Masyarakat Sinaboi Berterima kasih, Pemprov Riau dan Pemda Rohil Perbaiki Jalan Lintas Sinaboi – Dumai

ROKAN HILIR- Keluhan masyarakat terkait kualitas jalan lintas Sinaboi-Dumai, Rokan Hilir, Riau sudah mulai terjawab karena material untuk penimbunan jalan itu sudah mulai masuk. Ini menandakan bahwa pemerintah daerah atau pihak terkait mulai mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi jalan yang sebelumnya menjadi masalah bagi masyarakat setempat.

“Kami masyarakat kecamatan sinaboi mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Bupati H.Bistamam dan Bapak wakil Bupati, Jhony Charles yang telah menyambung komunikasi dengan bapak Gubernur Riau, H. Abdul Wahid dan Bapak Wakil Gubernur, SF Harianto
berserta pihak UPT 2 provinsi riau yang telah merespon keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan lintas Sinaboi-Dumai, ” Ucap tokoh pemuda Sinaboi, Aslar Harianto, Rabu (21/05/2025).

Ia menjelaskan, ada sebanyak 15 tronton material disiapkan untuk penimbunan jalan lintas Sinaboi – Dumai.

” Alhamdulillah meterialnya sudah mulai datang, diperkirakan 15 tronton untuk penimbunan jalan lintas Sinaboi – Dumai sepanjang 1,8 km, ” kata Aslar.

Aslar menjelaskan, sebelumnya kondisi jalan lintas Sinaboi-Dumai begitu memperihatinkan sehingga aktivitas masyarakat setempat terganggu karena jalannya mengalami kerusakan yang begitu parah.

” Karena jalannya rusak sehingga menyebabkan aktivitas warga setempat sempat terganggu terutama untuk mengeluarkan hasil panen buah sawit masyarakat. Adanya kepedulian penuh pemda Rohil dan pemprov Riau kini terjawab sudah apa yang menjadi keluhan masyarakat selama ini, ” ujar Sugianto tokoh masyarakat lainnya




Desa Simandolak Laksanakan Musyawarah Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih

Berandariaunews.com, KUANSING – Desa Simandolak, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi laksanakan Musyawarah  Desa Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih, kegiatan ini berlangsung di Balai Adat Kenegerian Simandolak pada Rabu 21/05/2025. Pimpinan musyawarah di pimpin oleh BPD Desa Simandolak. Acara tersebut di hadiri oleh  Kepala Desa Simandolak,Perangkat Desa, Ketua dan anggota BPD, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kelompok Tani, Kelompok Ternak, dan Pemuda/i desa simandolak.

Dalam sambutan Kepala Desa Simandolak, Pikri menyampaikan dasar  Pembentukan Koperasi  Merah Putih dan pengurus didorong oleh intruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Diharapkan  siapapun yang terpilih sebagai pengurus Koperasi Merah Putih,  akan mampu  menjalankan amanah untuk kemajuan koperasi di Desa Simandolak.

” Ini merupakan salah satu apresiasi untuk lebih cepat melaksankan apa yang di intruksikan  oleh bapak Presiden kita”,ujarnya.

Pikri juga menambahkan, poin yang berkaitan langsung dengan koperasi merah putih yaitu diantaranya; peran kementerian sosial dalam koperasi Desa atau kelurahan merah putih yaitu mendorong penerima manfaat bantuan sosial menjadi anggota dan atau  pengurus koperasi Desa atau kelurahan koperasi merah putih, menfasilitasi produk penerima bantuan pemberdayaan untuk di promosikan dan di pasarkan melalui koperasi Desa atau kelurahan  merah putih,pungkasnya.

