Wujudkan Kenyamanan Dan Keamanan Masyarakat Serta Kafilah, Pemkab Kuansing Pasang 13 Titik Lampu PJU di Kawasan Astaka MTQ Riau ke-44

Teluk Kuantan – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau ke-44 terus diwujudkan. Salah satunya melalui pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Astaka MTQ yang kini telah rampung dikerjakan.

Sebanyak 13 titik Lampu PJU dipasang di area Astaka MTQ guna mendukung kenyamanan dan keamanan masyarakat serta para kafilah yang akan mengikuti perhelatan akbar tingkat Provinsi Riau tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi, SE, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Keselamatan Subit., ST kepada awak media, Selasa (16/6/2026) petang.

Menurut Hendri Wahyudi, pemasangan LPJU tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, MM, dalam menyambut dua agenda besar Daerah, yakni MTQ Provinsi Riau ke-44 dan Festival Pacu Jalur 2026.

“Pemasangan LPJU di kawasan Astaka MTQ telah selesai dilaksanakan. Ini merupakan bagian dari upaya mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ Provinsi Riau ke-44 di Kuansing. Sesuai arahan Bapak Bupati, dalam rangka menyambut dua agenda besar daerah, MTQ dan Pacu Jalur, Teluk Kuantan harus terang dan siap menyambut tamu dari seluruh Riau,” ujar Hendri Wahyudi.

Ia menegaskan, penerangan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana yang nyaman dan memberikan kesan positif bagi para tamu yang datang ke Kota Jalur.

Sementara itu, Kabid Prasarana dan Keselamatan Subit., ST menegaskan bahwa pihaknya terus bekerja maksimal dengan mengusung semangat pelayanan yang tercermin dalam motto mereka, “Pantang Pulang Sebelum Terang.”

“Alhamdulillah, pemasangan 13 titik lampu PJU di area Astaka MTQ telah rampung. Sesuai moto kami, Pantang Pulang Sebelum Terang, seluruh personel bekerja hingga penerangan benar-benar berfungsi dengan baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setelah penyelesaian pemasangan di kawasan Astaka MTQ, tim Sarpras Dishub Kuansing akan melanjutkan pengecekan dan perawatan LPJU di sejumlah ruas jalan dalam Kota Teluk Kuantan.

“Ke depan, kami bersama anggota akan terus melakukan pengecekan kondisi LPJU di sekitar kota. Lampu-lampu yang mati akan segera kami hidupkan kembali sebagai bagian dari pemeliharaan dan perawatan PJU yang menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan,” jelasnya.

Dengan rampungnya pemasangan LPJU tersebut, wajah Kota Teluk Kuantan diharapkan semakin terang dan semarak menjelang pelaksanaan MTQ Provinsi Riau ke-44 yang akan berlangsung pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026, sekaligus menyambut kemeriahan Festival Pacu Jalur yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi.

“Pantang Pulang Sebelum Terang”, bukan sekadar slogan, tetapi menjadi bukti keseriusan Dinas Perhubungan Kuansing dalam menghadirkan pelayanan terbaik demi suksesnya dua event terbesar di Negeri Jalur.***




Diusulkan Masuk Proyek Strategis Nasional, Arena Pacu Jalur Teluk Kuantan Segera Ditata

Teluk Kuantan – Kawasan Arena Pacu Jalur Tepian Narosa, Teluk Kuantan, akan segera dilakukan penataan. Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Riau, Dirjen Cipta Karya Kementrian PU, Ir. Prasetyo Budi Luhur, ST, di Teluk Kuantan, Senin (15/6/2026).

Prasetyo mengungkapkan, dirinya baru saja menggelar pertemuan dengan Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, Sekretaris Daerah Zulkarnain, serta Kepala Dinas PUPR Kuantan Singingi, Ade Fahrer Arif, guna membahas rencana penataan kawasan Arena Pacu Jalur Teluk Kuantan.

