Kompak Berkunjung Ke Istana, Bupati dan Wabup Kuansing Undang Wakil Presiden RI Untuk Buka Pacu Jalur Event Nasional Tepian Narosa

JAKARTA – Bupati Kuantan Singingi, Dr.H.Suhardiman Amby bersama Wabup, H.Mukhlisin , kompak menuju Istana Wakil Presiden, pada Rabu (23/07/2025).

Bupati H Suhardiman Amby menjelaskan, tujuannya bertemu Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka untuk menyampaikan undangan membuka Pacu Jalur Tahun 2025, yang akan di gelar 20 – 24 Agustus mendatang di Tepian Narosa Teluk Kuantan, ujarnya.

Selain itu, Bupati Suhardiman dan Wabup Mukhlisin juga memanfaatkan moment tersebut untuk menyampaikan sejumlah usulan strategis bagi Kuansing ke depan, tegas Bupati.

Gibran Rakabuming Raka selaku Wapres RI sangat respon dengan kehadiran Bupati dan Wabup Kuansing tersebut.
Bahkan Wapres, Gibran bersedia untuk hadir ke Kuansing untuk membuka Festival Pacu Jalur pada 20 Agustus mendatang, sepanjang tidak ada agenda yang lebih besar, tukasnya.

Terkait berbagai usulan strategis lainnya, Suhardiman berujar jika nantinya Pak Wapres akan memberikan atensi buat Kuantan Singingi. Selain itu, Bupati juga memberi bingkisan khas Kota Jalur berupa Miniatur Jalur kepada Wapres Gibran Rakabuming Raka.(GTTS)




Peduli Pendidikan, Bupati Kuansing Himbau Orang Tua/ Wali Murid Untuk Mengantar Anak Dihari Pertama Sekolah

Kuansing – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H Suhardiman Amby mengajak seluruh orang tua atau wali murid termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN untuk mengantarkan anak di hari pertama masuk sekolah pasca libur panjang.

Dimana hal itu, ditandai dengan ditiadakannya apel pada Senin pagi (14 Juli 2025). Hal tersebut juga disampaikan berupa himbauan oleh orang nomor satu di negeri berjuluk Kota Pacu Jalur Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.
Menurut Sang Pemegang Tongkat Komando Tertinggi di Kabupaten Kuansing itu, hal ini merupakan wujud kepedulian para orang tua atau wali murid terhadap anak serta pendidikan anak.

“Ini menandakan serta merupakan wujud kepedulian kita selaku orang tua terhadap anak dan pendidikan anak. Apalagi ini hari pertama masuk sekolah pasca libur pancang kenaikan kelas dan tahun ajaran baru. Untuk itu apel senin pagi diseluruh instansi dan perkantoran ditiadakan,” ujar Suhardiman Amby

Dikatakan Bupati Suhardiman Amby, tidak ada yang lebih penting selain pendidikan yang akan menentukan masa depan anak-anak bangsa, dimana anak merupakan aset masa depan suatu daerah dan bangsa agar lebih baik lagi.

“Masa depan daerah dan bangsa kita ini tergantung pada anak anak kita, generasi masa depan, untuk itu sangat perlu kita perhatikan pendidikan terhadap anak kita ini. Anak adalah aset masa depan kita, aset daerah, aset negara dan bangsa kita di masa akan datang, karena kemajuan suatu daerah, suatu bangsa ditentukan oleh generasi kita, yang perlu kita perhatikan sejak sekarang salah satunya melalui pendidikan anak kita tersebut,” tegasnya seraya mengakhiri.***




Bupati Kuansing Gelar Ekspos Event Festival Pacu Jalur di Hotel Grand Central Pekanbaru Untuk Membahas Kewajiban CSR Perusahaan Yang Ada di Kuansing

KUANSING – Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menggelar ekspos Event Festival Pacu Jalur Mendunia di Hotel Grand Central Pekanbaru, Riau pada Kamis (17/7/2025) malam.

