Polres Kuansing Amankan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuansing dengan Agenda Penyampaian Pidato Awal Masa Jabatan Bupati Kuansing 2025-2030

Berandariaunews.com, KUANSING – Polres Kuantan Singingi melaksanakan pengamanan ketat dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuantan Singingi yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kuansing pada Senin (3/3/2025) pukul 14.30 WIB. Rapat ini beragendakan Penyampaian Pidato Awal Masa Jabatan Bupati Kuantan Singingi Periode 2025-2030.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kuansing, Juprizal, S.E., M.Si., didampingi Wakil Ketua I, Satria Mandala Putra, S.Si., serta dihadiri oleh 23 anggota DPRD Kuansing. Hadir pula sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, termasuk Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, M.M., Wakil Bupati Kuansing H. Muklisin
Kapolres Kuansing AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., Kajari Kuansing Sahroni, S.H., M.H., Danramil 07/KH Kapten Inf. Yunasri, Pj. Sekda Kuansing dr. Fahdiansyah, S.Pog., Ketua KPU Kuansing Wawan Ardi, S.Psi., Ketua Pengadilan Agama Kuansing Genius Virades, S.Ag., Ketua TP-PKK Kuansing Hj. Yulia Herma Suhardiman, Para Staf Ahli, Asisten, Sekretaris DPRD, Kepala Badan/Dinas, Camat, dan Pejabat Eselon III Pemkab Kuansing, Pimpinan Bank se-Kabupaten Kuansing, Tokoh masyarakat dan pengurus partai politik dan Tamu undangan lainnya (+-25 orang).

Ketua DPRD Kuansing dalam sambutannya menegaskan pentingnya rapat paripurna ini sebagai bagian dari proses pemerintahan daerah setelah pelantikan serentak kepala daerah oleh Presiden RI pada 20 Februari 2025 di Jakarta.

Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, M.M., dalam pidatonya, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah masyarakat dengan sebaik-baiknya, serta menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Kuantan Singingi.

Beliau juga mengapresiasi kelancaran Pilkada 2024 yang berjalan aman dan damai serta mengajak semua pihak untuk bersatu dalam menyusun dan merealisasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030.

Pidato Bupati menyoroti visi Kabupaten Kuantan Singingi sebagai “Kuansing Negeri Bersama”, dengan misi utama meliputi Penguatan nilai adat dan kehidupan masyarakat yang religius, Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, Pengembangan ekonomi daerah yang inovatif dan berbasis potensi wilayah, Pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dan Mewujudkan pemerintahan yang transparan dengan pelayanan publik berkualitas.

Kapolres Kuansing AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., memastikan bahwa pengamanan kegiatan berjalan dengan lancar. Personel Polres Kuansing ditempatkan di berbagai titik strategis untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama jalannya rapat paripurna. “Pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama dalam rangkaian kegiatan pemerintahan daerah. Alhamdulillah, kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolres Kuansing.

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuantan Singingi Dengan Agenda Penyampaian Pidato Awal Masa Jabatan Bupati Kuantan Singingi 2025-2030 selesai Pukul 15:20 Wib, selama giat berlangsung situasi terdapat dalam aman dan kondusif, Pengamanan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kuansing KOMPOL Teguh Wiyono,, S.H.,M.H, dengan 42 hadir Personil pengamanan.

“Dengan berakhirnya rapat paripurna ini, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi resmi memulai masa kepemimpinan periode 2025-2030, dengan harapan besar akan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kuansing ke depan,” pungkas Kapolres.

