Demi Kelancaran Pelaksanaan MTQ Ke-44, Bupati Kuansing Sampaikan Harapannya Kepada Sekda Provinsi Riau

Pekanbaru — Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, melakukan pertemuan dengan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. H. Syahrial Abdi, AP., M.Si., Selasa (12/5/2026) di Pekanbaru.

Pertemuan tersebut membahas koordinasi dan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau yang akan digelar di Kabupaten Kuantan Singingi pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026 mendatang.

Sekdaprov Riau, Dr. H. Syahrial Abdi, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau siap memberikan dukungan penuh demi suksesnya pelaksanaan MTQ di Kuansing.

“Pemprov Riau siap mendukung penuh pelaksanaan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kuantan Singingi. Segala hal yang diperlukan untuk kelancaran kegiatan akan kita bantu dan dukung secara optimal,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Riau akan memperhatikan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan provinsi agar dapat difungsikan dengan baik menjelang pelaksanaan MTQ.

“Termasuk terkait kondisi jalan provinsi sebagaimana yang disampaikan Pak Bupati Kuansing, akan kita tangani agar fungsional menjelang pelaksanaan MTQ nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, menyampaikan harapannya agar Pemprov Riau terus memberikan dukungan maksimal demi kelancaran pelaksanaan MTQ mendatang.

Bupati juga mengapresiasi respons cepat dan perhatian yang telah diberikan Pemerintah Provinsi Riau, khususnya terkait perbaikan dan fungsionalisasi jalan provinsi, termasuk jalur Rengat menuju Kuantan Singingi.

“Perbaikan jalan ini tentu sangat membantu kelancaran mobilitas masyarakat dan kedatangan kafilah dari Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, bahkan kemungkinan dari Kabupaten Pelalawan menuju Kuansing,” ujar Suhardiman.

Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana santai, hangat, dan penuh keakraban.***




Penuh Haru Dan Khidmat, Bupati Dr.H.Suhardiman Amby, MM,. Berziarah Ke Makam Pahlawan Kemerdekaan

Teluk Kuantan — Momen haru mewarnai agenda Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, pada Senin (11/5/2026) siang.

Usai melaksanakan sejumlah kegiatan di Teluk Kuantan dan Pekanbaru, Bupati Suhardiman didampingi Gusman Putra Yuda, S.Sos., yang merupakan sepupu kandungnya, menyempatkan diri berziarah ke makam pejuang kemerdekaan yang juga kakek kandungnya, almarhum Datuk Bandaro Kuning, di Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma, Pekanbaru.

Nama Datuk Bandaro Kuning tercatat pada Blok G Nomor 375 di daftar makam pahlawan tersebut.
Dengan penuh haru dan khidmat, H. Suhardiman menaburkan bunga serta memanjatkan doa di atas pusara sang kakek sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa perjuangannya dalam mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Datuk Bandaro Kuning dikenal sebagai salah seorang pejuang Angkatan 45 asal Kuantan Singingi yang turut berjuang pada masa Revolusi Kemerdekaan. Sosoknya dikenang masyarakat sebagai tokoh pejuang dari wilayah Kuantan yang memiliki semangat patriotisme tinggi dalam memperjuangkan bangsa dan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suhardiman mengaku bangga sekaligus terharu dapat kembali berziarah ke makam kakeknya yang telah berjasa bagi negeri dan bangsa. Datuk Bandaro Kuning tercatat wafat pada tahun 1949 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma, Pekanbaru.

“Sebagai cucu kandung seorang pejuang Angkatan 45, saya tentu merasa bangga dan terus berdoa agar almarhum Datuk Bandaro Kuning mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semangat perjuangan beliau menjadi motivasi bagi kami generasi penerus untuk terus mengabdi kepada masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujar Suhardiman.

Ia juga berharap nilai-nilai perjuangan para pahlawan terus diwariskan kepada generasi muda, khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi.

“Jangan pernah melupakan sejarah dan jasa para pejuang. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari pengorbanan luar biasa para pendahulu kita,” tambahnya.

