Tanpa Pengawalan, PLT Bupati Kuansing Blusukan ke Tengah Warga dan Pedagang Saat Pacu Jalur

TELUK KUANTAN — Ada pemandangan berbeda di tengah ramainya suasana Pacu Jalur di Teluk Kuantan, Jumat (21/8/2026) malam. PLT Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, memilih turun langsung ke tengah masyarakat tanpa pengawalan dan tanpa protokoler.

Bukan berada di panggung kehormatan atau di balik agenda resmi pemerintahan, H. Muklisin justru berjalan mengelilingi kawasan pasar. Ia berdialog langsung dengan warga, menyapa para pedagang, melihat aktivitas masyarakat yang sedang menikmati Pacu Jalur, sekaligus menyambangi sejumlah stand bazar yang berada di kawasan tersebut.

Menariknya, suasana begitu cair. Sejumlah masyarakat bahkan tidak menyadari bahwa sosok yang mereka temui dan ajak berbincang itu merupakan PLT Bupati Kuansing.

Rani, salah seorang warga Teluk Kuantan, mengaku terkejut sekaligus terharu melihat H. Muklisin datang tanpa pengawalan.

“Biasanya kalau bupati itu kita lihat ada pengawalan, ada protokolnya. Tapi tadi bapak hanya sendiri, jalan-jalan melihat masyarakat. Saya sampai tidak menyangka kalau beliau itu PLT Bupati,” ujar Rani.

Menurut Rani, sikap tersebut menunjukkan bahwa seorang pemimpin bisa hadir sangat dekat dengan masyarakat tanpa jarak.

“Saya bangga dan terharu. Ternyata beliau sangat merakyat. Bahkan karena begitu santainya, saya sampai tidak sadar kalau beliau seorang PLT Bupati,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Reza, salah seorang pedagang buah yang ditemui H. Muklisin. Ia mengapresiasi kehadiran langsung kepala daerah di tengah aktivitas masyarakat dan pedagang.

Menurutnya, kunjungan seperti itu memberikan kesan berbeda karena pemimpin dapat melihat langsung bagaimana kondisi pedagang dan masyarakat di lapangan, bukan hanya melalui laporan.

Sementara itu, H. Muklisin mengatakan, turun langsung ke tengah masyarakat merupakan bagian penting untuk melihat kondisi yang sebenarnya.

“Dari kunjungan ini kita bisa menarik kesimpulan, langkah apa yang perlu diperbaiki dan menjadi catatan untuk perbaikan ke depan. Jadi tidak hanya menerima laporan dari pejabat dan OPD yang ada,” ujar H. Muklisin.

Blusukan sederhana itu pun menjadi momen tersendiri. Di tengah hiruk-pikuk Pacu Jalur, seorang kepala daerah memilih melepas sekat protokoler, berjalan kaki, melihat pasar, menyapa pedagang dan mendengar langsung suara masyarakat.***




Pacu Jalur Kuansing Resmi Dibuka, SF Hariyanto: Budaya Harus Dijaga, Ekonomi Harus Berseri

Berandariaunews.com, TELUK KUANTAN — Festival Pacu Jalur 2026 resmi dibuka. PLT Gubernur Riau SF Hariyanto membuka langsung Festival Pacu Karisma Event Nusantara di Astaka Tepian Narosa Teluk Kuantan, Rabu (19/8/2026) pagi.

Pembukaan berlangsung meriah. Ribuan masyarakat memadati kawasan Astaka Tepian Narosa untuk menyaksikan dimulainya salah satu pesta budaya terbesar di Riau tersebut.

Mengusung tema “Budaya Lestari, Ekonomi Berseri”, Festival Pacu Jalur tidak hanya menjadi ajang perlombaan tradisional, tetapi juga momentum memperkuat identitas budaya sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

SF Hariyanto mengapresiasi PLT Bupati Kuansing H. Muklisin bersama panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan pacu jalur.

