Apel Kesiapan SATGAS Anti Narkoba, Bupati Kuansing Menegaskan Komitmen Perang Terhadap Penyalahgunaan Narkoba

Teluk Kuantan — Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, bersama Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, menegaskan komitmen perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kabupaten Kuantan Singingi.

Penegasan itu disampaikan pada Pengukuhan Satgas Anti Narkoba Kuansing, Senin (11/5/2026), di Lapangan Apel Kantor Bupati Kuansing. Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan Deklarasi Kuansing Tangguh Bersih dari Narkoba yang diikuti unsur Forkopimda Kuansing.

Bupati Suhardiman Amby menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi siap menyiapkan regulasi dan memperkuat kerja sama dengan Polres Kuansing agar gerakan pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan hasil nyata di tengah masyarakat.

“Perang terhadap narkoba harus dilakukan secara serius, terukur, dan melibatkan seluruh elemen. Pemerintah daerah siap mendukung melalui regulasi dan langkah konkret bersama aparat penegak hukum,” tegas Bupati.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Samapta Polda Riau Kombes Pol. Syahrial M. Said, SIK, SH, MH, Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal, SE, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, serta Dandim 0302/Inhu-Kuansing.

Direktur Samapta Polda Riau Kombes Pol. Syahrial M. Said, didampingi Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, menyampaikan apresiasi atas komitmen yang ditegaskan Bupati Kuansing dalam upaya pemberantasan narkoba.

Menurutnya, persoalan narkoba bukan semata menjadi tugas kepolisian, melainkan membutuhkan sinergi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Narkoba bukan hanya tanggung jawab polisi. Ini membutuhkan sinergitas semua pihak.

Komitmen bersama yang dibangun hari ini menjadi tonggak penting agar narkoba benar-benar dapat diberantas dari bumi Kuantan Singingi,” ujar Kombes Syahrial.***




Bupati Kuansing Berikan Perhatian Khusus Terhadap Pelaksanaan WFH Bagi ASN

Teluk Kuantan — Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Bupati menegaskan, pegawai yang melaksanakan WFH tetap diminta menjalankan tugas di kecamatan terdekat. Selain itu, para camat diinstruksikan untuk melakukan pengawasan sekaligus melibatkan pegawai dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti gotong royong dan aktivitas pelayanan publik lainnya.

Dihubungi Jumat (8/5/2026), Bupati Suhardiman Amby menjelaskan, hampir seluruh kecamatan telah melaporkan kegiatan yang dilaksanakan untuk mengisi program WFH tersebut.

“Meski belum seluruhnya, rata-rata camat sudah melaksanakan program yang saya minta,” ujar Bupati.

Menurutnya, kebijakan WFH tidak dimaknai sebagai bekerja dari rumah tanpa aktivitas lapangan.

Sebaliknya, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kedisiplinan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong keterlibatan aparatur dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di wilayah masing-masing.

Berdasarkan laporan yang diterima, sejumlah kecamatan yang telah melaksanakan kegiatan sempena WFH di antaranya Kecamatan Kuantan Tengah, Logas Tanah Darat, Benai, Pangean, Sentajo Raya, Kuantan Mudik, Gunung Toar, Kuantan Hilir, Inuman, Singingi, Singingi Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Cerenti, dan Hulu Kuantan.

Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan median jalan, fasilitas umum, serta sejumlah titik strategis di masing-masing kecamatan.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap pelaksanaan WFH tetap produktif, terukur, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.***




Jelang MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Bupati Dr.H.Suhardiman Amby, MM, Minta Jalan Provinsi dari Inhu dan Inhil Diperbaiki

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi meminta Pemerintah Provinsi Riau segera memperbaiki ruas jalan provinsi dari Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Indragiri Hilir (Inhil) menuju Kuantan Singingi guna menunjang kelancaran mobilitas kafilah pada pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau ke-44.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati saat Launching Logo dan Tema MTQ Provinsi Riau ke-44 di Kuansing yang akan digelar pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026 mendatang, Kamis (7/5/2026).