Dalam ziarah tersebut, H. Suhardiman turut didampingi Kabag Umum Setda Kuansing Deswan Antoni, Kabag Protokoler Zainal Abidin, serta Sekretaris Dinas Kominfo Kuansing Hevi H. Antoni, M.Si.***




Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba, Kombes Pol. Syahrial M.Said, SIK, SH, MH,. “Upaya Pemberantasan Narkoba Harus Dimulai Dari Lingkungan Terdekat”

JAKE — Direktur Samapta Polda Riau, Kombes Pol. Syahrial M. Said, SIK, SH, MH meresmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (11/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Kombes Syahrial yang didampingi Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, menegaskan bahwa pencanangan Desa Jake sebagai Kampung Tangguh Anti Narkoba merupakan bentuk komitmen dan perhatian kepolisian untuk menghentikan peredaran narkoba mulai dari tingkat desa.

“Upaya pemberantasan narkoba harus dimulai dari lingkungan terdekat. Desa menjadi garda terdepan untuk mencegah masuk dan berkembangnya penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.

Menurutnya, perang terhadap peredaran narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Karena itu, mari bersama-sama memerangi bahaya narkoba demi melindungi generasi muda dan menjaga ketahanan sosial masyarakat,” ujarnya.

Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Mujelan Arwan, menyampaikan bahwa penetapan Desa Jake sebagai Kampung Tangguh Anti Narkoba merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberantas narkoba hingga ke tingkat desa.

“Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi mendukung penuh langkah pencegahan dan pemberantasan narkoba. Gerakan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman narkotika,” kata Mujelan.

Sebelumnya, Bupati Suhardiman Amby juga telah menegaskan komitmennya untuk menyatakan perang terhadap narkoba melalui Apel Kesiapan Satuan Tugas Anti Narkoba yang digelar di Lapangan Upacara Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Peresmian Kampung Tangguh Anti Narkoba di Desa Jake tersebut turut dihadiri ratusan masyarakat, Dubalang Kuantan, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kasat Pol PP Rio Kasyter Wandra, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, serta para pejabat utama Polres Kuantan Singingi dan Kepala Desa Jake.***




Apel Kesiapan SATGAS Anti Narkoba, Bupati Kuansing Menegaskan Komitmen Perang Terhadap Penyalahgunaan Narkoba

Teluk Kuantan — Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, bersama Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, menegaskan komitmen perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kabupaten Kuantan Singingi.

Penegasan itu disampaikan pada Pengukuhan Satgas Anti Narkoba Kuansing, Senin (11/5/2026), di Lapangan Apel Kantor Bupati Kuansing. Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan Deklarasi Kuansing Tangguh Bersih dari Narkoba yang diikuti unsur Forkopimda Kuansing.

Bupati Suhardiman Amby menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi siap menyiapkan regulasi dan memperkuat kerja sama dengan Polres Kuansing agar gerakan pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan hasil nyata di tengah masyarakat.

“Perang terhadap narkoba harus dilakukan secara serius, terukur, dan melibatkan seluruh elemen. Pemerintah daerah siap mendukung melalui regulasi dan langkah konkret bersama aparat penegak hukum,” tegas Bupati.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Samapta Polda Riau Kombes Pol. Syahrial M. Said, SIK, SH, MH, Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal, SE, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, serta Dandim 0302/Inhu-Kuansing.

Direktur Samapta Polda Riau Kombes Pol. Syahrial M. Said, didampingi Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, menyampaikan apresiasi atas komitmen yang ditegaskan Bupati Kuansing dalam upaya pemberantasan narkoba.

Menurutnya, persoalan narkoba bukan semata menjadi tugas kepolisian, melainkan membutuhkan sinergi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Narkoba bukan hanya tanggung jawab polisi. Ini membutuhkan sinergitas semua pihak.

