Wakili Pjs. Bupati, Kaban Kesbangpol hadiri Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

Teluk Kuantan – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) drg. Sri Sadono Mulyanto, M. Han diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Muhjelan Arwan, SH., MH menghadiri Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara, Minggu (9/11) pagi.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kuansing dalam rangka persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Acara berlangsung di Lapangan Limuno Teluk Kuantan atau Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1, Kelurahan Pasar Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah.

Ketua KPU Kuansing, Wawan Ardi dalam sambutannya menyampaikan bahwa simulasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan ketertiban proses pemungutan serta penghitungan suara pada Pilkada serentak. “Simulasi tersebut mencakup tahapan pemungutan suara, penghitungan suara, dan pelaporan hasil yang dilakukan secara transparan dan akurat,” jelasnya.

“Simulasi ini sangat penting untuk mengevaluasi kesiapan teknis dan koordinasi antar lembaga dalam penyelenggaraan Pilkada nantinya. Adanya simulasi ini diharapkan agar masyarakat dan seluruh penyelenggara dapat memahami dan mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi Pilkada yang akan berlangsung pada 27 November 2024,” sambung Ketua KPU Kuansing.

Selanjutnya, Pjs Bupati Kuansing melalui Kaban Kesbangpol menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah siap memberikan dukungan demi kelancaran pelaksanaan dan terwujudnya Pilkada 2024 yang jujur, adil serta berintegritas. “Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing siap memberikan support dan dukungan, baik itu dari segi anggaran maupun sarana lainnya,” ungkapnya.




DUKUNG PROGRAM ASTA CITA, PEMKAB KUANSING LAUNCHING PROGRAM BIBIT CABE MERAH

Kuantan Tengah – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) drg. Sri Sadono Mulyanto, M. Han diwakili oleh Asisten III Sekretariat Daerah, Drs Rustam menghadiri kegiatan Launching Penanaman Bibit Cabe Merah, di Desa Seberang Taluk Hilir, Rabu (06/11) pagi.

Kegiatan itu di inisiasi oleh Kepolisian Resor (Polres) Kuansing, sebagai bagian dari program Asta Cita Presiden RI dalam mendukung ketahanan pangan Nasional. Bersempena dengan itu juga dilaksanakan zoom secara serentak di 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau bersama Pj Gubernur Riau dan Kapolda Riau.

Kapolres Kuansing melalui Wakapolres, Kompol Robert Arizal, S. Sos menyampaikan pentingnya mendukung program ketahanan pangan, sebagai langkah nyata dalam menjaga ketersediaan bahan pangan di wilayah Kuansing. “Polres Kuansing berkomitmen penuh dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI pada bidang ketahanan pangan, terkhusus di Kuansing,” ujarnya.

“Program ketahanan pangan ini sejalan dengan upaya mengurangi ketergantungan pangan dari daerah lain, maka perlu memanfaatkan potensi lahan yang ada di Daerah kita. Pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam palawija menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat,” sambung Kompol Robert Arizal.

Selanjutnya, Pjs Bupati Kuansing diwakili oleh Asisten III Setda Kuansing, Drs. Rustam dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Polres Kuansing atas inisiatif dan kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan di Kuansing.

“Terimakasih kepada jajaran Polres Kuansing, peluncuran program ketahanan pangan ini menandai komitmen bersama dengan masyarakat. Pemerintah Daerah pun tentunya akan memberikan dukungan terhadap program tersebut, dalam menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Asisten III Setda Kuansing.

“Launching penanaman bibit cabe ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang ada untuk bercocok tanam, khususnya tanaman yang dapat menunjang kebutuhan pangan. Semoga Asta Cita Presiden RI dapat diimplementasikan dan berjalan baik di tingkat daerah,” tutupnya.