Bupati Suhardiman Amby juga menyampaikan, bahwa Pacu Jalur Mendunia 2025 ini bertemakan Pacu Jalur Mendunia UMKM Bangkit. Dimana melalui perhelatan pacu jalur ini diharapkan mampu menggeliatkan UMKM di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

“125 tahun pacu jalur dengan tema Pacu Jalur Mendunia, UMKM Bangkit. Saatnya kita manfaatkan pacu jalur yang sudah mendunia saat ini sebagai salah satu pendorong untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, yakni melalui UMKM masyarakat mampu sejahtera ditengah kondisi efisiensi yang terjadi,” Ucapnya dihadapan Ketua DPRD Kuansing H.Juprizal beserta seluruh Anggota DPRD Kuansing yang hadir.

Selain itu, sambung orang nomor satu di negeri berjuluk Kota Pacu Jalur Kabupaten Kuansing, dalam kesempatan ini juga dilakukan penyampaian kewajiban CSR dari perusahaan yang ber wilayah operasional di Kabupaten Kuansing

Kita minta perusahaan harus patuh dengan Kewajiban CSR (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) perusahaan diatur dalam Undang Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT) dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas (PP 47/2012). UU PT mewajibkan perusahaan, khususnya yang bergerak di bidang sumber daya alam, untuk melaksanakan CSR, sementara PP 47/2012 lebih rinci mengatur tentang pelaksanaan dan pelaporan CSR,” urai Suhardiman Amby dihadapan seluruh pejabat Pemkab Kuansing dan tamu yang hadir.

Pasal 74 ayat (1) Perusahaan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam, wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

“Dimana tujuan CSR itu untuk mewujudkan pembangunan ekonomi berkelanjutan, meningkatkan kualitas kehidupan, dan memberikan manfaat bagi perseroan, komunitas setempat, dan masyarakat pada umumnya,” tegas Bupati Suhardiman.

Sementara itu, lanjutnya, fokus CSR untuk menciptakan hubungan yang serasi, seimbang, dan sesuai dengan lingkungan, nilai, norma, dan budaya masyarakat setempat. “Hal ini wajib terpenuhi,” tegasnya dihadapan perwakilan perusahaan dan perbankan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Pasal 2 mengatakan, setiap perseroan, sebagai subjek hukum, memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Dimana secara pelaksanaannya, Direksi wajib menyusun rencana kerja tahunan yang memuat rencana kegiatan dan anggaran untuk pelaksanaan CSR, setelah mendapat persetujuan dewan komisaris atau RUPS.

Dalam penyusunan anggaran, perusahaan harus memperhatikan kepatutan dan kewajaran. Sementara untuk pelaporannya, pelaksanaan CSR dimuat dalam laporan tahunan perusahaan dan dipertanggungjawabkan kepada RUPS.

“Jika perusahaan tidak melaksanakan hal tersebut, dapat diberikan sanksi, yakni perusahaan yang tidak melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang undangan,” tutup Suhardiman Amby.***




Masyarakat Lipat Kain Geram, PT. YBS Dinilai Tak Peduli Lingkungan dan Sosial

KAMPAR KIRI, RIAU – Aksi Unjuk Rasa Forum Pemuda Kenegerian Lipat Kain Gagal, PT Yuni Bersaudara Sejahtera Dinilai Arogansi dan Egois.

Ya, aksi unjuk rasa yang digelar oleh Forum Pemuda Kenegerian Lipat Kain pada Senin (21/07/2025) di depan PT Yuni Bersaudara Sejahtera (YBS) di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, berakhir tanpa hasil.

Ketua Forum Pemuda Kenegerian Lipat Kain, Angki Mei Putra SH, menyayangkan sikap arogansi dan egois dari Direksi dan Manajemen PT YBS. Menurutnya, tuntutan yang disampaikan oleh forum tersebut merupakan curahan hati masyarakat yang terdampak oleh aktivitas perusahaan.

