Apresiasi Respons Cepat Telkomsel, Kominfoss Kuansing: Jaringan Telekomunikasi Sangat Penting untuk Sukseskan MTQ dan Pacu Jalur 2026

Teluk Kuantan – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi mengapresiasi langkah cepat Telkomsel dalam merespons kebutuhan peningkatan jaringan telekomunikasi untuk mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 dan Event Pacu Jalur 2026.

Plh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfoss) Kabupaten Kuantan Singingi, Hevi H. Antoni, melalui Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Saptudis, menyampaikan terima kasih atas respons positif Telkomsel terhadap surat permohonan yang sebelumnya telah disampaikan pemerintah daerah.

“Ternyata surat yang kami layangkan belum lama ini direspons secara positif oleh Telkomsel. Kami mengapresiasi langkah cepat tersebut dalam mempersiapkan peningkatan jaringan telekomunikasi untuk mendukung MTQ Provinsi Riau dan Pacu Jalur 2026,” ujar Hevi sebagaimana disampaikan Saptudis, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, kesiapan infrastruktur telekomunikasi menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kesuksesan penyelenggaraan kegiatan berskala provinsi yang akan menghadirkan ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah.

“Ini juga sesuai dengan harapan Bupati Kuantan Singingi, Dr H Suhardiman Amby, yang meminta seluruh stakeholder berperan aktif menyukseskan event besar di Kuansing, termasuk MTQ dan Pacu Jalur,” tambahnya.

Ia menegaskan, kehadiran jaringan telekomunikasi yang kuat dan stabil sangat dibutuhkan oleh masyarakat, peserta, tamu undangan, maupun media yang akan meliput kedua agenda besar tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi mengapresiasi dukungan Telkomsel dalam mempersiapkan peningkatan jaringan telekomunikasi. Kehadiran jaringan yang kuat dan stabil sangat dibutuhkan, baik oleh masyarakat, peserta, tamu undangan maupun media yang akan meliput pelaksanaan MTQ Riau dan Pacu Jalur 2026,” katanya.

Sementara itu, Telkomsel Regional Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) melakukan peninjauan lapangan terhadap sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi titik pemasangan perangkat peningkatan jaringan telekomunikasi guna mendukung pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 dan Event Pacu Jalur 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (4/6/2026) tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi agar layanan komunikasi dan akses internet tetap optimal selama berlangsungnya dua agenda besar yang dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Tim Telkomsel yang melakukan peninjauan terdiri dari Manager Network Operation and Productivity (NOP) Dumai, Fauzan, Manager SQA Sumbagteng Bernito, Yuri dari Event Handling Telkomsel, serta Syahlan Hutagaol dari NOP Dumai. Dalam kegiatan tersebut, tim didampingi Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Dinas Kominfoss Kuansing, Saptudis, beserta staf.

Berdasarkan hasil peninjauan, Telkomsel merencanakan pemasangan perangkat peningkatan jaringan di tiga titik strategis yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama pelaksanaan MTQ Riau dan Pacu Jalur 2026. Salah satu titik berada di kawasan Lapangan Limuno dan titik lainnya di kawasan Tepian Narosa. Selain itu, Telkomsel juga akan melakukan optimalisasi jaringan melalui pemecahan kapasitas layanan pada sejumlah titik pendukung guna mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi selama kegiatan berlangsung.

Syahlan Hutagaol mengatakan keberhasilan peningkatan jaringan tersebut memerlukan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, panitia pelaksana maupun masyarakat.

“Kami berharap adanya dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak agar proses pemasangan perangkat dapat berjalan lancar dan aman serta layanan telekomunikasi selama pelaksanaan MTQ dan Pacu Jalur dapat berfungsi secara optimal,” ujarnya.

Dengan adanya peningkatan jaringan tersebut, diharapkan kebutuhan komunikasi dan akses internet selama pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 maupun Event Pacu Jalur.***




Kapolres Kuansing Ajak Warga Jauhi Narkoba dan Manfaatkan Layanan 110 Melalui Program JALUR

KUANTANSINGINGI – Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing) AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. mengajak masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba serta memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Ajakan tersebut disampaikannya saat memimpin kegiatan JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat) di Desa Tanjung Simandolak, Kecamatan Benai, Kamis (4/6/2026) pagi.