Nekad!!! Diduga Terlibat Isu Titipan, Vidio Lama Aktivis Gelar Aksi Demonstrasi di Depan Kejati Riau Beredar.

berandariaunews.com, PEKANBARU – Sejumlah aktivis yang diduga mendapat bayaran dari pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan dalam Pilkada Kuansing, menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Riau. Aksi ini menyoroti isu terkait Paslon nomor urut 01, Suhardiman Amby.

Dalam video yang beredar di WhatsApp Grup, dan ketika dilihat dari vidio tersebut bahwasanya itu vidio lama dan tayang di akun TikTok milik @putrajalur5 dengan link https://vt.tiktok.com/ZSjhLCnHM/, orator dalam aksi tersebut, Cep Permana Galih, menuduh Suhardiman Amby melakukan pemotongan sebesar 50% terhadap Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan juga menudingnya memonopoli jabatan di lingkungan pemerintahan.

Orasi ini disampaikan di depan Gedung Kejati Riau, dan Cep Permana Galih menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk aspirasi dari masyarakat Kuansing.

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah pernyataan Cep Permana Galih yang tidak menjelaskan dengan jelas siapa saja dari masyarakat Kuansing yang dimaksud.

Hal ini menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat setempat, dengan beberapa pihak mempertanyakan apakah tuduhan tersebut benar-benar mewakili suara warga Kuansing.

Sejumlah pihak pun bertanya-tanya, jika memang tuduhan itu valid, mengapa aksi protes tersebut tidak datang langsung dari masyarakat Kuansing.

Ada juga yang berpendapat bahwa gelombang protes ini mungkin terkait dengan elektabilitas tinggi Suhardiman Amby dalam bursa Pilkada, yang menjadi pesaing kuat bagi kandidat lainnya.




Pjs. BUPATI KUANTAN SINGINGI TERIMA AUDIENSI JASA RAHARJA PROVINSI RIAU

Teluk Kuantan – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) drg. Sri Sadono Mulyanto, M. Han menerima kunjungan dari Jasa Raharja cabang Riau Provinsi Riau, Senin (04/11) Siang, di Ruang Rapat Kantor Bupati Kuansing.
Kunjungan dari Jasa Raharja Cabang Riau tersebut dalam rangka Audiensi terkait kepatuhan masyarakat Kuansing terhadap pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Pada kesempatan itu, Kepala Cabang Jasa Raharja Riau, Hasjuddin, SE., MM menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Pjs Bupati Kuansing atas kerjasama dan dukungannya dalam berbagai aspek, terutama terkait kepatuhan masyarakat Kuansing dalam pembayaran PKB dan SWDKLLJ.

Selanjutnya, Hasjuddin juga menyampaikan terkait tugas pokok dan fungsi dari Jasa Raharja, serta program keringanan pajak yang sedang berlangsung hingga 15 Desember 2024. “Saya berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing terhadap potensi PKB agar dapat dioptimalkan, sehingga memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Pjs Bupati Kuansing, Sri Sadono Mulyanto menyambut baik kunjungan dan silaturrahmi dari Jasa Raharja dan Samsat Teluk Kuantan. “Semoga kerjasama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama di Kuansing,” ucapnya.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Kuansing akan selalu mendukung program-program yang bertujuan untuk kesejahteraan dan keselamatan masyarakat. “Saya menghimbau kepada masyarakat agar taat terhadap pembayaran pajak kendaraan bermotor dan tetap mematuhi aturan dan tata tertib berlalu lintas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan,” pungkasnya.

Di akhir kegiatan, Kepala Cabang Jasa Raharja Riau bersama Pjs Bupati kuansing juga melakukan penandatangan komitmen kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ serta tertib berlalu lintas. Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Asisten III Sekretariat Daerah,, Staf Ahli, Kepala Bapenda, Plt. Kadis Perhubungan serta Samsat Kuansing




Isu Penolakan Suhardiman Amby Sulit Diterima Warga, Begini Tanggapan Ketua DPC Demokrat dan PKB Kuansing.

berandariaunews.com, Kuansing – Dalam beberapa hari terakhir, beredar isu bahwa Suhardiman, calon Bupati Kuansing, sulit diterima oleh warga, dan ada anggota DPRD Kuansing dari partai pengusungnya yang beralih dukungan untuk pasangan Adam-Sutoyo. Ahad (03/11/2024).

