Tingkatkan Pelayanan Publik, Bupati Suhardiman Amby Lantik Kepala Dinas di Lingkungan Pemkab Kuansing

Pangean – Bupati Kuansing, Dr.H.Suhardiman Amby, MM, melantik sedikitnya 16 pejabat Eselon II dilingkungan Pemkab Kuansing. Acara ini digelar di Gedung Serbaguna Kecamatan Pangean, pada Senin (22/09/2025) malam.

Dalam arahan singkatnya, Bupati Suhardiman Amby menegaskan agar semua pejabat yang di lantik meningkatkan kinerja dan mengutamakan pelayanan publik.

Selain itu, Bupati Suhardiman Amby juga mengingatkan agar pejabat dan ASN di Kuansing, tidak bergaya hedon, namun menerapkan hidup sederhana.

“Buat terobosan yang akurat, untuk kesejahteraan masyarakat”, ungkapnya singkat.

Adapun pejabat yang di lantik antara lain :
1. H Syamsir Alam, Staf Ahli
2. Delis Martoni, Staf Ahli
3. dr Fardiansyah, Asisten 1
4. Azhar, Asisten 3
5. H Doni Aprialdi, Kadis Kominfo
6. H Yulizar, Kalaksa BPBD
7. Mujelan Arwan, Kadis Kesbangpol
8. Marwan, Kadis Perikanan
9. Andi Zulfikri, Sekwan
10. Emerson, Kadis Pariwistaa
11. Deflides Gusni, Kadis Pertanian
12. Jon Pite, Kadisnaker
13. Endriansyah, Kepala PTSP
14. Andri Yama, Kadisbun
15. Rustam, Kepala Inspektorat
16. Masnur Judin, Kadis Koperasi dan Perdagangan

Bersamaan dengan itu, Bupati Suhardiman Amby juga melantik 46 Kepala Desa se-Kuansing. Bupati Suhardiman Amby menegaskan kepada seluruh Kepala Desa yang telah dilantik,agar menjalankan amanah tersebut sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat.

“Yaah, selamat bekerja dengan baik,gunakan sisa jabatan ini untuk kepentingan masyarakat kita sepenuhnya,” tutup yang akrab disapa Datuak Panglimo Dalam itu.

Berikut Daftar 46 Kepala Desa se-Kabupaten Kuantan Singingi yang Dilantik (Perpanjangan Masa Jabatan 2025) :

