Isu Penolakan Suhardiman Amby Sulit Diterima Warga, Begini Tanggapan Ketua DPC Demokrat dan PKB Kuansing.

berandariaunews.com, Kuansing – Dalam beberapa hari terakhir, beredar isu bahwa Suhardiman, calon Bupati Kuansing, sulit diterima oleh warga, dan ada anggota DPRD Kuansing dari partai pengusungnya yang beralih dukungan untuk pasangan Adam-Sutoyo. Ahad (03/11/2024).

Menanggapi hal ini, Ketua DPC Demokrat Kuansing, Fedrios Gusni, memberikan tanggapan tegas.

Fedrios menyatakan, kami tetap tegak lurus bersama Partai dan tetap memenangkan pasangan yang didukung oleh Partai.

“Keputusan Partai Demokrat harus kita pegang teguh. Untuk Kabupaten SDM dan Provinsi NAWAITU, kita tetap tegak lurus dan pasang badan.”

Dirinya juga menekankan pentingnya solidaritas dan konsistensi dalam mendukung calon yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, Fedrios mengajak seluruh anggota partai dan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu negatif yang beredar.

“Mari kita tetap satu komando dan jangan langsung termakan isu miring. Dukungan kita harus terus mengalir untuk Suhardiman Amby dan Muklisin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kuantan Singingi periode 2024-2029, dan untuk Provinsi NAWAITU. Nah, contohnya saja Singingi dan Singingi Hilir SDM sudah 70 persen, apa yang kita ragukan lagi. Jangan diikuti gaya mereka yang sedang payah menerobos pertahanan kita” ucapnya.

Secara terpisah, Ketua DPC PKB Kuansing, Musliadi, yang akrab disapa Cak Mus, menegaskan bahwa Partai Kualisi SDM tetap solid dan didukung masyarakat.

“Kami dari Partai Koalisi akan terus berjuang di jalur kami untuk memenangkan SDM di Kabupaten Kuantan Singingi. Kami yakin kemenangan ada di pihak kami, jadi tidak perlu sibuk dengan hal-hal lain. Kami tidak pernah menjelekkan pasangan lain, kami akan bersaing melalui program kami. Kami melihat bahwa tim lain sudah mulai panik dan kepanasan. SDM bersama rakyat dan akan tetap menang,” tegas Cak Mus.

Cak Mus juga menambahkan, jika ada Anggota Fraksi PKB yang diluar koridor, akan kita buat tindakan tegas

“Kalau ada Anggota Fraksi PKB yang tidak ikut memenangkan SDM akan kita usulkan pemecatan. Baik mendukung paslon lain secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, maka konsekwensinya kita usulkan pemecatan yang bersangkutan.” Tandasnya.




Jalan Desa Teratak Baru Dibangun,Warga : Bukti Kerja Nyata Kepemimpinan Suhardiman Amby

berandariaunews.com, Kuansing – Pasangan Calon Bupati Kuantan Singingi nomor urut 1 Suhardiman-Muklisin menggelar kampanye tatap muka di Desa Teratak Baru, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, pada Sabtu (02/11/2024) malam.

Acara ini dihadiri ribuan relawan dan simpatisan yang tergabung dalam Tim Koalisi Pemenangan SDM, menunjukkan dukungan besar dari masyarakat setempat.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Teratak Baru Jontoni dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Dr. H. Suhardiman Amby, M.M atas pembangunan infrastruktur jalan di desa mereka.

“Kami sebagai tokoh masyarakat Desa Teratak Baru Kecamatan Kuantan Hilir berterima kasih kepada Pak Suhardiman Amby yang telah memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal infrastruktur,meskipun menjabat sebagai bupati defenitif kurang lebih 1 tahun 8 bulan, Bapak sudah merealisasikan infrastruktur di desa ini dan kami berharap kepemimpinan ini dapat dilanjutkan,” ujar Jontoni.

Jontoni juga menyampaikan permintaan masyarakat Desa Teratak Baru untuk dukungan di acara Do’a Padang, kegiatan tahunan yang penting bagi warga setempat. “Jika Pak Suhardiman Amby dan H. Muklisin terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuansing, kami, masyarakat Desa Teratak Baru, hanya meminta bantuan hiburan pada acara Do’a Padang yang digelar sekali dalam setahun,” tambah Jontoni.