Menanggapi hal ini, Ketua DPC Demokrat Kuansing, Fedrios Gusni, memberikan tanggapan tegas.

Fedrios menyatakan, kami tetap tegak lurus bersama Partai dan tetap memenangkan pasangan yang didukung oleh Partai.

“Keputusan Partai Demokrat harus kita pegang teguh. Untuk Kabupaten SDM dan Provinsi NAWAITU, kita tetap tegak lurus dan pasang badan.”

Dirinya juga menekankan pentingnya solidaritas dan konsistensi dalam mendukung calon yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, Fedrios mengajak seluruh anggota partai dan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu negatif yang beredar.

“Mari kita tetap satu komando dan jangan langsung termakan isu miring. Dukungan kita harus terus mengalir untuk Suhardiman Amby dan Muklisin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kuantan Singingi periode 2024-2029, dan untuk Provinsi NAWAITU. Nah, contohnya saja Singingi dan Singingi Hilir SDM sudah 70 persen, apa yang kita ragukan lagi. Jangan diikuti gaya mereka yang sedang payah menerobos pertahanan kita” ucapnya.

Secara terpisah, Ketua DPC PKB Kuansing, Musliadi, yang akrab disapa Cak Mus, menegaskan bahwa Partai Kualisi SDM tetap solid dan didukung masyarakat.

“Kami dari Partai Koalisi akan terus berjuang di jalur kami untuk memenangkan SDM di Kabupaten Kuantan Singingi. Kami yakin kemenangan ada di pihak kami, jadi tidak perlu sibuk dengan hal-hal lain. Kami tidak pernah menjelekkan pasangan lain, kami akan bersaing melalui program kami. Kami melihat bahwa tim lain sudah mulai panik dan kepanasan. SDM bersama rakyat dan akan tetap menang,” tegas Cak Mus.

Cak Mus juga menambahkan, jika ada Anggota Fraksi PKB yang diluar koridor, akan kita buat tindakan tegas

“Kalau ada Anggota Fraksi PKB yang tidak ikut memenangkan SDM akan kita usulkan pemecatan. Baik mendukung paslon lain secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, maka konsekwensinya kita usulkan pemecatan yang bersangkutan.” Tandasnya.




Program Sembako Murah ASSET Resmi Diluncurkan

Program Sembako Murah telah resmi diluncurkan di Desa/Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan Bangko, Program ini merupakan inisiatif dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Afrizal Sintong dan Setiawan (ASET), untuk periode 2024-2029, Sampaikan Afrizal Sintong, Nomor Urut Satu, Calon Bupati Rokan Hilir.

“Saksikan bagaimana program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat!”
Program Sembako Murah ASET Resmi Diluncurkan di Bagan Timur.

Pada Minggu, 3 November 2024, program Sembako Murah resmi diluncurkan di Desa/Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Program ini merupakan bagian dari inisiatif pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Afrizal Sintong dan Setiawan (ASET), untuk periode 2024-2029.

Pelaksanaan Bergulir di Seluruh Desa/Kelurahan. Program Sembako Murah ini akan dilaksanakan secara bergulir di setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Rokan Hilir. Pasangan ASET berharap program ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dengan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau.

Kartu Sembako Murah:
Syarat Utama untuk Mendapatkan Diskon.
Pasangan ASET menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik terkait kartu Sembako Murah yang diluncurkan.

Setiap kepala keluarga akan menerima satu kartu yang dapat digunakan untuk berbelanja kebutuhan pokok tanpa perlu menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kartu ini berlaku selama lima tahun, mulai dari masa kampanye hingga lima tahun ke depan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menyimpan kartu ini dengan baik.