1. Ardian, Kepala Desa Air Buluh, Kecamatan Kuantan Mudik.

2. Murizal, Kepala Desa Aur Duri, Kecamatan Kuantan Mudik.

3. Alpines, Kepala Desa Pebaun Hilir, Kecamatan Kuantan Mudik.

4. Mariantoni, S.Ag, Kepala Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah.

5. Irpan, S.Sos, Kepala Desa Benai Kecil, Kecamatan Benai.

6. Muhammad Neru, Kepala Desa Tanjung Medan, Kecamatan Cerenti

7. Suryadi Putra, Kepala Desa Pulau Busuk Jaya, Kecamatan Inuman.

8. Agus Purnama, Kepala Desa Seberang Pulau Busuk, Kecamatan Inuman.

9. Mahyudin, S.Pi, Kepala Desa Pulau Busuk, Kecamatan Inuman.

10. Emri Nofdiles, S.Pd, Kepala Desa Pulau Panjang Hilir, Kecamatan Inuman.

11. Siam Rudin, Kepala Desa Banjar Nan Tigo, Kecamatan Inuman.

12. Iis Sugianto, Kepala Desa Sigaruntang, Kecamatan Inuman.

13. Tarriadi, Kepala Desa Bedeng Sikuran, Kecamatan Inuman.

14. Itarto Haryono, Kepala Desa Dusun Tuo, Kecamatan Kuantan Hilir.

15. Usman Jailani, Kepala Desa Banuaran, Kecamatan Kuantan Hilir.

16. Masri Aprila Yanto, Kepala Desa Teratak Jering, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

17. Fairus, Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

18. Raja Yosi Sahputra, Kepala Desa Danau, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

19. Alfikri Harmal Dani, SKM, Kepala Desa Pulau Beralo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

20. Sukriyan, Kepala Desa Kasang Limau Sundai, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

21. R. Nurlan, Kepala Desa Koto Rajo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

22. Roni Aprialis, SE, Kepala Desa Tanah Bekali, Kecamatan Pangean.

23. Awirman, Kepala Desa Sukaping, Kecamatan Pangean.

24. Sustiaji, Kepala Desa Pauh Angit, Kecamatan Pangean.

25. Lion Miskanto, Kepala Desa Pulau Rengas, Kecamatan Pangean.

26. Firzan Subandi, Kepala Desa Sungai Paku, Kecamatan Singingi Hilir.

27. Rabes Nurhabibi, SE, Kepala Desa Koto Baru, Kecamatan Singingi Hilir.

28. Imam Suroyo, Kepala Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singingi Hilir.

29. Ma’sum, Kepala Desa Muara Bahan, Kecamatan Singingi Hilir.

30. Asep Pendi, Kepala Petapahan, Kecamatan Gunung Toar.

31. Hermayanti, Kepala Desa Pulau Mungkur, Kecamatan Gunung Toar.

32. Anton Saputra, Kepala Desa Sungai Rambai, Kecamatan Logas Tanah Darat.

33. Nasripan, Kepala Desa Teratak Rendah, Kecamatan Logas Tanah Darat.

34. Abros, Kepala Desa Logas, Kecamatan Logas Tanah Darat.

35. Dedi Erianto, Kepala Desa Situgal, Kecamatan Logas Tanah Darat.

36. Arifin, Kepala Desa Sako Margasari, Kecamatan Logas Tanah Darat.

37. Jajang, Kepala Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat.

38. Anjar Asmara, Kepala Desa Lubuk Kebun, Kecamatan Logas Tanah Darat.

39. Mahfud Juwaidi, Kepala Desa Hulu Teso, Kecamatan Logas Tanah Darat.

40. Herawan, Kepala Desa Logas, Kecamatan Singingi.

41. Arrindo, Kepala Desa Pulau Padang, Kecamatan Singingi.

42. Rikan Nugroho, S.IP, Kepala Desa Pasir Emas, Kecamatan Singingi.

43. Rasid Asmianto, Kepala Desa Setiang, Kecamatan Pucuk Rantau.

44. Arpizon, Kepala Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya.

45. Nasibah, Kepala Desa Geringging Jaya, Kecamatan Sentajo Raya.

46. Alpisandri, Kepala Desa Parit Teratak Air Hitam, Kecamatan Sentajo Raya.




Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres dan Bupati Kuansing Hadiri Panen Raya Jagung Pipil di Desa Sungai Sirih

KUANTAN SINGINGI – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi bersama Polres Kuansing. Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H. bersama Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, A.K., M.M. menghadiri kegiatan Panen Raya Serentak Jagung Pipil Tahap I di Desa Sungai Sirih, Kecamatan Singingi, Sabtu (20/9/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 13.45 WIB ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan arah kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto melalui program Asta Cita dalam mewujudkan kemandirian pangan di tingkat lokal maupun nasional.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kuansing H. Zuprizal, S.E., M.E., Asisten II Setda Kuansing Dr. Trian Zulhadi, M.Si., Camat Singingi Saparman, S.T., M.E., Kapolsek Singingi IPTU Azhari, S.H., serta jajaran Forkopimcam, perangkat desa, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratidiningrat memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program pertanian ini.

“Saya sangat mengapresiasi kerja sama semua pihak, mulai dari Camat, Kapolsek, Kepala Desa, PPL hingga masyarakat. Panen raya ini bukan hanya simbol keberhasilan pertanian, tetapi gambaran nyata bahwa ketahanan pangan dapat dikelola secara mandiri dari desa,” ungkap Kapolres.

Ia menegaskan bahwa Polres Kuansing tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga siap menjadi bagian dari solusi dalam bidang ekonomi dan sosial masyarakat, termasuk pertanian.

