Diduga Petinggi Partai Nasdem dan PDIP Banting Stir Dukung M. Nasir, Abdul Wahid Tinggal Kenangan.

berandariaunews.com KUANSING – Dinamika politik di Kuansing semakin memanas beberapa hari sebelum hari pencoblosan pada 27 November mendatang.

Beberapa ketua partai politik di Kuansing kabarnya telah dicopot oleh pengurus provinsi, hal ini diduga terkait dengan tidak sejalannya arah dukungan para ketua partai politik di Kuansing dengan koalisi calon gubernur.

Baru-baru ini, publik kembali dihebohkan dengan beredarnya video yang menunjukkan beberapa pimpinan partai politik diduga mengalihkan dukungan mereka kepada M. Nasir, calon Gubernur Riau. Padahal, mereka sebelumnya merupakan partai pengusung calon Gubernur Riau, Abdul Wahid dan SF Hariyanto.

Dalam video yang beredar tersebut, terlihat Ketua DPD Partai Nasdem Kuansing, H. Muslim, SSos, M.Si, dan Ketua DPC PDIP Kuansing, H. Halim, duduk bersama M. Nasir. Pertemuan antara para pimpinan partai pengusung Abdul Wahid dan SF Hariyanto dengan M. Nasir tersebut dikabarkan berlangsung pada 22 November 2024 kemarin, di kedai kopi milik Dr. Adam SH MH, di Taluk Kuantan.

Informasi yang diperoleh awak media dari seorang narasumber berinisial SN menyebutkan bahwa pengalihan dukungan kepada M. Nasir dan Wardan pada pemilihan gubernur tersebut terjadi karena M. Nasir bersedia membantu menyelesaikan persoalan hukum yang tengah mengganggu para pimpinan partai pengusung Abdul Wahid dan SF Hariyanto.

“Dari informasi yang kami terima, Ketua DPD Partai Nasdem dan salah seorang anggota DPRD Kuansing dikabarkan bersedia mengalihkan dukungannya kepada M. Nasir dan Wardan pada Pilgub, dengan syarat M. Nasir harus membantu menyelesaikan persoalan hukum yang tengah mereka hadapi,” ungkap SN.

“Sedangkan Ketua DPC PDIP Kuansing diduga juga akan mengalihkan dukungan di Kuansing untuk mendukung M. Nasir dan Wardan pada pemilihan gubernur,” tambahnya.

Pengalihan dukungan para ketua partai politik di Kuansing tersebut tentu menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat. Apakah hal ini hanya terkait persoalan hukum semata, atau ada faktor lain yang memengaruhi keputusan mereka? Jika benar, persoalan hukum apa yang tengah mengganggu para ketua partai politik di Kuansing tersebut?

Ini menjadi teka-teki besar dalam Pilkada serentak tahun ini di Kuansing. Apakah lumbung suara yang sebelumnya mereka janjikan kepada calon Gubernur Riau Abdul Wahid dan SF Hariyanto akan tetap bisa dikuasai oleh keduanya, atau justru sebaliknya, lumbung suara itu akan beralih ke M. Nasir dan Wardan di Kuansing.




Tak Terpengaruh Isu-Isu Murahan, Masyarakat Singingi Hilir Kompak Dukung SDM.

berandariaunews.com SUKAMAJU – Masyarakat Desa Sukamaju kecamatan Singingi Hilir, percaya dan yakin Suhardiman Amby – Mukhlisin atau akrab di sebut SDM, adalah solusi untuk kemajuan daerah ini.

Hal itu di sampaikan, Hasto (45 ) warga Desa Sukamaju di sela menyaksikan kampanye pasangan SDM , Selasa 19/11/24 siang.

Program yang sampaikan SDM ringkas dan nyata. Selain itu, kedua tokoh sangat ideal. Pak Suhardiman berpendidikan, tokoh adat, punya pesantren. Demikian juga Pak Mukhlisin, ketokohannya di kawasan eks Trans sudah tidak diragukan. Santun dan mudah bergaul, disukai semua di kalangan, jelas Hasto.

Jalan poros kami baru saja di aspal, dan ini akan dilanjutkan. Ini yang kami dambakan selama ini, dan baru di kepemimpinan Pak Suhardiman jalan ini di perhatikan, jelas Hasto lagi.