Di sela-sela acara kampanye tatap muka tersebut, Dr. H. Suhardiman Amby juga menyempatkan diri bernyanyi dan bercengkerama bersama masyarakat Desa Teratak Baru, diikuti dengan simpatisan yang tergabung dalam tim Pro SDM.




HUT IBI KE 73, PJS BUPATI : BIDAN BERPERAN PENTING DALAM PENGUATAN KETAHANAN NASIONAL

Teluk Kuantan – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) drg. Sri Sadono Mulyanto, M. Han menghadiri dan membuka Seminar dalam memperingati Hari Ulang Tahun Ke- 73 Ikatan Bidan Indonesia Tahun 2024, di SMAN Pintar Provinsi Riau Teluk Kuantan, Sabtu (02/11) pagi.

Seminar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke- 73 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tahun 2024 diselenggarakan oleh Cabang IBI Kuansing, dengan tema peringatan HUT IBI tahun 2024, yaitu “Peranan Bidan dalam Penguatan Sistem Ketahanan Nasional pada Krisis Iklim melalui Sinergi dan Kalaborasi”.

Pjs Bupati Kuansing, Sri Sadono Mulyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa peranan bidan dalam menjaga sistem ketahanan Nasional itu dimulai dari keluarga. Jadi, sinergitas dan kolaborasi antara bidan dan keluarga atau masyarakat sangat diperlukan dalam mewujudkan tema dari peringatan HUT Ke- 73 IBI tahun 2024.

“Tugas bidan itu tidak hanya membantu proses melahirkan saja, namun dimulai dari sosialisasi kepada para pengantin baru, ibu hamil, persalinan, hingga memantau pertumbuhan bayi. Semua proses itu harus dijaga dan dikawal agar dapat meningkatkan angka harapan hidup, menurunkan angka kelahiran bayi dengan berat badan rendah, stunting dan gizi buruk, sebagai bagian dari program Nasional,” jelas Pjs Bupati Kuansing.

Selanjutnya, Pjs Bupati Kuansing juga kembali menegaskan upaya untuk meningkatkan Integrasi Layanan Primer (ILP) Preventif. “Konsepnya adalah menyehatkan bukan mengobati. Screening kesehatan itu perlu dilakukan dalam mencegah adanya penyakit. Sekarang semua orang bisa menikmati layanan Posyandu, mulai dari bayi sampai ke lansia. Untuk itu, peranan para bidan sangat diperlukan dalam mewujudkan ILP Preventif tersebut,” pungkasnya.

Diakhir sambutannya, ia mengucapkan terimakasih atas perhatian dan dedikasi dari para Bidan di Kuansing. “Pemerintah Kabupaten tentunya sangat bergantung kepada para bidan dalam menjaga supaya Posyandu, Pustu, Puskesmas dan tingkatan ke atasnya dapat memberikan pelayanan dengan baik,” tutup Pjs Bupati Kuansing




Makin Tinggi Pohon, Makin Kuat Angin: Refleksi tentang Kepemimpinan Suhardiman Amby.

berandariaunews.com – Kuansing – Di dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar ungkapan “Makin tinggi pohon, makin kuat angin.”

Ungkapan ini mencerminkan sebuah kebenaran universal: semakin tinggi atau berpengaruh seseorang, semakin banyak tantangan dan kritik yang harus dihadapi.

Dalam konteks kepemimpinan, hal ini menjadi sangat relevan, terutama ketika kita menyoroti sosok pemimpin seperti Suhardiman Amby.

Suhardiman Amby, sebagai seorang pemimpin, telah menunjukkan dedikasinya yang tinggi dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Seperti pohon yang tinggi, beliau memberikan manfaat melalui berbagai inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Namun, seiring dengan pencapaian dan pengaruhnya, Suhardiman juga tak luput dari “angin” kritik yang datang.

Sebagai pemimpin yang berkomitmen, Suhardiman Amby tidak hanya mengedepankan program-program yang bermanfaat, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan kritik. Sayangnya, dalam banyak kasus, perhatian ini sering kali beralih menjadi pencarian kesalahan.