“Jalan provinsi dari Inhu dan Inhil perlu segera diperbaiki untuk menunjang kelancaran perjalanan kafilah dan tamu yang datang ke Kuansing,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Kuansing terus melakukan berbagai persiapan demi menyukseskan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau tersebut.

Mulai dari kesiapan arena, penataan lokasi, hingga dukungan infrastruktur terus dipacu agar pelaksanaan MTQ berjalan lancar dan sukses.
Selain menjadi ajang syiar Islam, Bupati berharap MTQ Riau ke-44 juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan persaudaraan antar daerah di Provinsi Riau.

“Jadikan momentum MTQ ini untuk merajut silaturahmi dan memperkuat persaudaraan,” katanya.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto yang diwakili Asisten I Setdaprov Riau, H Zulkifli Syukur, menegaskan Pemerintah Provinsi Riau mendukung penuh pelaksanaan MTQ ke-44 di Kabupaten Kuantan Singingi.

Ia berharap seluruh persiapan yang dilakukan Pemkab Kuansing dapat berjalan maksimal sehingga MTQ Riau tahun ini berlangsung sukses, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi.

Acara di hadiri Perwakilan Kabupaten / Kota Se Riau, Kakan Kemenag Se Riau, Kepala OPD Se Kuansing serta sejumlah undangan lainnya.***




Wujud Kepedulian Terhadap Kerja Keras Dan Prestasi Para Atlit, Pemkab Kuansing Kucurkan Uang Pembinaan Rp.2,3 Miliar

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby menyerahkan secara simbolis uang pembinaan senilai Rp2,3 miliar kepada atlet berprestasi di Kuansing, Rabu (06/05/2026) petang, di Lapangan Limuno Teluk Kuantan.

Didampingi Ketua KONI Kuansing, Andi Cahyadi, dan Wakil Ketua, Mike Aprianto, Bupati Suhardiman menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Kuansing terhadap kerja keras dan prestasi para atlet yang telah mengharumkan nama daerah.

“Ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian Pemkab Kuansing kepada para atlet yang telah dan akan terus menorehkan prestasi untuk membanggakan daerah,” ujar Bupati.

Menurutnya, meski kondisi keuangan daerah saat ini masih menghadapi berbagai keterbatasan, Pemkab Kuansing bersama KONI tetap berkomitmen memberikan perhatian dan dukungan kepada insan olahraga di daerah.

“Walaupun nilainya belum maksimal di tengah kondisi keuangan daerah yang sulit, namun Pemkab melalui KONI tetap memberikan perhatian ekstra kepada para atlet Kuansing,” tambahnya.

Bupati juga berpesan agar para atlet terus meningkatkan prestasi dan menjaga semangat juang demi membawa nama Kuansing semakin dikenal di tingkat yang lebih tinggi.

“Teruslah berprestasi dan besarkan nama daerah,” pesan Suhardiman.

Sementara itu, Ketua KONI Kuansing, Andi Cahyadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen serta dukungan yang diberikan Bupati Kuansing kepada dunia olahraga.

“Mewakili para atlet dan seluruh cabang olahraga, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan support dari Pak Bupati beserta jajaran.

Dukungan ini tentu menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berprestasi,” ujar Andi Cahyadi yang akrab disapa Aheng.***




Wujud Kepedulian Sosial, Polsek Benai Beserta Jajaran Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Rumah Warga Desa Pulau Ingu

BENAI – Wujud kepedulian sosial, Kapolsek Benai, IPDA M.Ali Sodiq, S.Psi,. bersama jajaran Polsek Benai turun langsung mendatangi lokasi kebakaran rumah warga Desa Pulau Ingu, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, pada hari Rabu (06/05/2026) petang.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan serta melakukan pemantauan langsung terhadap kejadian kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah milik Siti Patimah (80′) .