“Saya baru bertemu dengan Pak Bupati, Sekda, dan Kadis PUPR terkait rencana penataan kawasan Arena Pacu Jalur Teluk Kuantan. Alhamdulillah, apabila seluruh persyaratan dapat dipenuhi, kawasan ini akan diusulkan menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan dukungan anggaran yang cukup besar,” ujar Prasetyo.

Menurutnya, kehadiran tim dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Riau saat ini merupakan bagian dari proses pemantapan dan identifikasi berbagai persyaratan yang masih perlu dilengkapi.

“Mudah-mudahan pada tahun 2027 anggarannya sudah tersedia dan pembangunan dapat segera dimulai,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Riau terhadap rencana penataan kawasan tersebut.

“Kami siap memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan agar program ini dapat segera direalisasikan,” ujar Bupati usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) perbaikan Jalan Benai–RAPP bersama empat perusahaan besar di Kuantan Singingi, Senin siang.

Bupati juga meminta seluruh pemangku kepentingan terkait untuk bersama-sama menuntaskan berbagai persyaratan yang diperlukan, sehingga dukungan anggaran dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi.

“Saya minta seluruh stakeholder terkait untuk membantu dan menuntaskan berbagai kebutuhan administrasi maupun teknis, agar dana pusat yang telah dan akan dialokasikan sebagai tindak lanjut kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Kuantan Singingi beberapa waktu lalu dapat segera direalisasikan,” tegasnya.***




Perkuat Komitmen Dalam Penanganan Infrastruktur Daerah, Pemkab Kuansing Tandatangani Nota Kesepakatan Dengan Sejumlah Perusahaan Besar di Kuansing

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Dr. H. Suhardiman Amby, MM bersama sejumlah perusahaan besar akhirnya memperkuat komitmen dalam penanganan infrastruktur Daerah.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Penanganan Ruas Jalan Benai–RAPP antara Pemkab Kuansing dengan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), PT Agrinas Palma Nusantara, PT Kamparigo Agro Industri, serta PT Artelindo Wiratama, di Pendopo Rumah Dinas, Senin 15/6/26 pagi.

Penandatanganan yang berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi tersebut menjadi tonggak penting bagi upaya memperbaiki akses jalan yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Kecamatan Benai dan sekitarnya. Kesepakatan itu diharapkan mampu mempercepat penanganan ruas jalan yang menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat maupun dunia usaha.

Bupati Kuansing H. Suhardiman Amby, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.

Dasar Hukumnya UU No 38 Tahun 2024 Tentang Jalan dan.di perkuat Peraturan Pemerintah ( PP ) No 34 Tahun 2026, jelas Bupati. Pelajari aturan ini,dan semua akan memahami hak.dan kewajiban nya, tegas Bupati.

Bupati juga mengapresiasi, kegiatan MoU bersama sejumlah Perusahaan mendapatkan dukungan penuh dari Ketua DPRD H Juprizal,SE,MSi, Kapolres, AKBP Hidayat Perdana, Kejari Kuansing, M Harun Sunadi,SE,SH,MH , Dandim 0302 Inhu / Kuansing serta Ketua Pengadilan Negeri Teluk Kauntan, cetusnya.

MoU ini juga menurut Bupati, bergelar Datuk Panglimo Dalam itu,bahwa
“Hari ini melalui MoU kita membuktikan bahwa kepentingan masyarakat berada di atas segalanya. Jalan Benai–RAPP ini adalah akses penting bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi. Saya mengapresiasi seluruh perusahaan yang telah menunjukkan komitmen dan kepeduliannya untuk bersama-sama membangun Kuantan Singingi.

Semoga kerja sama ini membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Bupati H. Suhardiman Amby.

Sementara itu, Kuasa Direksi PT RAPP, Mulia Nauli, mewakili perusahaan yang ada menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam penanganan ruas jalan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah dan bagian dari semangat kemitraan dengan pemerintah serta masyarakat.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan menjadi langkah positif dalam menghadirkan infrastruktur yang lebih baik. Harapan kami, keberadaan jalan yang memadai nantinya dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Mulia Nauli.