Fenomena mencari-cari kesalahan dalam diri pemimpin seperti Suhardiman Amby adalah hal yang umum terjadi.

Di tengah harapan yang tinggi dari masyarakat, sering kali orang lupa bahwa pemimpin juga manusia yang memiliki keterbatasan.

Setiap keputusan yang diambilnya tidak selalu sempurna, dan itulah yang sering menjadi target kritik.

Namun, penting untuk membedakan antara kritik yang konstruktif dan yang merugikan. Kritik yang sehat dapat mendorong perbaikan dan inovasi, tetapi kritik yang berlebihan justru dapat menjatuhkan mental pemimpin dan menghambat kemajuan.

Suhardiman Amby menunjukkan bahwa kepemimpinan yang baik harus mampu menghadapi “angin” kritik ini dengan kepala dingin.

Beliau terbuka untuk mendengarkan masukan dari masyarakat dan bersedia merenungkan kesalahan yang telah dibuat.

Ini bukan hanya tentang mempertahankan posisi, tetapi lebih kepada tanggung jawab terhadap masyarakat yang dilayani.

Dukungan dari masyarakat juga sangat penting dalam konteks ini. Ketika Suhardiman berusaha melakukan hal-hal yang bermanfaat, masyarakat sebaiknya memberikan ruang bagi beliau untuk belajar dan berkembang.

Alih-alih fokus pada kesalahan, masyarakat bisa membantu dengan memberikan umpan balik yang konstruktif.

Makin tinggi pohon, makin kuat angin; demikian pula dengan sosok pemimpin seperti Suhardiman Amby.

Semakin bermanfaat seorang pemimpin, semakin banyak perhatian yang akan diterimanya serta kritik yang datang bersamaan.

Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menciptakan budaya yang mendukung, di mana kritik tidak hanya dijadikan alat untuk menjatuhkan, tetapi sebagai sarana untuk perbaikan.

Dengan saling mendukung antara pemimpin dan masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang positif dan produktif.

Pada akhirnya, semua pihak berperan dalam membangun kepemimpinan yang kuat, demi kebaikan bersama.

Suhardiman Amby, sebagai pemimpin yang berkomitmen, menunjukkan bahwa meskipun menghadapi kritik, semangat untuk berkontribusi kepada masyarakat tetap harus diutamakan.*




Tak Main-Main!!! Demi Kemenangan Pasangan SDM, Tokoh Masyarakat Kopah Ajak Warga Bersatu Mendukung Suhardiman-Muklisin.

berandariaunews.com, Kuansing – Dukungan demi dukungan terus mengalir untuk Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Nomor Urut 1 Dr. H. Suhardiman Amby, M.M. – H. Muklisin yang disingkat SDM, Minggu (27/10/2024).

Ribuan relawan tersebut memadati Lapangan Pasar Sotu Kenegerian Kopah Desa Titian Modang Kopah Kecamatan Kuantan Tengah hanya untuk melihat secara langsung kehadiran Dr. H. Suhardiman Amby, M.M., calon bupati periode 2024-2029 yang dikenal dekat dengan masyarakat.

Pada acara tersebut, Dr. H. Suhardiman Amby, M.M. mengukuhkan Tim Koalisi Pemenangan SDM, termasuk organisasi relawan Prosa (Pro Suhardiman Amby) dan Cucuang Datuak Squad.

Dalam arahannya, Dr. H. Suhardiman Amby, M.M. menjelaskan bahwa Prosa adalah organisasi masyarakat yang berfungsi sebagai mata dan telinga untuk mendengar aspirasi masyarakat yang belum terealisasi.

“Dengan dikukuhkannya Prosa ini, tim relawan yang tergabung dalam Koalisi Pemenangan SDM diharapkan dapat bekerja dengan sungguh-sungguh,” ujar Suhardiman yang dikenal dengan gelar adatnya Datuak Panglimo Dalam.

Tokoh masyarakat Kenegerian Kopah Syamsuar Usman mengajak seluruh masyarakat Kopah untuk bersatu mendukung pasangan Suhardiman-Muklisin (SDM).