Berdasarkan informasi di lokasi, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Pada hari Rabu tanggal 06 Mei 2026 sekira pukul 08.30 WIB terjadi pemadaman arus listrik di Desa Pulau Ingu Kecamatan Benai.

Sehubungan dengan perihal tersebut sekira pukul 16.50 WIB korban menghidupkan lampu teplok karena keadaan di dalam rumah mulai gelap, sekira pukul 17.00 WIB korban kemudian menambah minyak lampu teplok tersebut yang mana lampu teplok tersebut dalam keadaan menyala sehingga pada saat pengisian minyak tersebut api langsung menyambar minyak sehingga api menjadi besar dan membakar tikar yang berada di sekitar kejadian.

“Yaa, Api langsung menjalar ke berbagai penjuru rumah dikarenakan rumah korban terbuat dari papan sehingga api dengan mudahnya menjalar dan membakar peralatan lainnya yang terdapat didalam rumah”, Ucap Ana warga setempat.

Perihal tersebut dapat diketahui oleh warga ketika api telah membesar, sehingga warga berusaha untuk memadamkan api tersebut dengan alat swadaya namun tidak berhasil.

Sekira pukul 18.00 WIB datang mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api tersebut namun pada saat itu yang tersisa hanyalah sisa – sisa puing yang masih menyala. Dengan adanya kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp. 150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah).

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Benai, IPDA M.Ali Sodiq, S.psi,. menyampaikan rasa kepeduliannya terhadap musibah yang telah menimpa rumah dari warga setempat.

“Secara pribadi dan atas nama Polri, Kami turut prihatin atas musibah yang telah menimpa rumah dari Ibu Siti Patimah ini, semoga Ibu dan keluarga diberi ketabahan”, pungkasnya. (GTTS)




Kepala Cabang BPJS Rengat Apresiasi Komitmen Bupati Kuansing Dalam Memberikan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Teluk Kuantan – Kepala Cabang BPJS Rengat, Mohammad Kurniawan, mengapresiasi komitmen Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

Menurut Kurniawan, langkah cepat Pemkab Kuansing merealisasikan program tersebut di awal tahun menunjukkan perhatian serius terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, ujarnya.

“ Pak Bupati sangat konsen dan peduli terhadap pekerja rentan di Kuansing ” , ujarnya.

Kami sangat mengapresiasi, karena di awal tahun saja program ini sudah dapat direalisasikan dengan baik,” ujar Kurniawan saat penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (4/5/2026) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan dengan total nilai mencapai Rp2,7 miliar.

Bantuan itu merupakan bentuk nyata perlindungan negara kepada masyarakat, khususnya bagi 8.680 pekerja rentan di Kuansing yang telah terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, menegaskan bahwa perlindungan terhadap pekerja rentan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Menurutnya, pemerintah ingin memastikan para pekerja yang berada pada sektor rentan tetap memperoleh jaminan perlindungan yang layak.

“Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Negara tidak hanya hadir saat masyarakat senang, tapi ketika duka, pemerintah juga datang lebih awal di tengah masyarakat.

Kita ingin memastikan para pekerja rentan di Kuansing mendapatkan perlindungan yang layak. Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan yang terbaik demi kesejahteraan masyarakat,” kata Suhardiman.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang didukung melalui skema DBH Sawit ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kuansing untuk memperluas cakupan perlindungan sosial.

Pemerintah daerah berharap, keberadaan program tersebut dapat memberikan rasa aman bagi pekerja serta ketenangan bagi keluarga apabila terjadi risiko kerja maupun musibah yang tidak diinginkan, tutupnya.***




Raih Juara 2 Hafidz Indonesia, Bupati Dr.H.Suhardiman Amby, MM, Berikan Penghargaan Kepada Shanum Zahsy Askanah

Teluk Kuantan — Usai pelaksanaan upacara, Peringatan Hari Pendidikan Nasional, di Lapangan Upacara Pemerintahan Daerah Kuatan Singingi (Kuansing), Bupati Dr. H. Suhardiman Amby memberikan penghargaan kepada Shanum Zahsy Askanah (8), peraih Juara 2 Hafidz Indonesia yang telah mengharumkan nama Daerah di kancah nasional, Senin 4/5/2026 pagi

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Bupati H. Suhardiman Amby, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Zulkarnain, M.Si.