“Kami berharap ketahanan pangan di Desa Sungai Sirih dan wilayah lain di Kuansing dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lain,” tambahnya.

 

Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby juga menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya agar program pertanian jagung pipil ini dapat menjadi awal yang baik dalam memperkuat perekonomian masyarakat.

“Ini bukan hanya panen, melainkan langkah nyata pemberdayaan ekonomi petani kita. Mari kita perkuat program ini agar hasilnya lebih luas dan bermanfaat maksimal di masa mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kuansing H. Zuprizal, S.E., M.E. menilai keberhasilan panen jagung pipil di Desa Sungai Sirih merupakan buah dari kolaborasi lintas sektor.

“Kami bangga atas sinergi antara desa, kecamatan, PPL, Polsek, serta masyarakat. Semoga program ini bisa terus berkesinambungan,” katanya.

Kepala Desa Sungai Sirih, Sitas Riyanto, S.Sos., dalam laporannya menjelaskan bahwa program penanaman jagung pipil dimulai sejak 28 Mei 2025 di atas lahan seluas dua hektar.

“Alhamdulillah, hasil panen ini berkat kerja sama yang baik antara pemerintah desa, PPL, Polsek, dan masyarakat. Program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah pusat benar-benar bisa dirasakan manfaatnya di desa kami,” ucap Kades.

Usai sambutan, Kapolres Kuansing, Bupati, Ketua DPRD, bersama unsur Forkopimcam melaksanakan panen jagung pipil secara simbolis di lahan seluas dua hektar yang berada pada koordinat 0.3643814S, 101.4238011E.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini Kabag SDM Polres Kuansing Kompol Y. Emanuel Bambang Dewanto, S.H., Danramil 09/Singingi yang diwakili Sertu Supriono, Kanit Binmas Polsek Singingi IPDA Haris Suparman, personel Polsek Singingi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, Ketua BPD, anggota Bumdes, PKK, serta masyarakat sekitar.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat gotong royong, sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menggerakkan desa sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional.

  1. Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi



Meresahkan!!! Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Penambangan Emas Tanpa Izin di Desa Pantai

KUANTAN SINGINGI,– Polsek Kuantan Mudik Polres Kuansing kembali melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang meresahkan masyarakat. Pada Senin (15/9/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, jajaran Polsek Kuantan Mudik melaksanakan giat penertiban PETI di Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi.

Kapolres Kuansing AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik IPTU Riduan Butar Butar, S.H., M.H., menjelaskan, kegiatan tersebut dipimpin oleh Ps. Kanit Reskrim Kuantan Mudik Aipda Ronaldi Alfren, S.E., bersama sejumlah personel, yaitu Aipda Rieki, S.H., Bripka Wildan Aprian, S.E., Bripda Rafqy Al Insan K., dan Bripda Santoso Dolok Saribu.

“Langkah ini dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang resah dengan adanya aktivitas PETI di Desa Pantai. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Kuantan Mudik bergerak menuju lokasi dan menemukan dua unit rakit PETI darat dalam kondisi tidak beroperasi,” ungkap Kapolsek.

 

Lebih lanjut disampaikan, sebagai bentuk penindakan, rakit PETI tersebut langsung dimusnahkan dengan cara dibakar agar tidak dapat lagi digunakan oleh para pelaku. “Dalam giat ini tidak ditemukan pelaku maupun barang bukti lain yang diamankan. Namun tindakan pemusnahan dilakukan untuk memutus aktivitas PETI yang merugikan masyarakat serta merusak lingkungan,” tambahnya.

Kapolres Kuansing melalui Kapolsek Kuantan Mudik menegaskan bahwa jajaran Polres Kuansing akan terus melakukan langkah-langkah penertiban terhadap aktivitas PETI di wilayah hukum Kabupaten Kuantan Singingi. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan PETI karena selain berisiko hukum, juga dapat menimbulkan kerusakan lingkungan yang serius,” tegas Kapolsek.