Sumber: Humas Polres Kuansing




Sempat Melarikan Diri , Suami Yang Diduga Membunuh Istrinya Di Perumahan Griya Sinambek Berhasil Di Bekuk Sat Reskrim Polres Kuansing

berandariaunews.com KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi (Kuansing) berhasil menangkap E (48), terduga pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri, J (50), yang merupakan Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) di Kuansing, Riau. Pelaku ditangkap setelah dua hari dalam pelarian usai diduga menghabisi nyawa istrinya di rumah mereka di Perumahan Griya Sinambek Permai, Jalan Cempedak, RT 005/RW 001, Lingkungan III Sinambek, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Senin (24/2/2025) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., melalui Kasat Reskrim AKP Shiton, S.I.K., M.H., menyampaikan “Peristiwa tragis ini terjadi saat J ditemukan tewas di dalam kamar tidurnya dengan luka parah di bagian leher. Warga sekitar pertama kali mengetahui kejadian ini setelah pelapor, G (43), diberitahu oleh seorang tetangga bernama A yang mengatakan bahwa ada seseorang pingsan di rumah korban. Saat G dan warga lainnya masuk ke dalam kamar J, mereka mendapati korban dalam kondisi mengenaskan telentang di lantai mengenakan daster, berlumuran darah, dan wajahnya tertutup kain sarung,” ujar Kasat.

Anak korban, Z (17), yang saat itu berada di rumah, berteriak histeris setelah melihat ibunya dalam kondisi tak bernyawa. Z awalnya mendapat pesan WhatsApp dari ayahnya, E (48), yang menyuruhnya untuk mengecek kondisi sang ibu. Setelah melihat kejadian tersebut, warga langsung melaporkan insiden ini ke SPKT Polres Kuansing untuk ditindaklanjuti.

Setelah mendapatkan laporan, Sat Reskrim Polres Kuansing segera melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap E, yang diketahui melarikan diri usai kejadian. “Benar, E (48) ditangkap di Kelurahan Muara Lembu pada pukul 09.30 WIB. Dia bersembunyi di semak-semak sekitaran Sungai Singingi,” ujar AKBP Angga, Rabu (26/2/2025).

Dalam proses pencarian, tim Sat Reskrim Polres Kuansing yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Shilton, S.I.K., M.H., menggunakan drone untuk melacak keberadaan pelaku. Setelah dua hari dalam pelarian, E akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi lemas karena hanya bertahan hidup dengan memakan daun untuk mengusir rasa lapar.
Pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Polres Kuansing untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil interogasi awal, E mengakui perbuatannya.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait dengan kasus pembunuhan ini, yaitu Satu bilah pisau yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban, Satu unit ponsel Android merek Samsung milik pelaku dan Satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah, yang diduga digunakan pelaku dalam pelariannya.

Polres Kuansing telah melakukan sejumlah langkah untuk mempercepat proses penyelidikan kasus ini, di antaranya Membuat laporan polisi resmi atas kejadian tersebut, Menerbitkan tanda bukti laporan sebagai dasar hukum pemeriksaan lebih lanjut, Melakukan interogasi terhadap pelapor dan para saksi untuk mengumpulkan keterangan lebih mendalam.

Kapolres Kuansing, AKBP Angga F. Herlambang, menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas terhadap setiap pelaku tindak pidana yang meresahkan masyarakat. “Kami dari Polres Kuansing memastikan bahwa setiap kasus kriminalitas, termasuk kasus pembunuhan ini, akan ditangani dengan cepat dan profesional. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Beliau juga mengapresiasi kerja cepat tim Sat Reskrim yang berhasil menangkap pelaku dalam waktu singkat. “Dengan penggunaan teknologi seperti drone, pencarian pelaku menjadi lebih efektif. Ini menunjukkan bahwa kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan untuk melarikan diri atau menghindari proses hukum,” tambahnya.

“Saat ini, tersangka E (48) masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kuansing dan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan, yang mengatur hukuman maksimal 15 tahun penjara. Polisi juga tengah mendalami motif pembunuhan yang diduga dilakukan oleh pelaku terhadap istrinya sendiri. Pihak keluarga korban berharap keadilan dapat ditegakkan dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya,” pungkas Kasat.