Kabar baik tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Salah seorang warga Kelurahan Benai, Idel, mengaku bersyukur atas kesepakatan yang telah dicapai antara pemerintah dan perusahaan.

“Selama ini masyarakat sangat berharap jalan ini mendapat perhatian serius. Dengan adanya penandatanganan nota kesepakatan ini, kami optimistis kondisi jalan Benai–RAPP akan semakin baik. Tentu ini akan sangat membantu aktivitas masyarakat dan memperlancar perekonomian warga,” ungkapnya.

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat. Dengan terjalinnya sinergi ini, harapan besar pun mengemuka agar ruas Jalan Benai–RAPP dapat segera ditangani secara optimal, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan Kabupaten Kuantan Singingi.***




Satpol PP Kuansing Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Pasar Benai

KUANTAN SINGINGI, 13 Juni 2026 — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuantan Singingi berhasil menangani kebakaran lahan yang terjadi di Kelurahan Pasar Benai, Kecamatan Benai, pada Sabtu (13/6/2026) malam.

Kepala Satpol PP Kuantan Singingi, Rio Kasyter Wandra, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima dari masyarakat pada pukul 19.59 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Satpol PP langsung mengerahkan satu unit Mobil Pemadam Kebakaran (MPK) 09 menuju lokasi kejadian.

Berdasarkan data yang dihimpun, lahan yang terbakar diketahui milik AL (46). Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat kelalaian masyarakat.

Petugas yang turun ke lokasi segera melakukan upaya pemadaman , dibantu masyarakat setempat untuk mencegah api meluas ke area sekitar. Setelah beberapa jam penanganan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 22.15 WIB.

Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby minta, Tim Siaga Bencana Karhutla Kuansing selalu waspada terhadap potensi yang terjadi serta melakukan penanganan dengan cepat, tepat dan akurat serta senantiasa menjaga kekompakan antara elemen,tegas Bupati.

Kepada masyarakat, agar selalu waspada dan menghindari membakar hutan dan lahan ,karena akan berakibat fatal serta memicu bencana kebakaran, ujarnya.

Terhadap petugas dan masyarakat yang sudah berjibaku,Bupati menyampaikan apresiasi.

Usai memastikan kondisi aman dan tidak terdapat titik api yang berpotensi menyala kembali, unit MPK 09 kembali ke pos dan tiba pada pukul 22.34 WIB.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan oleh pihak terkait.

Satpol PP Kuantan Singingi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama pada musim kemarau, guna mencegah terjadinya kejadian serupa.***




Hadiri Dan Saksikan Langsung Pacu Jalur Rayon 1 Inuman, Bupati Kuansing Apresiasi Pelaksanaan Pacu Jalur Berlangsung Aman Dan Lancar

INUMAN – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby, MM, menghadiri dan menyaksikan langsung Festival Pacu Jalur Rayon I Kecamatan Inuman, Sabtu (13/6/2026).

Kehadiran Bupati mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati arena perpacuan Tigo Muaro Inuman.

Bupati Suhardiman mengapresiasi pelaksanaan pacu jalur yang berlangsung aman dan lancar. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan sukses hingga selesai.

Pada kesempatan itu,
Bupati juga memberikan penghargaan kepada komentator pacu jalur, yakni Darwis Dt, Japriadi, dan Adil Cahyadi, atas peran mereka dalam memeriahkan dan menghidupkan suasana perlombaan.

Selain menyaksikan perlombaan, Bupati turut bersilaturahmi dengan masyarakat yang hadir pada hari kedua perpacuan. Sebanyak 24 jalur berlaga pada putaran pertama, dengan 12 jalur berhasil melaju ke babak berikutnya. Pada hari ketiga, enam jalur terbaik akan kembali bertanding memperebutkan posisi teratas.

Menurut Bupati bergelar Datuk Panglimo Dalam itu. pacu jalur tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui meningkatnya aktivitas perdagangan dan usaha di sekitar arena.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat kebersamaan selama pelaksanaan festival berlangsung.