Komitmen bersama yang dibangun hari ini menjadi tonggak penting agar narkoba benar-benar dapat diberantas dari bumi Kuantan Singingi,” ujar Kombes Syahrial.***




Bupati Kuansing Berikan Perhatian Khusus Terhadap Pelaksanaan WFH Bagi ASN

Teluk Kuantan — Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Bupati menegaskan, pegawai yang melaksanakan WFH tetap diminta menjalankan tugas di kecamatan terdekat. Selain itu, para camat diinstruksikan untuk melakukan pengawasan sekaligus melibatkan pegawai dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti gotong royong dan aktivitas pelayanan publik lainnya.

Dihubungi Jumat (8/5/2026), Bupati Suhardiman Amby menjelaskan, hampir seluruh kecamatan telah melaporkan kegiatan yang dilaksanakan untuk mengisi program WFH tersebut.

“Meski belum seluruhnya, rata-rata camat sudah melaksanakan program yang saya minta,” ujar Bupati.

Menurutnya, kebijakan WFH tidak dimaknai sebagai bekerja dari rumah tanpa aktivitas lapangan.

Sebaliknya, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kedisiplinan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong keterlibatan aparatur dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di wilayah masing-masing.

Berdasarkan laporan yang diterima, sejumlah kecamatan yang telah melaksanakan kegiatan sempena WFH di antaranya Kecamatan Kuantan Tengah, Logas Tanah Darat, Benai, Pangean, Sentajo Raya, Kuantan Mudik, Gunung Toar, Kuantan Hilir, Inuman, Singingi, Singingi Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Cerenti, dan Hulu Kuantan.

Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan median jalan, fasilitas umum, serta sejumlah titik strategis di masing-masing kecamatan.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap pelaksanaan WFH tetap produktif, terukur, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.***




Dorong Produk UMKM Go International, Wabup Rohil Jhony Charles Sambut Investor dan Buka Gerbang Ekspor ke Malaysia

Rohil – Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil), Jhony Charles, secara resmi menerima kunjungan investor asal Malaysia, Madam Ainun, di ruang kerjanya, Lantai 4 Kantor Bupati, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan strategis ini menjadi angin segar bagi ekonomi daerah, karena diproyeksikan membuka pintu ekspor produk-produk unggulan Rohil ke pasar internasional. Turut mendampingi Wabup dalam pertemuan tersebut sejumlah pejabat tinggi daerah, di antaranya Kadis Perikanan M. Amin, Kadisperindagsar M. Fauzi, Sekretaris Diskop UMKM Samsuri, serta Sekretaris DPMPTSP Mardhiah.

Fokus utama kerja sama ini mencakup tiga sektor vital yakni produk UMKM, hasil pertanian, dan sektor perikanan. Sebagai langkah konkret, satu koperasi di Rokan Hilir telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama perdagangan tersebut.

Wabup Jhony Charles menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berkomitmen penuh memfasilitasi para pelaku usaha agar bisa menembus pasar negeri seberang. Ia menunjuk Dinas Koperasi dan UMKM sebagai instansi penggerak (leading sector).

“Insya Allah, ini adalah gerbang pembuka ekspor dari Rokan Hilir ke Malaysia. Saya minta Dinas UMKM menjadi leading sector untuk mengawal ini. Saya mengajak seluruh pelaku UMKM di Rohil, mari bersama-sama kita pasarkan produk kita. Peluang sudah ada di depan mata,” ujar Jhony Charles dalam arahannya.

Dalam kesempatan yang sama, Kadisperindagsar Rohil, M. Fauzi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada investor yang telah menunjukkan komitmen nyata bagi masyarakat Rohil. “Kehadiran investor ini diharapkan tidak hanya menggerakkan ekonomi, tapi juga memperluas akses pasar dan meningkatkan kualitas produk lokal agar lebih berdaya saing. Kami siap membangun sinergi agar investasi ini memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tutur M. Fauzi.

Ia juga berpesan kepada para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM untuk terus memperbaiki kualitas, inovasi, serta legalitas usaha mereka agar mampu menjadi mitra strategis yang handal bagi para investor.Dengan adanya kolaborasi ini, Rokan Hilir optimis dapat bertransformasi dari sekadar produsen menjadi eksportir unggulan di wilayah pesisir Sumatera.




