Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 di Batu Enam, Wakil Bupati Rohil Jhony Charles berikan Apresiasi

Rohil – Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil), Jhony Charles, BBA., M.BA., menghadiri upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 yang digelar oleh Polres Rokan Hilir. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di Lapangan MTQ Batu Enam, Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko, pada Rabu (1/7/2026) pagi.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, agenda ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. Diki Apriyadi S.Hub.Int, Dir Polairud Polda Riau Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, S.I.K, serta berbagai unsur TNI, Polri, KPU, Bawaslu, dan tokoh masyarakat.

Usai mengikuti rangkaian upacara, Wakil Bupati Rohil Jhony Charles menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan pengabdian institusi Polri, khususnya Polres Rohil, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Kami sangat mengapresiasi kinerja profesional Polres Rohil yang terus menjaga stabilitas keamanan di wilayah kita agar tetap kondusif,” ujar Jhony Charles.

Jhony Charles juga menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat, dan kepolisian untuk menyukseskan program-program strategis nasional di daerah, mulai dari ketahanan pangan hingga pemberantasan judi online dan narkoba.

“Sinergitas ini adalah kunci. Terlebih saat ini kita sedang berada di tengah rangkaian event nasional Festival Bakar Tongkang 2026. Kehadiran dan kesiapan penuh dari Polri bersama TNI terbukti memberikan rasa aman yang luar biasa bagi wisatawan dan seluruh warga Rohil,” tambahnya.

Dalam amanatnya, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni menyampaikan apresiasi tertinggi negara atas pengorbanan personel Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Ia juga menekankan arah kebijakan terkait reformasi kelembagaan, penguatan SDM, dan pemanfaatan teknologi demi meningkatkan kepercayaan publik. “Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini,” tegas AKBP Isa Imam Syahroni saat memberikan arahan kepada jajarannya.

Upacara ini diikuti oleh 12 barisan gabungan yang terdiri dari Pama, Brimob, TNI, Samapta, Sat Polairud, Lantas, Gabungan Staf, Res Intel, Gabungan Polsek, Damkar, Sat Pol PP, hingga Dinas Perhubungan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif.




Jemput Bola, Dinas PUPR dan Perkim Rohil Perjuangkan Dana Pusat

Rohil — Komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dalam mempercepat pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui pengawasan langsung di lapangan. Langkah strategis kini diperluas dengan memperjuangkan dukungan anggaran secara langsung ke Pemerintah Pusat.

Usai meninjau berbagai kegiatan pembangunan dan kondisi infrastruktur di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), khususnya wilayah Panipahan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rohil, Khoirul Fahmi, ST, bersama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Rohil, Aulia Putra, ST, langsung bertolak ke Jakarta.

Didampingi jajaran masing-masing, kedua kepala dinas ini melakukan koordinasi intensif sekaligus menyampaikan proposal usulan Program Strategis Daerah kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait pada Jumat (12/6/2026).

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi “jemput bola” Pemkab Rohil dalam mengupayakan masuknya berbagai sumber pendanaan pusat. Mulai dari Dana Alokasi Khusus (DAK), program sektoral kementerian, bantuan keuangan pusat, hingga skema pendanaan strategis lainnya. Gerak cepat ini dilakukan sebagai tindak lanjut langsung dari instruksi Bupati Rokan Hilir, H. Bistaman. Bupati menegaskan bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak boleh menjadi alasan mandeknya pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Kadis Perkim Rohil, Aulia Putra, ST, menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci utama mewujudkan pembangunan yang berdaya saing. “Sesuai arahan Bupati, usulan yang kami bawa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata. Kami fokus pada peningkatan kualitas lingkungan permukiman dan pemenuhan pelayanan dasar masyarakat, terutama di kawasan-kawasan strategis yang menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” jelas Aulia.