Festival Pacu Jalur Rayon I Kecamatan Inuman merupakan bagian dari rangkaian menuju Festival Pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuantan Singingi, sekaligus menjadi momentum memperkuat persatuan dan memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas.

Sumber : Kominfo Kuansing




Truk Bertonase Berat Diduga Abaikan Hak Warga, Debu Jalan Sungai Langsat Masuk Hingga ke Dapur Rumah

PANGEAN – Keluhan masyarakat Desa Sungai Langsat, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, kembali mencuat terkait aktivitas kendaraan bertonase berat yang melintasi jalan desa setiap hari. Akibat tingginya intensitas lalu lintas truk pengangkut muatan berat tersebut, debu beterbangan dan disebut-sebut telah mengganggu kesehatan serta kenyamanan warga hingga masuk ke dalam rumah dan dapur masyarakat.

Keluhan itu disampaikan sejumlah warga Desa Sungai Langsat kepada media ini melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp. Mereka mengaku sudah lama merasakan dampak debu yang ditimbulkan kendaraan perusahaan yang melintas di kawasan tersebut.

“Debunya sangat parah. Saat truk lewat, rumah kami dipenuhi debu. Bahkan sampai ke dapur dan tempat makan keluarga. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan belum ada solusi yang nyata,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Sabtu (13/06/2026).

Warga menilai aktivitas kendaraan perusahaan tidak sebanding dengan perhatian yang diberikan terhadap dampak sosial yang mereka timbulkan di tengah masyarakat. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait turun langsung melakukan pengawasan serta meminta pertanggungjawaban perusahaan.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemuda Pangean, Noverman Melayu, menyampaikan kritik keras kepada perusahaan yang diduga menggunakan jalur tersebut, yakni PT SAM dan PT Citra.

Menurutnya, keberadaan perusahaan tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi semata, tetapi juga harus memperhatikan hak-hak masyarakat yang terdampak langsung oleh aktivitas operasional mereka.

“PT SAM dan PT Citra jangan hanya mencari keuntungan di Kecamatan Pangean. Mereka juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan terhadap masyarakat yang setiap hari menerima dampak aktivitas perusahaan. Jangan sampai masyarakat hanya menerima debu, kerusakan jalan, dan gangguan kesehatan, sementara perusahaan menikmati keuntungan,” tegas Noverman Melayu.

Ia menilai persoalan debu yang terus berlangsung dapat dikategorikan sebagai bentuk kelalaian apabila perusahaan tidak melakukan langkah-langkah mitigasi yang memadai.

“Dalam berbagai regulasi lingkungan hidup, setiap pelaku usaha wajib melakukan pencegahan pencemaran dan kerusakan lingkungan. Jika dampak debu ini terus terjadi tanpa penanganan yang serius, maka patut dipertanyakan sejauh mana komitmen perusahaan terhadap kewajiban hukumnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Noverman juga menyoroti keberadaan PT Citra yang menurutnya tidak memiliki pabrik di wilayah Kecamatan Pangean, namun aktivitas angkutannya justru melintasi kawasan tersebut.

“Untuk PT Citra, jika selama ini hanya memberikan janji tanpa realisasi, maka buat saja akses jalan sendiri. Jangan terus membebani masyarakat Pangean. Pabriknya tidak berada di Kecamatan Pangean, tetapi masyarakat Pangean yang menanggung dampaknya setiap hari,” katanya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak konstitusional untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana dijamin dalam berbagai peraturan perundang-undangan, termasuk ketentuan mengenai perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Masyarakat tidak boleh menjadi korban pembangunan. Perusahaan wajib memastikan operasionalnya tidak merugikan warga. Jika tidak mampu memenuhi tanggung jawab sosial dan lingkungan, maka lebih baik mengevaluasi keberadaannya di wilayah ini,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT SAM maupun PT Citra belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan masyarakat Desa Sungai Langsat tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, serta aparat penegak hukum dapat turun tangan melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap dampak aktivitas kendaraan bertonase berat yang melintas di wilayah Kecamatan Pangean.

