Siapkan Layanan Polri di Mal Pelayanan Publik, DPMPTSP Kuansing Koordinasi dengan Polda Riau

Teluk Kuantan – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan koordinasi bersama pihak Polda Riau terkait penyelenggaraan pelayanan publik Polri di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kuantan Singingi Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (29/4/2026) di ruang rapat kantor DPMPTSP Kuantan Singingi.

Koordinasi ini bertujuan untuk mematangkan rencana kehadiran layanan kepolisian di MPP guna meningkatkan kemudahan akses pelayanan bagi masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag RBP RORENA Polda Riau AKBP Yesi Chandra Ayu, S.H., Kabag Ren Polres Kuansing AKP Syurfanaidi, S.H., Kasat Intelkam Polres Kuansing, Sekretaris DPMPTSP, serta Penata Perizinan Ahli Madya.

Kepala DPMPTSP Kuantan Singingi, Erdiansyah S.Sos, M.Si, menyampaikan bahwa hasil koordinasi menghasilkan beberapa poin penting terkait layanan awal yang akan dihadirkan oleh Polres Kuansing di MPP.

“Layanan awal yang akan disiapkan meliputi penerbitan Laporan Kehilangan Barang (LKB) serta pelayanan SIM Keliling,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk pelayanan SIM Keliling direncanakan akan dilaksanakan secara berkala, yakni satu hingga dua kali dalam satu minggu, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan tersebut tanpa harus datang langsung ke kantor kepolisian.

Sementara itu, untuk mendukung layanan LKB di MPP, diperlukan sejumlah sarana dan prasarana, di antaranya dua unit meja dan kursi, satu unit komputer atau PC, serta satu unit printer.

Terkait pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Erdiansyah menyebutkan bahwa saat ini masih dalam tahap koordinasi lebih lanjut. Hal ini disebabkan kebutuhan anggaran yang relatif besar untuk menghadirkan layanan tersebut di MPP.

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan ke depan Mal Pelayanan Publik Kuantan Singingi dapat menyediakan layanan yang semakin lengkap dan terintegrasi, termasuk layanan dari Polri, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.***




Matangkan Kesiapan MTQ XLIV 2026, Disbudpar Kuansing Koordinasi dengan Ditpamobvit Polda Riau

Teluk Kuantan – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar temu wicara bersama Kasubdit Wisata Ditpamobvit Polda Riau, Kompol Nofaldi, S.Sos., M.Si, dalam rangka mematangkan kesiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLIV tingkat Provinsi Riau tahun 2026 di Kuansing.

Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung pada Rabu (29/4/2026) di Teluk Kuantan, dihadiri oleh sejumlah kepala OPD terkait, di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Delis Martoni, Kepala Dinas Perhubungan, Hemdri Wahyudi, Kasat Pol PP, Rio Kasyter Wabdra, Kalaksa BPBD, H. Yulizar, serta Camat Kuantan Tengah. Eka Putra.

Pada pertemuan tersebut, Kompol Nofaldi, yang juga. Mantan Wakapolres Kuansing, menyampaikan sejumlah masukan strategis guna menunjang kesuksesan penyelenggaraan MTQ.

Di antaranya, pentingnya menyiapkan sarana dan prasarana pendukung sesuai standar keamanan, serta mengoptimalkan fasilitas umum, khususnya pada sektor destinasi wisata, kuliner, dan cendera mata yang mencerminkan potensi lokal daerah, tegasnya.

Selain itu, Novaldi juga menekankan pentingnya sinergi antara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi peserta maupun pengunjung selama pelaksanaan MTQ.

Tak kalah penting, kata Novaldi, disarankan pula agar pemerintah daerah menyiapkan paket kunjungan wisata yang terintegrasi dengan agen perjalanan (travel agent), guna memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi tamu dan peserta MTQ yang datang ke Kuantan Singingi., cetus nya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing, Ir. Emmerson, menyampaikan bahwa kegiatan koordinasi ini berjalan dengan lancar dan menjadi langkah awal yang penting dalam memastikan kesiapan daerah sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Riau.

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, diharapkan pelaksanaan MTQ XLIV tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi promosi pariwisata serta perekonomian daerah., tutup Emerson.***




Peringati Hardiknas 2026, Dinas Pendidikan Kuansing Bersama PGRI Gelar Lomba Senam Narosa

Teluk Kuantan — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi berlangsung meriah. Dinas Pendidikan Kuansing bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar Lomba Senam Narosa tingkat kabupaten yang dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kuantan Singingi yang hadir mewakili Bupati. Turut hadir dalam acara itu Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Pendidikan Kuansing, serta Ketua PGRI Kuantan Singingi beserta jajaran.
Ketua panitia pelaksana, Subrantas, S.Si., menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan jasmani sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pengurus cabang (PC) PGRI se-Kuansing. Ia menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti oleh 15 PC PGRI dari seluruh kecamatan di Kuantan Singingi.