Sumber: Humas Polres Kuansing




Sat Reskrim Polres Kuansing Olah TKP Dugaan Pembunuhan Di Perumahan Griya Sinambek

Berandariaunews.com, KUANTANSINGINGI,– Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kuantan Singingi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di Jl. Cempedak, Perumahan Griya RT/RW 05/01, Lingkungan III Sinambek, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing. Kejadian tragis ini menimpa seorang perempuan berusia 51 tahun berinisial J.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., melalui Kasat Reskrim AKP Shiton, S.I.K., M.H., menyampaikan “Kronologi Kejadian Peristiwa ini diketahui pertama kali pada Senin, (24/2/2025) sekitar pukul 07.05 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, Z, yang merupakan anak korban, ia mendengar suara sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai oleh ayahnya, E (48), melaju kencang keluar pagar rumah. Saat itu, Z yang hendak berangkat sekolah tertahan di dalam kamar karena hujan,” ujar Kasat.

Setelah mendengar suara motor, Z keluar kamar dan menemukan ibunya dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka parah di bagian leher. Menyadari kejadian mengerikan tersebut, Z segera meminta pertolongan kepada tetangganya, M. Saksi M yang mendatangi rumah korban melihat kondisi J sudah tidak bernyawa dengan luka parah di kamar tidurnya. Dalam keadaan panik, M langsung memberi tahu warga sekitar.

Berdasarkan keterangan awal saksi-saksi, dugaan kuat mengarah kepada E, suami korban, yang diketahui sering terlibat cekcok dengan istrinya. Saat kejadian, hanya korban yang berada di dalam rumah, dan keberadaan E setelah meninggalkan lokasi masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Tim Sat Reskrim Polres Kuansing yang dipimpin oleh KBO Sat Reskrim Iptu Romlan segera melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Beberapa langkah yang telah dilakukan di antaranya Melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti, Memeriksa dan menggali keterangan dari saksi-saksi, Mengamankan sebilah pisau dengan panjang sekitar 40 cm yang ditemukan di kamar mandi di bawah wastafel, dan Mengupayakan autopsi korban di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti.

Dalam proses olah TKP, tim Sat Reskrim yang terlibat antara lain Aipda Bambang Eko HP, Aipda Edu Lesmono, Bripka Zulkifli Rahman, Brigadir Rizki Supriyoga dan Briptu Doli Sagita, Fakta-fakta yang ditemukan di TKP menunjukkan bahwa korban diduga meninggal akibat sabetan pisau, dengan kondisi leher hampir putus. Kejadian ini sontak menggemparkan warga sekitar yang langsung berkerumun di lokasi meskipun kondisi saat itu sedang hujan.

Saat ini, Polres Kuantan Singingi terus melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap motif pasti dan keberadaan terduga pelaku. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melapor guna mempercepat proses penegakan hukum, “Kegiatan olah TKP selesai sekitar pukul 10.00 WIB dengan situasi yang terkendali. Pihak kepolisian akan terus memberikan perkembangan terbaru mengenai kasus ini kepada publik,” ungkap Kasat.

Sat Reskrim Polres Kuansing saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan, EA (48), yang merupakan suami korban. Kejadian ini menambah daftar kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berujung tragis.

Polres Kuansing mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika mengetahui keberadaan pelaku agar proses hukum dapat segera berjalan, “Polres Kuansing juga menegaskan komitmennya dalam mengusut tuntas kasus ini dan memastikan keamanan serta ketertiban di wilayah hukumnya tetap terjaga,” pungkas Kasat.

Sumber: Humas Polres Kuansing




Mintak Tunjuk Ajar Dalam Membangun Kuansing, Bupati Dan Wabup Gelar Silahturahmi Dengan Para Tokoh Kuansing Di Jakarta

berandariaunews.com Jakarta – Bupati dan Wakil Bupati Kuansing, mengumpulkan seluruh Tokoh Masyarakat Kuansing di Jakarta, dalam rangka silaturahmi dan minta tunjuk ajar terkait Pembangunan Kuansing ke depan.

Acara yang berlangsung di anjungan Riau Taman Mini Indonesia Indah ( TMII), Kamis 20/02/2025 malam.

Acara ini juga di hadiri langsung seluruh Kepala OPD dan Camat Se Kuansing.