Tuntutan tersebut telah disampaikan kepada perwakilan PT YBS, Fernando, pada pertemuan tanggal 14 Juli 2025. Bahkan, Polres Kampar melalui Satuan Intelkam Polres Kampar juga telah melakukan mediasi.

PT YBS bersedia menghadirkan pemutus kebijakan, namun hasilnya nihil setelah berhadapan di forum massa aksi yang dihadiri oleh Limbong selaku Menejer PT YBS didampingi Humas/Legal PT YBS, Fernando. “Terkesan PT Yuni Bersaudara Sejahtera memang tertutup terhadap perhatian sosial dan lingkungan masyarakat,” kata Angki.

Aturan yang dilanggar oleh PT YBS mencakup beberapa aspek, di antaranya:

1. *Pengelolaan Limbah*: PT YBS diduga tidak mengelola limbah sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga berdampak negatif pada lingkungan sekitar.
2. *Penerimaan Tenaga Kerja*: Perusahaan dinilai tidak memprioritaskan tenaga kerja lokal dan tidak memenuhi standar ketenagakerjaan yang berlaku.
3. *Dampak Lingkungan*: Aktivitas PT YBS berdampak pada lingkungan sekitar, sehingga masyarakat merasa perlu untuk menyampaikan tuntutan.

Dengan tidak adanya hasil dari aksi unjuk rasa ini, masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pihak perusahaan dan pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini.

“Masyarakat sepakat, akan memblokade akses di Jalan Kenegerian Lipat Kain atas hasil pengolahan dari operasional pabrik kelapa sawit yang keluar dari PT.YBS sampai masyarakat mendapatkan keputusan dengan segera. Dan dalam waktu dekat, kita akan kembali menggelar yang lebih spektakuler di part 2.” Tutup Angki tegas saat diwawancara wartawan, (21/07/2025) di lokasi aksi unjuk rasa.

Dalam unjuk rasa ini turut dilakukan pengamanan dari Satuan Polres Kampar dan personil Polres Kampar, dan jajaran Koramil 05 Kampar Kiri/Kodim 0313/KPR. Aksi unjuk rasa ini juga hadir mendampingi masyarakat, Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila Kecamatan Kampar Kiri (Ketua Sholihin) bersama Ranting, PAC Pemuda Pancasila Wilayah D Pemuda Pancasila Kabupaten Kampar, Unsur Komando Inti, Provos PP, Unsur Srikandi MPC PP Kabupaten Kampar diwakili UK.Srikandi Kampar Kiri, (Yuni Okta).***

Sumber : Gresriau.com




TERKAIT DUGAAN PENGGUNAAN IJAZAH PALSU, DKPP KUANTAN SINGINGI BUKA SUARA,

TELUK KUANTAN – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuantan Singingi, Riau menegaskan bahwa Novendra Andika Putra menggunakan ijazah SD untuk mendaftar pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kepala BKPP Mardansyah Kepada awak media, Senin (21/7/2025) di Teluk Kuantan.

Hal ini menyikapi adanya pemberitaan yang menyatakan dugaan penggunaan ijazah palsu Novendra untuk mengikuti seleksi PPPK beberapa hari yang lalu, yang mana Novendra sendiri merupakan sopir Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi, Novendra Andika Putra yang lulus PPPK tahap II lulus pada jabatan pengelola umum operasional Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kuansing. “Dia pakai ijazah SD, bukan MA, ijazah ini dikeluarkan oleh SDN 020 Seberang Cengar tahun 2007” urai Mardansyah.

“Terkait adanya perbedaan nama antara ijazah dan dokumen lain antara Nopendra dan Novendra Andika Putra itu dijelaskan dalam surat dari SDN 020 Seberang Cengar yang diketahui oleh Disdik Kuansing, bahwa ijazah tersebut memang milik Novendra, Surat tersebut menerangkan bahwa seharusnya nama tersebut adalah Novendra Andika Putra” tutup Mardansyah.




