Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Kuansing Tanam Jagung di Dua Kecamatan

KUANTANSINGINGI,— Polres Kuantan Singingi melalui jajaran Polsek Benai dan Polsek Logas Tanah Darat melaksanakan kegiatan penanaman jagung secara serentak di dua desa di wilayah hukum masing-masing.Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia mengenai Ketahanan Pangan, sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2025, Rabu (27/8/2025).

Di Desa Banjar Benai, Kecamatan Benai, penanaman dilakukan di lahan seluas satu hektare dengan metode tumpang sari. Bibit jagung pipil merk BISI F2 sebanyak 20 kilogram ditanam dengan menggunakan dana desa. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan kecamatan, perangkat desa, BUMDes, BPD, petugas penyuluh pertanian, serta Bhabinkamtibmas Polsek Benai.

Acara diawali dengan sambutan Kepala Desa Banjar Benai, dilanjutkan dengan sarapan bersama, dan penanaman jagung secara simbolis oleh para peserta. Suasana kebersamaan tampak kental saat semua unsur terlibat aktif dalam kegiatan ini, yang berlangsung dengan aman dan tertib.

Sementara itu, di Desa Sikijang, Kecamatan Logas Tanah Darat, kegiatan dimulai pada pukul 09.30 WIB. Penanaman dilakukan di lahan kebun desa seluas satu hektare sebagai bagian dari program swasembada pangan nasional. Acara ini dihadiri oleh perwakilan camat, Kapolsek Logas Tanah Darat, Danramil Kuantan Hilir, Kacab Pertanian, kepala desa beserta perangkat, BUMDes, pendamping desa, serta BPD.

Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Kasi PMD yang mewakili Camat Logas Tanah Darat, didampingi para undangan lainnya. Arahan dari unsur pemerintahan desa dan kecamatan menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan dalam menjaga ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan global.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan yang digelar secara serentak di dua kecamatan tersebut. Menurutnya, Polri bukan hanya bertugas dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung program pembangunan nasional, termasuk ketahanan pangan.

“Kehadiran Polri melalui Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat harus memberi dampak positif dalam mendorong kemandirian desa. Program penanaman jagung ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan menciptakan ketahanan pangan berbasis lokal. Kegiatan ini menjadi wujud sinergitas antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Kami akan terus mendampingi dan mengawal setiap tahapan agar program ini berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Kapolres.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Polres Kuansing optimis bahwa kegiatan penanaman jagung ini akan menjadi awal dari langkah besar menuju desa yang lebih mandiri dan tahan terhadap krisis pangan. Keberhasilan di Banjar Benai dan Sikijang diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Kuantan Singingi.

Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi




Instruksikan DLH Kuansing dan Damkar, Bupati Suhardiman : “Lakukan Penyiraman Menyeluruh Sampai Bersih, Agar Masyarakat Kita Terhindar dari Penyakit”.

Teluk Kuantan – Kondisi lapangan Limuno Teluk Kuantan saat ini sudah bersih seperti sediakala, setelah seharian penuh pada Selasa 26/08/2025 kemaren, Bupati Kuansing Dr.H.Suhardiman Amby dan Kapolres Kuansing, AKBP Raden Ricky berjibaku bersama ASN dan petugas kebersihan.

Tidak puas dengan kondisi yang ada, Rabu 27/08/2025 Bupati Suhardiman Amby, kembali menginstruksikan Kadis DLH dan Damkar untuk melakukan penyiraman agar kondisi rumput Limuno kembali normal.
Demikian juga, sepanjang Taman Jalur dan Tepian Narosa, Bupati juga minta dilakukan penyiraman menyeluruh agar kembali bersih dan masyarakat terhindar dari penyakit, tegasnya.

Menyikapi hal itu Kadis DLH Kuansing Delfides Gusni mengaku akan segera menindaklanjuti arahan Bupati tersebut.
” Siap Pak, kami akan berkoordinasi dengan Damkar menindaklanjuti arahan Bapak”, ujarnya.

Delfides, juga menjelaskan jika hari ini seluruh petugas masih dikerahkan untuk menyisir bagian-bagian yang masih tersisa. Namun di perkirakan, hari ini semua sudah tuntas dan kita kembali kepada pengaturan normal, tambahnya.