Langkah taktis yang dilakukan oleh Dinas PUPR dan Dinas Perkim ini menunjukkan keseriusan penuh jajaran dinas di bawah kepemimpinan Bupati H. Bistaman dalam memperjuangkan kemajuan daerah. Melalui kerja keras dan koordinasi yang intensif ini, Pemkab Rohil optimistis pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh. Targetnya, visi mewujudkan Rokan Hilir yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan memiliki infrastruktur merata dapat tercapai secara bertahap serta berkelanjutan.




SATGAS ANTI NARKOBA POLRES ROHIL KEMBALI UNGKAP KASUS PEREDARAN SABU SEBERAT 4,62 GRAM

Rokan Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir kembali berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Kamis (28/5/2026) malam.

petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka beserta sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat total 4,62 gram.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di sebuah rumah yang berada di Jalan Merbau Baru, Kepenghuluan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Satgas Anti Narkoba Polres Rokan Hilir yang dipimpin IPDA Mulyandi segera melakukan penyelidikan.

Sekira pukul 20.40 WIB, petugas bersama Ketua RT setempat melakukan penggeledahan di rumah yang ditempati tersangka SBC alias I.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket berbagai ukuran yang berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu, serta sejumlah barang yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Di hadapan tersangka dan Ketua RT setempat, petugas membuka paket-paket tersebut untuk memastikan isinya.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, tersangka SBC mengakui bahwa paket sabu tersebut merupakan miliknya yang diperoleh dari seseorang berinisial D yang saat ini masih dalam penyelidikan petugas.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan dua tersangka yakni SBC (46) dan seorang perempuan berinisial IR (30).

Keduanya kemudian dibawa ke Mako Polsek Panipahan untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sebelum dilimpahkan ke Satres Narkoba Polres Rokan Hilir.

Selain narkotika jenis sabu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lainnya berupa kotak penyimpanan sabu, plastik klip kosong, telepon genggam, dompet, uang tunai sebesar Rp1.100.000 yang diduga hasil penjualan narkotika, kaca pirex, alat hisap sabu, mancis, serta satu unit sepeda motor.

Hasil tes urine terhadap kedua tersangka menunjukkan positif mengandung amphetamine dan methamphetamine.

Kasat Res Narkoba Polres Rokan Hilir menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap pelaku peredaran gelap narkotika guna mewujudkan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Polres Rokan Hilir juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Saat ini kedua tersangka berikut barang bukti telah diamankan dan menjalani proses hukum sesuai Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 Ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No.1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 609 Ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No.1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.




Dukung Green Policing Kapolda Riau, Polres Rohil Gelar Preparasi Mangrove sebagai Benteng Pesisir di Sinaboi

Rokan Hilir – Dalam rangka mendukung Program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau, Polres Rokan Hilir bersama pemerintah daerah, organisasi lingkungan, dan masyarakat melaksanakan kegiatan Preparasi Mangrove Sebagai Benteng Pesisir untuk mensukseskan Mangrove Fest di pesisir Pantai Sinaboi, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Laut RT 03 RW 01, Kelurahan Sinaboi Kota tersebut dipimpin oleh Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady, S.Sos., S.I.K., M.I.K., serta dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, organisasi lingkungan, personel kepolisian, dan para pelajar.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman 200 bibit mangrove yang merupakan sumbangan Wakapolres Rokan Hilir sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Selain itu, panitia juga menyerahkan 50 paket sembako kepada masyarakat serta menggelar sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi muda.

Ketua Panitia Bahrul Ulum A. dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan preparasi mangrove sebagai rangkaian menuju pelaksanaan Mangrove Fest.

Sementara itu, Ketua Persatuan Hijau Riau (PeHR) Kabupaten Rokan Hilir, Fani Pratama, menegaskan bahwa keberadaan mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami wilayah pesisir dari ancaman abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Camat Sinaboi Andri Munawar, S.STP., M.Si. menyatakan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap upaya pelestarian mangrove yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat pesisir.