Saya minta seluruh Kadis dan Camat mendengarkan, masukan dan kiat-kiat yang di sampaikan para Tokoh Kuansing yang ada di Jakarta ini, tegas Bupati Suhardiman didampingi Wabup, H Mukhlisin.

Kami berharap dukungan semua Tokoh Kuansing dimana saja, termasuk di Jakarta ini, ucapnya.

Diantara Tokoh yang memberikan pandangan adalah Prof Maswardi Rauf, Prof Antar Venus, Rektor Universitas Veteran Jakarta, serta banyak Tokoh lainnya.

Prof Maswardi Rauf, menegaskan perlunya keberlanjutan pembangunan Kuansing yang lebih terarah dan tepat guna.

Sementara Mantan Hakim Agung, Prof. H Sahrul Rabain, SH MH, mendukung kepemimpinan Suhardiman Amby – Mukhlisin Dengan catatan berpihak pada masyarakat, sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku.***




Di Lantik Presiden Prabowo Di Istana Negara, Suhardiman – Mukhlisin Sampaikan Terimakasih Kepada Masyarakat Kuansing

berandariaunews.com JAKARTA – Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi, Dr H Suhardiman Amby – H Mukhlisin, resmi di lantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto bersama ratusan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Se Indonesia, Kamis, 20/2/25 di Istana Negara Jakarta.

Sebelum menuju Istana Negara, H Suhardiman Amby – Mukhlisin menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kuantan Singingi, atas dukungan yang sudah di berikan.

Pasca pelantikan ini, mari kita bersatu untuk membangun Kuantan Singingi lebih baik, ujar keduanya pada media di Monumen Nasional ( Monas) Jakarta.

Kami juga berterimakasih kepada Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto dan Mendagri, Tito Karnavian atas proses pelantikan serentak hari ini, ujar keduanya.

Kita akan dukung berbagai kebijakan pemerintah pusat, yang tengah di laksanakan dibawah Komando Bapak Presiden, ujar Suhardiman.

Kita juga akan jalankan berbagai intruksi Presiden pada arahan nya saat pelantikan, tambah nya.

Sementara tampak ratusan warga Kuansing, juga ikut berbaur dengan ribuan warga yang menyaksikan prosesi pelantikan mulai dari Kawasan Monas hingga Istana Negara.

Kami ikut bangga, Bupati dan Wakil Bupati Kuansing ikut di lantik di Istana Negara. Ini moment bersejarah bagi mereka, dan bagi kami juga. Sebab saya sendiri pun baru kali ini memijakkan kaki di Kota Jakarta, ujar Ary Samtama warga Kuansing asal Simandolak Kecamatan Benai.

“Kalau tak ada pelantikan Pak Bupati dan Pak Wabup ini, mungkin saya hanya tahu Jakarta lewat layar kaca. Semoga Pak Bupati dan Wabup, sukses mengemban amanah untuk Kuansing lebih baik ke depan”, tutup nya.***




Tim Mata Elang Sat Res Narkoba Polres Kuansing Tangkap Pengedar Shabu Di Singingi Hilir

berandariaunews.com KUANTANSINGINGI,– Tim Mata Elang Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Kuantan Singingi kembali menunjukkan ketegasannya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Pada Selasa (18/2/2025) malam, tim berhasil mengamankan seorang pria berinisial D (39), yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis shabu di Desa Petai, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., melalui Kasat Res Narkoba Polres Kuansing, AKP Novris H. Simanjuntak, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penangkapan terhadap tersangka D bermula dari hasil penyelidikan intensif yang dilakukan tim Mata Elang. Berdasarkan informasi yang diterima, tim melakukan pemantauan di sekitar Desa Petai sejak pukul 20.30 WIB. “Kami mendapat informasi adanya aktivitas peredaran narkotika di Desa Petai. Setelah melakukan pemantauan, tim langsung bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan lebih dalam,” ujar AKP Novris H. Simanjuntak.

Sekitar pukul 22.00 WIB, tim berhasil mengidentifikasi tersangka dan langsung melakukan penangkapan. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 14 paket plastik klip bening yang berisi narkotika jenis shabu yang disimpan di dalam kantong celana tersangka.