BUPATI SUHARDIMAN HADIRI KENAL PAMIT KAPOLRES KUANSING

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM menghadiri acara Kenal Pamit Kapolres Kuansing pada Sabtu malam (19/7/2025) yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Acara ini menjadi momen penting dalam rangka pergantian kepemimpinan Polres Kuansing dari AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H. kepada AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H.

Dalam sambutannya, Bupati Suhardiman mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kinerja AKBP Angga F. Herlambang selama menjabat sebagai Kapolres Kuansing.

“Kami ucapkan selamat bertugas di tempat yang baru kepada Bapak AKBP Angga F. Herlambang. Terima kasih atas kerjasama dan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kuansing selama ini,” ujarnya.

Bupati juga menyambut hangat kehadiran Kapolres yang baru, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., serta menyampaikan harapan agar sinergi antara Pemkab Kuansing dan Polres semakin kuat di bawah kepemimpinan beliau.

“Selamat datang dan selamat bertugas di bumi jalur. Kami berharap Bapak Kapolres dapat melanjutkan dan memperkuat program-program sebelumnya, khususnya yang berkaitan dengan isu lingkungan,” tegas Suhardiman.

Bupati secara khusus menyinggung persoalan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih menjadi perhatian utama, terutama di kawasan Sungai Kuantan.

“Penanganan PETI sangat mendesak mengingat tidak lama lagi kita akan menggelar Pacu Jalur Tingkat Nasional di Tepian Narosa. Kegiatan ini diprediksi akan menyedot perhatian besar dari pengunjung, termasuk wisatawan luar daerah bahkan luar negeri. Kita ingin Kuansing bersih, aman, dan ramah lingkungan,” tutup Bupati.




KOPERASI MERAH PUTIH DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI RESMI BEROPERASI

TELUK KUANTAN — Koperasi Merah Putih (KMP) di 229 Desa/Kelurahan yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi resmi beroperasi setelah dilaunching secara serentak oleh Presiden RI, H Prabowo Subianto, Senin (21/7/2025).

Usai dilaunching Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby yang hadir secara langsung berharap keberadaan Koperasi Merah Putih ini bisa memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Desa/Kelurahan.
“Harapannya bisa segera bekerja untuk merumuskan langkah kedepannya, yang penting bagaimana koperasi merah putih ini bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Launching yang dipusatkan di gedung Abdoer Rauf Teluk Kuantan ini juga dihadiri oleh seluruh ketua KMP, Kepala Desa serta BPD se Kabupaten Kuantan Singingi.

Ditempat yang sama Kadis Kopdagrin Delis Martoni melalui Kabid Perkoperasian mengatakan “Alhamdulillah, 229 desa/kelurahan di Kuansing sudah tuntas membentuk Koperasi Merah Putih, dan baru saja ikut launching serentak oleh Presiden RI,” pungkasnya.
“Dengan dilaunching secara serentak ini, maka Pengurus KMP sudah bisa menjalankan program dan kegiatan koperasi yang disusun lewat unit kegiatan”.
“Unit kegiatan ini disusun berdasarkan hasil musyawarah pengurus KPM. “Teknis sama dengan koperasi pada umumnya, dan Dinas Kopdagrin Kabupaten hanya melakukan pembinaan dan pengawasan praktek dilapangan” tutup Endripon Kabid Perkoperasian.




BUKA SOSIALISASI PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN, Drs. Rustam : “Literasi Sampai Mati”

Teluk Kuantan – Dalam rangka peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, Pemkab Kuansing terus mendorong kemajuan literasi melalui penguatan peran perpustakaan ditingkat Kelurahan/Desa.

Hal ini tercermin dalam kegiatan Sosialisasi Pengembangan Perpustakaan yang dibuka oleh Bupati Kuantan Singingi diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Drs. Rustam pada hari Rabu (16/07/2025) di Lantai Dasar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kuansing.