“Program berobat gratis, juga baru di kepemimpinan H Suhardiman Amby. Jika memang punya komitmen yang sama, kenapa tudak dari dulu program ini di laksanakan”, tukas Hasto.

Sementara Suhardiman Amby dan Mukhlisin, saat orasi kampanye menyebutkan akan melanjutkan program yang sudah ada.
“Pak Mukhlisin merupakan tandem saya untuk melanjutkan progam yang sudah ada”, ujar Suhardiman sembari mendapatkan tepukan riuh dari ribuan warga yang hadir.

Tampaknya gonjang ganjing yang terjadi, tak menyurutkan niat warga hadir dan memberikan dukungan kepada pasangan SDM.*




KUNJUNGI KUANTAN SINGINGI, KAPOLDA RIAU BERHARAP PILKADA KUANSING 2024 BERLANGSUNG AMAN DAN KONDUSIF

berandariaunews.com KUANSING – Kapolda Riau Irjen Pol M. Iqbal melakukan kunjungan ke Kabupaten Kuantan Singingi dalam rangka koordinasi persiapan pelaksanaan kampanye rapat umum pasangan calon di ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing.

Rakor bersama Forkopimda, KPU, Bawaslu dan Pemkab Kuansing ini bertujuan untuk menyampaikan semangat dan motivasi ” Hari ini Saya menyapa dan silaturahmi dengan Pemkab Kuansing, forkopimda dan penyelenggraa pemilu untuk menyampaikan motivasi dan semangat karena sebentar lagi kita akan menjelang hari pemungutan suara” beber Kapolda.

Dalam arahannya Kapolda berpesan bahwa kolaborasi adalah senjata yang paling ampuh untuk mensuskeskan pilkada dari semua aspek,outputnya nanti adalah pilkada damai dan kondusif.

” Saya berpesan kepada para pasangan calon, Kapolda datang sebagai sahabat minta tolong untuk bertanding secara fair play jangan sampai melanggar aturan yg berlaku, karena apabila melanggar tentu sebagai Penegak Hukum saya memiliki tugas untuk menyelesaikannya, jangan sampai kericuhan pada Pilkada 2011 terulang kembali” urai M. Iqbal

Masih lanjut Kapolda ” Saya akan perintahkan semua jajaran polres untuk bekerja dengan baik, saya akan tegas terhadap oknum yang melanggar kewenangan dan tidak netral, Kapolda juga berharap agar Penyelenggara pemilu bekerja tetap dalam koridornya, tidak main mata serta tidak menguntungkan kelompok atau perorangan” tutupnya.

Rakor ini diikuti oleh ketiga Paslon, Pjs. Bupati Kuansing, Pj. Sekda, Forkopimda serta Kepala Dinas dan Badan Terkait.




Jiwa Kesatria!!! Demi H. Jufrizal, Dr H. Suhardiman amby Diberhentikan sepihak tanpa ada konfirmasi

berandariaunews.com, KUANSING – Fenomena aneh kembali lagi terjadi di Perpolitikan Kuansing, publik kembali di hebohkan oleh Pemecatan Dr H. Suhardiman Amby dari jabatan sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kuansing.

Dari pemberitaan yang beredar, Posisi Suhardiman resmi digantikan oleh Reky Fitro sebagai Ketua DPC Gerindra Kuansing melalui Surat Keputusan (SK) DPP Partai Gerindra Nomor: 11-0602/Kpts/DPP-Gerindra/2024 tentang Susunan Personalia DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuansing Riau, Minggu (17/11/2024).

Menyikapi fenomena yang terjadi tersebut, saat di konfirmasi Via WhatsApp Dr Suhardiman Amby menyebutkan, pemberhentian dirinya sebagai ketua DPC Gerindra Kuansing dikarenakan dirinya belum mengajukan pergantian ketua DPRD, dan juga ada kelompok-kelompok yang ingin menghancurkan elektabilitas dirinya.

“Biasa itu Add Dalam politik. Mereka mau menghancurkan elektabilitas kita. Saya di berhentikan karena penggantian ketua DPRD belum saya ajukan ke DPRD, di karenakan H. Jufrizal masi menempuh upaya membela diri, “terang yang akrab di panggil Dt. Panglimo Dalam itu.