Delfides, berterimakasih pada semua pihak yang ikut berpartisipasi dan peduli. Terkhusus buat Pak Bupati, H Suhardiman Amby dan Pak Kapolres, yang begitu intens melakukan pengawasan dan bimbingan, sekaligus terjun langsung untuk penanganan sampah pasca Pacu Jalur tahun 2025 ini.***




Agar Pacu Jalur Bebas Sampah, DLH Kuansing adakan Lomba Kajang Jalur Terbersih

Teluk kuantan – Agar terciptanya pacu jalur bebas sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuantan Singingi melakukannya dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan melaksanakan lomba kajang atau tenda jalur terbersih pada tahun 2025.

Kepala DLH Kuansing, Deflides Gusni, Rabu (20/8/25) menyampaikan, lomba ini tidak lain untuk menciptakan arena pacu jalur yang bebas dari sampah.

“Tujuannya agar arena menjadi bersih dan nyaman. Apalagi dalam sektor pariwisata kebersihan menjadi sangat penting”, ujar Kadis yang selalu tampil elegan itu.

Melalui lomba tersebut kajang jalur yang berjumlah 228 buah dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan.

“Yaa,, Memungut dan membuang sampah pada kantong-kantong yang telah ada. Sebelumnya rekan-rekan BPBD juga telah memberi kantong sampah kepada pengurus kajang jalur. Kita minta pengurus kajang jalur, pengurus jalur, pemacu dan rombongan aktif membantu membersihkan sampah”, tukasnya.

Atas partisipasi pengurus kajang jalur, pihaknya akan memberi hadiah dan sertifikat kepada pengurus kajang jalur yang berhasil menjadi juara.

Juara pertama mendapat hadiah Rp 1 juta, juara kedua Rp 750 ribu, juara ketiga Rp 500 ribu, harapan satu Rp.350 ribu dan harapan kedua Rp 250 ribu. Selain itu para juara juga akan diberikan sertifikat.***




Bantu Sponsori Jalur Ular Toduang Dubalang Hitam, Pengurus dan Masyarakat Kelurahan Benai : Terimakasih PT. Riau Petroleum (Perseroda)

BENAI, – Pengurus dan anak Pacuan Jalur Ular Toduang Dubalang Hitam berserta masyarakat dari Kelurahan Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi dengan penuh rasa syukur menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT. Riau Petroleum (Perseroda) atas dukungan dan bantuan sponsorship yang telah diberikan dalam rangka mengikuti Festival Pacu Jalur Kharisma Event Nusantara 2025, Teluk Kuantan.

Bantuan ini menjadi energi positif sekaligus motivasi besar bagi Jalur Ular Toduang Dubalang Hitam untuk dapat berpartisipasi secara maksimal, menjaga tradisi, serta mengharumkan nama daerah di ajang pacu jalur yang merupakan warisan budaya kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi.

Egi Yatra Fajar, S.E selaku Ketua Jalur Ular Toduang Dubalang Hitam, mewakili seluruh anak pacuan dan masyarakat Kelurahan Benai, menyampaikan:
“Kami sangat berterima kasih kepada PT. Riau Petroleum (Perseroda) atas dukungan dan kepeduliannya. Bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan persiapan jalur, tetapi juga menjadi bentuk nyata kebersamaan perusahaan daerah dengan masyarakat dalam melestarikan budaya pacu jalur”, ujar Ketua Jalur seumur hidup itu.

Beliau juga menambahkan:
“Kami merasa sangat terhormat atas kehadiran langsung Direktur PT. Riau Petroleum (Perseroda) di tengah-tengah kami. Kehadiran beliau memberikan semangat luar biasa bagi para awak jalur dan masyarakat pendukung. Ini adalah bukti nyata kedekatan perusahaan dengan masyarakat, bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dalam perhatian dan kebersamaan”, imbuhnya.

“Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut di masa yang akan datang. Dukungan dari PT. Riau Petroleum (Perseroda) telah memberikan semangat baru bagi para awak jalur untuk berjuang dengan penuh kekompakan dan sportivitas. InsyaAllah, kami akan berusaha memberikan yang terbaik demi nama baik Kelurahan Benai dan Kabupaten Kuantan Singingi”, tutup Ketua Jalur.