Menurutnya, Kuansing memiliki potensi budaya yang luar biasa. Karena itu, tradisi pacu jalur harus terus dijaga, dikembangkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Saya memberikan apresiasi kepada Bupati, panitia dan seluruh masyarakat Kuansing yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan ini. Kita melihat potensi Kuansing yang luar biasa, terutama dari sisi budaya. Lingkungan budaya seperti ini harus kita jaga bersama,” ujar SF Hariyanto.

SF Hariyanto juga menilai keberhasilan pacu jalur tidak hanya diukur dari kemeriahan perlombaan, tetapi dari semakin dikenalnya budaya Kuansing hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

Ia mendorong agar pacu jalur terus dikemas secara profesional tanpa kehilangan nilai-nilai tradisional yang menjadi ruh dari budaya masyarakat Kuansing.

“Pacu jalur ini sudah menunjukkan keberhasilannya. Bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kuansing dan Riau, tetapi sudah mampu menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Ini harus kita rawat, kita promosikan dan kita dorong agar semakin mendunia,” tegasnya.

­

Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata RI, Titik Lestari, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Kuansing dalam mempertahankan tradisi pacu jalur.

Ia menilai pacu jalur memiliki kekuatan besar sebagai daya tarik pariwisata karena memadukan olahraga tradisional, budaya, kreativitas masyarakat dan potensi ekonomi lokal.

“Pacu jalur merupakan kekayaan budaya yang memiliki daya tarik luar biasa. Ini bukan sekadar perlombaan, tetapi sebuah pengalaman budaya yang hidup di tengah masyarakat. Kami berharap event ini terus dikembangkan sehingga memberikan dampak yang semakin besar bagi pariwisata dan ekonomi masyarakat,” ujar Titik Lestari.

Pembukaan Festival Pacu Karisma Event Nusantara tersebut turut dihadiri Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han., Kapolda Riau yang diwakili Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., anggota DPR RI, DPRD RI, tokoh masyarakat, tokoh adat serta jajaran pemerintah daerah.***




Resepsi Kenegaraan HUT RI, Muklisin Gaungkan Kolaborasi untuk Kuansing Makin Hebat

Berandariaunews.com, Teluk Kuantan – Semangat kemerdekaan harus menjadi energi bersama untuk membawa Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) semakin maju. Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Kuansing H. Muklisin mengajak seluruh elemen daerah memperkuat persatuan, membangun kolaborasi, dan bekerja bersama demi kemajuan Kuansing.

Pesan tersebut disampaikan H. Muklisin saat menghadiri Malam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Senin (17/8/2026) malam.

Menurut Muklisin, kemajuan daerah tidak bisa diwujudkan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.

“Mari kita terus memperkuat persatuan, membangun kolaborasi dan bekerja bersama. Dengan kebersamaan, insyaallah Kuansing akan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujar Muklisin.

Ia menegaskan, momentum HUT ke-81 RI hendaknya tidak sekadar menjadi seremoni, namun menjadi pengingat bahwa pembangunan membutuhkan semangat gotong royong, persatuan, serta kontribusi seluruh elemen masyarakat.

“Kemerdekaan ini adalah hasil perjuangan bersama. Karena itu, mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga kebersamaan dan memberikan yang terbaik untuk Kuantan Singingi,” tegasnya.

Resepsi kenegaraan tersebut turut dihadiri Waka I DPRD Kuansing Satria Mandala Putra, S.Si, Asisten II Drs. Napisman, sejumlah Kepala OPD, Dandim Letkol Arh. Bangun Bara Kurniawan Prabowo, S.E., M.I.P, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Teluk Kuantan Ferdi, S.H., M.H, unsur Forkopimda lainnya, serta tokoh masyarakat Aherson, S.Sos., M.Si.

Malam resepsi berlangsung dalam suasana penuh keakraban, sekaligus menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Kuansing.***




Semangat Nasionalisme ! PLT Bupati Kuansing Jadi Inspektur Upacara HUT RI ke-81 di Lapangan Limuno

Teluk Kuantan – Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) H. Muklisin bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Limuno Teluk Kuantan, Senin (17/8/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Ratusan peserta dan tamu undangan turut memadati Lapangan Limuno untuk mengikuti momentum sakral peringatan kemerdekaan Indonesia tersebut.