“Bagi saya, untuk sementara lebih baik berhentikan dari pada menabrak AD-ART dan PP 12, serta dari pada saya memecat orang yang tidak bersalah, “tambahnya dengan tegas.

Lebih lanjut Dr Suhardiman Amby salah seorang sosok kesatria yang telah mampu mengangkat Marwah Partai Gerindra di Kuansing itu menyebutkan, dirinya sangat yakin Jendral TNI (Purn) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo sebagai ketua DPP Gerindra dan juga sebagai Presiden RI ke-8 terpilih tidak mengetahui hal tersebut.

“Saya yakin Pak Jendral TNI (Purn) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo sebagai ketua DPP Gerindra dan juga sebagai Presiden RI ke-8 terpilih tidak tau soal ini, karena SK yang beredar itu Scan semua, “jelasnya.

“Nanti setelah selesai pemilu baru kita ke DPP untuk mengklarifikasi agar DPP mendapat informasi yang berimbang, “tutupnya.(*)




Guna memperkuat Sinergintas TNI, Polri dan Pemda, Pjs. Bupati Kuansing Hadiri apel Tiga Pilar

berandariaunews.com Teluk Kuantan – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) drg. Sri Sadono Mulyanto, M. Han menghadiri kegiatan Apel Tiga Pilar (Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Lurah/Kepala Desa, di SMA Negeri Pintar Teluk Kuantan, Sabtu (16/11) pagi.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Polres Kuansing untuk memperkuat sinergitas antara Polri, TNI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing dalam rangka mewujudkan Pilkada serentak tahun 2024 terselenggara dengan aman, damai dan berkah.

Pjs Bupati Kuansing, Sri Sadono Mulyanto dalam arahannya menyampaikan bahwa penguatan sinergitas dan kekompakan antara Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah/Kepala Desa merupakan sebagai ujung tombak di tingkat Desa untuk menciptakan Pilkada 2024 yang aman, damai dan berkah di tengah-tengah masyarakat.

“Saya mengimbau dan mengajak kepada kita semua agar bersinergi dan berkolaborasi untuk menciptakan suasana yang kondusif dalam mensukseskan penyelenggaraan Pilkada serentak 2024. Terimakasih kepada Kapolres Kuansing beserta jajaran yang telah mengadakan kegiatan bermanfaat ini,” ucap Pjs. Bupati Kuansing.

Selanjutnya, Pjs Bupati Kuansing juga berpesan kepada seluruh Aparatur Negara untuk tetap bersikap netral menghadapi Pilkada serentak 2024, sehingga dapat mencerminkan profesionalisme dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi dengan sebagaimana mestinya.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Soegito, SIK., MH menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkuat sinergitas antara Polri, TNI dan Pemerintah Daerah guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat saat menghadapi Pilkada serentak 2024.

“Apel tiga pilar ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung suksesnya Pilkada serentak 2024, sekaligus sebagai wujud nyata dari komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Kuansing. Saya juga sengaja mengundang unsur yang berwenang di tingkat Desa untuk menjadi pelopor dalam Cooling System terhadap masyarakat,” jelas Kapolres Kuansing. (Kominfoss Kuansing)




Pjs. Bupati Kuantan Singingi lepas Family Run RSUD Teluk Kuatan sempena HKN ke – 60 Tahun

berandariaunews.com Teluk Kuantan – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) drg. Sri Sadono Mulyanto, M. Han melepas acara Family Run dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 60 tahun 2024, di Halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teluk Kuantan, Sabtu (16/11) pagi.

Family Run tersebut diselenggarakan oleh RSUD Teluk Kuantan dan dihadiri oleh Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten dan Kepala Perangkat Daerah. Acara tersebut berlangsung meriah dan berhasil menarik 500 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan gaya hidup sehat kepada masyarakat.

Usai mengikuti kegiatan Family Run, Pjs Bupati Kuansing dalam keterangannya diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) dr. H. Fahdiansyah, SpOG menyampaikan apresiasi atas komitmen dari RSUD Teluk Kuantan dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dalam mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan.