Pemilihan pengurus dan pengawas di pilih dengan cara musyawarah mufakat, adapun pengurus yang terpilih :
1. Drs. Yurnalis, ketua
2. Riko candra,St Wakil ketua Bidang usaha
3. Eko Wiranto St,wakil ketua bidang anggota
4. Junita Arba SH,sekretaris
5. Putri Mardiani SE,Bendahara

Pengawas
1. Kepala desa
2. Joni lige
3. Listia ningsih




Polsek Kuantan Hilir Hadiri Syukuran Do’a Kampung Dalam Rangka Hari Jadi Kampung Madura ke-60 Tahun 2025

Berandariaunews.com, KUANSING – Dalam semangat kebersamaan dan rasa syukur, masyarakat Desa Kampung Madura, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi menggelar acara Syukuran Do’a Kampung dalam rangka memperingati Hari Jadi Kampung Madura ke-60 tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung khidmat pada Senin (19/5/2025) pukul 13.00 WIB bertempat di Mushola Nurul Akhlak, Desa Kampung Madura.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat. Hadir dalam kegiatan ini Camat Kuantan Hilir Edison Tuindra, S.Pd., M.Si, Kapolsek Kuantan Hilir yang diwakili oleh Kanit Binmas Ipda Iswadi, Danramil 07 Kuantan Hilir yang diwakili oleh Pratu Irgi Fahrezi, Kepala KUA Kuantan Hilir Yusnadi, S.Pd, Korwil Pendidikan Kuantan Hilir Aspurjaya, para lurah, kepala desa dan Pj. kepala desa, serta anggota BPD se-Kecamatan Kuantan Hilir. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh para Kasi dan staf Kantor Camat, Ninik Mamak, tokoh masyarakat, dan warga Desa Kampung Madura.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Kampung Madura, H. Wiwit Irianto. Ia menyampaikan bahwa kegiatan Do’a Kampung ini merupakan bentuk syukur masyarakat atas bertambahnya usia Desa Kampung Madura ke-60 tahun. Ia juga menambahkan bahwa dalam rangka memeriahkan hari jadi desa, akan digelar berbagai kegiatan hiburan seperti orgen tunggal serta perlombaan anak-anak dan remaja.

Camat Kuantan Hilir Edison Tuindra, S.Pd., M.Si dalam arahannya menjelaskan bahwa Desa Kampung Madura berasal dari pemekaran Desa Pulau Kijang dan Desa Koto Tuo. Ia menyebutkan bahwa kegiatan Doa Kampung telah menjadi agenda rutin tahunan yang penting sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas pencapaian desa. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momen ini dengan sebaik mungkin serta memberikan apresiasi kepada panitia dan pemerintah desa atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., melalui Kapolsek Kuantan Hilir IPTU Edi Winoto, S.H., M.H., menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak warga untuk terus menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan.

“Kami dari pihak kepolisian sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, yang selain mempererat silaturahmi juga menjadi wadah membangun kebersamaan antarwarga. Kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar,” ujar Kapolsek.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan do’a yang dipandu oleh Bapak Jamalus, S.H., dan diakhiri dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan. “Kegiatan selesai pukul 13.50 WIB dan selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman dan kondusif,” pungkas Kapolsek.

Sumber: Humas Polres Kuansing




Karmila Sari: Revisi UU Sidiknas dan Soroti Nasib Guru Honorer dan Operator Sekolah

Jakarta, – Komisi X DPR RI terus menunjukkan keseriusannya dalam merevisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Komitmen ini terlihat dari berbagai kunjungan kerja yang dilakukan, menegaskan upaya DPR untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih adaptif, terintegrasi, dan responsif terhadap perubahan zaman.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia (MPK) dan Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia, Anggota Komisi X DPR RI, Dr Hj Karmila Sari, menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan para pengabdi pendidikan. Perhatian khusus diberikan kepada guru honorer dan operator sekolah yang telah berdedikasi puluhan tahun.

Karmila mengungkapkan keprihatinannya terhadap nasib mereka yang sudah berbakti hingga 20 tahun namun tidak diakui dalam kategori yang diatur undang-undang.