Turut hadir Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal, Wakil Ketua I DPRD Satria Mandala Putra, S.Si, Wakil Ketua II DPRD Romi Alfisah Putra, SE, seluruh unsur Forkopimda, seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing, serta ratusan tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, PLT Bupati H. Muklisin menegaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk kembali menguatkan semangat persatuan, gotong royong dan komitmen bersama dalam membangun daerah.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga persatuan dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat serta daerah,” tegas H. Muklisin.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kuansing untuk menjadikan semangat kemerdekaan sebagai energi dalam mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta menjaga nilai-nilai budaya dan kebersamaan yang menjadi kekuatan daerah.

“Mari kita jadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai semangat baru untuk Kuansing yang semakin maju, masyarakat yang semakin sejahtera, dan pembangunan yang terus bergerak,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si mengatakan pelaksanaan upacara HUT RI ke-81 menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat.

“Peringatan kemerdekaan ini mengingatkan kita bahwa membangun daerah adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, Forkopimda, dunia usaha dan seluruh masyarakat harus terus bersinergi memberikan yang terbaik untuk Kuantan Singingi,” ujar Muradi.

Rangkaian upacara berlangsung tertib dan khidmat hingga selesai. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Limuno pun menjadi simbol kuat semangat kebersamaan seluruh elemen Kuansing dalam melanjutkan perjuangan dan mengisi kemerdekaan melalui pembangunan daerah.***




Plt. Bupati Kuansing Gebrak Promosi Pacu Jalur ke Level Dunia, Reporter Multibahasa Disiapkan

Kuansing – Festival Pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tak ingin hanya menjadi tontonan masyarakat lokal. Tahun 2026, budaya kebanggaan Kuansing itu didorong untuk menembus panggung dunia.

Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Kuansing H. Muklisin meminta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfoss) Kuansing mengemas Festival Pacu Jalur 2026 secara lebih kreatif, masif dan “viral”, dengan memanfaatkan potensi anak-anak daerah yang memiliki kemampuan bahasa asing.

Hal tersebut disampaikan H. Muklisin saat memimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan Festival Pacu Jalur KEN 2026 di Gedung Narosa, Teluk Kuantan, Minggu (16/8/2026) pagi.

Muklisin menegaskan, anak-anak Kuansing yang menguasai bahasa Inggris, Arab hingga Mandarin perlu diberi ruang untuk tampil sebagai reporter jalur, sehingga setiap cerita, filosofi dan kemeriahan Pacu Jalur dapat disampaikan langsung kepada masyarakat internasional, ungkapnya

Menurutnya, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan mendayung jalur. Di dalamnya terdapat sejarah, budaya, filosofi, kreativitas dan semangat gotong royong masyarakat Kuansing yang memiliki nilai jual kuat untuk pariwisata.

Karena itu, promosi tidak boleh berhenti pada pemberitaan lokal. Pacu Jalur harus dikemas dengan bahasa dan perspektif yang dapat dipahami masyarakat dunia.

“Target kita bukan hanya masyarakat Kuansing tahu Pacu Jalur. Dunia juga harus tahu bahwa di Kuansing ada budaya yang luar biasa ini. Kalau semakin dikenal, kita berharap semakin banyak wisatawan mancanegara datang ke Kuansing,” ujarnya.

Muklisin juga meminta seluruh perangkat daerah yang terlibat untuk memperkuat kolaborasi agar pelaksanaan Festival Pacu Jalur KEN 2026 berjalan maksimal

Dalam rapat tersebut, Muklisin mengungkapkan bahwa hingga saat ini sebanyak 175 jalur telah mendaftarkan diri untuk ambil bagian dalam Festival Pacu Jalur 2026.

