Upaya Meningkatkan PAD, Bupati Dr.H.Suhardiman Amby, MM, Tegaskan Pentingnya Pemberdayaan Penyidik Pegawai Negri Sipil

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, menegaskan pentingnya pemberdayaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kuansing. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat koordinasi yang digelar secara virtual melalui Zoom, Senin (6/4/2026) pagi.

Rapat koordinasi PPNS tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati H. Muklisin dan dipimpin oleh Kasatpol PP Provinsi Riau, drg. Sri Sadono Mulyanto, M.Han. Dalam arahannya, Sri Sadono juga memberikan bimbingan teknis guna mempertajam peran dan kapasitas PPNS di Daerah.

Bupati Suhardiman Amby menekankan bahwa PPNS memiliki peran strategis dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) yang berdampak langsung terhadap peningkatan PAD.

“PPNS harus sering melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan Kejaksaan. Laksanakan fungsi penyidikan secara maksimal, fungsi koordinasi, serta fungsi lainnya sesuai kewenangan yang dimiliki,” tegas H. Suhardiman.

Ia menjelaskan, fungsi utama PPNS meliputi kegiatan penyidikan terhadap pelanggaran Perda, melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum lain seperti Polri dan Kejaksaan, serta memastikan setiap pelanggaran dapat ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti fungsi khusus PPNS dalam menegakkan Perda di berbagai sektor, seperti penertiban lalu lintas oleh Dinas Perhubungan, pengawasan pajak dan retribusi Daerah, hingga penertiban kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) sesuai aturan yang berlaku.

“Penegakan Perda ini harus betul-betul dijalankan. Termasuk penertiban ODOL, pajak dan retribusi jalan, semua itu berkontribusi terhadap PAD Kuansing,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati H. Muklisin dalam arahannya berharap seluruh anggota PPNS dapat meningkatkan profesionalisme dan sinergi lintas sektor.

“Melalui rapat ini, kita harapkan koordinasi semakin kuat dan kinerja PPNS semakin optimal dalam mendukung penegakan aturan serta peningkatan PAD daerah,” ujar Muklisin.

Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Kapolres Kuansing yang diwakili KBO Reskrim IPTU Romlan, Kepala Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Asisten I Setda Kuansing dr. Fahdiansyah, SpOG, Kasat Pol PP Kuansing Rio Kasiter, M.M, seluruh Kepala OPD, Sekretaris Dishub Irfansyah, S.IP., M.Si, serta seluruh anggota PPNS Satpol PP Kabupaten Kuantan Singingi.***




Peduli Kemanusiaan, Wabup Kuansing Turun Langsung Bantu Pencarian Bocah Diduga Hanyut di Sungai Kuantan

CERENTI – Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, turun langsung membantu proses pencarian seorang anak yang diduga hanyut di Sungai Batang Kuantan, Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Sabtu (04/04/2026).

Selain ikut bergabung bersama tim SAR dan BPBD, Wabup juga menyempatkan diri mengunjungi keluarga korban untuk memberikan dukungan moril atas musibah yang terjadi.

“Selain membesuk keluarga korban, kita juga ikut bergabung dengan tim SAR melakukan pencarian anak yang diperkirakan hanyut di Sungai Kuantan,” ujar Muklisin.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup mengimbau seluruh masyarakat Kuansing, khususnya yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Kuantan, agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang kerap bermain di sungai.

Ia menegaskan, peran orang tua sangat penting dalam mencegah terjadinya musibah serupa.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu memantau anak-anak saat bermain di sungai. Orang tua wajib mengawasi dan mendampingi, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Muklisin juga mengingatkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, kejadian anak tenggelam di Sungai Kuantan kerap terjadi.

“Hampir setiap tahun ada kejadian anak tenggelam dalam tiga tahun terakhir. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Sebelumnya, seorang anak bernama Rayen (4) dilaporkan diduga hanyut di Sungai Batang Kuantan pada Jumat (03/04/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa itu terjadi saat korban bermain di tepi sungai bersama teman-temannya.

Berdasarkan keterangan, korban masih berada di lokasi seorang diri setelah teman-temannya pulang. Orang tua yang merasa kehilangan kemudian melakukan pencarian dan menemukan sandal serta alat bermain milik korban di tepi sungai.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, langsung menginstruksikan Camat Cerenti, Erialis, untuk berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait guna mempercepat proses pencarian.

