Bupati Kuansing Pimpin Langsung Panen Jagung Pipil di Desa Pasar Baru Pangean

Pangean – Bupati Kuansing, Dr.H.Suhardiman Amby,MM memimpin kegiatan panen jagung pipil di lahan milik BUMDES Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean, Senin (01/09/2025) pagi.

Panen tersebut dilakukan dilahan seluas hampir satu hektare, yang dikenal produktif untuk tanaman hortikultura. Jagung sendiri dapat dipanen dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar tiga bulan.

“Alhamdulillah hari ini kita memanen jagung pipil, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujar bupati.

Bupati menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat memicu semangat masyarakat untuk kembali bercocok tanam, khususnya di sektor hortikultura.

“Program seperti ini akan terus kita dorong agar dapat meningkatkan minat masyarakat untuk bercocok tanam di bidang hortikultura ini,” imbuhnya.

Camat Pangean, Aswandi, S.Pd, MM saat dikonfirmasi, ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang ikut langsung dalam kegiatan ini. Keberhasilan panen ini tentu tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak antara pemerintah kabupaten, serta TNI dan Polri,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Ketua BUMDES Desa Pasar Baru Pangean, Idra Firwan mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah terhadap petani.

“Saya beserta anggota lainnya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing atas dukungan yang diberikan. Kami juga mengajak masyarakat untuk terjun ke dunia pertanian karena potensinya sangat menjanjikan di daerah ini,” tukasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten II, Kapolres diwakili, Kapolsek Pangean dan Jajaran, Danramil KH/07, Forkades Pangean, Penyuluh Pertanian, serta tamu undangan lainnya. (GTTS)




Diduga Karena Kelelahan, Seorang Pelajar Tenggelam di Sungai Kuantan

Benai – Diduga Karena Kelelahan, seorang pelajar tenggelam di sungai kuantan tepatnya di Desa Koto Benai, Kecamatan Benai, pada hari Minggu (31/08/2025) sore.

Menurut keterangan warga, kejadian tersebut bermula saat diduga korban (DN) seorang pelajar yang masih duduk di bangku SMA ini ikut mandi ke sungai kuantan bersama dua orang temannya (IB) dan (GK).

“Yaa, mereka sempat berenang kesana kemari bermain menikmati aliran sungai, namun naasnya salahseorang dari mereka tenggelam diduga karena kelelahan,” ucap Delta Faizen.

Delta juga menambahkan, teman korban dan warga sekitar sempat mencoba menolong, namun nasib berkata lain korban (DN) tak terselamatkan.

Pelajar yang tenggelam tersebut berasal dari Desa Tebing Tinggi Simandolak, Kecamatan Benai.

Andrisman selaku Kepala Desa Tebing Tinggi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Yaa, benar ini anak warga kita, sampai saat ini, warga masih berada di tempat kejadian untuk melakukan pencarian, semoga anak kita ini cepat ditemukan,” tukasnya. (GTTS)




HADIRKAN LAYANAN PRIMA, BUPATI KUANSING LAUNCHING MALL PELAYANAN PUBLIK

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby, MM, meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kuansing yang berlokasi di gedung utama Pasar Rakyat Teluk Kuantan. Gedung dua lantai tersebut resmi difungsikan, di mana lantai pertama sepenuhnya dipergunakan untuk berbagai pelayanan publik, sementara lantai dua ditempati Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kuansing.

Dalam sambutannya, Bupati Suhardiman Amby menegaskan bahwa peresmian MPP Kuansing bukan hanya sekadar membuka sebuah gedung baru, melainkan sebuah komitmen menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Layani masyarakat dengan baik dan tidak berbelit. Jangan sampai ada calo. Semua pelayanan harus cepat, pasti, dan transparan. MPP Kuansing harus menjadi tempat ramah investasi, tanpa pungli,” tegas Bupati.

Bupati Suhardiman juga meminta agar sistem pelayanan di MPP Kuansing segera dilengkapi dengan teknologi digital yang terintegrasi, sehingga pengurusan berbagai dokumen, termasuk izin usaha hingga layanan administrasi kependudukan, dapat dilakukan dengan mudah dan efisien.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya agar pengurusan izin pertambangan rakyat (IPR) juga bisa difasilitasi melalui MPP Kuansing. “Tak mungkin masyarakat harus jauh-jauh ke Pekanbaru untuk mengurus izin skala kecil. Segera lakukan koordinasi dengan MPP Provinsi agar IPR bisa diproses di Kuansing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kuansing, Jhon Pitte Alsi, SIP, M.Si, menyampaikan bahwa pada tahap soft launching ini, selain DPMPTSP yang berkantor langsung di MPP, telah bergabung empat instansi dan satu lembaga perbankan, yakni BRK Syariah Teluk Kuantan.
Sumber : Diskominfoss




Dinas Kopdagrin Kuansing Punya Target PAD 1 Miliyar Saat Pacu Jalur

Kuansing – Sejauh ini baru dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian atau Kopdagrin Kuantan Singingi atau Kuansing yang berani mematok target penerimaan pendapatan asli daerah atau PAD selama pacu jalur ditepian Narosa, 20-24 agustus mendatang.