“Penilaian lomba meliputi kekompakan, kreativitas gerakan, dan power. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan, dan PGRI atas dukungan penuh sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kuansing, H. Herizon, S.Pd., SD., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan PGRI dalam memeriahkan Hardiknas 2026. Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif seluruh kecamatan dalam lomba tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Sekda atas dukungan yang diberikan, termasuk dalam penyediaan konsumsi. Kegiatan ini ditaja oleh PGRI dengan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan,” katanya.

Herizon turut mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan dan menghindari praktik yang tidak adil. Ia juga mengajak seluruh sekolah untuk menjadikan Senam Narosa sebagai kegiatan rutin.

“Senam Narosa merupakan satu-satunya senam yang lahir dari Kuantan Singingi. Mari kita lestarikan dengan melaksanakannya minimal satu kali dalam seminggu di setiap sekolah,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Sekda yang mewakili Bupati menegaskan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk memperkuat peran strategis guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membentuk karakter generasi bangsa.

“Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesehatan jasmani, tetapi juga mendorong kreativitas. Melalui kegiatan ini, diharapkan Senam Narosa semakin dikenal luas hingga ke tingkat nasional,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menampilkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta menghormati keputusan dewan juri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kesehatan, dan pelestarian budaya lokal melalui Senam Narosa terus tumbuh dan berkembang di lingkungan pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi.***




Pemkab Kuansing Lepas 186 Jemaah Haji 1447 H, Wakil Bupati: Jaga Kesehatan dan Kekompakan

Teluk Kuantan – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam prosesi khidmat di Masjid Agung Ar Raudha, Teluk Kuantan, Selasa (28/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kuantan Singingi, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, unsur Forkopimda, serta berbagai pemangku kepentingan, di antaranya kepala perangkat daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Haji dan Umrah, para camat, Ketua IPHI, Ketua MUI, Ketua Baznas, Ketua LPTQ, pimpinan organisasi keagamaan, Ketua TP PKK, DWP, GOW, serta Kepala KUA se-Kabupaten Kuantan Singingi.

Salah seorang jemaah haji, Dr. Agusmandar, S.Sos., M.Si, bersama Irwan, S. Sos, MSi menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan fasilitas dan akomodasi lokal menuju Batam yang dinilai sangat membantu.

“Kami berharap keberkahan untuk Kabupaten Kuantan Singingi serta kelancaran seluruh agenda pemerintahan ke depan,” ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuantan Singingi, H. Armadis, S.Ag., M.Pd, menjelaskan bahwa tahun ini menjadi awal pelaksanaan oleh Kementerian Haji dan Umrah yang masih berkolaborasi dengan Kementerian Agama, khususnya dalam pelaksanaan manasik haji dan aspek teknis lainnya.
Pada musim haji tahun ini, Kabupaten Kuantan Singingi memberangkatkan sebanyak 186 jemaah haji dan 1 orang petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

Rinciannya terdiri dari 84 jemaah laki-laki dan 102 perempuan. Jemaah termuda tercatat atas nama Keyla Noprianti (18 tahun), sementara yang tertua Tohar (85 tahun).

Para jemaah dijadwalkan berangkat pada Rabu (29/04/2026) melalui dua penerbangan. Seluruhnya akan transit di Batam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Madinah.

Kepulangan direncanakan pada 9 Juni 2026 pukul 11.25 waktu Arab Saudi (WAS), tiba di Batam pada 10 Juni 2026 pukul 00.50 WIB, dan diperkirakan tiba kembali di Kuantan Singingi pada sore hari atau ba’da Ashar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kuantan Singingi menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas keberangkatan para jemaah. Ia menekankan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan suci yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual.

“Jaga kesehatan, pola makan, serta istirahat yang cukup. Jangan memaksakan diri, tetap disiplin, dan patuhi arahan petugas. Jaga kekompakan serta saling membantu antar sesama jemaah,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT, serta berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, Wakil Bupati turut berpesan agar mengikhlaskan keberangkatan dengan doa terbaik, sehingga seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama menjalankan ibadah.