Sekda mengatakan Shanum masih Siswa kelas 3 SDIT An-Najiyah, Prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Kuansing. “Kami sangat bangga atas capaian ananda Shanum. Ini bukti bahwa anak-anak Daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Semoga ini menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun keagamaan,” ujarnya.

Orang tua Shanum, Vito Fharnenko, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Kuansing,

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas apresiasi yang diberikan kepada anak kami. Ini menjadi penyemangat bagi Shanum untuk terus belajar dan meningkatkan hafalannya,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan bahwa Shanum telah dilatih sejak usia 4 tahun dengan metode mendengarkan murotal Al-Qur’an secara rutin serta melakukan murojaah setiap hari.

Vito berharap, prestasi Shanum dapat menjadi motivasi bagi orang tua lainnya untuk lebih memperhatikan pendidikan agama anak sejak dini.

“Kami mengajak para orang tua agar tidak ragu menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sejak kecil. Dengan kesabaran, konsistensi, dan doa, insyaallah anak-anak kita bisa tumbuh menjadi generasi yang membanggakan, baik bagi keluarga maupun Daerah,” tutupnya.***




Peringati HARDIKNAS 2026, Sekda Zulkarnaen : “Momentum Untuk Memperkuat Komitmen Bersama Dalam Memajukan Pendidikan Nasional”

Teluk Kuantan — Bupati Kuantan Singingi yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Zulkarnain, M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di Lapangan Upacara Pemerintah Daerah Kuantan Singingi, Senin (4/5/2026) pagi.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran aparatur sipil negara, tenaga pendidik, pelajar, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Zulkarnain membacakan pidato Menteri Pendidikan Nasional.

Dalam amanatnya ditegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan nasional.

Mendiknas dalam pidatonya yang di sampaikan pada Peringatan Hardiknas 2026 menekankan, pentingnya transformasi pendidikan agar mampu menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.

Pendidikan diharapkan dapat melahirkan generasi yang berkarakter, adaptif, kreatif, serta memiliki daya saing global. Semangat Merdeka Belajar juga disebut sebagai landasan penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih merdeka, inklusif, bermutu, dan relevan dengan kebutuhan masa depan, ujar Sekda.

“Pendidikan adalah kunci membangun masa depan bangsa. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen, baik pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dunia usaha, maupun masyarakat untuk menghadirkan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak bangsa,” ujar Zulkarnain saat membacakan amanat Menteri.

Ia menambahkan, peringatan Hardiknas 2026 menjadi pengingat bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pendidikan yang mampu membentuk insan pembelajar sepanjang hayat, berakhlak mulia, serta siap menghadapi perubahan global.

Upacara Hardiknas 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi ditutup dengan ajakan kepada seluruh insan pendidikan untuk terus bergotong royong mewujudkan pendidikan yang memerdekakan, mencerdaskan, dan membawa kemajuan bagi daerah maupun bangsa.

Usai Upacara, Kadis Pendidikan Kuansing, H Herizon, SPd, MPd juga menyerahkan sejumlah penghargaan kepada Tenaga Pendidik, dan siswa yang mengharumkan nama Kuansing di kancah nasional. Termasuk salah seorang siswa atas nama Shanum, yang menjadi Juara 2 Nasional Hafiz Quran tahun 2026 di Jakarta.***




Langkah Konkret Atasi Persoalan Jaringan Telekomunikasi Di Kawasan Perkantoran Pemerintah, Kadis Kominfo Kuansing: Penguatan Sinyal Jadi Kunci Sukses MTQ Riau 2026

Teluk Kuantan – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfoss) Kabupaten Kuantan Singingi bergerak cepat mengatasi persoalan jaringan telekomunikasi di kawasan perkantoran pemerintah.