Menurut Kadis Kopdagrin Kuansing, Delis Martoni, mereka menarget PAD dari penjualan lapak ke pedagang selama 5 hari sebesar Rp 1 milyar.

“Target berdasarkan potensi yang ada. Namun belum tentu terpenuhi tergantung pada antusias pedagang yang akan menyewa lapak,” ujar Delis.

Target itu berasal dari 1000 meter lapak pedagang yang telah ditetapkan, untuk 1 meter ditetapkan Rp 1 juta.

“Jadi dalam sehari harga lapak per meter Rp 200 ribu, dikalikan lima hari menjadi Rp 1 juta. Jadi 1000 meter dikali Rp 1 juta totalnya Rp 1 milyar,” urai Delis.

Sampai hari Sabtu (16/8/25) menurut Delis sudah terealisasi PAD sebanyak Rp.270 juta atau telah terjual 270 meter lapak.

” Tinggal 730 meter lapak yang dapat dibeli pedagang, Mudah-mudahan target tercapai,” ulasnya.

Sebenarnya kata Delis target bisa lebih besar. Namun ada lahan yang digunakan untuk expo dan bazar.

” Kalau stand bazar dan expo urusannya ke Panpel Pacu Jalur bukan ke Kopdagrin,” jelasnya.

Disamping itu ungkapnya sejumlah ruas jalan seperti Imam Bonjol ( Lapas-Tepi Kuantan), Gunung Kesiangan dan Petapahan ( samping areal pembukaan) yang selama ini menjadi lokasi lapak yang paling diminati sekarang harus disterilkan untuk jalur evakuasi. Padahal di ruas jalan ini ada 1.200 meter lokasi lapak.

“Kalau tidak disterilkan dari pedagang maka potensi lapak tahun ini menjadi 2.200 meter. Target PAD bisa Rp 2.2 M,” ujarnya.

Sementara guna memberi kemudahan, mereka telah membuka Posko Lapak di salah satu Ruko didekat rumah makan simpang raya sekitaran mesjid Raya.

“Tadinya Posko dikantor Dinas Kopdagrin, tapi karena jauh Kita pindahkan ke tepian Narosa. Jadi malam hari pun pedagang bisa berurusan dengan petugas di Posko jadi simple dan mudah,” imbuhnyanya.

Posko ini juga berfungsi sebagai sekretariat penertiban dan pengawasan lapak.

Pihaknya tegas Delis telah berkoordinasi dengan Kapolres; Kodim, Kajari dan Satpol PP dalam rangka penertiban lapak tersebut. Unsur Forkopimda komit mendukung langkah mereka mencegah kebocoran PAD.

“Jadi yang melanggar ketentuan akan ada sanksi, dan petugas akan memonitor terus dilapangan,” ucapnya.

Sementara Kadis Perhubungan, Hendri Wahyudi belum dapat memastikan target penerimaan parkir selama pacu jalur. Pihaknya menunggu penetapan dari Badan Pendapatan Daerah.

Begitu juga dengan Dinas Lingkungan Hidup belum dapat menetapkan target PAD pelayanan persampahan atau retribusi kebersihan selama pacu.

Hanya saja Kadis Lingkungan Hidup, Deflides Gusni yakin jika setiap tribune taat dalam membayar PAD Retribusi kebersihan sesuai Perda dan Perbub, maka Optimis akan meningkat dari tahun lalu.

” Angka pastinya coba dihubungi Kabid ya,”pintanya.

Sedangkan Kepala Badan Pendapatan Daerah, Masrul Hakim mengatakan, target PAD berada di OPD terkait.

“Tentu kita optimalkan. Kita sudah membentuk satuan tugas untuk optimalisasi penerimaan pajak dan dan retribusi sesuai dengan yang sudah ditetapkan oleh peraturan yang berlaku,”tutupnya.