Harga Sembako yang Terjangkau.
Berikut adalah daftar harga sembako yang ditawarkan dalam program ini:
Intermi: dari Rp 40.000 menjadi Rp 20.000.
Gula: dari Rp 18.000 menjadi Rp 10.000.
Beras: dari Rp 76.000 menjadi Rp 40.000.
Telur Ayam: dari Rp 48.000 menjadi Rp 20.000.
Minyak Makan: dari Rp 18.000 menjadi Rp 10.000.

Keberlanjutan Program : Program Sembako Murah ini akan terus berlanjut, dan bagi yang memegang kartu, Anda sangat beruntung. Simpan kartu Anda dengan baik karena ini adalah syarat utama untuk mendapatkan sembako murah. Pasangan ASET berkomitmen untuk melanjutkan program ini demi kesejahteraan masyarakat Rokan Hilir.

LANJUTKAN!!!
Dengan program ini, pasangan ASET berharap dapat memberikan solusi ekonomis yang nyata bagi masyarakat Rokan Hilir, membantu mereka memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.




Jalan Desa Teratak Baru Dibangun,Warga : Bukti Kerja Nyata Kepemimpinan Suhardiman Amby

berandariaunews.com, Kuansing – Pasangan Calon Bupati Kuantan Singingi nomor urut 1 Suhardiman-Muklisin menggelar kampanye tatap muka di Desa Teratak Baru, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, pada Sabtu (02/11/2024) malam.

Acara ini dihadiri ribuan relawan dan simpatisan yang tergabung dalam Tim Koalisi Pemenangan SDM, menunjukkan dukungan besar dari masyarakat setempat.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Teratak Baru Jontoni dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Dr. H. Suhardiman Amby, M.M atas pembangunan infrastruktur jalan di desa mereka.

“Kami sebagai tokoh masyarakat Desa Teratak Baru Kecamatan Kuantan Hilir berterima kasih kepada Pak Suhardiman Amby yang telah memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal infrastruktur,meskipun menjabat sebagai bupati defenitif kurang lebih 1 tahun 8 bulan, Bapak sudah merealisasikan infrastruktur di desa ini dan kami berharap kepemimpinan ini dapat dilanjutkan,” ujar Jontoni.

Jontoni juga menyampaikan permintaan masyarakat Desa Teratak Baru untuk dukungan di acara Do’a Padang, kegiatan tahunan yang penting bagi warga setempat. “Jika Pak Suhardiman Amby dan H. Muklisin terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuansing, kami, masyarakat Desa Teratak Baru, hanya meminta bantuan hiburan pada acara Do’a Padang yang digelar sekali dalam setahun,” tambah Jontoni.

Di sela-sela acara kampanye tatap muka tersebut, Dr. H. Suhardiman Amby juga menyempatkan diri bernyanyi dan bercengkerama bersama masyarakat Desa Teratak Baru, diikuti dengan simpatisan yang tergabung dalam tim Pro SDM.




HUT IBI KE 73, PJS BUPATI : BIDAN BERPERAN PENTING DALAM PENGUATAN KETAHANAN NASIONAL

Teluk Kuantan – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) drg. Sri Sadono Mulyanto, M. Han menghadiri dan membuka Seminar dalam memperingati Hari Ulang Tahun Ke- 73 Ikatan Bidan Indonesia Tahun 2024, di SMAN Pintar Provinsi Riau Teluk Kuantan, Sabtu (02/11) pagi.

Seminar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke- 73 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tahun 2024 diselenggarakan oleh Cabang IBI Kuansing, dengan tema peringatan HUT IBI tahun 2024, yaitu “Peranan Bidan dalam Penguatan Sistem Ketahanan Nasional pada Krisis Iklim melalui Sinergi dan Kalaborasi”.