Festival Pacu Jalur Narosa 2025 sendiri menjadi momentum penting bagi setiap jalur peserta untuk menunjukkan kekompakan, sportivitas, dan semangat kebersamaan. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk PT. Riau Petroleum (Perseroda), Jalur Ular Toduang Dubalang Hitam optimis terus berkomitmen untuk mengikuti dan melestarikan budaya Pacu Jalur yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.***




Peduli Kebersihan Lingkungan, Bupati Kuansing Turun Langsung Bersihkan Arena Tepian Narosa

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi, Dr.H.Suhardiman Amby, memimpin langsung aksi bersih bersih sampah di Kota Teluk Kuantan, pasca helat Pacu Jalur yang usai 24/08/2025 kemarin.

Bupati Suhardiman Amby menjelaskan, sampah yang kini berserakan tidak boleh tertumpuk lama. Maka bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah ( OPD), kita bersihkan kembali kota Teluk Kuantan ini, ujar Suhardiman.

Saya melihat, personil kebersihan kita kewalahan untuk membersihkan sampah yang menggunung akibat jutaan umat manusia yang hadir di Tepian Narosa Teluk Kuantan, sepekan ini, kata Suhardiman.

Karena itu, Gotong royong massal adalah jawaban agar masalah sampah ini segera tuntas, tuturnya.

Maka saya pimpin langsung, bersama Sekda. Namun kita tidak libatkan Aparat Kepolisian, TNI, Dishub , Satpol PP dan BPBD, karena mereka sudah kerja ekstra selama Pacu Jalur kemarin.

Kita minta kesadaran masyarakat, untuk sama sama menjaga kebersihan, agar Teluk Kuantan kembali pulih, pungkasnya.

Dirinya berterimakasih atas partisipasi semua pihak, untuk sukses nya Event Pacu Jalur ini, dari awal hingga akhir.

“Terimakasih untuk segala unsur yang telah bertungkuslumus dalam penyelenggaraan ini, suksesnya helat Pacu Jalur ini adalah sukses kita bersama”, tutup yang akrab disapa Datuak Panglimo Dalam ini.***




Demi Dhika Bocah Viral Pacu Jalur, Rapper Amerika Terbang Ke KUANSING

Kuantan Singingi – Rapper Melly Mike sudah tiba di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, untuk tampil pada penutupan Festival Pacu Jalur 2025 di Tepian Narosa. Melly Mike pun bertemu Dikha, si bocah Pacu Jalur yang viral dengan tren ‘aura farmingnya’.

Melly Mike tiba memakai helipad di Sport Center Kuansing pada hari Minggu 24/08/2025. Di sana, Melly Mike disambut oleh Dikha.

Melly Mike kemudian memeluk Dikha. Tak hanya itu, Melly Mike memberikan video game untuk Dikha.

“This is video game for you,” kata Mike kepada Dikha.

Dikha kemudian menerima hadiah itu dan tersenyum. Dia kemudian bersalaman dan cium tangan Mike.

Kedatangan Melly Mike di Sport Center juga disambut Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan Gubernur Abdul Wahid.

“Nice to meet yo again, bro,” kata Mike saat bersalaman dengan Irjen Herry.

Gubernur Abdul Wahid yang menyambutnya, langsung memperkenalkan Dikha kepada Mike.

“Hello Mike, this is Dikha,” kata Wahid.

“Yea, i met him before with the team,” katanya.

Mereka kemudian duduk di meja bundar. Di atas meja terdapat sajian kopi, air mineral, dan snack.

Melly Mike tiba di Pekanbaru, Sabtu kemarin. Dia akan tampil di Tepian Narosa untuk memeriahkan Pacu Jalur.

Sebagai informasi, lagu ”Young Black and Rich” merupakan lagu latar yang mengiringi tarian bocah Pacu Jalur, Dikha. Perpaduan lagu Melly Mike yang cocok dengan gerakan tarian tersebut membuat Dikha viral dengan ‘aura farming’ hingga menjadi tren dan diikuti dunia.***




Mentri Pariwisata RI Resmi Buka Festival Pacu Jalur Tradisional Tepian Narosa 2025

KUANSING – Suasana meriah menyelimuti kawasan Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Rabu (20/08/2025), ketika Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, secara resmi membuka Festival Pacu Jalur Kuantan Singingi 2025. Ribuan pasang mata tumpah ruah menyaksikan pesta budaya akbar yang telah menjadi ikon Provinsi Riau sekaligus magnet wisata bertaraf internasional.

Acara pembukaan yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Menpar Widiyanti, turut dihadiri Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasib, para Duta Besar, Menteri Negara, anggota DPR RI, Gubernur Riau Abdul Wahid, serta jajaran bupati dan wali kota se-Riau. Kehadiran para tamu kehormatan semakin menegaskan posisi Pacu Jalur sebagai warisan budaya tak benda yang memiliki nilai strategis bagi pariwisata nasional.