Dalam sambutannya, Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady, S.Sos., S.I.K., M.I.K menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dukungan Polres Rokan Hilir terhadap Program Green Policing Kapolda Riau.
“Apabila kita menjaga alam, maka alam juga akan menjaga kita.

Penanaman mangrove ini memiliki manfaat besar bagi ekosistem dan masyarakat pesisir. Hutan mangrove harus dijaga dan dilestarikan karena menjadi habitat berbagai biota laut yang mendukung kehidupan masyarakat,” ujar Wakapolres.

Selain pelestarian lingkungan, Wakapolres juga memberikan sosialisasi tentang pencegahan dan bahaya narkoba kepada para pelajar yang hadir. Ia mengingatkan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan mengajak seluruh peserta untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan preparasi mangrove ini bertujuan untuk melestarikan ekosistem pesisir, mencegah abrasi pantai, memulihkan kawasan mangrove yang rusak, menjaga habitat biota laut, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Rokan Hilir bersama seluruh elemen masyarakat menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat sinergitas antarinstansi dalam mendukung pembangunan lingkungan yang berkelanjutan di Provinsi Riau.




Polri Hadir untuk Petani, Bhabinkamtibmas Rantau Kopar Cek Ketahanan Pangan Jagung

(Rokan Hilir) Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rantau Kopar Polsek Rantau Kopar Polres Rokan Hilir melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman jagung pipil di wilayah binaannya, Jumat (29/5/2026) sekira pukul 11.00 WIB.

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Rantau Kopar, Aipda Suradal, guna memastikan kondisi tanaman jagung tetap terjaga dan kebutuhan nutrisi tanaman tercukupi menjelang masa produktif.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pendampingan Polri terhadap masyarakat dan kelompok tani dalam menjaga ketahanan pangan lokal.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Suradal turut berdialog dengan para petani terkait perkembangan tanaman, kondisi lahan, serta kendala yang dihadapi selama proses perawatan tanaman jagung.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat kepada para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian.
Kapolsek Rantau Kopar, Iptu Nanang Parinduri, SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ketahanan pangan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional, khususnya di wilayah hukum Polsek Rantau Kopar.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga berperan aktif mendukung program ketahanan pangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut terlaksana melalui sinergi antara Bhabinkamtibmas dan kelompok tani setempat dalam menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan yang berkesinambungan.

Dengan adanya pendampingan dan pengecekan rutin terhadap tanaman pertanian masyarakat, diharapkan program swasembada pangan nasional dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.




JUDI CAPSA SEMAKIN MERAJA LELA DI KECAMATAN BANGKO JL.PERNIAGAAN GG DUKU, APARAT DIMINTA BERTINDAK

( Rohil) – Praktik perjudian jenis capsa. Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, kian meresahkan masyarakat. Aktivitas ilegal tersebut dilaporkan berlangsung terbuka dan nyaris tanpa hambatan, sehingga memunculkan dugaan adanya pembiaran dari aparat penegak hukum setempat.

Pantauan media ini Minggu Malam, 17/05/2026 sejumlah titik yang menjadi sorotan warga berada di Jalan perniagaan gg duku. Di lokasi tersebut, judi cap sha disebut-sebut beroperasi hampir setiap hari dan dapat diakses secara bebas oleh masyarakat.

Warga juga mengungkapkan dugaan adanya pihak yang mengendalikan operasional perjudian tersebut. Nama KOSENG disebut-sebut telah lama beredar di tengah masyarakat sebagai sosok yang diduga mengatur aktivitas judi kartu atau lebih di kenal cap sha di gg duku itu.

“Semua orang di sini tahu. Kalau tidak ada yang mengatur, tidak mungkin judi bisa berjalan lama dan aman seperti ini. Nama KOSENG sudah sering disebut warga,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Meski aktivitas tersebut disebut telah berlangsung lama dan menjadi rahasia umum, warga menilai belum terlihat adanya langkah tegas dari aparat kepolisian setempat maupun dari jajaran Polres Rokan Hilir. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan publik serta memperkuat persepsi adanya pembiaran terhadap praktik yang jelas melanggar hukum.