Jelang MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Bupati Dr.H.Suhardiman Amby, MM, Minta Jalan Provinsi dari Inhu dan Inhil Diperbaiki

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi meminta Pemerintah Provinsi Riau segera memperbaiki ruas jalan provinsi dari Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Indragiri Hilir (Inhil) menuju Kuantan Singingi guna menunjang kelancaran mobilitas kafilah pada pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau ke-44.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati saat Launching Logo dan Tema MTQ Provinsi Riau ke-44 di Kuansing yang akan digelar pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026 mendatang, Kamis (7/5/2026).

“Jalan provinsi dari Inhu dan Inhil perlu segera diperbaiki untuk menunjang kelancaran perjalanan kafilah dan tamu yang datang ke Kuansing,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Kuansing terus melakukan berbagai persiapan demi menyukseskan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau tersebut.

Mulai dari kesiapan arena, penataan lokasi, hingga dukungan infrastruktur terus dipacu agar pelaksanaan MTQ berjalan lancar dan sukses.
Selain menjadi ajang syiar Islam, Bupati berharap MTQ Riau ke-44 juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan persaudaraan antar daerah di Provinsi Riau.

“Jadikan momentum MTQ ini untuk merajut silaturahmi dan memperkuat persaudaraan,” katanya.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto yang diwakili Asisten I Setdaprov Riau, H Zulkifli Syukur, menegaskan Pemerintah Provinsi Riau mendukung penuh pelaksanaan MTQ ke-44 di Kabupaten Kuantan Singingi.

Ia berharap seluruh persiapan yang dilakukan Pemkab Kuansing dapat berjalan maksimal sehingga MTQ Riau tahun ini berlangsung sukses, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi.

Acara di hadiri Perwakilan Kabupaten / Kota Se Riau, Kakan Kemenag Se Riau, Kepala OPD Se Kuansing serta sejumlah undangan lainnya.***




Wujud Kepedulian Terhadap Kerja Keras Dan Prestasi Para Atlit, Pemkab Kuansing Kucurkan Uang Pembinaan Rp.2,3 Miliar

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby menyerahkan secara simbolis uang pembinaan senilai Rp2,3 miliar kepada atlet berprestasi di Kuansing, Rabu (06/05/2026) petang, di Lapangan Limuno Teluk Kuantan.

Didampingi Ketua KONI Kuansing, Andi Cahyadi, dan Wakil Ketua, Mike Aprianto, Bupati Suhardiman menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Kuansing terhadap kerja keras dan prestasi para atlet yang telah mengharumkan nama daerah.

“Ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian Pemkab Kuansing kepada para atlet yang telah dan akan terus menorehkan prestasi untuk membanggakan daerah,” ujar Bupati.

Menurutnya, meski kondisi keuangan daerah saat ini masih menghadapi berbagai keterbatasan, Pemkab Kuansing bersama KONI tetap berkomitmen memberikan perhatian dan dukungan kepada insan olahraga di daerah.

“Walaupun nilainya belum maksimal di tengah kondisi keuangan daerah yang sulit, namun Pemkab melalui KONI tetap memberikan perhatian ekstra kepada para atlet Kuansing,” tambahnya.

Bupati juga berpesan agar para atlet terus meningkatkan prestasi dan menjaga semangat juang demi membawa nama Kuansing semakin dikenal di tingkat yang lebih tinggi.

“Teruslah berprestasi dan besarkan nama daerah,” pesan Suhardiman.

Sementara itu, Ketua KONI Kuansing, Andi Cahyadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen serta dukungan yang diberikan Bupati Kuansing kepada dunia olahraga.

“Mewakili para atlet dan seluruh cabang olahraga, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan support dari Pak Bupati beserta jajaran.