“Terimakasih kepada Direktur RSUD beserta jajaran dan panitia atas terselenggaranya kegiatan Family Run. Harapannya, acara seperti ini dapat dilaksanakan rutin di masa yang akan datang. Saya mengajak seluruh masyarakat Kuansing untuk selalu aktif dalam membudayakan pola hidup sehat, salah satunya dengan berolahraga,” ujar Pj Sekda Kuansing.

Selanjutnya, Direktur RSUD Teluk Kuantan, dr. Benny Antomy, M. Ked (an)., Sp. An menyampaikan bahwa acara Family Run ini merupakan bagian dari upaya RSUD Teluk Kuantan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik yang menyenangkan.

“Acara ini pertama kali diselenggarakan dalam rangka memperingati HKN ke- 60 tahun 2024. Saya berharap, kedepannya acara ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan gaya hidup sehat di kalangan masyarakat,” pungkas Direktur RSUD Teluk Kuantan. (Kominfoss Kuansing)




Hadiri Debat Cabup/Cawabup Kuantan Singingi, Pjs. Bupati Sri Sadono berharap Pilkada Kuansing berjalan aman dan lancar

berandariaunews.com Pekanbaru – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) drg. Sri Sadono Mulyanto, M. Han menghadiri acara Debat Publik Calon Bupati Kuansing dan Calon Wakil Bupati, Kamis (14/11) malam, di Hotel Premier Pekanbaru, Riau.

Di acara tersebut, Pjs Bupati Kuansing hadir didampingi oleh Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kuansing dr. H. Fahdiansyah, SpOG, Kepala Badan Kesbangpol Muhjelan Arwan, SH., MH, dan Kasat Pol PP PKP Rio Kasyterwandra, S. Sos., MM.

Debat Publik calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kuansing mengangkat tema “Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Ekonomi Berbasiskan Kearifan Lokal, dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Insani”.

Debat Publik itu di awali dengan pemaparan Visi dan Misi dari ketiga Pasangan Calon (Paslon), nomor urut 01 Dr. H. Suhardiman Amby, MM – H. Mukhlisin, nomor urut 02 Dr. Adam, MH – Sutoyo, serta nomor urut 03 H. Halim dan – Sardiyono, A. Md.

Pada kesempatan itu, Pjs Bupati Kuansing, Sri Sadono Mulyanto mengatakan bahwa setiap paslon sama-sama memiliki keinginan dalam membangun Daerah. “Semoga hasil Pilkada 2024 nantinya dapat membawa Kuansing lebih baik lagi kedepannya, baik itu dari tata kelola Pemerintahan, Ekonomi, dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Insani,” ucapnya.

“Tadi kita sudah sama-sama menyaksikan sesi tanya jawab terkait strategi dalam menghadapi berbagai persoalan yang dilayangkan untuk para pasangan Cabup dan Cawabup, secara keseluruhan pelaksanaan Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuansing berjalan tertib dan lancar,” sambung Pjs Bupati Kuansing. (Kominfoss Kuansing)




Pjs. Bupati Kuantan Singingi Berikan Penyuluhan Hidup Sehat tanpa Narkoba di SMAN 1 Sentajo Raya

berandariaunews.com Sentajo Raya – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) drg. Sri Sadono Mulyanto, M. Han bersilaturahmi sekaligus memberikan Penyuluhan (Motivasi) tentang pentingnya hidup sehat tanpa narkoba, di SMAN 1 Sentajo Raya, Kamis (14/11) pagi.

Kehadiran Pjs Bupati Kuansing, Sri Sadono Mulyanto didampingi oleh Sekretaris Camat Sentajo Raya, Kepala Puskesmas Sentajo Raya, rekan-rekan dari Alumni IPDN yang bertugas di Pemkab Kuansing dan salah seorang dokter internship di RSUD Teluk Kuantan.

Pada kesempatan itu, Pjs Bupati Kuansing menceritakan tentang pengalamannya saat menjadi direktur di RSJ Tampan. “Beberapa penyebab orang mengalami gangguan jiwa itu adalah frustasi dan narkoba. Jadi, saya mengingatkan kepada siswa-siswi untuk menjauhi narkoba dan menghindari pergaulan yang tidak sehat,” ungkapnya.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa Motivasi ini jadi pengingat bagi seluruh masyarakat, bukan hanya siswa-siswi. Hidup sehat tanpa narkoba itu penting, karena tidak ada dampak positif dari narkoba.