Sementara itu, Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si. menjelaskan bahwa pada hari pertama pelaksanaan festival akan diawali dengan pawai. Setelah itu, perlombaan akan dilaksanakan dengan 25 kali hilir, jelas Pj Sekda Muradi

Adapun rekap sementara peserta yang telah terdata berasal dari berbagai kecamatan di Kuansing, bahkan sejumlah jalur dari luar daerah turut ambil bagian.

Rinciannya, Cerenti 8 jalur, Inuman 8, Kuantan Hilir 6, Kuantan Hilir Seberang 11, Logas Tanah Darat 2, Pangean 11, Benai 17, Sentajo Raya 8, Kuantan Tengah 29, Gunung Toar 16, Kuantan Mudik 22, Hulu Kuantan 8, Singingi Hilir 1, Indragiri Hulu (Inhu) 26, Sumatera Barat 1 dan Jambi 1 jalur.

Total sementara mencapai 175 jalur.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten II Drs. Napisman, Asisten III Azhar, MM., seluruh Kepala OPD, serta Ketua Panitia Festival Pacu Jalur 2026 Andi Cahyadi (Aheng).***




TEGASKAN TUGAS SUCI DI HARI KEMERDEKAAN, PLT BUPATI KUANSING KUKUHKAN PASKIBRAKA

Berandariaunews.com, Teluk Kuantan – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu 15/8/2026 malam. Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Kuansing H. Muklisin secara resmi mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi para putra-putri terbaik Kuansing yang dipercaya mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih pada detik-detik peringatan kemerdekaan.

Dalam kesempatan itu, PLT Bupati H. Muklisin didampingi Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si. Turut hadir Wakil Ketua II DPRD Kuansing Romi Alfisah Putra, SE, seluruh Kepala OPD, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, SH, SIK, MH, Kepala Kantor Kemenag Kuansing H. Suhelmon, MA, C.Qem, Dandim, serta jajaran Forkopimda lainnya.

H. Muklisin menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas kepercayaan yang telah diberikan kepada mereka. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar tugas seremonial, tetapi merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk menjaga marwah daerah dan bangsa.

“Kalian adalah putra-putri terbaik yang hari ini dipercaya mengemban tugas mulia. Ini bukan sekadar mengibarkan bendera, tetapi membawa kehormatan, semangat perjuangan dan rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas H. Muklisin.

Ia berpesan agar seluruh anggota Paskibraka menjaga disiplin, kekompakan dan kesehatan hingga pelaksanaan upacara nanti. Setiap langkah dan gerakan, kata dia, harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab serta semangat nasionalisme, Pesannya

H. Muklisin juga berharap pengalaman menjadi Paskibraka dapat menjadi bekal berharga bagi para generasi muda untuk terus berkarya dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Pengukuhan ditutup dengan suasana penuh haru dan kebanggaan. Para Paskibraka kini siap menjalankan amanah besar pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, membawa Merah Putih berkibar gagah di Bumi Jalur.***




Sekolah Rakyat Resmi Dibuka, 392 Siswa Se-Riau Siap Menatap Masa Depan

Berandariaunews.com, Kuansing — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Kuantan Singingi resmi dibuka, Sabtu (15/8/2026) pagi.

Pembukaan dilakukan Plt Bupati Kuansing H. Muklisin yang diwakili Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si. Sebanyak 392 siswa-siswi Sekolah Rakyat se-Provinsi Riau mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Muradi menegaskan Sekolah Rakyat merupakan bagian penting dalam membangun generasi masa depan melalui pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.

“Kami berharap para siswa mengikuti proses pendidikan dengan sungguh-sungguh, disiplin dan penuh semangat. Jadikan kesempatan ini sebagai langkah untuk meraih cita-cita dan membanggakan orang tua serta daerah,” ujar Muradi.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kuansing Ziyadul Kamal, S.Pd.I., MA. mengatakan pihaknya siap memberikan pendidikan terbaik dan menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman bagi seluruh siswa.

“Kami siap mendidik, membimbing dan mengembangkan potensi anak-anak. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi dan memiliki masa depan yang cerah,” ungkap Ziyadul.

