato pengantarnya, Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kuansing yang telah mengagendakan rapat paripurna untuk membahas perubahan terhadap Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016.
Menurut Bupati, perubahan terhadap nomenklatur dan struktur organisasi perangkat daerah tersebut merupakan bentuk penyesuaian terhadap regulasi terbaru sekaligus kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan nomenklatur perangkat daerah yang sebelumnya belum diatur dalam perda, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, serta sebagai tindak lanjut dari mandat Peraturan Menteri Dalam Negeri yang menyesuaikan fungsi urusan kementerian dan lembaga negara,” jelasnya.

Selain itu, penyesuaian tersebut juga dilakukan untuk mendukung visi dan misi pembangunan Kabupaten Kuantan Singingi agar pelaksanaan tugas pemerintahan dapat berjalan lebih optimal dan terarah.

Dalam rancangan perubahan tersebut terdapat sejumlah penyesuaian dan pemekaran perangkat daerah, di antaranya:
1. Bappedalitbang diubah menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPERIDA).

2. Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dipecah menjadi Satuan Polisi Pamong Praja serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

3. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dipecah menjadi Dinas Pendidikan serta Dinas Pemuda dan Olahraga.

4. Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospmd) dipecah menjadi Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

5. Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) dipecah menjadi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

6. Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) dipecah menjadi Dinas Perkebunan serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

7. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dipecah menjadi Dinas Kebudayaan serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

8. Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) dipecah menjadi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

9. Perubahan tipologi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan dari tipe C menjadi tipe B.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh 25 anggota DPRD Kuantan Singingi, unsur Forkopimda, di antaranya perwakilan Kejaksaan Negeri, Polres, Kodim, serta Ketua KPUD. Hadir pula Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala organisasi perangkat daerah, camat, serta pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.***




Kapolres Kuansing Matangkan Persiapan Groundbreaking Jembatan Merah Putih Presisi di Pucuk Rantau

PUCUK RANTAU – Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, mematangkan persiapan groundbreaking pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Muara Tio dan Muara Petai, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Peresmian pembangunan jembatan tersebut dijadwalkan dilakukan secara virtual oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama 27 jembatan lainnya di Provinsi Riau, pada Selasa (24/3/2026).

Didampingi sejumlah pejabat utama Polres Kuansing, Kapolres AKBP Hidayat Perdana menjelaskan bahwa seluruh persiapan kegiatan sudah dimatangkan. Bahkan, gladi kotor juga telah dilakukan bersama jajaran Polda Riau sejak beberapa hari terakhir.

“Sejauh ini persiapan sudah matang. Gladi kotor juga sudah kita laksanakan bersama jajaran Polda Riau. Mudah-mudahan saat peresmian oleh Pak Kapolri dan Kapolda Riau nanti tidak ada kendala,” ujar Hidayat.

Di tempat terpisah, Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby menyambut baik rencana peresmian pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Muara Tio tersebut.

Menurutnya, lokasi yang dipilih sangat tepat karena jembatan itu menyangkut kebutuhan dan aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

“Sudah sangat tepat Pak Kapolres memilih lokasi tersebut, karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

Atas nama masyarakat Kuantan Singingi, khususnya warga Desa Muara Tio dan Muara Petai, kami sangat mengapresiasi langkah Pak Kapolri, Kapolda Riau serta Polres Kuantan Singingi atas pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini,” ujarnya.
Bupati juga berharap ke depan semakin banyak wilayah di Kuansing yang mendapat program pembangunan jembatan dari Polri.

“Semoga ke depan lebih banyak lagi daerah di Kuansing yang mendapatkan layanan pembangunan jembatan dari Polri, sebagai bentuk atensi dari Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Pada tahap awal, akan dilakukan groundbreaking terhadap 27 Jembatan Merah Putih Presisi di Provinsi Riau, sementara 83 jembatan lainnya direncanakan menyusul pada tahap berikutnya.***




Bupati Kuansing Gelar Exit Meeting Bersama BPK

Teluk Kuantan — Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby melaksanakan exit meeting pemeriksaan intern LPKD kuansing 2025 bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Ruang Rapat Bupati, Selasa (10/03/2026).

Kegiatan exit meeting dilaksanakan dalam rangka sebagai penanda berakhirnya tahapan awal pemeriksaan yang telah dilaksanakan oleh tim BPK.

Perwakilan Tim BPK RI Wilayah Provinsi Riau menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan pemeriksaan interim berjalan dengan lancar. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik dari seluruh pihak, khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Inspektorat, serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang telah membantu kelancaran proses pemeriksaan.

Lebih lanjut, BPK menyampaikan informasi terkait tahapan pemeriksaan selanjutnya. Sebelum memasuki pemeriksaan terperinci, pemerintah daerah dijadwalkan untuk menyiapkan berbagai dokumen keuangan yang diperlukan paling lambat pada 31 Maret. Tim pemeriksa juga akan berkoordinasi dengan BPKAD terkait pemeriksaan dokumen, termasuk dokumen amprah atau pencairan anggaran.

Selanjutnya, pada 1 April dijadwalkan dimulainya pemeriksaan terperinci. Sementara itu, pada 2 April akan dilaksanakan koordinasi lanjutan yang diagendakan oleh kantor pusat BPK bersama seluruh pemerintah daerah di Sumatera dan Jawa.

Tim BPK juga mengingatkan agar pemerintah daerah memperhatikan kondisi keuangan daerah pada tahun 2025. Berdasarkan gambaran sementara, kondisi keuangan daerah dinilai perlu mendapat perhatian bersama agar tetap terjaga kesehatan fiskalnya.

Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim BPK yang telah melaksanakan pemeriksaan secara objektif, profesional, dan akuntabel. Ia juga mengakui bahwa pemerintah daerah masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya terkait kondisi keuangan daerah.

Menurut Bupati, pengelolaan keuangan daerah bukan hanya persoalan administratif, tetapi juga berkaitan dengan berbagai dinamika kebijakan dan kondisi ekonomi. Terutama pandemi COVID-19 memberikan dampak pada sejumlah sumber PAD.

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, lanjutnya, menyadari bahwa dalam pengelolaan keuangan daerah masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu, catatan dan temuan dari hasil pemeriksaan BPK akan dijadikan sebagai bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan ke depan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan bergerak cepat untuk menindaklanjuti setiap catatan yang disampaikan, serta memastikan bahwa hasil pemeriksaan tersebut dapat menjadi dasar perbaikan sistem administrasi dan tata kelola keuangan daerah.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan harapan agar seluruh proses terkait penyusunan dan pelaporan keuangan daerah dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku. Ia juga memohon bimbingan dan arahan dari tim BPK kepada seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten diharapkan proses pemeriksaan selanjutnya dapat berjalan lebih optimal serta mendorong peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Kuantan Singingi.***