Pjs Bupati Kuansing, Sri Sadono Mulyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa peranan bidan dalam menjaga sistem ketahanan Nasional itu dimulai dari keluarga. Jadi, sinergitas dan kolaborasi antara bidan dan keluarga atau masyarakat sangat diperlukan dalam mewujudkan tema dari peringatan HUT Ke- 73 IBI tahun 2024.

“Tugas bidan itu tidak hanya membantu proses melahirkan saja, namun dimulai dari sosialisasi kepada para pengantin baru, ibu hamil, persalinan, hingga memantau pertumbuhan bayi. Semua proses itu harus dijaga dan dikawal agar dapat meningkatkan angka harapan hidup, menurunkan angka kelahiran bayi dengan berat badan rendah, stunting dan gizi buruk, sebagai bagian dari program Nasional,” jelas Pjs Bupati Kuansing.

Selanjutnya, Pjs Bupati Kuansing juga kembali menegaskan upaya untuk meningkatkan Integrasi Layanan Primer (ILP) Preventif. “Konsepnya adalah menyehatkan bukan mengobati. Screening kesehatan itu perlu dilakukan dalam mencegah adanya penyakit. Sekarang semua orang bisa menikmati layanan Posyandu, mulai dari bayi sampai ke lansia. Untuk itu, peranan para bidan sangat diperlukan dalam mewujudkan ILP Preventif tersebut,” pungkasnya.

Diakhir sambutannya, ia mengucapkan terimakasih atas perhatian dan dedikasi dari para Bidan di Kuansing. “Pemerintah Kabupaten tentunya sangat bergantung kepada para bidan dalam menjaga supaya Posyandu, Pustu, Puskesmas dan tingkatan ke atasnya dapat memberikan pelayanan dengan baik,” tutup Pjs Bupati Kuansing




Makin Tinggi Pohon, Makin Kuat Angin: Refleksi tentang Kepemimpinan Suhardiman Amby.

berandariaunews.com – Kuansing – Di dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar ungkapan “Makin tinggi pohon, makin kuat angin.”

Ungkapan ini mencerminkan sebuah kebenaran universal: semakin tinggi atau berpengaruh seseorang, semakin banyak tantangan dan kritik yang harus dihadapi.

Dalam konteks kepemimpinan, hal ini menjadi sangat relevan, terutama ketika kita menyoroti sosok pemimpin seperti Suhardiman Amby.

Suhardiman Amby, sebagai seorang pemimpin, telah menunjukkan dedikasinya yang tinggi dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Seperti pohon yang tinggi, beliau memberikan manfaat melalui berbagai inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Namun, seiring dengan pencapaian dan pengaruhnya, Suhardiman juga tak luput dari “angin” kritik yang datang.

Sebagai pemimpin yang berkomitmen, Suhardiman Amby tidak hanya mengedepankan program-program yang bermanfaat, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan kritik. Sayangnya, dalam banyak kasus, perhatian ini sering kali beralih menjadi pencarian kesalahan.

Fenomena mencari-cari kesalahan dalam diri pemimpin seperti Suhardiman Amby adalah hal yang umum terjadi.

Di tengah harapan yang tinggi dari masyarakat, sering kali orang lupa bahwa pemimpin juga manusia yang memiliki keterbatasan.

Setiap keputusan yang diambilnya tidak selalu sempurna, dan itulah yang sering menjadi target kritik.

Namun, penting untuk membedakan antara kritik yang konstruktif dan yang merugikan. Kritik yang sehat dapat mendorong perbaikan dan inovasi, tetapi kritik yang berlebihan justru dapat menjatuhkan mental pemimpin dan menghambat kemajuan.

Suhardiman Amby menunjukkan bahwa kepemimpinan yang baik harus mampu menghadapi “angin” kritik ini dengan kepala dingin.

Beliau terbuka untuk mendengarkan masukan dari masyarakat dan bersedia merenungkan kesalahan yang telah dibuat.

Ini bukan hanya tentang mempertahankan posisi, tetapi lebih kepada tanggung jawab terhadap masyarakat yang dilayani.