Selain narkotika jenis shabu dengan berat kotor 5,20 gram, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, yaitu Uang tunai Rp450.000,- (Empat ratus lima puluh ribu rupiah), 39 plastik bening kosong, 1 buah kotak lem kosong, 1 buah gunting, 1 buah plastik obat kosong dan 1 unit handphone merk OPPO warna ungu.

Dalam hasil interogasi awal, tersangka D mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial O, yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Tersangka mengaku membeli satu kantong shabu dengan harga Rp3.000.000,- (tiga juta rupiah), namun baru membayar sebesar Rp1.000.000,- (satu juta rupiah). Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk memburu O dan mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

Sebagai bagian dari prosedur penanganan kasus narkotika, polisi juga melakukan tes urine terhadap tersangka D. Hasilnya, tersangka dinyatakan positif mengandung amphetamine, yang mengindikasikan bahwa selain menjadi pengedar, tersangka juga merupakan pengguna narkotika. Atas perbuatannya, tersangka D dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Jika terbukti bersalah, tersangka terancam hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda hingga miliaran rupiah.

Kasat Res Narkoba Polres Kuansing, AKP Novris H. Simanjuntak, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menggencarkan operasi pemberantasan narkotika di seluruh wilayah Kuantan Singingi.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkotika. Tim Mata Elang Sat Res Narkoba akan terus melakukan penyelidikan dan penindakan tegas terhadap siapa pun yang terlibat dalam jaringan narkoba,” tegasnya.

“Dengan adanya pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat menjadi peringatan bagi para pelaku kejahatan narkotika bahwa Polres Kuansing tidak akan berhenti dalam memerangi peredaran barang haram tersebut demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” Tandas Kasat.

Sumber: Humas Polres Kuansing




Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Pangean Tinjau Lokasi Penanaman Jagung Pipil Di PT. Gatipura Mulya

Berandariaunews.com, KUANTANSINGINGI,– Dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan nasional yang termasuk dalam Asta Cita Presiden RI, Polsek Pangean bersama pihak terkait melakukan peninjauan lokasi penanaman jagung pipil di PT. Gatipura Mulya, Desa Sungai Langsat, Kecamatan Pangean. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, (16/2/2025), pukul 11.00 WIB.

Peninjauan ini dilakukan bersamaan dengan hari kedua proses pembajakan dan penggemburan tanah di lahan yang akan digunakan untuk program tumpang sari. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Manager PT. Gatipura Mulya, Zulpajli; Bhabinkamtibmas Sungai Langsat, Bripka Mariono; Asisten PT. Gatipura Mulya, TH. Sibuaya; serta para pekerja yang bertugas di lapangan.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., melalui Kapolsek Pangean, AKP Zulfatriano, S.H., M.H., menyampaikan “Dalam kegiatan ini, tim melakukan pengecekan langsung terhadap proses pembajakan dan penggemburan lahan seluas sekitar 50.000 m² yang telah disiapkan untuk program ketahanan pangan. Lahan ini nantinya akan dimanfaatkan untuk sistem tumpang sari, yakni metode pertanian yang mengoptimalkan penggunaan lahan dengan menanam beberapa jenis tanaman dalam satu area untuk meningkatkan hasil pertanian secara berkelanjutan,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan hasil peninjauan, lokasi lahan tumpang sari ini berada pada titik koordinat 0.33882639S, 101.59868633E. Dengan persiapan yang telah dilakukan, lahan ini diharapkan mampu menjadi salah satu pusat produksi jagung pipil di wilayah Kecamatan Pangean, sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Kapolsek Pangean melalui Bhabinkamtibmas Sungai Langsat, Bripka Mariono, menyampaikan bahwa pihak kepolisian mendukung penuh program ketahanan pangan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan di daerah. “Kami dari Polsek Pangean mendukung penuh pelaksanaan program ini, karena selain sebagai bagian dari kebijakan nasional, ini juga akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Dengan pemanfaatan lahan secara optimal, diharapkan hasil pertanian dari program ini dapat meningkatkan kesejahteraan para petani dan pekerja di daerah ini,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, Manager PT. Gatipura Mulya, Zulpajli, menyampaikan bahwa pihak perusahaan siap berkontribusi dalam mendukung program ini dengan menyediakan lahan dan fasilitas yang diperlukan. “Kami berkomitmen untuk ikut serta dalam mewujudkan program ketahanan pangan ini, dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung ketersediaan pangan secara nasional,” ungkapnya.