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kopah untuk memenangkan pasangan SDM dan tidak terpengaruh oleh pandangan dari pasangan calon lain. Kopah adalah negeri beradat dan 100% beragama Islam. Mari kita bersatu untuk memenangkan SDM,” kata Syamsuar Usman.

Syamsuar Usman juga menambahkan bahwa di era kepemimpinan Dr. H. Suhardiman Amby, M.M., terdapat beberapa program unggulan seperti beasiswa gratis, UHC, dan PSC 119.

“Beliau memiliki program-program unggulan yang nyata dan dapat dirasakan oleh masyarakat, seperti UHC, Jemput Antar Melahirkan (Jamela), PSC 119, dan beasiswa gratis. Kami yakin dengan Datuak Panglimo Dalam berpasangan dengan H. Muklisin, program-program tersebut akan semakin terealisasi dengan baik ke depannya,” pungkasnya.




Woowww!!!Survei Terbaru Pilkada Kuansing, Elektabilitas Paslon SDM Capai 57 Persen.

Berandariaunews.com, KUANSING – Survei Lembaga Trust Research Center (TRC), yang beredar menunjukkan trend elektabilitas pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Suhardiman Amby-Mukhlisin (SDM) unggul atas dua kompetitornya.

TRC merilis survei terbarunya paslon SDM melejit dengan capaian elektabilitas 57,3 persen. Disusul paslon Adam–Sutoyo 18,1 persen. Sedangkan di urutan ke-tiga, Halim-Sardiyono berada di posisi 13,3 persen. Responden yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 11,3 persen.

Survei yang dilakukan pada tanggal 5 s/d 20 Oktober 2024 ini, juga mencoba melakukan pemetaan popularitas, akseptabilitas serta elektabilitas paslon yang ikut berkompetisi dalam kontestasi Pilbup Kuansing.

Tak hanya itu, TRC juga memotret kecenderungan perilaku pemilih dalam perspektif gender, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, penghasilan, preferensi agama, afiliasi ormas serta preferensi suku dan lain-lain.

“Tingginya elektabilitas SDM dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain karena Suhardiman dinilai sosok pemimpin yang memperhatikan rakyat, putra asli daerah, berpengalaman di eksekutif dan legislatif, telah teruji hasil kerja dibuktikan banyaknya jalan yang di aspal dan lainnya serta memiliki kemampuan komunikasi politik yang bagus dan dekat dengan ASN dan non ASN ,” tutur Firman, Peneliti dari Lembaga Survei, Trust Research Center (TRC), Minggu (27/10/2024).

Lanjut Firmam pengumpulan data survei berdasar populasi seluruh warga negara Indonesia di Kabupaten Kuansing yang punya hak pilih dalam pemilihan umum.

“Yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan sekitar 5 persen pada tingkat kepercayaan 95,0 persen. Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 1600 orang se-Kabupaten Kuansing yang terdistribusi secara proporsional,” ungkapnya.

Sementara itu pengamat sosial media dan advokasi publik, Alamsah SH MH mengatakan dengan rentang jarak angka yang demikian besar pasangan calon SDM sudah sulit terkejar mengingat waktu pemilihan hanya tersisa kurang lebih satu bulan lagi. Biasanya perubahan paling tinggi hanya sekitar 2 sampai 3 persen.

Melihat data persentasi responden dari Riset TRC yang tidak menjawab sekitar 12 persen, hal itu menarik karena dari sikap responden yang mungkin kategori undecided voters atau floating mass tersebut, tak akan memberi penguatan bagi calon lain.

Jika capaian elektabilitas SDM itu benar-benar real 57,3 persen, maka terlalu jauh jaraknya untuk diimbangi kedua paslon dengan berharap suara dari undecided voters.

“Dan bila diperhatikan basis pemilih paslon SDM memiliki basis pemilih kuat yang signifikan diprediksi unggul diseluruh kecamatan, ini menambah keyakinan sulit untuk dikejar. ,” tutupnya.




Klaim Pengaspalan Jalan di Ekstran Singingi, Anggota DPRD Desi Guswita Sebut Sutoyo Asbun.