Drs. Rustam mengatakan pentingnya peran perpustakaan Kel/Desa sebagai pusat informasi dan ruang pembelajaran masyarakat. Ia menyebut perpustakaan bukan hanya tempat buku disimpan, tetapi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Di perpustakaanlah anak-anak mengenal dunia, remaja menumbuhkan mimpi, dan orang tua memperoleh informasi yang bermanfaat. Perpustakaan bisa menjadi ruang pemersatu dan penggerak komunitas, terutama jika dikelola secara inklusif dan partisipatif,” ujarnya.

Drs. Rustam menekankan agar Kepala Desa dan Lurah dapat menjadikan perpustakaan sebagai bagian strategis dari pembangunan, bukan sekadar pelengkap.

“Jika kita ingin melakukan perubahan besar, maka kita harus memulainya dari yang paling mendasar, yakni membangun kesadaran dan kemampuan membaca serta berpikir kritis di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Perpustakaan Daerah Kuansing, Shanti Evi Dimeti, S.H, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan sosialisasi ini menjadi langkah penting untuk menyikapi berbagai tantangan dalam pengembangan perpustakaan di desa.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga membangun komitmen bersama dalam mewujudkan perpustakaan sebagai ruang sosial yang aman, menarik, dan relevan.
“Ini adalah langkah konkret untuk mendukung visi Perpustakaan Nasional RI, yaitu mewujudkan bangsa bermartabat melalui literasi,” tutup Shanti.

Acara Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Wildan Hadi Putra, S.STP, M.Si, yang memberikan pemaparan teknis dan strategis mengenai pengembangan perpustakaan desa berbasis inklusi sosial.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Staf Ahli Bupati, Kepala Bappedalitbang, Kadis Sosial PMD, Kadis Dikpora, Kadis Kominfoss, Bunda Literasi Kabupaten Kuansing.




RAIH PERINGKAT KE 4, PEMKAB KUANSING BERIKAN APRESIASI DAN BONUS KEPADA KAFILAH KUANSING

Teluk Kuantan — Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi memberikan apresiasi dan bonus kepada Kafilah MTQ Kuansing yang telah berhasil mengharumkan nama daerah pada helat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-43 tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis, beberapa waktu lalu.

Acara silaturahmi dan pemberian bonus tersebut berlangsung di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuantan Singingi, Senin (14/07/2025), dan dihadiri oleh Bupati Kuansing Dr.H. Suhardiman Amby, MM yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) dr. H. Fahdiansyah, Sp.OG.

Pj. Sekda dalam arahannya menyampaikan rasa terima kasih atas capaian yang diraih oleh para peserta, pelatih, official, dan seluruh tim pendukung. “Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Terima kasih telah mengharumkan nama Kuansing di tingkat provinsi,” ujar Fahdiansyah.

“Tahun 2026 kita dipercaya sebagai tuan rumah. Oleh sebab itu mulai dari sekarang kita persiapakan walaupun waktunya masih panjang, dan kita tidak hanya ingin sukses sebagai tuan rumah, tapi juga menargetkan juara umum,” tegasnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kuantan Singingi, H. Suhelmon, MA, C.Qem, dalam penyampaiannya menyebutkan bahwa dari 10 cabang yang dilombakan, hanya satu cabang yang belum berhasil meraih juara. Ia juga mencatat bahwa meskipun peringkat tahun ini sama dengan tahun lalu, secara kualitas terjadi peningkatan. “Jumlah nilai dan jumlah peserta yang meraih juara mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya,” jelas Suhelmon.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli, Asisten Administrasi Umum Setda Kuansing, Kabag Kesra, jajaran Kemenag, pengurus LPTQ, serta seluruh peserta kafilah yang telah mengukir prestasi pada MTQ Provinsi.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Kuansing menyerahkan bonus secara simbolis kepada para peserta yang meraih juara. Kegiatan ditutup dengan makan bersama dan ramah tamah, menciptakan suasana penuh keakraban dan kebanggaan atas pencapaian yang telah diraih.




IKLAN STOP KARHUTLA! Pemkab Rohil Ingatkan Sanksi Pidana Pelaku Pembakaran Lahan