Dengan adanya penertiban ini, Polres Kuansing berharap masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta tidak melakukan kegiatan penambangan yang melanggar hukum.

Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi




Menyalaaa!!! LAMR Kuansing Akan Perjuangkan Lahan Sitaan Satgas PKH Kembali Jadi Hutan Adat

Teluk Kuantan – Lahan hasil sitaan Satgas PKH mendapat perhatian khusus dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kuantan Singingi. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR Kuantan Singingi, Datuk Seri Aherson pada Sabtu, 13 September 2025.

Menurut Datuk Seri Aherson lahan sitaan Satgas PKH seharusnya dikembalikan pada fungsinya yaitu hutan adat. Lahan yang berada dikawasan hutan harus dikembalikan menjadi hutan sehingga hasil hutan ini bisa digunakan oleh masyarakat adat.

“Perlu kita sampaikan, Dulu lahan-lahan itu adalah hutan yang dimiliki oleh masyarakat adat. Masih banyak masyarakat adat yang memiliki bukti kuat bahwa lahan-lahan tersebut adalah tanah Ulayat mereka jauh sebelum dikuasai oleh korporasi dan perorangan. Maka sudah seharusnya lahan sitaan PKH itu dikembalikan ke masyarakat adat untuk difungsikan menjadi hutan adat,” ujar Datuk Seri Aherson.

Datuk Seri Aherson menambahkan bahwa masyarakat adat mampu menjaga dan merawat hutan adat. LAMR Kuansing memiliki anggota masyarakat adat hingga tingkat desa. Jika telah dikembalikan menjadi hutan, masyarakat adat di Desa akan mampu merawat dan memelihara hutan tersebut. Salah satu contohnya ada di Kuansing yaitu Hutan Adat di Kenegerian Jake. Masyarakat adat Jake mampu menjaga kelestarian hutan adat.

“Sekarang ini kan faktanya kita tidak tahu akan dijadikan apa lahan sitaan tersebut oleh Satgas PKH. Jadi tujuan Satgas PKH ini apa ?”, tegas Datuk Seri Aherson.

Menurut beliau, harusnya dikembalikan fungsi lahan tersebut menjadi hutan dan dikembalikan kepada pemilik aslinya yaitu masyarakat adat setempat. Sesuai aturan harusnya ini bisa kerja sama Masyarakat Adat dengan Negara dalam hal ini Kementerian Kehutanan. Masyarakat mengelola dengan menanam tanaman hutan seperti Aren. Sehingga dapat menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat adat setempat,” pungkasnya.***




Sempat Melarikan Diri ke Sumsel, Akhirnya Pelaku Curas berhasil dibekuk Jajaran Polsek Kuantan Mudik

KUANTANSINGINGI,– Jajaran Polsek Kuantan Mudik, Polres Kuantan Singingi, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang warga asal Kampar. Salah satu pelaku berinisial FA (24) dibekuk di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, setelah sempat melarikan diri. (10/9/2025).

Kapolres Kuansing AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik IPTU Riduan Butar Butar, S.H., M.H., menyampaikan pengungkapan ini berawal dari laporan korban Inisial DS (41), seorang wiraswasta, yang mengalami perampasan mobil dan barang pribadi setelah dianiaya oleh dua orang yang dikenalnya.

Korban sebelumnya diajak oleh pelaku IA (34) dan FA (24) untuk pekerjaan di Dharmasraya, Sumbar. Namun saat melintas di Kuantan Singingi dini hari, korban dicekik dengan kabel oleh FA(24) dari kursi belakang, sementara IA(34) ikut menganiaya. Korban sempat melawan dan terjatuh di jalan, sedangkan pelaku kabur membawa mobil Daihatsu Sigra BM 1251 FZ, dua unit handphone, dan dompet korban.

Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan. IA(34) ternyata lebih dulu ditahan dalam kasus lain di Polsek Rokan IV Koto. Sementara FA(24) berhasil dilacak keberadaannya di Kecamatan Nibung, Musi Rawas Utara. Dengan koordinasi Polsek setempat, tim akhirnya meringkus FA(24) pada 9 September 2025.