Dukungan dari masyarakat juga sangat penting dalam konteks ini. Ketika Suhardiman berusaha melakukan hal-hal yang bermanfaat, masyarakat sebaiknya memberikan ruang bagi beliau untuk belajar dan berkembang.

Alih-alih fokus pada kesalahan, masyarakat bisa membantu dengan memberikan umpan balik yang konstruktif.

Makin tinggi pohon, makin kuat angin; demikian pula dengan sosok pemimpin seperti Suhardiman Amby.

Semakin bermanfaat seorang pemimpin, semakin banyak perhatian yang akan diterimanya serta kritik yang datang bersamaan.

Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menciptakan budaya yang mendukung, di mana kritik tidak hanya dijadikan alat untuk menjatuhkan, tetapi sebagai sarana untuk perbaikan.

Dengan saling mendukung antara pemimpin dan masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang positif dan produktif.

Pada akhirnya, semua pihak berperan dalam membangun kepemimpinan yang kuat, demi kebaikan bersama.

Suhardiman Amby, sebagai pemimpin yang berkomitmen, menunjukkan bahwa meskipun menghadapi kritik, semangat untuk berkontribusi kepada masyarakat tetap harus diutamakan.*




Klaim Pengaspalan Jalan di Ekstran Singingi, Anggota DPRD Desi Guswita Sebut Sutoyo Asbun.

Berandariaunews.com, Singingi – Anggota DPRD Dapil V Kuansing dari Partai PKB, Desi Guswita SE angkat bicara terkait beredarnya video calon wakil bupati (Cawabup) Nomor Urut 2, H. Sutoyo yang menuding Bupati Kuansing Suhardiman telah memindahkan proyek pengaspalan jalan yang dia ajukan ketika menjabat sebagai anggota DPRD. Sabtu (19/10/2024).

Ditegaskan Desi, sudah 10 Tahun Sutoyo di DPRD Kuansing, Jalan menuju Ekstrans Singingi belum ada diaspal, sekarang baru teriak-teriak kalau Jalan F3 dia usulkan padahal itu usulan Kades saat musrembang.

“Usulan pengaspalan jalan F3 merupakan perjuangan Kepala Desa saat musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang), bukan dari Sutoyo,” ujarnya.

Dirinya heran mengapa proyek pengaspalan di simpang sambung masih belum terlaksana sampai sekarang. Padahal kan Sutoyo ini sudah 10 Tahun jadi Anggota DPRD.

“Jangan asal bunyi dong, buktikan dengan tindakan. Jangan karena mau dapat banyak suara, diklaim pula kerjaan orang lain,” pungkasnya.

Dikatakan Desi, harusnya Sutoyo malu atas pengakuan tersebut, karena dia kan sudah 10 Tahun jadi anggota dewan, kenapa tidak dari periode pertama menjabat langsung diperbaiki jalan menuju ekstran. Kenapa baru sekarang mau calon wakil bupati, teriak usulan pengaspalan jalan di Ekstran Singingi dipindahkan Bupati Suhardiman.

“Jika Sutoyo serius ingin bangun ekstran Singingi, setiap Tahun bisa diusulkan pokirnya untuk mengaspal jalan, tentu sudah 10 km pula hasilnya. Nyatanya kan tidak demikian, karena mau calon wakil bupati baru mengklaim kalau pengaspalan Jalan di Ekstran itu Sutoyo yang usulkan, padahal yang mengusulkan itu Kades saat musrembang,” cibir Desi.

Dijelaskannya, Tahun 2025 InsyaAllah simpang sambung akan terealisasi pengaspalan, itu janji saya kepada Masyarakat. Tidak butuh waktu lama untuk membuktikannya, karena saya serius ingin bangun Singingi dan Singingi Hilir.

“Kolaborasi dirinya sebagai Anggota DPRD Dapil V bersama Suhardiman Muklisin, saya optimis bisa memperbaiki jalan menuju Ekstrans,” tandasnya.