“Bagaimana mungkin seseorang yang sudah 20 tahun mengabdi, bahkan sampai ‘menggadaikan’ statusnya dari swasta menjadi honorer, tidak masuk dalam kategori yang diakomodasi oleh undang-undang?” ujarnya mempertanyakan.

Tak hanya guru honorer, Dr Karmila juga menyoroti nasib operator sekolah, terutama di daerah. Banyak dari mereka yang sudah lama mengabdi, namun kesejahteraannya masih minim.

“Mereka yang sudah lama ini, nanti tiba-tiba muncul yang ketahuan saja, tapi kalau yang tidak tahu atau tidak kritis, maka akumulasi kesejahteraan mereka juga tidak terlalu signifikan,” jelasnya, Senin (19/05/2025) di ruangan Rapat Komisi X DPR RI.

Menurut Karmila, kesejahteraan yang minim dapat berdampak pada kualitas pendidikan. Ia mengusulkan agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Sisdiknas dapat memberikan jaminan kenyamanan bagi para pengabdi pendidikan, sehingga mereka dapat fokus memberikan yang terbaik bagi siswa.

“Jangan sampai kita ini sibuk mengurus kesejahteraan, sehingga akhirnya mereka tidak memberikan yang terbaik lagi kualitas pada anak-anak didik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Karmila berharap adanya harmonisasi peraturan yang tidak mendiskriminasi, terutama antara Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama, karena tujuan utamanya adalah memajukan pendidikan.

Terkait otonomi daerah, Karmila mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten/kota seringkali tidak terlalu besar, sehingga menyulitkan upaya peningkatan kesejahteraan guru dan operator.

“Kita menyarankan agar kebijakan disesuaikan dengan kondisi daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memaksimalkan peran lembaga swasta yang sangat membantu pendidikan. “Dan yang sudah mengabdi sampai rambut memutih, tidak perlu lagi mereka yang muda dilimpahkan pada daerah, ini bagus kita masukkan langsung di dalam undang-undang lebih jelas,” pungkasnya.




Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden RI, Polsek Pangean Bersama Forkopimcam dan Masyarakat Tanam Jagung Pakan

KUANTANSINGINGI,— Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia tentang Ketahanan Pangan, Polsek Pangean bersama unsur Forkopimcam dan masyarakat Desa Pasar Baru melaksanakan kegiatan penanaman jagung pakan atau jagung komposit secara monokultur di wilayah hukum Polsek Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa, (20/5/2025) pukul 09.30 WIB ini bertempat di Dusun Remaja, Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean. Penanaman dilakukan di lahan seluas 1 hektar milik desa yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pasar Baru dengan menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2025.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Pangean Aswandi, S.Pd., M.M., Kapolsek Pangean IPTU Aman Sembiring, S.H., Pj. Kepala Desa Pasar Baru Yansen, S.Pd., M.M., Kepala Dusun Remaja Aprizal, Kepala PPL Kecamatan Pangean Syaiful, Ketua Bumdes Hidra Firwan, Bhabinkamtibmas Pasar Baru Aipda Y.F. Djakobus, S.H., Ps. Kanit Binmas Aipda Alfauzan, S.H., anggota PPL Kecamatan Pangean, Ketua dan anggota BPD Pasar Baru, serta para anggota Bumdes.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh Pj. Kepala Desa Pasar Baru Yansen, S.Pd., M.M., yang menyampaikan apresiasi atas sinergi semua pihak dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan desa untuk budidaya jagung pakan. Selanjutnya, Ketua Bumdes Hidra Firwan memberikan sambutan yang menegaskan komitmen Bumdes dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai pilar ekonomi desa.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., melalui Kapolsek Pangean, IPTU Aman Sembiring, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat desa. “Polri hadir bukan hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga mendukung program-program pemerintah, termasuk dalam bidang ketahanan pangan seperti yang dicanangkan oleh Presiden RI,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, Camat Pangean Aswandi, S.Pd., M.M., mengapresiasi inisiatif Desa Pasar Baru dalam memanfaatkan Dana Desa secara produktif untuk kegiatan yang berorientasi pada pemberdayaan dan ketahanan pangan. Ia berharap kegiatan serupa dapat dicontoh oleh desa-desa lain di Kecamatan Pangean.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penanaman perdana bibit jagung pipil secara simbolis oleh para tamu undangan, yang kemudian dilanjutkan oleh perangkat desa dan masyarakat. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kekompakan seluruh unsur yang terlibat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan kondusif. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun desa mandiri dan tangguh di bidang pangan. “Dengan adanya penanaman jagung pakan ini, diharapkan hasil panennya nanti dapat memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan masyarakat serta menumbuhkan ekonomi lokal melalui pemanfaatan lahan produktif milik desa,” pungkas Kapolsek.