Untuk Kenyamanan Pengunjung Pacu Jalur, Dinas Perkim Aspal Ruas Jalan Tepian Narosa

Kuansing – Untuk menunjang kenyamanan pengunjung pacu jalur, kualitas ruas jalan disekitar tepian Narosa Teluk Kuantan akan diperbaiki.

Salah satunya ruas jalan yang ada di kawasan desa Seberang Taluk dan desa Seberang Taluk Hilir. Kondisi jalan yang saat ini cukup jelek karena banyak lubang dalam waktu dekat akan menjadi mulus.

Kadis Pemukiman, Perumahan Pertanahan, Ade Fahrer Arif, ST menyebutkan, mereka akan melakukan pengaspalan ruas jalan dikawasan itu sepanjang 1 km. Namun setelah melakukan opname lapangan, kemungkinan dapat sepanjang 1,1KM.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan tambal sulam atau overlay melainkan pengaspalan baru.

” Diaspal baru bukan tambal sulam atau over lay,”tegasnya.

Pengaspalan akan dilakukan mulai dari pangkal jembatan Pulau Bungin dikawasan seberang Taluk menunju bagian hilir.

Pengaspalan disana sangat penting mengingat kawasan Seberang Taluk merupakan salah satu titik konsentrasi pengunjung disamping kawasan Pasar Taluk.

“Maka dengan diaspal baru, pengunjung akan semakin nyaman saat menyaksikan pacu jalur,”tukasnya.

Pekerjaan pengaspalan jalan disana akan dimulai pada pekan ini. Selain dikawasan Seberang Taluk, perbaikan ruas jalan juga akan dilakukan di kawasan kelurahan Pasar Taluk Kuantan, Simpang Tiga dan desa sekitarnya. Perbaikan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR.

Sekretaris Dinas PUPR Kuansing, Deswan Antoni menyebut, salah satu prioritas utama mereka perbaikan ruas jalan Diponegoro atau jalan jalur dua samping lapangan limuno.***




Bupati Suhardiman Amby Lantik Zulkarnain Sebagai Sekretaris Daerah Defenitif Kuansing

Kuansing – Setelah hampir setahun jabatan sekretaris daerah atau Sekda dijabat penjabat atau Pj, hari Kamis (07/08/2025) ini Bupati H Suhardiman Amby melantik pejabat Sekda defenitif.

Pilihan jatuh pada Zulkarnain, ST, M, SI. Ayah dua anak ini menjadi birokrat ketujuh yang menjadi Sekda Kuansing.

Zulkarnain sebelumnya merupakan Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kuansing. Jabatan itu diemban sejak 28 November 2022 atau selama hampir dua tahun setengah.

Figur birokrat sebelumnya yang pernah menjadi Sekda Kuansing masing-masing Mohd Ris Hasan, Zulkifli, Rasiman Rauf, Muharman, Dianto Mampanini dan Deddy Sambudi.

Berbagai kalangan menganalisis, pengangkatan Zulkarnain sebagai Sekda mencerminkan duet Suhardiman Amby -Muklisin akan fokus membenahi pembangunan infrastruktur yang menjadi harapan warga dalam lima tahun kedepan.

Lalu siapa sosoknya. Zulkarnain lahir di Pulau Tujuh, 26 Oktober 1972. Pendidikan SMA ditempuh di SMAN 1 Bangkinang Kampar dan lulus tahun 1991. Selepas itu melanjutkan studi jurusan Teknik Sipil Universitas Janabadra Yogyakarta dan lulus pada tahun 1999m . Magister atau program S2 Ia tempuh di Universitas Andalas Padang pada jurusan perencanaan wilayah dan desa atau PWD dan selesai pada tahun 2008.

Zulkarnain memulai karir PNS sejak tanggal 1 Desember 2000 sampai sekarang atau lebih kurang telah 25 tahun mengabdi sebagai abdi negara.

Dalam kurun waktu 25 tahun tersebut karirnya dimulai dari staf, kepala seksi, kepala bidang, sekretaris badan, kepala dinas hingga akhirnya menjadi Sekda.

Zulkarnain pernah menjadi Pj Kabid Tata Ruang Dinas Tata Ruang, Pj Cipta Karya dan Pj Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kabupaten Rokan Hulu serta Sekretaris Bappeda Rokan Hulu..

Lalu menjadi Kadis Perumahan dan Permukiman Rokan Hulu, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kuansing hingga menjadi Sekda Kuansing.

Suami dari Hj Siti Maryam, S.Psi ini juga kenyang dalam menimba ilmu dalam berbagai forum bimbingan teknis Bintek. Seperti kursus manajemen proyek, Bimtek manajemen proyek, Diklat pengadaan barang dan jasa, pelatihan training of trainer jasa konstruksi.