Sumber : Noverman




Atom Baru Simandolak Buat Kejutan, Lolos ke Final Pacu Jalur Rayon I Inuman

INUMAN – Jalur Atom Baru dari Desa Simandolak, Kecamatan Benai, tampil mengejutkan pada ajang Pacu Jalur Rayon I Tepian Tigo Muaro, Kecamatan Inuman, Sabtu (13/6/2026).

Jalur kebanggaan masyarakat Simandolak itu sukses menyingkirkan dua jalur tuan rumah dan memastikan tiket ke babak final.
Pada putaran pertama, Atom Baru berhadapan dengan Gempar dari Desa Banjar Nan Tigo, Kecamatan Inuman.

Pacu berlangsung sengit sejak awal. Atom sempat tertinggal hingga pancang ketiga, namun berkat stamina dan strategi yang matang, berhasil mengejar ketertinggalan, menyalip lawan di pancang keempat, dan mengunci kemenangan menjelang garis akhir.

Memasuki putaran kedua, Atom Baru kembali mendapat lawan berat, yakni Dewa Ruci Arung Samudra dari Desa Pulau Sipan, Kecamatan Inuman. Mengandalkan kecepatan sejak awal pacuan, Atom Baru tampil konsisten dan mampu mempertahankan keunggulan hingga finis.

Andi Lusi, salah seorang anak pacuan Atom Baru, mengaku sempat tertekan menghadapi Dewa Ruci yang memiliki segudang prestasi. Namun, arahan pelatih Dion berhasil membangkitkan semangat tim sehingga mampu meraih kemenangan.

Penampilan impresif Atom Baru juga mendapat perhatian penonton, termasuk Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, yang turut menyaksikan langsung jalannya perlombaan dari tribun kehormatan. Reporter pacu jalur Darwis bahkan beberapa kali memberikan pujian atas kegigihan dan semangat juang anak pacuan Atom Baru.

Dengan dua kemenangan tersebut, Atom Baru berhasil melaju ke hari ketiga sekaligus memastikan tempat di babak final.

Keberhasilan ini disambut bangga oleh masyarakat Kecamatan Benai yang berharap Atom Baru mampu melanjutkan tren positif dan meraih gelar juara di Tepian Tigo Muaro Inuman.***




Perkuat Silaturahmi dan Dorong Semangat Kewirausahaan Warga Kuansing, IKKS Jakarta Gelar Halal Bihalal 2026

JAKARTA – Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Jakarta menyelenggarakan acara Halal Bihalal 1447 H/2026 M di Aula Serbaguna Idolmart Caman, Jatibening, Bekasi, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing) yang berada di perantauan, khususnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Ketua Panitia, Kolonel Inf. Henri Mahyudi, S.Sos., M.Han., menjelaskan bahwa pelaksanaan Halal Bihalal tahun ini memang berlangsung lebih lambat dari jadwal yang semula direncanakan, bahkan telah melewati momentum Idul Fitri dan Idul Adha 1447 H. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh padatnya agenda dan kesibukan warga Kuansing yang memiliki berbagai aktivitas serta tanggung jawab di lingkungan masing-masing.

Sekretaris Umum IKKS Jakarta, Asmaredi, S.H., M.M., menambahkan bahwa kegiatan tersebut sejatinya direncanakan berlangsung pada masa perayaan Idul Fitri 1447 H.

Namun, pelaksanaannya bertepatan dengan sejumlah agenda serupa yang diselenggarakan berbagai organisasi masyarakat Riau di Jabodetabek, seperti Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ), Yayasan Melayu Nusantara (YMN), serta kegiatan Halal Bihalal di berbagai instansi tempat warga Kuansing bertugas.