Dengan penuh harap, seluruh jemaah haji Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2026 didoakan senantiasa dalam lindungan Allah SWT serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.***




Dorong Percepatan Penyelesaian Lahan Masyarakat Melalui Skema TORA, Pemkab Kuansing Usul Langsung Ke Kementerian Kehutanan

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus mendorong percepatan penyelesaian persoalan lahan masyarakat yang masih berada dalam kawasan hutan melalui skema Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

Hal ini disampaikan langsung Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby saat bertemu Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Dr. Raja Juli Antoni di kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati menekankan pentingnya perubahan Peta Indikatif TORA, mengingat masih banyak lahan masyarakat Kuansing yang secara administratif masuk dalam kawasan hutan negara, sehingga menyulitkan kepastian hukum dan pemanfaatannya oleh masyarakat.

Menteri Kehutanan, Dr. Raja Juli Antoni yang didampingi sejumlah pejabat eselon I Kementerian Kehutanan, menyambut baik aspirasi tersebut. Ia menegaskan pemerintah pusat terbuka terhadap usulan daerah sepanjang didukung data yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita akan pelajari usulan ini. Sepanjang memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan didukung dokumen yang valid, tentu akan kita lakukan pemetaan ulang,” ujarnya.

Sebagai informasi, program TORA merupakan bagian dari kebijakan reforma agraria nasional yang bertujuan memberikan akses legal kepada masyarakat terhadap lahan, termasuk pelepasan kawasan hutan yang telah lama dikuasai atau dimanfaatkan masyarakat secara turun-temurun. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi konflik agraria serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Bupati Kuansing dalam kesempatan itu juga menyerahkan sejumlah data pendukung terkait kondisi riil di lapangan, termasuk peta wilayah dan dokumen administrasi yang menunjukkan keberadaan permukiman dan lahan garapan masyarakat di Kecamatan Pucuk Rantau.
Turut mendampingi Bupati, Ketua DPRD Kuansing, H. Juprizal, SE, MSi, Anggota DPRD Kuansing, Hardiamon , Asisten I Setda Kuansing, dr. Fahduansyah, Kepala Dinas PUPR, Ade Fahrer Arif, Plt. Camat Pucuk Rantau, Yulinar, SPd, Kabag Pemerintahan Sigit Purnomo, serta sejumlah tokoh masyarakat Pucuk Rantau.

Pemkab Kuansing berharap, melalui pertemuan ini, proses revisi peta indikatif TORA dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat sehingga memberikan kepastian hukum atas lahan masyarakat serta mendorong peningkatan ekonomi warga di daerah tersebut.***




Antisipasi Penyalahgunaan BBM dan Kemacetan, Polsek Jajaran Polres Kuansing Intensif Amankan SPBU

KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas serta memastikan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) berjalan sesuai ketentuan, jajaran Polres Kuantan Singingi (Kuansing) melaksanakan kegiatan patroli, pengamanan, dan pengaturan lalu lintas (gatur lalin) di sejumlah SPBU, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak oleh Polsek jajaran, di antaranya Polsek Kuantan Mudik, Singingi Hilir, Singingi, Cerenti, Kuantan Tengah, dan Pangean. Patroli difokuskan pada pengawasan antrean kendaraan, kelancaran arus lalu lintas, serta pencegahan potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel di SPBU merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kemacetan, penimbunan, serta penyimpangan distribusi BBM di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Personel kami turun langsung melakukan pengaturan lalu lintas, memberikan imbauan kepada masyarakat agar tertib saat mengantre, serta memastikan pihak SPBU menyalurkan BBM sesuai aturan yang berlaku,” ujar Kapolres.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan penekanan kepada pengelola SPBU agar tidak melayani pengisian BBM bersubsidi menggunakan jerigen, tangki modifikasi, maupun “baby tank”. Selain itu, pengisian BBM diwajibkan sesuai barcode dan identitas kendaraan guna mencegah penyelewengan.

Di beberapa lokasi, seperti di SPBU wilayah Singingi Hilir dan Cerenti, terpantau adanya peningkatan aktivitas masyarakat, khususnya pada pengisian Bio Solar. Namun secara umum, situasi antrean masih dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan gangguan berarti terhadap arus lalu lintas.

Sementara itu, di wilayah Kuantan Tengah, personel Polres bersama Polsek setempat melakukan pengamanan di beberapa SPBU dengan memantau ketersediaan stok BBM serta memastikan distribusi berjalan lancar. Petugas juga aktif mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dan mematuhi aturan berlalu lintas.