Sumber: Humas Polres Kuansing




Apresiasi Kiprah Dr. Karmila Sari dan Kinerja Pemerintah Daerah, Adek Nofrianto: Ajak Pemuda Milenial dan Gen Z tidak Terprovokasi 

Bagansiapiapi – Di tengah masa transisi, Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Bangko Adek Nofrianto yang biasa disapa Jong Adek mengimbau masyarakat, khususnya generasi milenial dan gen Z, untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia menekankan pentingnya sikap kritis namun tetap konstruktif dalam menyikapi dinamika sosial-politik yang berkembang saat ini.

Dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah demi mendukung kelancaran proses pembangunan yang saat ini sedang berjalan.

“Transisi adalah proses yang wajar dalam pemerintahan. Yang perlu kita lakukan adalah memastikan stabilitas sosial tetap terjaga. Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas daerah dan mendorong arah pembangunan yang positif,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Sambung Jong Adek, pemuda harus menjadi agen perubahan, bukan korban provokasi. Mari kita ciptakan ruang yang sehat untuk berdiskusi dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Dr. Hj. Karmila Sari, Anggota DPR RI yang menurutnya merupakan aset berharga bagi Rokan Hilir, figur sentral dalam menjembatani kepentingan daerah dengan pemerintah pusat.
Kontribusi nyata Dr. Karmila terlihat melalui berbagai program yang telah dijalankan, terutama dalam bidang pendidikan, beasiswa, penguatan lembaga pendidikan, hingga pemberdayaan generasi muda melalui kegiatan olahraga, budaya serta ekonomi kreative.

“Dr. Karmila adalah perpanjangan tangan masyarakat Rohil di DPR RI. Beliau telah membawa banyak program yang sangat membantu masyarakat. Kehadiran beliau seharusnya dipandang sebagai peluang besar bagi Rokan Hilir untuk terus berkembang. Dukungan dari pusat sangat penting, dan beliau telah membuktikan komitmennya terhadap kemajuan daerah,” tambahnya.

Seiring dengan itu, Jong Adek juga mengajak masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada kepemimpinan baru di Rokan Hilir. Diketahui, Bupati H. Bistamam dan Wakil Bupati Jhony Charles yang baru menjabat lebih kurang tiga bulan, saat ini sedang fokus pada penanganan banjir, perbaikan infrastruktur, dan sektor pelayanan publik lainnya yang membutuhkan perhatian serius.

“Perubahan tidak bisa instan. Kita harus memberi ruang bagi pemerintah untuk bekerja. Saat ini mereka menunjukkan komitmen serius terutama dalam menangani persoalan banjir dan memperbaiki sarana publik. Ini patut kita dukung bersama,” tegasnya.

Ia menutup dengan ajakan kepada seluruh elemen pemuda agar lebih aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan, serta terus men




Kolaborasi Warga, Polisi dan Pemerintah Atasi Kebakaran di Kecamatan Singingi

KUANTANSINGINGI – Kebakaran hebat terjadi di RW 10, Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat sore (16/5/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Sebuah rumah gudang yang digunakan untuk menyimpan barang-barang rongsokan hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp. 100 juta.

Gudang milik berinisial A (38), tersebut terbuat dari papan dan digunakan untuk menyimpan barang-barang seperti besi bekas, kardus, botol kaca, plastik, hingga tabung gas.