Berandariaunews.com, Singingi – Anggota DPRD Dapil V Kuansing dari Partai PKB, Desi Guswita SE angkat bicara terkait beredarnya video calon wakil bupati (Cawabup) Nomor Urut 2, H. Sutoyo yang menuding Bupati Kuansing Suhardiman telah memindahkan proyek pengaspalan jalan yang dia ajukan ketika menjabat sebagai anggota DPRD. Sabtu (19/10/2024).

Ditegaskan Desi, sudah 10 Tahun Sutoyo di DPRD Kuansing, Jalan menuju Ekstrans Singingi belum ada diaspal, sekarang baru teriak-teriak kalau Jalan F3 dia usulkan padahal itu usulan Kades saat musrembang.

“Usulan pengaspalan jalan F3 merupakan perjuangan Kepala Desa saat musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang), bukan dari Sutoyo,” ujarnya.

Dirinya heran mengapa proyek pengaspalan di simpang sambung masih belum terlaksana sampai sekarang. Padahal kan Sutoyo ini sudah 10 Tahun jadi Anggota DPRD.

“Jangan asal bunyi dong, buktikan dengan tindakan. Jangan karena mau dapat banyak suara, diklaim pula kerjaan orang lain,” pungkasnya.

Dikatakan Desi, harusnya Sutoyo malu atas pengakuan tersebut, karena dia kan sudah 10 Tahun jadi anggota dewan, kenapa tidak dari periode pertama menjabat langsung diperbaiki jalan menuju ekstran. Kenapa baru sekarang mau calon wakil bupati, teriak usulan pengaspalan jalan di Ekstran Singingi dipindahkan Bupati Suhardiman.

“Jika Sutoyo serius ingin bangun ekstran Singingi, setiap Tahun bisa diusulkan pokirnya untuk mengaspal jalan, tentu sudah 10 km pula hasilnya. Nyatanya kan tidak demikian, karena mau calon wakil bupati baru mengklaim kalau pengaspalan Jalan di Ekstran itu Sutoyo yang usulkan, padahal yang mengusulkan itu Kades saat musrembang,” cibir Desi.

Dijelaskannya, Tahun 2025 InsyaAllah simpang sambung akan terealisasi pengaspalan, itu janji saya kepada Masyarakat. Tidak butuh waktu lama untuk membuktikannya, karena saya serius ingin bangun Singingi dan Singingi Hilir.

“Kolaborasi dirinya sebagai Anggota DPRD Dapil V bersama Suhardiman Muklisin, saya optimis bisa memperbaiki jalan menuju Ekstrans,” tandasnya.




Kelompok Tani Desa Banjar Lopak Kembangkan Program IP 200.

berandariaunews.com, BENAI – Kelompok Tani Desa Banjar Lopak,Kecamatan Benai,Kabupaten Kuansing, kembangkan program tanam IP 200 dimulai Minggu (13/10/2024).

Triwandi selaku Kepala Desa menyampaikan, bahwa ini adalah bentuk dari komitmen Pemerintahan Desa untuk mengantisipasi kerawanan pangan di desanya.
Program IP 200 tersebut, untuk pengelolaan lahan dan benih dibantu dari dana desa.

Senada dengan itu, Ketua Gapoktan Desa Banjar Lopak,Sarjono, berterima kasih atas program pemerintah desa tersebut,beliau juga berharap kedepannya agar mendapat bantuan alat-alat pertanian yang lebih canggih,sehingga lebih memudahkan para petani untuk bercocok tanam.

“Yaa,,program IP 200 ini sangat bagus untuk kita para petani,program ini juga mampu mengantisipasi kita untuk tidak beli beras lagi”,tandasnya. (GTTS)




Muaro Sentajo Bergetarrrr!!! Army Chaniago dinobatkan Sebagai Ketua Relawan Prosa Sentajo Raya.

Berandariaunews.com, Muaro Sentajo – Masyarakat Sentajo bawah tumpah ruah hadiri pengukuhan Prosa dan Cucuang Datuak Squad sekaligus kampanye Paslon Suhardiman Muklisin (SDM) di Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya.