Atas pertimbangan tersebut, panitia memutuskan menyesuaikan jadwal guna mendapatkan waktu yang paling memungkinkan bagi seluruh warga Kuansing untuk hadir.
Ketua Umum IKKS Jakarta, H. Wan Muhammad Hasyim, S.E., Ak., yang akrab disapa Suhu Wan, turut membenarkan alasan di balik penundaan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, selain mengemban amanah sebagai Ketua Umum IKKS Jakarta, dirinya juga memiliki sejumlah tanggung jawab organisasi lainnya, di antaranya sebagai Ketua Umum DPP Asosiasi Masyarakat Ritel Indonesia (AMRI), Ketua Ikatan Alumni Universitas Riau (IKA Unri), serta pengurus Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri (Himpuni).

“Berbagai amanah organisasi yang saya jalankan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan waktu pelaksanaan yang paling tepat sehingga dapat mengakomodasi kehadiran lebih banyak warga Kuansing,” ujar Suhu Wan.

Dalam sambutannya, Suhu Wan yang dikenal sebagai entrepreneur sukses asal Kuantan Singingi menyampaikan pentingnya menjaga semangat kebersamaan sebagai fondasi untuk membangun peluang usaha dan menggerakkan roda organisasi. Pemilik jaringan bisnis Idolmart yang kini memiliki lebih dari 130 gerai di berbagai kota di Indonesia itu juga menyatakan komitmennya untuk mendukung generasi muda Kuansing yang sedang menempuh pendidikan di Jakarta.
Ia menawarkan program pelatihan kewirausahaan secara gratis serta dukungan permodalan bagi mahasiswa dan generasi muda Kuansing yang memiliki minat untuk memulai usaha.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kuansing, Darul Fitrah, S.E., menilai tingkat partisipasi warga pada Halal Bihalal tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, antusiasme tersebut mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan serta kerinduan masyarakat Kuansing untuk terus menjalin hubungan kekeluargaan di tanah rantau.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Prof. Dr. Anter Venus selaku Rektor UPN Veteran Jakarta sekaligus Dewan Penasehat IKKS Jakarta, Prof. Dr. Drs. Muhammad Halkis, S.H., Guru Besar Universitas Pertahanan (Unhan) dan Fakultas Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya), serta Sekretaris Umum Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ), Prof. H. Arif Murti Rozamuri.
Kehadiran Pendiri sekaligus Dewan Penasehat IKKS Jakarta, Sahrul Rabain, bersama para Ketua Ikatan Keluarga Kabupaten (IKK) se-Provinsi Riau turut memberikan makna tersendiri bagi jalannya acara.

Partisipasi para tokoh tersebut semakin mempertegas kuatnya semangat persaudaraan, solidaritas, dan silaturahmi antarmasyarakat Riau yang berada di perantauan.
Selain menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan.

Halal Bihalal IKKS Jakarta tahun ini juga diisi dengan kegiatan sosial berupa penyaluran santunan kepada warga lanjut usia serta mahasiswa asal Kuantan Singingi yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong yang terus dijaga oleh masyarakat Kuansing di perantauan.

Melalui kegiatan ini, IKKS Jakarta berharap hubungan kekeluargaan antar sesama warga Kuantan Singingi dapat terus terpelihara, sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi, membuka peluang usaha, dan mendukung kemajuan generasi muda Kuansing di masa mendatang.

Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby yang di hubungi terpisah mengapresiasi kegiatan yang di lakukan IKKS Jabodetabek Jakarta. Dimanapun warga Kuansing berada, semoga sukses dan memberikan kontribusi positif untuk pembangunan daerah,”tukasnya.***




Jemput Bola, Dinas PUPR dan Perkim Rohil Perjuangkan Dana Pusat

Rohil — Komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dalam mempercepat pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui pengawasan langsung di lapangan. Langkah strategis kini diperluas dengan memperjuangkan dukungan anggaran secara langsung ke Pemerintah Pusat.

Usai meninjau berbagai kegiatan pembangunan dan kondisi infrastruktur di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), khususnya wilayah Panipahan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rohil, Khoirul Fahmi, ST, bersama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Rohil, Aulia Putra, ST, langsung bertolak ke Jakarta.