“Narkoba itu mengandung zat adiktif yang dapat menyebabkan kecanduan dan halusinasi, sehingga penggunanya tidak bisa membedakan mana perbuatan yang benar. Saya berharap kepada kita semua untuk menjauhi narkoba. Generasi muda adalah penerus bangsa, jadi jangan rusak diri dengan hal-hal yang negatif,” pungkas Pjs Bupati Kuansing.

Diakhir sambutannya, Pjs Bupati Kuansing meminta kepada siswa-siswi, terkhusus di SMAN 1 Sentajo Raya ini untuk mengejar cita-cita dan menggapai mimpi hingga menjadi kenyataan.




Debat Pilkada Kuansing Jadi Ajang Saling Serang, Hanya SDM yang Memaparkan Visi Dan Misi.

berandariaunews.com, Kuansing – Pada tanggal 14 November 2024 pukul 20.00 WIB, debat publik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) terbuka yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kuantan Singingi (Kuansing) mengangkat tema “Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal, dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Insani.”

Acara tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Premier Pekanbaru, Jalan Jendral Sudirman No. 389, Simpang Empat, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Selama sesi debat yang disiarkan langsung oleh Riau Televisi, jurnalis mengamati bahwa Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi nomor urut 2 Adam-Sutoyo (Ayo) dan nomor urut 3 Halim-Sardiyono (HS) saling serang terhadap Paslon nomor urut 1 Dr. H. Suhardiman Amby M.M. (SDM) tanpa memprioritaskan pembahasan visi dan misi untuk kota Kuansing.

Dari pantauan jurnalis, Paslon nomor urut 2 Adam-Sutoyo (Ayo) secara sepihak melontarkan tuduhan bahwa peluang korupsi di Kuansing dimulai dari PNS. Tuduhan ini dinilai tidak masuk akal oleh Darwis, ST, yang merupakan anggota tim pemenangan SDM.

“Ini sangat tidak masuk akal. Tuduhan yang disampaikan oleh Paslon nomor urut 2 itu tidak berdasar dan hanya asal bicara saat debat publik tadi,” ujar Darwis, ST, kepada jurnalis pada Kamis malam (14/11/2024).

Darwis juga menambahkan bahwa seharusnya Paslon nomor urut 2 maupun nomor urut 3 lebih baik menyampaikan visi, misi, serta program unggulan untuk pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kuantan Singingi.




SEMPENA HARI PAHLAWAN, PEMKAB KUANSING BERIKAN SANTUNAN UNTUK PEJUANG 45

berandariaunews.com KUANSING – Pjs Bupati Kuansing, drg. Sri Sadono Mulyanto, M.Han menyerahkan santunan kepada Dewan Pimpinan Cabang Pejuang 45. Penyerahan santunan ini dilakukan setelah pelaksanaan upacara yang digelar Senin (11/11/2024) pagi di Lapangan Komplek Perkantoran Pemkab Kuansing.

Ini merupakan komitmen Pemkab Kuansing untuk terus menghormati dan mengenang pengorbanan mereka serta Sebagai wujud penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-79, ungkap Pjs. Bupati Kuantan Singingi pasca penyerahan santunan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para pejuang yang telah memberikan sumbangsih besar bagi kemerdekaan Indonesia. Santunan ini merupakan bentuk apresiasi atas perjuangan yang tidak ternilai dari para anggota DPC Pejuang 45, langkah ini diharapkan menginspirasi generasi muda untuk terus mengenang dan meneladani jasa-jasa para pahlawan.” ungkap Tri Sadono.

Peringatan Hari Pahlawan tahun ini, dengan tema “Teladani Pahlawanmu dan Cintai Negerimu,” diharapkan dapat memupuk semangat perjuangan di hati masyarakat Kuansing, terutama dalam menjaga dan melanjutkan cita-cita luhur para pahlawan bagi kemajuan bangsa.

Pemberian santunan kepada DPC Pejuang 45 tersebut menjadi momen emosional yang menggugah rasa bangga dan penghormatan dari seluruh peserta upacara. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu para pejuang atau keluarga mereka yang telah mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan Indonesia.