Api pertama kali diketahui oleh seorang anak berinisial A (8) yang melihat kobaran api dari kamar pekerja di bagian depan bangunan. Ia segera memberi tahu ibunya E (40), yang kemudian keluar rumah meminta bantuan warga sekitar.

Kondisi gudang yang dipenuhi material mudah terbakar menyebabkan api cepat menyebar. Warga berupaya memadamkan api secara manual sembari menunggu bantuan. Sekitar pukul 17.00 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Kuantan Singingi tiba di lokasi bersama satu unit mesin robin untuk mempercepat proses pemadaman.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., melalui Kapolsek Singingi AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H., Memberikan pernyataan terkait insiden ini. “Kami mengapresiasi respon cepat masyarakat dan petugas di lapangan dalam menangani kejadian ini. Personel dari Polsek Singingi langsung bergerak cepat untuk mengamankan lokasi dan membantu pemadaman. Saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Linter.

Beliau juga menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan atau usaha yang menyimpan bahan-bahan mudah terbakar. “Kami minta masyarakat memperhatikan instalasi listrik dan tidak menempatkan bahan berbahaya sembarangan, demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Dalam peristiwa ini, dua unit mobil Suzuki Carry pick-up yang terparkir di halaman gudang turut terbakar. Beberapa tabung oksigen dan LPG 3 kg, serta seluruh isi gudang berupa rongsokan, ludes dilalap api. Pemadaman selesai sekitar pukul 19.00 WIB.

“Polsek Singingi bersama Damkar Kabupaten Kuantan Singingi dan masyarakat Kelurahan Muara Lembu turut berperan aktif dalam penanganan insiden ini. Hingga kini, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran,” pungkas Kapolsek.

Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi




Atas kekisruhan yg terjadi di Rokan Hilir, Ulama angkat bicara, Khalifah Usman : apa yang di sampaikan oleh oknum tertentu pada saat aksi unjuk rasa adalah tidak benar dan fitnah belaka

ROKAN HILIR- Seorang tokoh agama Rokan Hilir, Kalifah Usman mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menilai negatif terhadap pemimpin dan wakil rakyat. Hendaknya selalu menjaga keharmonisan antar umat agar Rokan Hilir selalu dalam keadaan aman dan kondusif.

Demikian diharapkan tokoh agama, Kalifah Usman saat dimintai tanggapannya pasca aksi unjuk rasa yang dilaksanakan oleh sekelompok masyarakat.

” Saya mengajak seluruh masyarakat Rohil untuk lebih mengetahui mengenai tentang ibuk Karmila Sari. Ibuk Karmila Sari ini adalah seorang Anggota DPR RI Dapilnya Riau I termasuk kabupaten Rokan Hilir, ” ajak Kalifah Usman, Jum’at (15/05/2025).

Ia menilai apapun yang dibuat anggota DPR RI, Karmila Sari tidak sesuai dengan apa yang diisukan.

“Ini setahu kami masyarakat dan tokoh agama tidak lah benar apa yang disampaikan oleh oknum-oknum tersebut, itu hanya fitnah belaka, dan kami tidak menganggap ibuk Karmila Sari ikut campur masalah kabupaten Rokan Hilir hanya segelintir oknum-oknum tertentu saja mungkin ada keinginan hatinya belum tertunai maka menjadi ada rasa sakit hati dan dendam, itulah setahu kami, ” Sebutnya.

“Sekali lagi saya atas nama Kalifah Usman mengajak seluruh tokoh agama para Kalifah, para kiai serta seluruh tokoh masyarakat Rokan Hilir mari kita bersama-sama berdoa dan berpikir bagaimana membangun rokan Hilir supaya lebih maju dan bermarwah sesuai yang kita inginkan bersama, ” harap Kalifah Usman.

Selanjutnya, Kalifah Usman berpendapat untuk membangun daerah itu tidak lah bisa dilaksanakan dalam waktu yang singkat tentu secara bertahap.