Menurut masyarakat, keberadaan judi Itu tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak luas terhadap kehidupan sosial. Warga menilai praktik tersebut berpotensi merusak moral generasi muda, memicu tindak kriminal, serta mengganggu ketertiban dan keamanan lingkungan.

Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak pihak kepolisian, khususnya Polda Riau, untuk turun langsung melakukan penindakan serta mengevaluasi kinerja aparat di wilayah setempat.

“Kalau memang tidak ada bekingan dan tidak ada pembiaran, kami minta buktikan dengan menutup dan menindak semua lokasi judi, termasuk siapa pun yang mengelolanya,”n tegas warga lainnya.

Di akhir, sorotan tajam masyarakat juga diarahkan kepada Kapolsek setempat yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam menertibkan praktik perjudian di wilayah hukumnya. Warga berharap Kapolsek segera mengambil tindakan tegas dan transparan demi memulihkan kepercayaan publik serta menegakkan hukum tanpa pandang bulu.




Pemkab Rohil lakukan Rakor lintas OPD, Sinkronisasi Data untuk Perhitungan DAU 2027

Rohil – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) bergerak cepat menyiasati penurunan alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD) dengan menggelar rapat koordinasi strategis lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat penataan data dan validasi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil, Fauzi Efrizal, di Ruang Rapat Sekda, Lantai 3 Kantor Bupati Rohil, Komplek Perkantoran Batu 6, Bagansiapiapi, Senin 18/05/2027.

Turut mendampingi Sekda dalam rapat tersebut Asisten III Setdakab Nurmansyah, Plt. Kepala BPKAD Sarman Syahroni, Kepala BKPSDM Yulisma, Kadis Pariwisata Hari Darma, Plt. Kadisdikbud Riwansyah, serta jajaran kepala OPD terkait lainnya.

Sekda Rohil, Fauzi Efrizal, mengungkapkan bahwa alokasi dana TKD Kabupaten Rokan Hilir tahun ini mengalami penurunan signifikan, dari yang semula Rp1,9 triliun kini menjadi Rp1,1 triliun. Anggaran alokasi tahun ini bahkan hampir habis terserap hanya untuk pemenuhan belanja atau gaji pegawai. “Kami sudah berkomunikasi beberapa kali dengan pihak Kementerian.

Peluang untuk meningkatkan kembali Dana Alokasi Umum (DAU) kita masih sangat terbuka besar. Namun, pemerintah pusat meminta daerah memperbaiki dan menyinkronkan kembali data-data daerah yang dinilai belum selaras dengan data yang ada di Kementerian,” ujar Fauzi Efrizal. Menyikapi hal tersebut, Sekda menginstruksikan seluruh OPD teknis untuk merampungkan validasi data internal dalam kurun waktu satu minggu ini.

Langkah cepat ini wajib digesa mengingat proses pembahasan anggaran di tingkat pusat akan dimulai pada bulan Juni mendatang. “Sebelum bulan Juni, seluruh data harus sudah beres agar bisa langsung diserahkan ke kementerian terkait. Target kita, dana TKD untuk tahun anggaran 2027 bisa naik lagi atau minimal sama dengan perolehan tahun 2025.

Kami juga meminta OPD aktif berkomunikasi langsung ke kementerian masing-masing serta berkoordinasi ketat dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Rohil, karena pusat menggunakan data acuan dari BPS. Ini semua demi mewujudkan harapan Bapak Bupati agar pelaksanaan program pembangunan di tahun 2027 bisa berjalan maksimal,” tambah Sekda. Plt. Kepala BPKAD Rohil, Sarman Syahroni, menjelaskan bahwa proses rekonsiliasi data terbaru menjadi kunci utama untuk mendongkrak nilai transfer DAU dari pusat. Beberapa indikator makro daerah diyakini akan menjadi faktor penguat kenaikan anggaran jika divalidasi dengan benar.