Kapolres menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami akan terus melakukan pengawasan secara rutin dan berkelanjutan, guna memastikan distribusi BBM tepat sasaran serta situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Kuansing tetap aman dan kondusif,” tegas AKBP Hidayat.

Hingga kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian patroli dan pengamanan di SPBU wilayah Kuantan Singingi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.***

Sumber : Humas Polres Kuansing




Gerak Cepat!!! Satpol PP PKP Kuansing Evakuasi Seekor Ular di Rumah Warga Sitorajo Kari

KARI – Tim Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP PKP) Kabupaten Kuantan Singingi melakukan evakuasi seekor ular dari dalam rumah warga di Desa Sitorajo Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Jumat (24/4/2026) petang.

Laporan kejadian diterima petugas pada pukul 17.43 WIB dari seorang warga bernama Badrul (63).

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung bergerak ke lokasi menggunakan Mobil Pemadam Kebakaran (MPK) unit 09.

Sebanyak tujuh personel diterjunkan dalam operasi evakuasi tersebut, yakni Hasbi, Fedro Prabenri, Padlah Azmi, Dedi Saputra, Asep Putra, Dival Arya, dan Ade Ilham.

Proses penanganan berjalan lancar dan ular berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan korban jiwa.
Usai menyelesaikan tugas, tim kembali ke markas komando dan tiba pada pukul 18.55 WIB.

Plt Kepala Satpol PP PKP Kuansing, Rio Kasyter Wabdra mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi masuknya hewan liar ke dalam rumah, terutama di wilayah yang berdekatan dengan semak atau area terbuka, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kondisi serupa, ujarnya.

Ropis, Pj Kepala Desa Sitorajo Kari mengapresiasi gerak cepat Damkar Kuansing. Kami berterima kepada pihak Damkar yang segera menindaklanjuti laporan warga kami, ujar Ropis.***




Kejari Kuantan Singingi Terima Hasil Survei IKM Triwulan I 2026, Mayoritas Layanan Raih Predikat Sangat Memuaskan

Teluk Kuantan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi menerima hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Triwulan I Tahun 2026 pada Jumat (24/4/2026).

Hasil survei tersebut menunjukkan mayoritas layanan yang diberikan Kejari Kuantan Singingi mendapatkan penilaian sangat baik hingga sangat memuaskan dari masyarakat.

Adapun rincian penilaian layanan yang disorot dalam survei tersebut antara lain, layanan pendampingan hukum memperoleh nilai 95,25 persen dengan kategori sangat memuaskan. Layanan pemeriksaan saksi mendapat nilai 86 persen dengan kategori baik.

Sementara layanan tamu atau Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) meraih nilai 93,25 persen dengan kategori sangat baik.

Selanjutnya, layanan delivery barang bukti dan layanan Halo Jaksa Pengacara Negara (JPN) sama-sama mencatatkan capaian sempurna, yakni 100 persen dengan kategori sangat baik dan sangat memuaskan.

Pada kesempatan terpisah, Kajari Kuansing, M Harun Sunadi, SE, SH, MH yang di hubungi melalui Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Kuantan Singingi, Raden Muhammad Shandy M, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas hasil survei tersebut. Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan bentuk kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Kejaksaan, khususnya Jaksa Pengacara Negara.

“Pertama-tama, kami bersyukur dan merasa terhormat atas apresiasi yang diberikan masyarakat melalui hasil survei ini.

Bagi kami, ini bukan sekadar angka, melainkan bentuk kepercayaan dan validasi bahwa kehadiran Kejari Kuantan Singingi, khususnya Jaksa Pengacara Negara, semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, capaian tersebut merupakan hasil komitmen seluruh tim dalam memberikan pelayanan hukum yang profesional, humanis, dan solutif.

Melalui layanan pendampingan hukum, pihaknya turut membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang optimal dengan memitigasi risiko secara yuridis normatif.

Selain itu, layanan Halo JPN disebut sebagai inovasi untuk memangkas hambatan birokrasi, sehingga masyarakat dapat lebih mudah berkonsultasi terkait permasalahan hukum tanpa rasa takut atau kebingungan.

“Kami menyadari bahwa hukum sering dianggap rumit. Melalui Halo JPN, kami berupaya menjembatani kesenjangan informasi tersebut. Predikat ‘sangat baik’ ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga integritas, kecepatan, dan ketepatan dalam memberikan layanan,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya menegaskan tidak akan berpuas diri. Hasil survei tersebut akan dijadikan sebagai tolok ukur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan ke depan, dengan tetap membuka ruang evaluasi dari masyarakat.