Proses peninjauan dan pengolahan lahan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dengan situasi yang aman dan terkendali. Seluruh pihak yang terlibat bekerja sama untuk memastikan bahwa lahan ini dapat segera digunakan untuk penanaman jagung pipil sesuai dengan rencana. “Dengan adanya program ini, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Kuantan Singingi dapat terus berkembang, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Kapolsek.

Sumber: Humas Polres Kuansing




Seruuu!!! BPD Desa Tebing Tinggi Adakan Pemilihan Direktur BUMDES Harapan Makmur.

berandariaunews.com, BENAI – BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Desa Tebing Tinggi Simandolak Kecamatan Benai adakan pemilihan Direktur BUMDES secara terbuka khususnya untuk masyarakat Desa Tebing Tinggi pada Jum’at 14/02/2025 siang. Hal ini terlaksana setelah hasil mufakat dari seluruh unsur masyarakat dengan melalui mekanisme seleksi untuk semua calon yang ikut dalam pencalonan.

Riko Nopriansyah selaku Ketua BPD Desa Tebing Tinggi menyampaikan, agenda tersebut adalah hasil dari musyawarah mufakat bersama masyarakat guna untuk lahirnya calon Direktur BUMDES yang potensial untuk kemajuan desa. “Seluruh peserta wajib mengikuti seleksi yang akan dinilai oleh unsur pemerintahan desa”,ujarnya.

Dari 7 peserta calon yang ikut seleksi,hanya 3 peserta yg lulus administrasi yang dinilai oleh unsur PEMDES Tebing Tinggi, diantaranya : Meli Sasmi SP, M.Si (71,48), Riko Rahmad, SH (67,27), Azizul Bahra, SE (67,22). Setelah itu, ketiga calon tersebut diwajibkan menyampaikan visi dan misinya didepan seluruh masyarakat yang hadir sebelum dilaksankan pemilihan langsung oleh masyarakat.

Setelah penghitungan suara, Meli Sasmi SP, M.Si, meraih suara tertinggi dari seluruh masyarakat yang hadir untuk memberikan hak suaranya tersebut. Saat diwawancarai, Direktur BUMDES Tebing Tinggi terpilih, Meli Sasmi SP, M.Si menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat desa Tebing Tinggi atas amanah yang diberikan kepadanya. “Yaah, ini adalah amanah yang harus ditunaikan dengan baik, saya ucapkan ribuan terima kasih atas amanah yang telah diberikan kepada kami”, imbuhnya.

Kepala Desa Tebing Tinggi, Andrisman berharap kepada pengurus BUMDES yang baru agar dapat mengembangkannya dengan sebaik mungkin. Andrisman juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sangat antusias dalam pemilihan pengurus BUMDES tersebut.

“Kami selaku pemerintahan desa mengucapkan selamat kepada kepengurusan BUMDES yang baru,semoga bekerja dengan baik untuk kemajuan desa kita bersama”,pungkasnya. (GTTS)




Guna Mendukung Tercapainya SDGs No 2, Tim Laboratorium Produksi Ternak Potong dan Perah Universitas Diponegoro Lakukan Pengabdian Masyarakat Kepada Peternak Sapi.

berandariaunews.com Rembang – Tim Laboratorium Produksi Ternak Potong dan Perah, Departemen Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat kepada peternak di Kabupaten Rembang. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak mengenai manajemen pemeliharaan induk sapi potong.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 5 Februari 2025 di Kampus PSDKU UNDIP yg diikuti oleh 60 peternak yang tergabung dalam kelompok tani ternak di Kabupaten Rembang.

Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 2, yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik, serta meningkatkan pertanian berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, S.Pt., M.Si menyampaikan bahwa manajemen pemeliharaan ternak yang baik merupakan kunci utama dalam meningkatkan produktivitas ternak. “Dengan menerapkan manajemen yang tepat, peternak dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi daging sapi, yang pada akhirnya akan mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, maka dari itu kami sangat berterima kasih atas kegiatan yang dilakukan oleh bapak ibu dosen dari Departemen Peternakan, FPP UNDIP ini tentunya sangat bermanfaat bagi para peternak yang hadir” ujarnya.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi tentang pemilihan Induk Sapi potong yang berkualitas, pemberian pakan yang tepat, manajemen kesehatan ternak, manajemen reproduksi serta manajemen kandang dan lingkungan.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan produktivitas peternakan sapi potong di Kabupaten Rembang. Selain itu, dengan meningkatnya kualitas dan kuantitas produksi daging sapi, diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan nasional serta mendukung pencapaian SDGs nomor 2.

Tim Laboratorium produksi ternak potong dan perah berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pengabdian serupa di berbagai daerah guna mendukung pembangunan pertanian dan peternakan yang berkelanjutan.***




Polsek Kuantan Mudik dan Polsek Benai Sambangi dan Monitoring Tanaman Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

berandariaunews.com KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka mendukung Program ASTA CITA Presiden Republik Indonesia terkait ketahanan pangan, jajaran Polsek Kuantan Mudik dan Polsek Benai aktif melakukan sambang dan monitoring terhadap lahan pertanian yang dikelola masyarakat di wilayah hukum masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keberhasilan program pemanfaatan lahan pekarangan guna meningkatkan ketahanan pangan serta kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Pada Selasa (12/2/2025) pukul 10.40 WIB, Bhabinkamtibmas Polsek Kuantan Mudik, Aiptu Efrizal, melaksanakan giat sambang dan pengecekan terhadap tanaman semangka yang ditanam di lahan pekarangan masyarakat di Desa Gunung, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Kegiatan ini dilakukan bersama Kelompok Tani Tapak Godang yang diketuai oleh Predi Bento. Tanaman semangka yang ditanam di lahan seluas 30×70 meter ini telah berumur 1 bulan 20 hari. Program ini diharapkan dapat mengubah lahan kosong menjadi lahan pertanian produktif sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Aiptu Efrizal menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi dalam program kesejahteraan masyarakat. “Melalui program ketahanan pangan ini, kami berharap lahan kosong dapat dikelola dengan baik sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ujarnya.

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek Benai, kegiatan serupa juga dilakukan. Pada Selasa (11/2/2025), Bhabinkamtibmas Desa Pulau Kalimanting, Brigadir Marliwen, melaksanakan monitoring tanaman cabe yang dikelola masyarakat di bawah koordinasi Ketua Kelompok Tani, Deta Herman.

Kegiatan ini mencakup pembersihan lahan pertanian cabe yang memiliki luas sekitar 2.000 m². Tanaman cabe ini telah ditanam sejak 15 Desember 2024 dan menjadi bagian dari upaya menciptakan pertanian tumpangsari untuk mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., melalui Kapolsek Benai IPDA Hainur Rasyid, SH, menjelaskan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting dalam mendukung program ketahanan pangan. “Kami ingin memastikan bahwa lahan pertanian ini dikelola dengan baik agar hasilnya dapat meningkatkan pendapatan keluarga petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan beberapa manfaat dapat tercapai, antara lain Pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan pertanian produktif yang mendukung ketahanan pangan, Meningkatkan kerja sama antara Polri dan masyarakat dalam sektor pertanian, Hasil pertanian yang dikelola oleh masyarakat dapat membantu meningkatkan ekonomi warga, khususnya di Desa Gunung dan Desa Pulau Kalimanting.

“Kegiatan sambang dan monitoring pertanian ini berjalan dengan aman dan kondusif. Ke depan, jajaran kepolisian di Kuansing akan terus mendukung masyarakat dalam mengembangkan pertanian sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” pungkas Kapolsek.

Sumber: Humas Polres Kuansing