“Dokumen datanya sudah ada, tinggal kita validasi bersama. Sebagai contoh, jumlah penduduk Rohil pasti bertambah dari tahun ke tahun. Selain itu, Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) kita juga dipastikan naik akibat faktor inflasi, penyesuaian harga BBM, dan kenaikan harga barang.

Berdasarkan informasi BPS, IKK kita bahkan menempati posisi nomor dua tertinggi di Riau. Indikator-indikator inilah yang akan mendongkrak nilai transfer DAU kita di tahun berikutnya,” papar Sarman.

Di tengah upaya pembenahan data anggaran jangka panjang tersebut, Sarman Syahroni memastikan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini untuk pemenuhan hak-hak pegawai dalam kondisi aman dan berjalan tanpa kendala. “Alhamdulillah, proses transfer DAU khusus pemenuhan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) penuh waktu berjalan sangat lancar. Untuk bulan Mei ini, seluruh gaji pegawai dan P3K penuh waktu sudah dibayarkan secara tuntas dan tepat waktu,” pungkasnya.




Dr Karmila Sari Salurkan Aspirasi PIP, KIP Kuliah, dan Revitalisasi Sekolah untuk Rokan Hilir Jelang Ramadhan 1447 H

Jakarta – Menyambut Ramadhan 1447 Hijriah, Anggota DPR RI Komisi X, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, menyalurkan aspirasi program bantuan pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Bantuan tersebut meliputi Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, serta program revitalisasi sekolah.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Riau I, Karmila Sari yang membidangi mitra kerja Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Perpustakaan Nasional, Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta Badan Pusat Statistik, memperjuangkan penambahan kuota bantuan pendidikan untuk masyarakat Rokan Hilir.

Dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Selasa (17/2/2026), Karmila menyampaikan bahwa penambahan kuota tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi siswa dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

“Dengan jumlah yang sangat signifikan, ini menambah banyak kesempatan dari jalur reguler yang selama ini terus berjalan. Hal ini tentu sejalan dengan arahan Bupati Rokan Hilir, H Bistamam, serta visi dan misi pembangunan pendidikan bagi masyarakat Rokan Hilir,” ujar Karmila.

Ia menegaskan, dinas pendidikan dan instansi terkait di daerah diharapkan segera mengakomodasi dan memverifikasi masyarakat yang memenuhi syarat agar tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah akibat keterbatasan biaya. Sekolah-sekolah yang kondisinya belum layak juga diminta segera melaporkan kepada tim atau staf Komisi X DPR RI guna ditindaklanjuti melalui program revitalisasi.

Menurutnya, Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP Kuliah merupakan instrumen penting pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. PIP memberikan bantuan tunai pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, rentan kurang mampu, dan prioritas, sedangkan KIP Kuliah merupakan bantuan pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu di perguruan tinggi.

“Komitmen kami di Komisi X adalah memastikan bahwa program PIP dan KIP Kuliah dapat dinikmati secara maksimal oleh siswa dan mahasiswa yang berhak, khususnya di Kabupaten Rokan Hilir. Dengan alokasi ini, kami berharap tidak ada lagi alasan anak-anak kita putus sekolah atau kesulitan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tegasnya.

Karmila juga mengajak masyarakat yang memenuhi kriteria untuk segera mendaftarkan diri agar dapat memanfaatkan program tersebut secara optimal. Ia berharap, dengan penambahan kuota pada 2026, semakin banyak generasi muda Rokan Hilir yang mampu melanjutkan pendidikan tanpa terkendala masalah biaya.

“Pendidikan adalah kunci untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Oleh karena itu, kami akan terus mengawal agar program ini berjalan tepat sasaran dan tanpa hambatan,” pungkasnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rokan Hilir menyampaikan apresiasi atas dukungan aspirasi yang diperjuangkan Anggota DPR RI Komisi X, Karmila Sari, dalam peningkatan akses dan mutu pendidikan di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rokan Hilir, M Nurhidayat, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan penambahan kuota Program Indonesia Pintar (PIP) bagi peserta didik di Rokan Hilir.