Zulkarnain putra dari H Zubir D, BA dan Hj Nuraini merupakan penerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya X Tahun dari Presiden.

Selain Zulkarnain turut dilantik Ade Fahrer Arif sebagai Kadis PUPR, sebelumnya Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman. Mardansyah sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan.

Aswandi sebagai Kepala Dinas Kesehatan, sebelumnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Hendri Wahyudi sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

Hendra Roza sebagai Kepala Bappeda dan Litbang, sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik.

Jafrinaldi sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah, sebelumnya Kepala Bappeda dan Litbang. Masrul sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, sebelumnya Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah.

Muradi sebagai Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan sebelumnya Kepala Badan Pendapatan Daerah.***




Merujuk Pada Surat Edaran Mentri Dalam Negri, 61 Pejabat Kepala Desa akan dilantik Awal September 2025

Kuansing – Jika tidak ada aral melintang, Bupati Kuansing Dr.H.Suhardiman Amby, bakal melantik 61 orang pejabat Kepala Desa (Kades). Pelantikan akan digelar pada awal Bulan September 2025 mendatang.

Kepastian pelantikan itu, disampaikan oleh Sekretaris Dinas Sosial dan PMD, Dody Fitriwan, Rabu (27/8/2025). Disebutkannya, pelantikan ini merujuk kepada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (SE Mendagri) Nomor 100.3/4179/SJ tentang perpanjangan masa jabatan Kades.

“Untuk jadwal pelantikan perpanjangan ini berkemungkinan awal bulan depan (September) dan bakal dilantik langsung oleh Bupati Kuansing,” ujarnya.

Untuk teknis pelantikan nanti, pihaknya sudah menyurati Pemerintah Kecamatan untuk melakukan verifikasi pendataan kades yang bakal dilakukan perpanjangan sesuai dengan surat edaran Mendagri.

“Untuk pastinya total keseluruhan (kades) belum bisa kita kantongi, karena saat ini kita masih menunggu verifikasi pendataan dari Pemerintah Kecamatan. Berapa total yang bakal dilantik dan berapa yang dijadwalkan mundur,” urainya.

Dengan adanya surat itu, pihaknya segera berproses dan menindaklanjuti sesuai arahan dan aturan. Pelantikan ini juga sudah disampaikan melalui Sekda Kuansing.

“Pelantikan kades ini tidak dipungut biaya atau gratis. Karena ini Surat Edaran dari Kemendagri,” tukasnya.

Untuk diketahui, proses pendataan yang dilakukan oleh Camat nanti sesuai dengan surat edaran Mendagri. Dimana, kepala daerah diminta untuk mendata kepala desa yang masa jabatannya berakhir pada 1 November 2023 sampai 31 Januari 2024 sejak berlakunya moratorium Pilkades.***

Sumber : R.A




Instruksikan DLH Kuansing dan Damkar, Bupati Suhardiman : “Lakukan Penyiraman Menyeluruh Sampai Bersih, Agar Masyarakat Kita Terhindar dari Penyakit”.

Teluk Kuantan – Kondisi lapangan Limuno Teluk Kuantan saat ini sudah bersih seperti sediakala, setelah seharian penuh pada Selasa 26/08/2025 kemaren, Bupati Kuansing Dr.H.Suhardiman Amby dan Kapolres Kuansing, AKBP Raden Ricky berjibaku bersama ASN dan petugas kebersihan.

Tidak puas dengan kondisi yang ada, Rabu 27/08/2025 Bupati Suhardiman Amby, kembali menginstruksikan Kadis DLH dan Damkar untuk melakukan penyiraman agar kondisi rumput Limuno kembali normal.
Demikian juga, sepanjang Taman Jalur dan Tepian Narosa, Bupati juga minta dilakukan penyiraman menyeluruh agar kembali bersih dan masyarakat terhindar dari penyakit, tegasnya.

Menyikapi hal itu Kadis DLH Kuansing Delfides Gusni mengaku akan segera menindaklanjuti arahan Bupati tersebut.
” Siap Pak, kami akan berkoordinasi dengan Damkar menindaklanjuti arahan Bapak”, ujarnya.

Delfides, juga menjelaskan jika hari ini seluruh petugas masih dikerahkan untuk menyisir bagian-bagian yang masih tersisa. Namun di perkirakan, hari ini semua sudah tuntas dan kita kembali kepada pengaturan normal, tambahnya.