Membludaknya warga yang hadir karena kepercayaan masyarakat Sentajo Raya kepada keluarga Sukarmis sudah pudar. Demikian disampaikan Tokoh Masyarakat Army Chaniago(12/10).

Banyak hal yang membuat itu terjadi kata Army, salahsatunya karena berhasilnya program petahana yang meringankan beban masyarakat.

Dikatakan Army, diera Suhardiman Bupati Kuansing, anak orang tidak mampu mempunyai kesempatan yang sama dengan anak orang kaya untuk berkuliah di kampus ternama di Indonesia.

“Tahun 2024 ini, 13 orang putri-putri Kuansing diberikan beasiswa oleh Bupati Suhardiman agar bisa berkuliah di Kampus hebat,” ujarnya.

Tidak hanya itu tambah Army, program Jemput Antar Melahirkan (JAMELAH) sangat meringankan masyarakat ditingkat tapak. Tidak semua masyarakat yang memiliki mobil, dengan program Jamelah ini tinggal telpon langsung datang ambulance. Berobatpun gratis tinggal bawa KTP saja.

Dijelaskannya, Bapak Suhardiman ini tidak rakus jabatan dan menolak politik dinasti. Anaknya terpilih jadi anggota dewan dengan perolehan suara terbanyak se Kuansing, namun beliau lebih memilih Juprizal yang lebih berpengalaman menjadi ketua DPRD daripada anak kandungnya.

“Suara Imam itu 7 ribu lebih loh, tapi pak Suhardiman tidak mau memaksakan anaknya jadi ketua DPRD,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Siar ini dalam orasi politiknya menyampaikan bahwa calon bupati incumbent yang kita dukung ini tidak pemain proyek. Kegiatan di OPD diberikan keleluasaan kepada pejabat untuk menunjuk siapa penyedia dan dilakukan proses yang terbuka bila itu tender.

“Masyarakat jangan risau sambung Siar, karena Pak Suhardiman tidak pernah memperkaya dirinya sendiri. Justru beliau mendirikan pondok pesantren yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu dan itu gratis,” imbuhnya.

Terakhir, Pak Suhardiman ini tidak ada satupun keluarganya yang tersandung kasus hukum. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan paslon SDM ini. Karena tidak ada riwayatnya ingin memperkaya diri sendiri.

“Beliau hanya ingin membangun Kuansing semakin hebat dalam berbagai bidang,” tutupnya.




Peduli Mutu Pendidikan, Desa Gunung Kesiangan Salurkan Bantuan Khusus Keuangan (BKK) Desa Tahun Anggaran 2024.

berandariaunews.com, KUANSING – Desa Gunung Kesiangan, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, baru-baru ini menyelenggarakan acara penyerahan Bantuan Khusus Keuangan (BKK) Desa untuk sektor pendidikan tahun anggaran 2024 pada hari Sabtu,12/10/2024. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Gunung Kesiangan beserta perangkat, pendamping desa, BPD Gunung Kesiangan, beserta orangtua dan juga para penerima bantuan.

Penyerahan bantuan pendidikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Firdaus selaku Kepala Desa Gunung Kesiangan dalam sambutannya, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah provinsi yang telah memberikan perhatian khusus pada sektor pendidikan di desanya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Gunung Kesiangan, terutama untuk anak-anak kita yang membutuhkan dukungan dalam melanjutkan pendidikan mereka. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di desa kita,” imbuhnya.

Firdaus juga menambahkan bahwa pemerintah desa akan terus berkomitmen untuk mengawasi penggunaan dana bantuan ini agar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi para penerima. Selain itu, beliau mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung program-program pendidikan yang ada di desa.

Acara penyerahan bantuan pendidikan BKK Desa ini diakhiri dengan penyerahan bantuan kepada : 8 orang anak TK berupa sepatu, 21 orang anak PAUD berupa baju olahraga, 99 orang anak SD/SMP berupa tas sekolah.

“Kita berharap dengan adanya bantuan ini, mutu pendidikan di desa Gunung Kesiangan dapat terus meningkat, sehingga dapat melahirkan generasi muda yang cerdas dan berdaya saing tinggi”,pungkasnya.