Sebelumnya, kuota PIP untuk Rokan Hilir tercatat sebanyak 4.411 peserta didik yang mencakup jenjang paket kesetaraan, SD, dan SMP. Melalui aspirasi yang diperjuangkan oleh Karmila Sari, kuota tersebut bertambah signifikan sebanyak 20.000 peserta didik untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA/sederajat.

“Alhamdulillah, berkat dukungan dan aspirasi Ibu Dr Hj Karmila Sari, kuota PIP Rokan Hilir mengalami peningkatan yang sangat besar. Ini tentu sangat membantu masyarakat, khususnya peserta didik dari keluarga kurang mampu,” ujar Nurhidayat saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Selain penambahan kuota PIP, Disdikbud Rokan Hilir juga menerima dukungan program revitalisasi pembangunan sekolah. Di luar usulan revitalisasi reguler yang diajukan ke Kementerian melalui Data Pokok Pendidikan (DAPODIK), terdapat pula program revitalisasi sekolah yang direalisasikan melalui jalur aspirasi.

Adapun rincian bantuan revitalisasi tersebut meliputi satu sekolah tingkat TK/PAUD, sembilan sekolah tingkat SD, serta empat sekolah tingkat SMP.

Menurut Nurhidayat, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Rokan Hilir, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

“Kami kembali mengucapkan terima kasih atas perhatian dan perjuangan aspirasi beliau untuk pendidikan di Rokan Hilir, dan apalagi inilah pertama kali Anggota DPR RI berada di Komisi X dapat memberikan suara apirasinya. Semoga ke depan semakin banyak lagi program dan bantuan yang dapat mendukung kemajuan pendidikan di daerah ini,” tutupnya.

*Berikut syarat dan Ketentuan Pendaftaran PIP Aspirasi*

Dalam rangka pendataan calon penerima Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi Dr Hj Karmila Sari, orang tua/wali dan siswa diminta mengisi formulir melalui tautan berikut:

🔗 *Link Formulir PIP:*
[https://forms.gle/5CbZnLoDpaVkZJEdA](https://forms.gle/5CbZnLoDpaVkZJEdA)

*Ketentuan Pengisian:*

1. Data yang diisi harus lengkap, benar, dan sesuai dokumen resmi, dengan kriteria:

* Orang tua ASN/TNI/Polri setara golongan II ke bawah; atau
* Orang tua dari keluarga tidak mampu;
* Siswa jenjang SD hingga SMA/SMK (bukan sekolah di bawah naungan Kementerian Agama);
* Bersekolah di sekolah negeri atau swasta.
2. Data siswa tercatat dan dinyatakan layak menerima bantuan di Dapodik.
3. Periksa kembali seluruh data sebelum menekan tombol kirim.
4. Formulir hanya diisi satu kali untuk setiap siswa.
5. Tidak diperkenankan mengisi formulir berulang kali karena dapat menyebabkan duplikasi data.

Masyarakat diharapkan mengisi formulir dengan teliti agar proses verifikasi dan pengusulan PIP Aspirasi dapat berjalan lancar.




Koperasi Desa Merah Putih Labuhan Tangga Hilir Jadi Koperasi Desa Merah Putih Pertama di Kabupaten Rokan Hilir yang Sudah Beroperasi

Labuhan Tangga Hilir, Rokan Hilir — Sebuah langkah besar dalam penguatan ekonomi masyarakat desa resmi dimulai. Koperasi Desa Merah Putih Labuhan Tangga Hilir mencatat sejarah sebagai koperasi Desa Merah Putih pertama di Kabupaten Rokan Hilir yang resmi beroperasi.