“Segera lakukan koordinasi dengan BPBD dan pihak terkait lainnya untuk mempercepat pencarian korban,” tegas Bupati.

Kepala Pelaksana BPBD Kuansing, H. Yulizar, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan personel ke lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat dan pihak kecamatan.

“Personel BPBD sudah meluncur ke TKP begitu menerima laporan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan BPBD bersama masyarakat setempat.

Pemerintah daerah juga mengajak warga untuk turut membantu pencarian serta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar aliran sungai.***




Arogansi Melampaui Batas: PT. Wanasari Diduga Serobot Lahan dan Rusak Tanaman PT. Citra Riau Sarana di Bawah Kawalan Aparat

KUANTAN SINGINGI – Ketegangan di sektor agraria kembali memuncak akibat tindakan sepihak yang dilakukan oleh PT. Wanasari. Hari ini, perusahaan tersebut secara terang-terangan memasuki lahan yang di klaim berada dalam penguasaan sah PT. Citra Riau Sarana (CRS). Tidak hanya sekadar masuk, PT. Wanasari dilaporkan melakukan pengrusakan tanaman secara masif dan melakukan penggalian parit tanpa mengindahkan protes dari manajemen PT. CRS di lapangan.

​Tindakan ini dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap tertib hukum dan etika bisnis. Yang lebih memprihatinkan, aksi “penyerbuan” lahan ini dikawal ketat oleh ratusan personel dari oknum TNI dan Polri, yang memicu spekulasi liar mengenai adanya praktik “beking” terhadap perusahaan yang masa depan izinnya sedang di ujung tanduk tersebut.

​Meski dihadang oleh pihak manajemen PT. Citra Riau Sarana yang berusaha mempertahankan aset perusahaan, pihak PT. Wanasari tetap melanjutkan aktivitas ilegalnya. Alat berat jenis Exsapator dikerahkan untuk merusak tanaman produktif yang selama ini dikelola oleh PT. CRS.

​Meneger PT. Citra Riau Sarana, Afli Hendri, menyatakan keprihatinan mendalam atas tindakan arogan ini.

​”Kami sangat menyayangkan tindakan premanisme korporasi yang dilakukan PT. Wanasari. Mereka masuk ke area kami, merusak tanaman kami, dan seolah tidak tersentuh hukum karena membawa kekuatan aparat dalam jumlah besar. Ini adalah bentuk intimidasi nyata terhadap kami,” ujar Afli Hendri dengan nada tegas.

​Kegaduhan yang ditimbulkan oleh PT. Wanasari bukanlah hal baru. Reputasi buruk perusahaan ini dalam menjaga kondusivitas wilayah telah menjadi catatan merah bagi pemerintah daerah. Akibat rentetan konflik dan penilaian negatif atas operasionalnya, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Ambi sebelumnya telah mengeluarkan rekomendasi resmi untuk TIDAK MEMPERPANJANG Hak Guna Usaha (HGU) PT. Wanasari sebagai mana tertuang di dalam surat rekomendasi Bupati Nomor 500.8.1/DISBUNNAK/II/2026/291 tertanggal 27 Februari 2026.

​Hadirnya ratusan aparat TNI dan Polri di lokasi kejadian juga menjadi sorotan tajam. Publik mempertanyakan netralitas aparat negara yang seharusnya menjadi pengayom, bukan justru menjadi tameng bagi perusahaan yang sedang bersengketa, apalagi membantu aktivitas pengrusakan lahan yang diklaim pihak lain.

​PT. Citra Riau Sarana mendesak pihak berwenang dan pemangku kebijakan untuk segera turun tangan menghentikan aktivitas ilegal PT. Wanasari. Perusahaan menegaskan tidak akan tinggal diam dan akan menempuh jalur hukum atas pengrusakan aset serta intimidasi yang terjadi.***

Sumber : AH




Upaya Meningkatkan PAD, Pemkab Kuansing Gagas Strategi Untuk Datangkan Investor

Teluk Kuantan – Upaya Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mulai menunjukkan hasil.