“Baru dilantik beberapa hari kita sudah minta yang bukan-bukan, seharusnya kita biarkan pak bupati dan wakil bupati kita berkerja dulu sesuai arahan bapak Presiden, kita sebagai masyarakat hanya memantau tak usah kita terlalu mencampuri urusan pemerintah, kita melihat saja apa yang mereka buat karena banyak pihak yang memantaunya. Jangan karena kita sakit hati lalu kita buat isu-isu yang tidak-tidak terhadap pemimpin kita bupati Rokan Hilir, ” Ujarnya.

Kalifah Usman juga menilai peran Karmila Sari sebagai anggota DPR RI begitu sangat penting dalam rangka memajukan pembangunan di daerah.

” Program yang diupayakan ibuk Karmila Sari sangat membantu masyarakat seperti program Siswa gratis, ada program bantuan rumah layak huni yang jumlahnya lebih kurang 5000 unit untuk masyarakat Rokan Hilir, Nah itu kita harus bersyukur ada program pusat itu masuk ke daerah kita , hal itu tidak terlepas dari peran kepala daerah dan ibuk Karmila Sari membambawa program-program pembangunan dari pusat sana, kita syukuri itu sebagai masyarakat dan kita harus bangga Ibuk Karmila Sari salah satu putri terbaik yang berasal dari Rokan Hilir , ” pungkasnya.




Ketum PMRI Jakarta Prihatin Demo di Rohil, Ingatkan Pentingnya Dukungan untuk Pemerintah dan Anggota DPR RI

Jakarta – Ketua Umum Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI) Jakarta, H Rusli Effendi, menyampaikan kecaman keras terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sekelompok oknum yang dinilai berupaya mengganggu stabilitas dan mengadu domba masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) saat ini.

Pernyataan ini disampaikan melalui siaran pers pada Jumat (16/05/2025), menyusul adanya aksi demonstrasi yang membawa-bawa nama anggota Komisi X DPR RI, Dr Karmila Sari, SKom, MM. Rusli Effendi, yang lahir dan besar di Pasir Limau Kapas, Rohil, turut keprihatinannya atas aksi tersebut, terutama karena melibatkan massa yang diduga tidak memahami substansi permasalahan dan regulasi yang berlaku.

“Saya sangat prihatin mendengar adanya oknum-oknum yang berdemo dan menyeret nama Ibu Karmila Sari. Sebagai putra daerah, kita seharusnya mendukung pemerintah daerah yang baru dilantik dalam menjalankan amanahnya,” ujar H Rusli Effendi, yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Jakarta.

Rusli mengingatkan bahwa Bupati H Bistamam dan Wakil Bupati Jhony Charles baru memimpin Rohil sekitar tiga bulan sejak pelantikan mereka pada 20 Februari lalu. Dalam periode awal ini, pemerintah daerah tentu menghadapi berbagai pekerjaan rumah (PR) dan tantangan, terutama terkait efisiensi anggaran.

Oleh karena itu, Rusli Effendi mengajak seluruh masyarakat Rohil untuk mendukung sinergi positif antara Pemerintah Kabupaten Rohil dan anggota DPR RI. Kolaborasi ini diyakini akan mempermudah akses daerah terhadap anggaran pusat yang sangat dibutuhkan untuk pembangunan Rohil.

“Jangan sampai ada kepentingan pribadi atau kelompok tertentu yang ingin merusak jalannya pemerintahan Bupati H Bistamam. Jangan biarkan segelintir oknum menghancurkan harapan lebih dari 670 ribu jiwa penduduk Rohil. Di tengah keterbatasan anggaran saat ini, persatuan dan kekompakan masyarakat adalah kunci utama pembangunan, bukan malah dipecah belah oleh kepentingan sesaat,” tegasnya.