Dari keterangan pelaku, mobil korban telah dijual ke seorang penadah berinisial (N). Polisi kemudian menyita kendaraan tersebut di Desa Krani Jaya, Kecamatan Nibung, meski (N) tidak ditemukan di lokasi. Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit mobil Daihatsu Sigra, satu unit handphone android, dan STNK.

“Kasus ini membuktikan bahwa Polres Kuansing tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan, apalagi yang menggunakan kekerasan. Kami apresiasi kerja cepat tim di lapangan serta dukungan jajaran kepolisian lain yang ikut membantu proses penangkapan,” tegas Kapolres melalui Kapolsek Kuantan Mudik.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya pada ajakan orang lain tanpa tujuan jelas. “Laporkan segera jika ada tindakan mencurigakan agar bisa cepat ditangani,” tambahnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain.

Sumber: Humas Polres Kuansing




Reses Masa Persidangan ke III Tahun 2025, Ratusan Masyarakat Desa Pembatang Menyambut Hangat Anggota DPRD Desta Harianto, S.Sos.

Pangean – Didepan ratusan masyarakat, Anggota DPRD Kabupaten Kuansing Desta Harianto, S.Sos, dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar Reses Masa Persidangan ke – III Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Desa Pembatang, Kecamatan Pangean, pada Minggu (07/09/2025) malam.

Acara dimulai dengan pembacaan Ayat suci Alqur’an, kemudian dilanjutkan dengan do’a oleh Tokoh Agama yang berlangsung khidmat.

oplus_0

Plh. Kades Pembatang, Deden Supendi, dalam sambutannya, menyampaikan langsung beberapa aspirasi dari masyarakat Desa Pembatang diantaranya, perbaikan infrastruktur, perbaikan sekolah, drainase, pembangunan Bench pemain lapangan sepakbola, dan pemberdayaan pemuda lainnya.

Dalam sambutannya, Desta Harianto, S.Sos, menyampaikan reses ini adalah ajang untuk silaturahmi serta upaya dalam menyerap aspirasi dari masyarakat yang berada di wilayah Dapil II Kabupaten Kuantan Singingi, wabil khusus masyarakat Desa Pembatang.

“Sebelumnya kami sangat terharu atas sambutan dari masyarakat ini, tentu Moment ini sangat penting bagi kami anggota DPRD untuk mengetahui apa yang diinginkan warga yang ada di daerah pemilihan kami,” ujar Desta.

oplus_32

Dalam kesempatan tersebut, Desta Harianto, langsung merespon aspirasi masyarakat mulai dari perbaikan infrastruktur, drainase, perbaikan sekolah, dan aspirasi masyarakat lainnya. Kemudian Desta menyampaikan cita-citanya yang sudah lama beliau impikan akan adanya Puskesmas didaerah tersebut.

“kami akan memperjuangkan Aspirasi yang disampaikan konstituen ini untuk disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing agar dapat ditindaklanjuti dan bisa direalisasikan sesuai harapan masyarakat, dan semoga di Desa Pembatang ini juga dapat kita bangun Puskesmas” tegasnya.

Desta Harianto juga menegaskan, akan siap selalu menampung aspirasi dari masyarakat untuk membangun Kabupaten Kuansing agar lebih baik kedepannya.

Turut hadir : BPD dan anggota, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, dan lapisan masyarakat.(GTTS)




Anggota DPRD Kuansing, Ike Krisnawati Gelar Reses Masa Persidangan ke III Tahun 2025

Benai – Warga Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), mendapat kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung dalam kegiatan Reses Masa Persidangan ke III Tahun 2025 yang dilakukan oleh anggota DPRD Ike Krisnawati dari Fraksi Demokrat.