Strategi mendatangkan investor yang digagas Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, MM bersama Wakil Bupati H. Muklisin, mulai mendapat respons positif dari pihak swasta.

Sejumlah investor dilaporkan tertarik untuk mengelola beberapa aset milik daerah, di antaranya Hotel Kuansing, Wisma Jalur, serta Rumah Susun (Rusun) di Teluk Kuantan.

Ketertarikan tersebut disampaikan Kepala Bagian Umum Setda Kuansing, Deswan Antoni, bersama Kabag Ekonomi, Dr. Trian Zulhadi, di sela-sela peninjauan lokasi pada Kamis (2/4/2026) petang.

“Alhamdulillah, ada investor yang menunjukkan minat untuk mengelola aset-aset daerah kita, termasuk Hotel Kuansing yang selama ini terbengkalai,” ujar Deswan Antoni saat mendampingi calon investor.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset yang selama ini belum memberikan kontribusi maksimal terhadap PAD.

Dengan menggandeng investor, diharapkan aset-aset tersebut dapat dikelola secara profesional dan produktif.

Hal senada juga disampaikan Kabag Ekonomi Setda Kuansing, Dr. Trian Zulhadi. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kerja sama investasi, selama memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.

“Ini peluang besar untuk meningkatkan PAD sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kita berharap proses ini dapat segera terealisasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Sementara itu, Hotel Kuansing yang sebelumnya terbengkalai menjadi salah satu fokus utama dalam penjajakan kerja sama tersebut.

Dengan pengelolaan yang baik, hotel ini diharapkan dapat kembali beroperasi dan menjadi salah satu sumber pendapatan baru bagi daerah.

Langkah strategis yang diambil Bupati dan Wakil Bupati Kuansing ini dinilai sebagai terobosan dalam mengatasi keterbatasan fiskal daerah, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

Pemkab Kuansing pun berkomitmen untuk terus membuka peluang investasi serta memastikan setiap kerja sama dilakukan secara transparan dan sesuai regulasi, demi mendorong kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.***




Wujudkan Pemerintahan Yang Baik dan Bersih, Pemkab Kuansing Serahkan LKPD 2026 ke BPK RI Perwakilan Riau

Pekanbaru – Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Kuantan Singingi kepada BPK RI Perwakilan Riau di Pekanbaru, Selasa (31/3/2026).

Penyerahan LKPD ini merupakan bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan setiap tahunnya. Dokumen tersebut selanjutnya akan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI guna menilai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.

Bupati Suhardiman Amby menegaskan, penyampaian LKPD tepat waktu merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Ia juga berharap hasil pemeriksaan BPK RI dapat kembali memberikan opini terbaik bagi daerah.

“LKPD ini menjadi bentuk pertanggungjawaban kita kepada masyarakat atas penggunaan anggaran daerah. Kita berharap hasil audit BPK RI dapat memberikan penilaian yang baik, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kinerja ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Riau, Binsar Kariyanto, mengapresiasi komitmen Pemkab Kuansing yang telah menyampaikan LKPD tepat waktu. Menurutnya, ketepatan waktu penyerahan laporan menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung proses audit yang berkualitas.

“Penyerahan LKPD tepat waktu menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Kami akan melaksanakan pemeriksaan secara profesional sesuai dengan standar yang berlaku, sehingga hasilnya dapat menjadi rekomendasi perbaikan bagi pemerintah daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, hasil audit BPK tidak hanya berupa opini, tetapi juga memuat catatan serta rekomendasi yang wajib ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di masa mendatang.
Sebagai informasi, LKPD merupakan laporan yang menyajikan informasi keuangan pemerintah daerah dalam satu tahun anggaran. Laporan ini terdiri dari beberapa komponen utama, seperti Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Neraca, Laporan Arus Kas, serta Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK).