Secara khusus, H Rusli Effendi memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Dr Karmila Sari sebagai wakil masyarakat Riau di tingkat pusat, terutama dalam memperjuangkan kepentingan Rokan Hilir. Beliau menilai kehadiran Karmila Sari di Komisi X DPR RI merupakan sebuah “tuah” atau keberuntungan bagi Rohil.

“Ibu Karmila Sari telah banyak memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Rohil, mulai dari beasiswa pendidikan, bantuan infrastruktur, hingga perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Sebagai satu-satunya perwakilan Riau di Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi, pariwisata, ekonomi kreatif, pemuda, olahraga, dan perpustakaan, serta memiliki posisi strategis untuk membawa perubahan positif bagi daerah kita,” jelas H. Rusli Effendi, yang juga memiliki pengalaman panjang sebagai anggota DPRD Rohil dan Provinsi Riau.

Rusli Effendi menyoroti rekam jejak Dr Karmila Sari yang gemilang sebelum menjadi anggota DPR RI, termasuk pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Rohil satu periode dan anggota DPRD Provinsi Riau dua periode. Dengan latar belakang pendidikan S3 dan dedikasi yang tinggi, dan berhasil meraih kepercayaan masyarakat secara berkesinambungan.

“Lebih dari 64 ribu suara yang dia peroleh di Rokan Hilir adalah amanah besar yang menjadi prioritas utama untuk dibalas dengan kerja nyata. Seharusnya, keberadaan Karmila mempermudah akses informasi dan urusan Rokan Hilir di tingkat pusat. Sebagai putri daerah yang berpengalaman di pemerintahan dan politik, sudah selayaknya memberikan saran dan masukan kepada kepala daerah,” imbuhnya.

H Rusli Effendi juga menanggapi berbagai isu fitnah yang dialamatkan kepada Dr Karmila Sari. Rusli justru melihatnya sebagai pemicu semangat bagi seorang anak daerah untuk terus berbakti kepada orang tua (Bupati Rohil H Bistamam), dan kampung halamannya. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Rohil dan DPR RI telah membuahkan hasil yang signifikan, seperti penanggulangan banjir, perbaikan jalan, penyaluran puluhan ribu beasiswa, perbaikan sekolah, dan perjuangan relokasi guru. Menurutnya, pencapaian ini merupakan sejarah luar biasa karena Riau memiliki perwakilan di Komisi X DPR RI.

“Jangan sampai masyarakat Rokan Hilir menyia-nyiakan kesempatan emas memiliki perwakilan di DPR RI seperti Ibu Karmila Sari. Mari kita bersatu mendukung pemerintah daerah dan memanfaatkan potensi yang ada untuk membangun Rokan Hilir yang lebih baik,” pungkas H Rusli Effendi, menyerukan persatuan dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.




Masyarakat Rohil Prihatin dengan adanya Aksi Demo di Awal Pemerintahan Kabupaten Rohil yang baru seumur jagung

ROKAN HILIR – Sejak 20 Februari dilantik maka hampir 3 bulan umur Kepemimpinan Kepala Daerah di Rokan Hilir. Banyak PR dan tantangan efisiensi yang dihadapi. Tapi dengan sinergi, banyak kemudahan bertahap dan terurai masalah dengan baik. Seperti: mengurangi banjir, perbaikan jalan secara fungsional, persiapan pembangunan Perguruan Tinggi, perbaikan BUMD untuk menciptakan tenaga kerja, proses perbaikan manajemen birokrasi dengan orang yg kompeten, dll.

Rokan Hilir memiliki penduduk lebih dari 670 ribu penduduk. Butuh masyarakat yang kompak dan bukan segelintir oknum yang dibayar untuk kepentingan pribadi.

Keberadaan Karmila merupakan tuah bagi Rokan Hilir karena aspirasinya banyak memberikan bantuan beasiswa, infrastruktur pendidikan berbagai kemampuannya dalam memperjuangkan nasib guru. Sebelum terpilih menjadi Anggota DPR RI, Karmila sempat menjadi Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir 1 Periode dan Anggota Provinsi Riau 2 Periode. Bahkan dengan pendidikan S3 dan dedikasi kerjanya, banyak menampuk jabatan bergengsi. Tak mudah mendapatkan amanah berlanjut seperti itu tanpa dukungan keluarga, masyarakat dan prestasinya selama ini.