Sejak siang hari, ribuan masyarakat Kuansing memadati tribun dan tepian sungai untuk menyaksikan penampilan budaya pembuka berupa Tarian Sombah Cerano serta Aura Farming Pacu Jalur, sebuah tarian massal spektakuler dengan 100 penari. Gemulai gerak, tabuhan musik tradisional, dan kekompakan para penari berhasil memukau tamu undangan serta menyulut kebanggaan masyarakat tempatan.

Dalam sambutannya, Menpar Widiyanti mengaku terkesima dengan keunikan tradisi yang telah diwariskan turun-temurun sejak ratusan tahun lalu.

“Warisan budaya Kuansing ini adalah kebanggaan Indonesia yang sudah mendunia. Pacu Jalur bukan hanya tontonan rakyat, melainkan juga motor penggerak ekonomi lokal, UMKM, dan pariwisata. Sejak 2022, festival ini masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), bahkan pada 2024 berhasil menembus Top Ten KEN. Tahun ini saya yakin gaungnya makin mendunia,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid menargetkan 1,5 juta penonton hadir selama lima hari penyelenggaraan. Ia menegaskan bahwa festival ini tidak hanya sebagai pesta rakyat, tetapi juga wadah memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, perdagangan, dan pariwisata Riau.

“Pacu Jalur adalah wajah Riau. Keramahan Melayu dan kesantunan harus selalu kita tampilkan kepada tamu yang hadir. Kami berharap dukungan pemerintah pusat dalam pengembangan infrastruktur Tepian Narosa agar layak menjadi destinasi wisata kelas dunia,” imbuhnya.

Dalam kesempatan sama, Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, menegaskan bahwa Pacu Jalur yang berusia 125 tahun berakar dari tradisi abad ke-17, ketika masyarakat menggunakan jalur (perahu panjang) untuk mengangkut hasil bumi. Kini, pacu jalur telah berevolusi menjadi pesta rakyat memperingati Hari Kemerdekaan RI yang mendunia.

“Pacu jalur bukan sekadar olahraga, melainkan tradisi sarat makna. Setiap prosesnya mengandung ritual adat, mencerminkan nilai kekompakan, gotong royong, dan semangat kebersamaan masyarakat Kuansing,” ujar Suhardiman.

Untuk memperkuat pengembangan budaya, Bupati Kuansing menyerahkan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan kepada Menparekraf Widiyanti. Dokumen ini akan menjadi pedoman strategis menjadikan Kuansing sebagai pusat pariwisata budaya Melayu. Selain itu, ia juga menyerahkan Rencana Pembangunan Museum Budaya Kuansing kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon, sebagai wujud nyata pelestarian sejarah, seni, dan tradisi termasuk pacu jalur.

Momentum bersejarah ini semakin lengkap dengan penyerahan Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan HAM RI melalui Direktur Keamanan dan Intelijen, Adam Muhammad Rat. Sertifikat diberikan atas nama masyarakat Kuansing untuk melindungi identitas budaya Pacu Jalur dan Sepak Rago Tinggi.

Festival Pacu Jalur 2025 bukan hanya ajang lomba perahu panjang, melainkan perayaan budaya Melayu yang mendunia. Event ini mempertegas Kuantan Singingi sebagai pusat kebudayaan Melayu internasional sekaligus destinasi wisata unggulan Indonesia yang menggabungkan sport tourism, cultural tourism, dan ekonomi kreatif.***




DORONG UMKM LOKAL, KETUA TP-PKK PROVINSI RIAU KUNJUNGI DEKRANASDA KUANTAN SINGINGI

Teluk Kuantan – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid, didampingi oleh Ketua TP PKK Kuantan Singingi, Hj. Yulia Herma, melakukan kunjungan ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (21/08/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung perkembangan produk kerajinan di Kuansing serta mendorong peningkatan kualitas dan daya saing UMKM lokal. Dalam kesempatan itu, Henny Sasmita Wahid berinteraksi dengan para pengrajin dan meninjau berbagai produk unggulan Kuansing, mulai dari tenun, anyaman, hingga produk olahan khas daerah.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara Dekranasda Provinsi Riau dan Dekranasda Kuansing dalam mengembangkan kerajinan serta memperluas pasar UMKM. “Dekranasda memiliki peran besar dalam melahirkan karya berkualitas. Dengan kolaborasi dan inovasi, produk kerajinan Kuansing bisa semakin dikenal, tidak hanya di Riau, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Henny.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kuansing Hj. Yulia Herma menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh TP PKK dan Dekranasda Provinsi Riau. Ia berharap kunjungan ini memberi motivasi baru bagi para pengrajin serta pengurus Dekranasda Kuansing untuk terus berkarya.
Sumber: Diskominfoss