Didampingi jajaran masing-masing, kedua kepala dinas ini melakukan koordinasi intensif sekaligus menyampaikan proposal usulan Program Strategis Daerah kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait pada Jumat (12/6/2026).

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi “jemput bola” Pemkab Rohil dalam mengupayakan masuknya berbagai sumber pendanaan pusat. Mulai dari Dana Alokasi Khusus (DAK), program sektoral kementerian, bantuan keuangan pusat, hingga skema pendanaan strategis lainnya. Gerak cepat ini dilakukan sebagai tindak lanjut langsung dari instruksi Bupati Rokan Hilir, H. Bistaman. Bupati menegaskan bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak boleh menjadi alasan mandeknya pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Kadis Perkim Rohil, Aulia Putra, ST, menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci utama mewujudkan pembangunan yang berdaya saing. “Sesuai arahan Bupati, usulan yang kami bawa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata. Kami fokus pada peningkatan kualitas lingkungan permukiman dan pemenuhan pelayanan dasar masyarakat, terutama di kawasan-kawasan strategis yang menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” jelas Aulia.

Langkah taktis yang dilakukan oleh Dinas PUPR dan Dinas Perkim ini menunjukkan keseriusan penuh jajaran dinas di bawah kepemimpinan Bupati H. Bistaman dalam memperjuangkan kemajuan daerah. Melalui kerja keras dan koordinasi yang intensif ini, Pemkab Rohil optimistis pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh. Targetnya, visi mewujudkan Rokan Hilir yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan memiliki infrastruktur merata dapat tercapai secara bertahap serta berkelanjutan.




Dinilai Sangat Responsif Dalam Menyambut Penayangan Piala Dunia 2026, Kepala Stasiun TVRI Riau Mengapresiasi Keseriusan Pemkab Kuansing Dalam Memberikan Pelayanan Penyiaran Kepada Masyarakat

PEKANBARU – Kepala Stasiun TVRI Riau, Didik Kusjadmika, SH, mengapresiasi keseriusan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam memberikan pelayanan penyiaran kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Didik saat menerima kunjungan Sekretaris Dinas Kominfo Kuansing, Hevi H. Antoni, bersama Kontributor TVRI Kuansing, Muhardi Untung, di Pekanbaru, Selasa (9/6/2026).

Menurut Didik, dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, Kuansing merupakan daerah yang sangat responsif dalam menyambut penayangan Piala Dunia tahun ini. TVRI dipercaya sebagai pemegang hak siar resmi untuk menayangkan pertandingan tersebut.

“Kuansing menjadi salah satu daerah yang sangat responsif menyambut penayangan Piala Dunia tahun ini. TVRI sebagai pemegang hak siar tentu mengapresiasi dukungan yang diberikan,” ujar Didik didampingi salah seorang pimpinan TVRI Riau, Pipin Syofian.

Didik menjelaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, masyarakat dapat menyaksikan siaran Piala Dunia secara gratis melalui platform yang telah disiapkan oleh TVRI.

Namun demikian, untuk menghindari pelanggaran hak siar yang ditetapkan FIFA, pemilik kafe atau pihak yang menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) diwajibkan mendaftarkan barcode nobar gratis melalui situs resmi TVRI.

“Hal ini penting agar pelaksanaan nobar tetap sesuai dengan ketentuan hak siar yang berlaku dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Kuansing, Hevi H. Antoni, mengapresiasi respons cepat serta komunikasi yang terjalin baik antara TVRI Riau dan Pemerintah Kabupaten Kuansing.

Menurutnya, kunjungan tersebut tidak hanya membahas penayangan Piala Dunia, tetapi juga menjadi ajang mempererat kerja sama serta memperoleh pemahaman mengenai proses dan mekanisme penyiaran yang dilakukan TVRI dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dan penjelasan yang diberikan. Semoga sinergi antara TVRI Riau dan Pemerintah Kabupaten Kuansing dapat terus ditingkatkan demi pelayanan informasi yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.***