Dukungan ini tentu menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berprestasi,” ujar Andi Cahyadi yang akrab disapa Aheng.***




Wujud Kepedulian Sosial, Polsek Benai Beserta Jajaran Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Rumah Warga Desa Pulau Ingu

BENAI – Wujud kepedulian sosial, Kapolsek Benai, IPDA M.Ali Sodiq, S.Psi,. bersama jajaran Polsek Benai turun langsung mendatangi lokasi kebakaran rumah warga Desa Pulau Ingu, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, pada hari Rabu (06/05/2026) petang.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan serta melakukan pemantauan langsung terhadap kejadian kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah milik Siti Patimah (80′) .

Berdasarkan informasi di lokasi, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Pada hari Rabu tanggal 06 Mei 2026 sekira pukul 08.30 WIB terjadi pemadaman arus listrik di Desa Pulau Ingu Kecamatan Benai.

Sehubungan dengan perihal tersebut sekira pukul 16.50 WIB korban menghidupkan lampu teplok karena keadaan di dalam rumah mulai gelap, sekira pukul 17.00 WIB korban kemudian menambah minyak lampu teplok tersebut yang mana lampu teplok tersebut dalam keadaan menyala sehingga pada saat pengisian minyak tersebut api langsung menyambar minyak sehingga api menjadi besar dan membakar tikar yang berada di sekitar kejadian.

“Yaa, Api langsung menjalar ke berbagai penjuru rumah dikarenakan rumah korban terbuat dari papan sehingga api dengan mudahnya menjalar dan membakar peralatan lainnya yang terdapat didalam rumah”, Ucap Ana warga setempat.

Perihal tersebut dapat diketahui oleh warga ketika api telah membesar, sehingga warga berusaha untuk memadamkan api tersebut dengan alat swadaya namun tidak berhasil.

Sekira pukul 18.00 WIB datang mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api tersebut namun pada saat itu yang tersisa hanyalah sisa – sisa puing yang masih menyala. Dengan adanya kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp. 150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah).

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Benai, IPDA M.Ali Sodiq, S.psi,. menyampaikan rasa kepeduliannya terhadap musibah yang telah menimpa rumah dari warga setempat.

“Secara pribadi dan atas nama Polri, Kami turut prihatin atas musibah yang telah menimpa rumah dari Ibu Siti Patimah ini, semoga Ibu dan keluarga diberi ketabahan”, pungkasnya. (GTTS)




Kepala Cabang BPJS Rengat Apresiasi Komitmen Bupati Kuansing Dalam Memberikan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Teluk Kuantan – Kepala Cabang BPJS Rengat, Mohammad Kurniawan, mengapresiasi komitmen Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

Menurut Kurniawan, langkah cepat Pemkab Kuansing merealisasikan program tersebut di awal tahun menunjukkan perhatian serius terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, ujarnya.

“ Pak Bupati sangat konsen dan peduli terhadap pekerja rentan di Kuansing ” , ujarnya.

Kami sangat mengapresiasi, karena di awal tahun saja program ini sudah dapat direalisasikan dengan baik,” ujar Kurniawan saat penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (4/5/2026) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan dengan total nilai mencapai Rp2,7 miliar.

Bantuan itu merupakan bentuk nyata perlindungan negara kepada masyarakat, khususnya bagi 8.680 pekerja rentan di Kuansing yang telah terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, menegaskan bahwa perlindungan terhadap pekerja rentan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Menurutnya, pemerintah ingin memastikan para pekerja yang berada pada sektor rentan tetap memperoleh jaminan perlindungan yang layak.

“Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Negara tidak hanya hadir saat masyarakat senang, tapi ketika duka, pemerintah juga datang lebih awal di tengah masyarakat.

Kita ingin memastikan para pekerja rentan di Kuansing mendapatkan perlindungan yang layak. Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan yang terbaik demi kesejahteraan masyarakat,” kata Suhardiman.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang didukung melalui skema DBH Sawit ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kuansing untuk memperluas cakupan perlindungan sosial.

Pemerintah daerah berharap, keberadaan program tersebut dapat memberikan rasa aman bagi pekerja serta ketenangan bagi keluarga apabila terjadi risiko kerja maupun musibah yang tidak diinginkan, tutupnya.***