Delfides, berterimakasih pada semua pihak yang ikut berpartisipasi dan peduli. Terkhusus buat Pak Bupati, H Suhardiman Amby dan Pak Kapolres, yang begitu intens melakukan pengawasan dan bimbingan, sekaligus terjun langsung untuk penanganan sampah pasca Pacu Jalur tahun 2025 ini.***




Agar Pacu Jalur Bebas Sampah, DLH Kuansing adakan Lomba Kajang Jalur Terbersih

Teluk kuantan – Agar terciptanya pacu jalur bebas sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuantan Singingi melakukannya dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan melaksanakan lomba kajang atau tenda jalur terbersih pada tahun 2025.

Kepala DLH Kuansing, Deflides Gusni, Rabu (20/8/25) menyampaikan, lomba ini tidak lain untuk menciptakan arena pacu jalur yang bebas dari sampah.

“Tujuannya agar arena menjadi bersih dan nyaman. Apalagi dalam sektor pariwisata kebersihan menjadi sangat penting”, ujar Kadis yang selalu tampil elegan itu.

Melalui lomba tersebut kajang jalur yang berjumlah 228 buah dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan.

“Yaa,, Memungut dan membuang sampah pada kantong-kantong yang telah ada. Sebelumnya rekan-rekan BPBD juga telah memberi kantong sampah kepada pengurus kajang jalur. Kita minta pengurus kajang jalur, pengurus jalur, pemacu dan rombongan aktif membantu membersihkan sampah”, tukasnya.

Atas partisipasi pengurus kajang jalur, pihaknya akan memberi hadiah dan sertifikat kepada pengurus kajang jalur yang berhasil menjadi juara.

Juara pertama mendapat hadiah Rp 1 juta, juara kedua Rp 750 ribu, juara ketiga Rp 500 ribu, harapan satu Rp.350 ribu dan harapan kedua Rp 250 ribu. Selain itu para juara juga akan diberikan sertifikat.***




Bantu Sponsori Jalur Ular Toduang Dubalang Hitam, Pengurus dan Masyarakat Kelurahan Benai : Terimakasih PT. Riau Petroleum (Perseroda)

BENAI, – Pengurus dan anak Pacuan Jalur Ular Toduang Dubalang Hitam berserta masyarakat dari Kelurahan Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi dengan penuh rasa syukur menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT. Riau Petroleum (Perseroda) atas dukungan dan bantuan sponsorship yang telah diberikan dalam rangka mengikuti Festival Pacu Jalur Kharisma Event Nusantara 2025, Teluk Kuantan.

Bantuan ini menjadi energi positif sekaligus motivasi besar bagi Jalur Ular Toduang Dubalang Hitam untuk dapat berpartisipasi secara maksimal, menjaga tradisi, serta mengharumkan nama daerah di ajang pacu jalur yang merupakan warisan budaya kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi.

Egi Yatra Fajar, S.E selaku Ketua Jalur Ular Toduang Dubalang Hitam, mewakili seluruh anak pacuan dan masyarakat Kelurahan Benai, menyampaikan:
“Kami sangat berterima kasih kepada PT. Riau Petroleum (Perseroda) atas dukungan dan kepeduliannya. Bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan persiapan jalur, tetapi juga menjadi bentuk nyata kebersamaan perusahaan daerah dengan masyarakat dalam melestarikan budaya pacu jalur”, ujar Ketua Jalur seumur hidup itu.

Beliau juga menambahkan:
“Kami merasa sangat terhormat atas kehadiran langsung Direktur PT. Riau Petroleum (Perseroda) di tengah-tengah kami. Kehadiran beliau memberikan semangat luar biasa bagi para awak jalur dan masyarakat pendukung. Ini adalah bukti nyata kedekatan perusahaan dengan masyarakat, bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dalam perhatian dan kebersamaan”, imbuhnya.

“Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut di masa yang akan datang. Dukungan dari PT. Riau Petroleum (Perseroda) telah memberikan semangat baru bagi para awak jalur untuk berjuang dengan penuh kekompakan dan sportivitas. InsyaAllah, kami akan berusaha memberikan yang terbaik demi nama baik Kelurahan Benai dan Kabupaten Kuantan Singingi”, tutup Ketua Jalur.

Festival Pacu Jalur Narosa 2025 sendiri menjadi momentum penting bagi setiap jalur peserta untuk menunjukkan kekompakan, sportivitas, dan semangat kebersamaan. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk PT. Riau Petroleum (Perseroda), Jalur Ular Toduang Dubalang Hitam optimis terus berkomitmen untuk mengikuti dan melestarikan budaya Pacu Jalur yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.***