LKPD menjadi indikator penting dalam menilai kinerja keuangan daerah. Hasil audit BPK terhadap LKPD akan menghasilkan opini, antara lain Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Tidak Wajar, maupun Tidak Memberikan Pendapat (Disclaimer). Kualitas LKPD tersebut sangat menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suhardiman Amby turut didampingi Sekretaris Daerah Zulkarnaen, ST, MSi, Kepala BPKAD Japrinaldi, AP, MSi, Kepala Bapenda H. Masrul Hakim, Kepala BKPP Drs. Muradi, Kabag Umum Deswan Antoni, Kabag Ortal, serta Sekretaris Kominfo Hevi H. Antoni.***




Nobar Timnas Jadi Ajang Halal Bihalal, Polres Kuansing Perkuat Sinergi Antar Instansi

KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi (Kuansing) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Timnas Indonesia yang dirangkai dengan halal bihalal bersama sejumlah instansi penegak hukum dan mitra kerja, Senin malam (30/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut dilaksanakan di Sun Cafe & Pool Teluk Kuantan, dan dihadiri oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kuansing M. Harun Sunadi, Kepala Pengadilan Negeri Teluk Kuantan Subiar Teguh Wijaya, Kepala BNNK Kuansing AKBP Usril, serta Kalapas Kelas IIB Teluk Kuantan Arip Herdian.

Turut hadir Wakapolres Kuansing Kompol Nardy Masry, S.H., para pejabat utama Polres Kuansing, perwakilan Pemerintah Daerah, serta insan pers dari berbagai media.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan silaturahmi pasca Idul Fitri antar instansi di Kabupaten Kuantan Singingi.

“Kegiatan nobar ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kebersamaan antar lembaga penegak hukum dan mitra kerja,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan bahwa sinergitas yang baik antar instansi sangat diperlukan dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dengan hubungan yang solid, kita dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Kuantan Singingi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Selain menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia, para peserta juga memanfaatkan momen tersebut untuk mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang lebih baik antar lembaga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi dan soliditas antar instansi di Kuantan Singingi semakin meningkat demi terciptanya stabilitas keamanan dan pelayanan publik yang maksimal.***




Musrenbang RKPD 2026, Bupati Dr.H.Suhardiman Amby, MM, Tegaskan ASN Untuk Produktif dan Inovatif

Teluk Kuantan – Untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang mandiri dan tidak bergantung pada dana pusat, dibutuhkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang produktif dan inovatif. Hal tersebut ditegaskan Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, saat membuka Musrenbang RKPD, Senin (30/3/2026).

Menurut Bupati, selain peran ASN, pembangunan daerah juga memerlukan semangat kebersamaan melalui kerja sama dan gotong royong seluruh elemen masyarakat.

“Sudah kita hitung, jika produksi kelapa sawit di Kuansing dapat menyumbang Rp20 per kilogram saja, maka diperkirakan bisa terkumpul sekitar Rp240 miliar per tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan, potensi tersebut harus didukung dengan kekompakan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), agar ribuan usulan pembangunan yang masuk dapat direalisasikan secara bertahap.

“Dengan kekompakan Forkopimda, sekitar 3.000 usulan pembangunan setiap tahunnya bisa kita eksekusi secara bertahap,” tegasnya.

Untuk itu, Bupati meminta Sekretaris Daerah (Sekda) bersama Kepala Badan Kesbangpol agar terus menjalin komunikasi yang intensif dengan Forkopimda, serta mencari regulasi yang tepat tanpa melanggar ketentuan hukum.

“Saya minta Sekda dan Kadis Kesbangpol membangun komunikasi yang baik dengan Forkopimda, serta mencari regulasi yang tepat dan tidak melanggar hukum. Dengan begitu, Kuansing bisa berdiri sejajar dengan daerah lain yang lebih dahulu maju,” tutupnya.




Sat Samapta Polres Kuansing Melaksanakan kegiatan Patroli Objek Vital dan Wisata, Jaga Situasi Tetap Kondusif

KUANTANSINGINGI,– Satuan Samapta Polres Kuantan Singingi kembali melaksanakan kegiatan patroli di sejumlah objek vital dan objek wisata guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB ini dilakukan menggunakan kendaraan roda empat (R4) dengan menyasar lokasi strategis seperti Taman Jalur dan SPBU di wilayah hukum Polres Kuansing.

Patroli tersebut melibatkan sejumlah personel, yakni Aiptu Lucky Febri, Aiptu Arry Elyon Andra, Brigadir Feby Rizki, dan Bripda Ary Febri Pratama. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta AKP Repriadi, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan, khususnya di lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat.

“Patroli ini kita intensifkan di objek vital dan tempat wisata sebagai upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” ujar AKP Repriadi.