Ketua Koperasi Desa Merah Putih Labuhan Tangga Hilir HUTRIZAL MUBAROK RIAWI,S.H. menyampaikan bahwa berdirinya koperasi ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong masyarakat desa dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis lokal.

“Koperasi ini bukan hanya soal tempat simpan pinjam, tapi wadah kebersamaan, tempat menumbuhkan usaha produktif masyarakat. Kita ingin koperasi ini menjadi penggerak ekonomi desa yang berdaya, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya dengan penuh semangat.

Koperasi Desa Merah Putih Labuhan Tangga Hilir saat ini telah mulai bergerak di unit usaha perdagangan sembako. Ke depan, koperasi juga berencana mengembangkan unit usaha yang lainnya dan kreatif desa yang melibatkan semua kalangan khususnya generasi muda.

Patut dibanggakan karena Kopdes Merah Putih Labuhan Tangga Hilir menjadi pelopor. Semoga koperasi ini menjadi contoh bagi desa lain untuk membangun ekonomi masyarakat secara mandiri.

Program Koperasi Desa Merah Putih sendiri merupakan gerakan pemberdayaan ekonomi rakyat berbasis desa yang menekankan nilai-nilai nasionalisme, gotong royong, dan kemandirian. Melalui koperasi ini, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi tanpa bergantung pada pihak luar.

Dengan resminya beroperasi Koperasi Desa Merah Putih Labuhan Tangga Hilir, harapan besar pun tumbuh agar semangat merah putih benar-benar hidup dalam ekonomi rakyat, menggerakkan desa dari akar, dan menjadi contoh inspiratif bagi seluruh desa di Kabupaten Rokan Hilir.




Harus Jadi Prioritas Pembiayaan! Koperasi Desa Merah Putih Labuhan Tangga Hilir Telah Resmi Beroperasi Mandiri.

Rokan Hilir — Kabar membanggakan datang dari Desa Labuhan Tangga Hilir, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir. Koperasi Desa Merah Putih Labuhan Tangga Hilir kini telah resmi beroperasi secara mandiri, menandai babak baru dalam pengelolaan ekonomi berbasis desa yang berdaya dan berkelanjutan.

Resmi beroperasi mandiri koperasi ini menjadi bukti nyata bahwa Pengurus Kopdes mampu dan serius dalam mengelola Kopdes. Koperasi yang sebelumnya berada dalam tahap pembinaan, kini telah memenuhi seluruh syarat administratif dan operasional untuk beroperasi secara mandiri sesuai ketentuan perundangan.

Ketua Koperasi Desa Merah Putih Labuhan Tangga Hilir, (HUTRIZAL MUBAROK RIAWI,S.H.), menyampaikan rasa syukur dan tekad kuat untuk menjadikan koperasi ini sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

“Koperasi ini bukan sekadar wadah ekonomi, tapi simbol gotong royong dan kemandirian masyarakat desa. Kami siap membuktikan bahwa desa bisa tumbuh dan berkembang dari kekuatan warganya sendiri,” ujarnya dengan penuh semangat.

Selain menjadi sarana pemberdayaan ekonomi warga, koperasi ini juga berperan dalam mengembangkan berbagai unit usaha produktif, seperti perdagangan sembako, pengelolaan hasil perikanan, pertanian, serta layanan simpan pinjam berbasis anggota.

Pemerintah dan para pemangku kepentingan diharapkan turut menjadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai prioritas pembiayaan dan dukungan ekonomi, mengingat perannya yang strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Koperasi Desa Merah Putih ini harus menjadi contoh bagi desa lain. Sudah seharusnya Pemerintah terus mendukung agar koperasi ini tumbuh menjadi lembaga ekonomi rakyat yang kuat.

Dengan beroperasinya secara mandiri, Koperasi Desa Merah Putih Labuhan Tangga Hilir diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru, memperkuat ketahanan ekonomi desa, dan menjadi model pengelolaan ekonomi rakyat yang inspiratif di Kabupaten Rokan Hilir.