Suasana haru juga terasa dari para orang tua siswa. Salah satunya Fitri, wali murid asal Teluk Belanga, Rokan Hilir (Rohil), yang menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden atas hadirnya program Sekolah Rakyat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden yang sudah memberikan kesempatan kepada anak-anak kami untuk bersekolah di Sekolah Rakyat. Anak saya kami titipkan di sini, semoga bisa belajar dengan baik dan ke depannya sukses,” ungkap Fitri.

Baginya, Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tetapi menjadi harapan baru bagi anak-anak untuk mengubah masa depan keluarga.***




Grand Opening Zahra Medika Hospital, Plt. Bupati Kuansing : Pelayanan Kesehatan Merupakan Hak Dasar Masyarakat Yang Harus Diberikan Secara Profesional

Teluk Kuantan — Kehadiran Zahra Medika Hospital di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) diharapkan tidak sekadar menambah fasilitas kesehatan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuansing H. Muklisin saat menghadiri Grand Opening Zahra Medika Hospital, Jumat (14/8/2026) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati Kuansing H. Muklisin memberikan penekanan khusus agar kehadiran rumah sakit baru tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menegaskan, pelayanan kesehatan harus diberikan secara adil tanpa diskriminasi terhadap pasien.

“Saya tegaskan, jangan ada diskriminasi dalam memberikan pelayanan kesehatan. Siapa pun masyarakat yang datang harus mendapatkan pelayanan yang baik, cepat, ramah, dan profesional. Jangan melihat siapa orangnya, tetapi lihat kebutuhan kesehatannya,” tegas Muklisin.

Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus diberikan secara profesional, humanis, dan tanpa membeda-bedakan latar belakang pasien.

Ia menyebut, kehadiran Zahra Medika Hospital menjadi angin segar bagi masyarakat Kuansing, khususnya dalam memperluas akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.

Muklisin juga berharap Zahra Medika Hospital dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kuansing serta fasilitas kesehatan lainnya dalam membangun ekosistem pelayanan kesehatan yang semakin kuat dan terintegrasi.

Sementara itu, Komisaris Zahra Medika Hospital, Dr. Rindang Ariqa Sentarino, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Plt. Bupati Kuansing H. Muklisin beserta jajaran pemerintah daerah dalam momentum grand opening tersebut.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam perjalanan Zahra Medika Hospital untuk hadir dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kuansing.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Bapak Plt. Bupati beserta jajaran. Kehadiran pemerintah daerah bagi kami merupakan bentuk sinergi yang sangat berarti. Zahra Medika Hospital hadir dengan komitmen untuk ikut memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” ujar Rindang.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap Zahra Medika Hospital.

Grand opening tersebut juga mendapat perhatian dari Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) Riau, Dr. dr. H. Surya Hajar Fitri Dana, Sp.P, Subsp. PKL (K), FCCP, FIST, M.M, M.Biomed, AIFO-K, yang diwakili Dr. Beny Antoni, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama RSUD Teluk Kuantan.

Dalam sambutannya, Dr. Beny Antoni menyampaikan bahwa perkembangan rumah sakit di daerah tidak dapat dilepaskan dari peran pemerintah dalam menciptakan iklim pelayanan kesehatan yang baik, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses kesehatan yang layak.

Menurutnya, pemerintah dan rumah sakit harus berjalan beriringan. Pemerintah berperan dalam membangun kebijakan serta ekosistem kesehatan, sementara rumah sakit memiliki tanggung jawab besar dalam menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi pelayanan nyata kepada masyarakat.

“Rumah sakit tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pengelola rumah sakit, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Kehadiran Zahra Medika Hospital harus menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kuansing,” ujar Dr. Beny.

Selain peningkatan kualitas pelayanan, Dr. Beny juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal. Ia berharap Zahra Medika Hospital dapat memprioritaskan masyarakat Kuansing dalam proses rekrutmen tenaga kerja, sepanjang memenuhi kompetensi dan persyaratan yang dibutuhkan.