Reses ini digelar pada hari Jum’at (05/09/2025) sore, dihadiri oleh Kepala Desa dan Jajaran, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, serta perwakilan dari berbagai kelompok yang ada di Desa, Kegiatan bertempat di Balai Pertemuan Desa Ujung Tanjung.

oplus_0

Ike Krisnawati yang dikenal sebagai sosok yang peduli dengan pembangunan daerah, disambut dengan hangat oleh masyarakat Desa Ujung Tanjung. Dalam resolusi kali ini, beliau memberikan kesempatan bagi warga untuk mengungkapkan berbagai persoalan dan kebutuhan yang ada di dapilnya tersebut.

Beberapa aspirasi yang disampaikan warga antara lain perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas pendidikan, serta kebutuhan akan akses layanan kesehatan yang lebih baik.

Buk Dewan yang selalu akrab dengan masyarakat itu, menyimak dengan penuh perhatian setiap usulan dan keluhan yang disampaikan masyarakat, dan berkomitmen untuk memperjuangkan hal tersebut di tingkat legislatif.

oplus_0

“Saya sangat berterima kasih atas sambutan hangat dari warga. Reses ini adalah bentuk komitmen saya untuk mendengar langsung aspirasi dari masyarakat. Semua masukan yang telah disampaikan akan saya bawa dan upayakan untuk menjadi bagian dari program kerja DPRD,” tegasnya.

Ike Krisnawati juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Ia juga berharap agar setiap masalah yang ada dapat ditangani dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat. Sebelum acara tersebut ditutup, dilanjutkan dengan penyampaian tausiah dari Ustadz Yusrianto, S.Pd.I dan ditutup dengan do’a.(GTTS)




Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRD Hengky Prima Hidayat Gelar Reses Masa Sidang Ke III Tahun 2025

Pangean – Anggota DPRD Kabupaten Kuansing Hengky Prima Hidayat, SE, dari Fraksi Gerindra menggelar Reses Masa Persidangan ke – III Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Gindo Rajo Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean, pada Kamis (04/09/2025) sore.

Acara dimulai dengan pembacaan do’a oleh Tokoh Agama yang berlangsung khidmat. Dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi yang langsung disampaikan PJ Kades Pasar Baru Pangean.

Aswandi, S.Pd, MM selaku Camat Pangean mengucapkan terima kasih atas reses yang diselenggarakan di Kecamatan yang beliau pimpin saat ini.

Dalam sambutannya, Hengky Prima Hidayat, SE menyampaikan, reses ini adalah ajang untuk silaturahmi serta upaya dalam menyerap aspirasi dari masyarakat yang berada di wilayah Dapil II Kabupaten Kuantan Singingi.

“Yaa,, Moment ini penting bagi kami anggota DPRD untuk mengetahui apa yang diinginkan warga yang ada di daerah pemilihan kami,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kuansing itu, menerima aspirasi masyarakat mulai dari perbaikan infrastruktur, drainase, normalisasi sungai, sekolah, dan aspirasi masyarakat lainnya.

“Aspirasi yang disampaikan konstituen ini akan kita sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing agar dapat ditindaklanjuti dan bisa direalisasikan sesuai harapan masyarakat,” jelasnya.

Hengky juga mengajak masyarakat agar terus mendukung upaya yang dilakukan Komisi II DPRD Kabupaten Kuansing itu melalui dialog yang produktif untuk menghasilkan solusi masalah di Kabupaten Kuansing.

“Untuk itu kami siap selalu menampung aspirasi dari masyarakat untuk membangun Kabupaten Kuansing agar lebih baik kedepannya. Insya Allah akan kami perjuangan secara optimal,” pungkasnya.

Turut hadir : Kapolsek Pangean diwakili Bhabinkamtibmas, Kabag Umum Sekretariat DPRD, Kades Pulau Deras, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, dan lapisan masyarakat.(GTTS)




Ciptakan Peduli Kemanusiaan, Pemerintah Desa Simandolak Pasang Baliho Himbauan Untuk Masyarakat Yang Mandi Ke Sungai Kuantan

Simandolak – Pasca penertiban tambang emas ilegal di sepanjang aliran sungai batang kuantan oleh jajaran Polda Riau bekerja sama dengan pemerintah daerah kabupaten Kuantan Singingi air sungai batang Kuantan sudah mulai jernih,kejernihan air tersebut disambut suka cita oleh masyarakat dengan berbondong bondong mandi di Sungai batang Kuantan.