Dari hasil kegiatan tersebut, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Masyarakat yang berada di area objek wisata maupun pengguna fasilitas umum merasa lebih tenang dengan kehadiran polisi.

Selain menjaga keamanan, patroli ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.***

Sumber : Humas Polres Kuansing




Mewakili Bupati, Sekda Zulkarnaen, ST, Msi,. Merasakan Meriahnya Rayo Onam Kuantan Hilir Baserah

KUANTAN HILIR BASERAH – Tradisi Rayo Onam di Kecamatan Kuantan Hilir, tepatnya di Baserah, berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, Sabtu (28/3/2026).

Masyarakat tumpah ruah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan budaya yang telah menjadi tradisi turun-temurun tersebut. Rayo Onam tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar warga usai perayaan Idulfitri.

Beragam kegiatan digelar, mulai dari pertunjukan seni tradisional, permainan rakyat, hingga kuliner khas daerah yang menarik antusiasme pengunjung dari berbagai desa sekitar.

Sekda Kuansing, Zulkarnaen, ST, MSi yang hadir mewakili Bupati, Dr H Suhardiman Amby menyebutkan, perhelatan Rayo Onam di Koto Tuo Baserah, sangat unik dan penuh makna budaya, ujarnya.

Zulkarnaen, yang juga mantan Kadis PUPR Kuansing itu, menyebutkan, pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi sangat merespon berbagai khasanah budaya Kuantan Singingi, yang sangat kaya filosofis sejarah , ujarnya di dampingi Kadis Kominfo Kuansing, H Doni Aprialdi, SH MH dan sejumlah Kepala OPD serta Asisten Setda itu.

Tokoh masyarakat setempat didampingi Camat Kuantan Hilir, H Zamri, SPd menyebutkan, Rayo Onam merupakan warisan budaya yang harus terus dilestarikan karena menjadi identitas masyarakat Kuantan Hilir Baserah, paparnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata lokal serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, Rayo Onam tahun ini kembali menjadi momen penting yang memperkuat persatuan dan melestarikan budaya di tengah masyarakat, tambah H Doni Aprialdi, yang juga putra Baserah Kuantan Hilir itu.***




Groundbreaking TNI Kodam 1/Bukit Barisan, Wabup H.Muklisin : TNI Benar-Benar Hadir Untuk Rakyat

SUKARAJA – Pembangunan Jembatan Garuda di Dusun III Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat resmi dimulai melalui kegiatan groundbreaking yang dilaksanakan oleh TNI dari Kodam I/Bukit Barisan, Jumat (27/3/2026).

Jembatan gantung tersebut akan menghubungkan Desa Sukaraja dengan wilayah Hulu Teso, sekaligus menjadi akses alternatif bagi masyarakat apabila jalan utama menuju Hulu Teso terdampak banjir.
Kepala Desa Sukaraja, Jajang, mengatakan jembatan ini sangat dibutuhkan warga karena selama ini akses menuju Hulu Teso kerap terputus saat musim hujan.

“Jembatan ini nantinya menjadi jalan alternatif bagi masyarakat. Namun, hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki,” ujar Jajang.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak TNI serta Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi yang telah mengupayakan pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kehadiran jembatan ini akan sangat membantu aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

“Terima kasih kepada TNI dan Pemkab Kuansing yang telah memperhatikan kebutuhan masyarakat kami. Ini sangat berarti bagi warga Desa Sukaraja,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, yang mengikuti kegiatan groundbreaking melalui zoom meeting, menyampaikan apresiasi atas sinergitas TNI/Polri bersama Forkopimda dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Terkait pembangunan jembatan ini, kita melihat TNI benar-benar hadir untuk rakyat. Ini bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di daerah,” ujar Wabup.

Saya, bersama Pak Bupati, H Suhardiman Amby dan Pemkab Kuansing, serta Forkopimda Kuansing mengaparesi upaya upaya percepatan pembangunan yang di lakukan TNI/ Polri serta Forkopimda lainnya, ujar Wabup H Muklisin.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Muklisin didampingi oleh Dandim 0302/Inhu–Kuansing, Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, serta Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, M. Harun Sunadi, SE, SH, MH.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Desa Sukaraja dan sekitarnya.***