Langkah konkret dilakukan dengan mengajukan permohonan penguatan sinyal kepada Telkomsel melalui pemasangan BTS sementara (mobile BTS/Combat). Permohonan tersebut diajukan secara resmi melalui surat yang ditandatangani Kepala Dinas Kominfo Kuansing, H. Doni Aprialdi, SH, MH, beberapa waktu lalu.

Dalam surat itu, Diskominfoss menyoroti masih adanya kendala sinyal di kompleks perkantoran Pemkab Kuansing, terutama menjelang pelaksanaan MTQ Provinsi Riau yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026 mendatang.
Menindaklanjuti permohonan tersebut,

Sementara Manager Network Operation and Productivity Dumai Fauzan Fajri, melalui surat balasan tertanggal 8 April 2026 menyatakan kesiapan untuk mendirikan BTS sementara di titik koordinat kawasan perkantoran Pemkab Kuansing. Bahkan, saat ini tower sementara tersebut telah berdiri di area Kantor Kominfo Kuansing.

Kepala Dinas Kominfo Kuansing, H. Doni Aprialdi, SH, MH melalui Sekretaris Diskominfoss, Hevi Heri Antoni, M.Si, Kamis (30/4/2026), menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

“Pemkab Kuansing terus berupaya memastikan akses komunikasi yang lancar, terutama di pusat pemerintahan. Apalagi menjelang MTQ Provinsi Riau, kebutuhan jaringan yang stabil menjadi sangat penting untuk mendukung kelancaran kegiatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyedia layanan telekomunikasi menjadi faktor penting dalam mempercepat pemerataan akses digital di daerah.

“Dengan telah hadirnya BTS sementara ini, kita berharap tidak ada lagi kendala sinyal di kawasan perkantoran.

Sehingga aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” tutupnya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam mendukung transformasi digital sekaligus memastikan kesiapan infrastruktur menjelang event besar tingkat provinsi tersebut.***




Bupati Kuansing Bersama Bupati Rokan Hulu Kompak Lepas Keberangkatan 445 Jema’ah Calon Haji Kloter VIII Embarkasi Haji Batam

Batam – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby bersama Bupati Rokan Hulu, Anton, ST secara resmi melepas keberangkatan 445 jemaah calon haji yang tergabung dalam Kloter VIII (Delapan) Embarkasi Haji Batam, Kamis (30/4/2026) pagi.

Kegiatan pelepasan berlangsung di Aula Arafah II Asrama Haji Batam, yang berlokasi di Batam Centre.

Dari total 445 jemaah, sebanyak 186 orang merupakan jemaah asal Kabupaten Kuantan Singingi, sementara sisanya berasal dari Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam sambutannya, Suhardiman Amby menyampaikan rasa syukur dan haru atas keberangkatan para tamu Allah yang telah lama menanti kesempatan menunaikan ibadah haji.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi mendoakan seluruh jemaah agar diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kekompakan, disiplin, serta mematuhi arahan petugas haji selama berada di Tanah Suci.

Acara pelepasan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Sari Amsakar, Asisten III Azhar Ali, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kuansing, Suhelmon.
Erlita Sari Amsakar dalam kesempatan tersebut mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan, mengingat padatnya rangkaian ibadah yang akan dijalani di Tanah Suci.
Sementara itu, Suhelmon menegaskan bahwa seluruh jemaah telah melalui proses pembekalan dan persiapan yang matang.

“InsyaAllah para jemaah sudah siap, baik secara fisik maupun mental. Kami berharap seluruhnya dapat menjalankan ibadah dengan baik dan kembali dalam keadaan selamat,” ungkapnya.

Pelepasan ini menjadi momen penuh haru, diiringi doa dan harapan dari keluarga serta para pejabat yang hadir, sebagai tanda dimulainya perjalanan spiritual menuju Tanah Suci bagi ratusan jemaah calon haji tersebut.***