Namun suka ria mandi di Sungai Kuantan berubah duka yang mendalam bagi pihak keluarga dua orang anak yang berasal dari kecamatan inuman dan kecamatan benai karena dua orang anak tersebut hanyut dan terperosok oleh arus dan dalamnya sungai kuantan.

Karena kejadian tersebut pemerintah desa simandolak melakukan pemasangan baliho himbauan agar berhati-hati saat mandi di Sungai Kuantan.

Pemasangan baliho himbauan dilakukan pada hari senin tanggal 1 September 2025, baliho di pasang di pinggir sungai sebanyak 3 titik yang bisanya ramai dikunjungi oleh masyarakat tempat mandi di Desa Simandolak.

Pikri selaku Kades Simandolak berharap dengan dipasangnya baliho himbauan hati-hati mandi di Sungai Kuantan ini dapat mengingatkan masyarakat agar waspada dan para orang tua dapat mengawasi anak-anak nya saat mandi di Sungai Kuantan.

“Dengan ini, Mudah-mudahan masyarakat yang mandi di aliran sungai kuantan di desa simandolak tidak ada menjadi korban arus maupun kedalaman air sungai kuantan dan para orang tua untuk selalu waspada dan mengawasi anak-anak nya saat mandi,” tutupnya.***




Kurang Lebih 24 Jam, Akhirnya Pelajar Yang Tenggelam di Sungai Kuantan Berhasil ditemukan

Benai – Kurang lebih 24 jam, akhirnya pelajar yang tenggelam di sungai kuantan berhasil ditemukan. Upaya pencarian terhadap Muhammad Dana (16), pelajar yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kuantan, Desa Koto Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (01/09/2025) sekitar pukul 16.45 WIB, di titik terakhir kali terlihat tenggelam sehari sebelumnya.

Proses pencarian dilakukan oleh Tim Satgas Gabungan melalui sistem penyisiran sepanjang aliran Sungai Kuantan sejak pagi hingga sore hari. Tim yang terdiri dari personel BPBD Kuansing, Basarnas, Satpol PP PKP Kuansing, TNI, Polri, aparat kecamatan, aparat desa, serta dibantu masyarakat setempat, menurunkan perahu karet untuk memperluas area pencarian.

Zikri Rabi’ul selaku warga bersama dg warga lainnya yang menemukan langsung korban yang tenggelam tersebut. Dengan sigap Zikri berteriak memanggil segala personil yang ikut dalam pencarian pelajar itu.

” Yaa, seluruh personil berjibaku dalam pencarian ini, ketika kami menaiki perahu bersama warga lainnya dengan menggunakan alat rawai (pencari ikan), kami merasa ada yang nyangkut di alat tersebut, ketika diangkat langsung terlihat bagian kepala dari korban,sontak membuat saya berteriak, kemudian seluruh warga dan personil terjun langsung ke sungai untuk mengambil korban,” ujar Zikri.

Disamping itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kuansing, H. Yulizar M, yang memimpin langsung jalannya operasi, mengungkapkan bahwa seluruh personel dikerahkan secara maksimal.

“Sejak laporan awal diterima, tim gabungan langsung melakukan penyisiran menyusuri Sungai Kuantan. Alhamdulillah, sore ini korban berhasil ditemukan di lokasi yang sama dengan titik terakhir terlihat. Selanjutnya, jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Benai untuk penanganan medis lebih lanjut,” imbuhnya.

H.Yulizar juga menyampaikan rasa duka mendalam atas peristiwa ini serta mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sungai.

“Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban. Ke depan, kami mengimbau warga, khususnya anak-anak dan remaja, agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di Sungai Kuantan demi menghindari peristiwa serupa,” pungkasnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Namun, BPBD Kuansing menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana maupun keadaan darurat di wilayah Kuansing.***