“Kami akan terus berbenah agar layanan kami semakin responsif, aksesibel, dan mampu memberikan kepastian hukum yang lebih baik bagi masyarakat.

Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan, ini menjadi semangat kami untuk terus melayani negeri dengan sepenuh hati,” pungkasnya.***




Genjot PAD, Bupati Suhardiman Kerahkan PPPK Jadi Juru Pungut Pajak

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, menegaskan pentingnya kinerja nyata bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pembekalan kepada ratusan PPPK, termasuk PPPK paruh waktu yang akan digeser penugasannya ke desa, Jumat (24/4/2026) di Gedung Abdoer Rauf, Teluk Kuantan.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa para PPPK yang ditempatkan di desa akan memegang peran strategis, salah satunya sebagai juru pungut pajak. Langkah ini dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi penerimaan daerah hingga ke tingkat desa.

“Bekerjalah berbasis kinerja. Di desa, salah satu tugas utama adalah menjadi juru pungut pajak, selain menjalankan program-program prioritas lainnya,” tegas Bupati.

Tak hanya itu, para PPPK juga dibebankan sejumlah tugas penting lain, seperti mendorong percepatan pembentukan dan penguatan Koperasi Merah Putih, menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta memastikan tidak ada lagi anak-anak yang mengalami kekurangan gizi.

Selain mendukung sektor ekonomi dan sosial, PPPK juga diharapkan aktif dalam menyukseskan program pemerintah daerah lainnya, seperti Universal Health Coverage (UHC), Jaminan Layanan Kesehatan (Jamela), dan Home Care. Mereka juga diminta berperan dalam membantu aparat desa menekan angka stunting.

Bupati juga menyoroti isu strategis lainnya, seperti pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penguatan ketahanan pangan sebagai bagian dari prioritas pembangunan daerah.

Kepala BKPP Kuansing, Drs Muradi, MSi menegaskan bahwa langkah rerdistribusi PPPK ke desa, sesuai dengan arahan Mendagri dan permintaan Kementrian Koperasi, ujar Muradi.

Kendati demikian, selain momentum itu, Bupati Suhardiman telah melakukan terobosan besar, karena tidak hanya untuk mendukung program pemerintah pusat, tapi juga untuk mendobrak raihan Pendapatan Asli Daerah ( PAD) yang ada di desa, baik itu Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB) atau potensi lainya, ujar Muradi.

Mudah mudahan, langkah ini menjadi barometer untuk kemajuan Kuansing ke depan, kata Muradi.

Turut hadir pada acara tersebut, Asisten III, Drs Azhar, dan sejumlah Kepala OPD dilingkungan Pemkab Kuansing.***




Laksanakan Instruksi Bupati !!! Camat Pangean Gerakkan ASN WFH, Gotong Royong Perbaiki Jalan dan Bersihkan Masjid

Pangean – Instruksi Bupati Kuantan Singingi benar-benar dijalankan di lapangan. Camat Pangean, Aswandi, S.Pd., M.M., menggerakkan puluhan ASN yang menjalankan Work From Home (WFH) bersama pegawai kantor camat untuk turun langsung bergotong royong, Jumat (24/4/2026).

Tak sekadar bekerja dari rumah, para peserta WFH justru diarahkan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Mereka melakukan penimbunan jalan rusak di ruas Koto Pangean, tepatnya di depan SMAN 1 Pangean, sekaligus membersihkan lingkungan Masjid Jamik Koto Pangean.

“Kita laksanakan program WFH sesuai arahan Bupati, Dr H Suhardiman Amby. Ini bukan hanya soal kerja fleksibel, tapi bagaimana ASN hadir dan bermanfaat langsung di tengah masyarakat,” tegas Aswandi.

Ia menambahkan, kegiatan difokuskan di dua titik utama. Pertama, perbaikan badan jalan yang selama ini dikeluhkan warga. Kedua, pembersihan halaman dan area sekitar Masjid Jamik agar lebih nyaman digunakan masyarakat untuk beribadah.

Respons positif datang dari peserta. Junaidi, ASN dari Dinas Kominfo Kuansing, mengaku kegiatan ini memberi makna lebih dari sekadar rutinitas kerja.

“Kami senang bisa ikut terlibat langsung. Ini bentuk pengabdian nyata untuk kampung halaman. Gagasan Pak Bupati sangat brilian dan menyentuh,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bukti bahwa kebijakan WFH di Kuansing bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.***