Banyak kemudahan dalam mendapatkan akses informasi dan kemudahan berurusan ke pusat bagi Rokan Hilir.

Banyaknya isu fitnah tidak membuat Karmila patah semangat. 64 ribu lebih suara yg dia dapat di Rokan Hilir menjadi prioritas utamanya dalam membalas jasa2 baik masyarakat Rokan Hilir.

Termasuk isu yang menudingnya telah ikut campur dalam urusan pemerintah daerah Kabupaten Rokan Hilir. Serta Perayaan Ulang tahunnya di mess Pemda beberapa waktu lalu banyak menuai kritikan tajam dari berbagai kalangan

Wajar banyak simpati dari berbagai kalangan dalam merayakan ulang tahunnya termasuk menteri pendidikan dasar menengah dan teman2 Anggota PR RI Komisi X dan kalangan pejabat serta masyarakat lainnya.

Selanjutnya tudingan campur tangan dalm pemerintahan kabupaten rokan hilir , salah seorang tokoh masyarakat juga mantan Anggota DPRD Rokan hilir  M. Fadlan mengatakan Sudah selayaknya sebagai anak yang memiliki pengalaman di dunia pemerintahan dan politik bahkan dipemerintahan pusat memberi saran dan masukan sesuai permintaan seorang ayah yang diamanahkan sebagai kepala daerah yang mana H. Bistamam merupakan ayah kandung nya sendiri, hal itu wajar wajar saja selagi masih dalam koridor dan batasan batasan yang ada

Saya secara pribadi sebagai masyarakat Rokan Hilir merasa prihatin terhadap bebarapa isyu yang berkembang sekelompok masyarakat yang sedikit berbau tidak puas terhadap apa yang dilakukan olah Ibuk Karmila Sari Anggota DPR RI yg kebetulan beliau adalah anak dari H Bistamam bupati Rokan Hilir saat ini

Terutama yang di sampaikan oleh saudara saya Abdurrab dalam sebuah aksi pada taggal 15 Mai 2025 yang lalu yang merasa keberatan atas sikap Ibuk Karmila Sari Anggota DPR RI

yang mana saudara saya Abdurrab menganggap terlalu maju mencampuri tugas Bupati Rokan Hilir, saya rasa seorang yang sudah cukup berpengalaman seperti Ibuk Karmila Sari dalam menghadapi persoalan terutama yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak

Beliau tidak mungkin bersikap yang akan merugikan pemerintah Rokan Hilir untuk saat ini mau pun kedepan kalau pun Karmila Sari ada tampil mewakili Bupati Rokan Hilir itu tidak terlepas dari rasa tanggung jawab beliau untuk membantu Bupati Rokan Hilir yang kebetulan juga Ayah dari Karmila Sari sendiri

hal itu dilakukan tentu sudah mendapat persetujuan dari pak H Bistamam sebagai Bupati Rokan Hilir selagi dalam batas yang wajar seharusnya kita dukung bukan menghujatnya. Kata M.Fadlan

Lanjutnya lagi Kita melihat Banyak percepatan sudah dilakukan sinergi Pemkab Rohil dan DPR RI seperti: mengurangi kebanjiran, perbaikan jalan, puluhan ribu beasiswa, perbaikan sekolah-sekolah, keberhasilan perjuangan relokasi guru dan banyak hal bermanfaat lainnya yang sulit dilakukan oleh orang awam. Dan ini adalah sejarah luar biasa, pertama kalinya orang Riau diberi kesempatan di komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olah raga, riset dan inovasi, BPS dan perpustakaan. Bodoh rasanya apabila Rohil menyia-nyiakan keberadaan Karmila.ungkap H.M Fadlan..red*