“Tenaga kerja lokal juga harus menjadi perhatian. Kami berharap dalam rekrutmen, masyarakat lokal dapat diutamakan sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan rumah sakit,” tutupnya.

Acara peresmian, juga dihadiri Kajari Kuansing, M Harun Sunadi,SE SH MH, Kapolres dan sejumlah Kepala OPD dilingkungan Pemkab Kuansing.***




Semarak HUT RI ke-81, DWP Kuansing Gelar Lomba Pererat Silaturahmi dan Kekompakan

Berandariaunews.com, TELUK KUANTAN – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menggelar berbagai perlombaan yang diikuti para anggota DWP.

Penasehat Dharmawanita Kabupaten Kuantan Singingi, Hj. Nurhidayah Muniroh, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian memeriahkan HUT RI, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menambah kekompakan antar istri Pegawai Negeri Sipil.

Dalam sambutannya, Hj. Nurhidayah Muniroh mengajak seluruh peserta untuk memaknai kegiatan lomba dari sisi positifnya. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kekeluargaan jauh lebih penting daripada sekadar mengejar kemenangan dalam perlombaan.

“Tujuan dilaksanakan lomba ini adalah untuk mempererat silaturahmi. Jangan dilihat dari lombanya, tetapi lihat dari sisi baiknya bahwa di tempat ini kita dapat mempererat silaturahmi sesama anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kuantan Singingi,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi wadah untuk membangun kebersamaan, kekompakan dan rasa kekeluargaan di antara anggota DWP. Selain itu, momentum peringatan HUT RI ke-81 diharapkan dapat semakin menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kegembiraan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap perlombaan, sembari menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana hiburan dan memperkuat hubungan antar anggota.

Melalui kegiatan ini, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan, tetapi juga melalui penguatan persatuan, kebersamaan dan gotong royong di lingkungan keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kuantan Singingi.***




Jelang Pacu Jalur, Kapolres Kuansing Minta Penambahan Kuota BBM

Teluk Kuantan — Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing), AKBP Hidayat Perdana, meminta Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) Kuansing mengusulkan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, menjelang pelaksanaan Pacu Jalur yang dijadwalkan berlangsung pada 19–23 Agustus 2026.

Permintaan tersebut disampaikan Kapolres saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Eksternal Pengamanan Pacu Jalur di Ruang Rupatama Polres Kuansing, Kamis (14/8/2026) siang.

Kapolres mengatakan, meningkatnya jumlah wisatawan dan masyarakat yang datang ke Kuansing selama perhelatan Pacu Jalur diperkirakan akan berdampak pada peningkatan konsumsi BBM.

“Jangan lupa agar Dinas Kopdagrin segera menyurati Pertamina Patra Niaga untuk mengusulkan penambahan kuota BBM di sejumlah SPBU yang ada,” tegas Kapolres.

Arahan tersebut mendapat dukungan dari Asisten III Setda Kuansing, Drs. Azhar Ali, yang hadir mewakili Plt Bupati Kuansing. Menurutnya, penambahan kuota BBM sangat penting mengingat Kuansing diprediksi akan dipadati wisatawan lokal maupun mancanegara selama pelaksanaan Pacu Jalur.

“Apa yang disampaikan Pak Kapolres benar adanya. Kuansing akan ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara saat event Pacu Jalur nanti,” ujarnya di hadapan jajaran Pejabat Utama Polres Kuansing.

Sementara itu, Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing, Drs. Masnur Judin, menyatakan siap menindaklanjuti arahan tersebut. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga terkait kebutuhan tambahan kuota BBM selama pelaksanaan Pacu Jalur.

“Kita akan menyurati Pertamina Patra Niaga sesuai arahan Pak Kapolres,” kata Masnur.

Rakor tersebut turut dihadiri Ketua Panitia Pacu Jalur, Andi Cahyadi; Kepala Dinas Perhubungan Hendri Wahyudi; Plt Kasatpol PP Rio Kasyter Wandra; Plt Kepala Dinas Kominfo Hevi Heri Antoni; Kalaksa BPBD H. Yulizar; serta Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuansing.***