Naik BARONDO susuri Tepian Narosa Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyaksikan Pacu Jalur

TELUK KUANTAN – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melepas secara simbolis beberapa hilir dan menyaksikan langsung Festival pacu jalur tradisional tahun 2025 di tepian Narosa Teluk Kuantan, Rabu siang (20/8/25).

Wapres Gibran sendiri mendarat di Teluk Kuantan sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung menuju pancang pelepasan jalur yang akan berpacu.

Wapres Gibran dan istri Selvi Ananda didampingi oleh beberapa Mentri diantaranya, Mentri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Mentri Kebudayaan Fadli Zon, Mentri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menaiki barondo melintasi aliran sungai kuantan menyapa para pengunjung yang memadati tepian Narosa Teluk Kuantan dan disambut Teriakan histeris ketika putra mantan Presiden RI Joko Widodo ini melewati penonton menuju tribun VVIP.

Sebelum meninggalkan kota jalur, Wapres Gibran Rakabuming Raka menyampaikan apresiasi dan merasa bangga dengan tradisi dan budaya pacu jalur yang kini telah mendunia.

“Kita ingin kedepannya budaya pacu jalur yang mengusung nilai kegotong Royongan dan kebersamaan ini bisa lebih diprioritaskan dan dikelola dengan lebih baik, secara bertahap kita akan lakukan penataan dan pembenahan arena pacu jalur yang sudah berusia ratusan tahun ini. kita juga berharap budaya pacu jalur ini bisa mendongkrak perekonomian masyarakat Kuansing melalui UMKM dan Kuliner yang ada di Kuantan Singingi” pungkas Gibran Rakabuming Raka.(Del)




Camat Pangean Menghadiri Acara Do’a Bersama Jalur SIPOSAN RIMBO untuk Mengikuti Pacu Jalur Event Nasional 2025

Pangean – Pacu Jalur Event Nasional Tepian Narosa 2025 sudah didepan mata, ratusan jalur sudah mendaftar di event yang akan dilaksanakan pada 20 – 24 Agustus mendatang.

Dalam hal ini, Jalur SIPOSAN RIMBO dari Desa Pauh Anggit Kecamatan Pangean melakukan pembenahan, mulai dari penyervisan jalur sampai pembenahan diri para atlit untuk lebih maksimal berlaga di Tepian Narosa. Disamping itu, masyarakat Desa Pauh Anggit juga melaksanakan do’a bersama yang diadakan di kandang Jalur Siposan Rimbo pada hari Senin (18/08/2025) siang.

Jandriawan, SE selaku PJ Kepala Desa Pauh Anggit memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan atlit Jalur Siposan Rimbo yang selalu kompak dalam hal ini.
“Saya sangat terharu dengan semangat masyarakat dan para atlit yang tak pernah pudar, semoga atas berjalannya do’a bersama ini, mendapat keberkahan untuk kita semua”,ujarnya.

oplus_32

Camat pangean, Aswandi, S.Pd, M.M yang hadir dalam acara tersebut sangat mensuport Jalur Siposan Rimbo untuk mengikuti Pacu Jalur Event Nasional 2025 ini. “Yaah,kita sangat mendukung Jalur Siposan Rimbo ini, apalagi Siposan Rimbo adalah salah satu Jalur andalan Kabupaten Kuansing”, imbuhnya.

Aswandi juga berharap, Jalur Siposan Rimbo kembali mampu meraih prestasi tertinggi di Tepian Narosa 2025 ini. Jalur yang berjulukan “SANG JENDRAL” ini, sudah pernah 4 kali meraih juara Tepian Narosa, sehingga Jalur tersebut mampu menyemayamkan Piala Tepian Narosa ke Kecamatan Pangean menjadi piala tetap.

Turut hadir dalam acara tersebut, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Ketua Pemuda, Tokoh Perempuan, Atlit Jalur, dan lapisan masyarakat lainnya. (GTTS)