Menurut Kapolres, narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak kesehatan, masa depan generasi muda, dan keharmonisan keluarga. Karena itu, ia meminta masyarakat, khususnya kalangan pemuda, agar tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun.

“Tidak ada manfaat dari narkoba. Sekali terjerumus, dampaknya sangat merugikan, baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan masing-masing,” tegas AKBP Hidayat Perdana.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 sebagai sarana pelaporan berbagai kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi.

“Layanan 110 dapat digunakan untuk melaporkan tindak pidana, gangguan kamtibmas, kecelakaan lalu lintas maupun keadaan darurat lainnya. Jangan ragu menghubungi layanan tersebut apabila memerlukan bantuan kepolisian,” ujarnya.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu merupakan bagian dari program unggulan Polda Riau yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Program JALUR bertujuan mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.

Dalam sambutannya, AKBP Hidayat Perdana menyampaikan bahwa melalui Program JALUR, Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi warga secara langsung, serta memberikan pelayanan yang humanis dan bermanfaat.

“Program JALUR bertujuan memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, mendengarkan langsung aspirasi warga, serta menghadirkan pelayanan yang humanis dan bermanfaat. Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya.

Kapolres juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta memperkuat pendidikan agama dan moral dalam keluarga. Ia berharap masyarakat tidak segan memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar.

Kegiatan JALUR di Desa Tanjung Simandolak dihadiri unsur Forkopimcam Benai, jajaran Polres Kuansing, Polsek Benai, pemerintah desa, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Pada kesempatan tersebut, Polres Kuansing turut menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat, menyerahkan bantuan alat tulis kepada anak-anak sekolah, serta menggelar pelayanan kesehatan gratis melalui Sidokkes Polres Kuansing bekerja sama dengan UPTD Kesehatan Kecamatan Benai.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Tanjung Simandolak, Suwandri Putra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Kuansing atas pelaksanaan Program JALUR di desanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.

Melalui Program JALUR, Polres Kuantan Singingi berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, serta kondusif di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.***




Upaya Menjaga Kelestarian Lingkungan, Polres Kuansing Tertibkan 145 Rakit PETI di Sungai Batang Kuantan

KUANTAN SINGINGI – Polres Kuantan Singingi (Kuansing) bersama TNI dan sejumlah instansi terkait melaksanakan penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan yang melintasi Kecamatan Inuman dan Kecamatan Cerenti, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., dengan melibatkan 260 personel gabungan dari Polres Kuansing, TNI, Satpol PP, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, serta unsur pemerintah daerah.

Sebelum pelaksanaan penertiban, seluruh personel mengikuti Apel Penertiban PETI yang digelar di Lapangan Apel Mapolsek Cerenti. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa operasi gabungan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menindak aktivitas pertambangan ilegal yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

“Kegiatan ini merupakan operasi gabungan sebagai bentuk keseriusan kita dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin. Sebelumnya berbagai upaya preventif dan persuasif telah dilakukan, mulai dari sosialisasi hingga penyampaian imbauan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan,” ujar Kapolres.

 

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis, menjaga keselamatan selama bertugas, serta menghindari tindakan yang dapat memicu provokasi di lapangan.

Usai apel, sekitar pukul 10.30 WIB, tim gabungan bergerak menuju sejumlah titik lokasi PETI menggunakan empat unit speed boat melalui jalur Sungai Batang Kuantan. Sasaran penertiban meliputi Desa Pulau Busuk, Desa Pulau Panjang, dan Desa Ketaping Jaya di Kecamatan Inuman, serta Desa Tanjung Medan, Desa Sikakak, dan Desa Pulau Bayur di Kecamatan Cerenti.

Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemusnahan sarana PETI berupa mesin dan rakit yang digunakan untuk aktivitas pertambangan ilegal. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di lokasi. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat terkait larangan melakukan aktivitas PETI yang berpotensi merusak lingkungan serta melanggar ketentuan hukum.

Dari hasil penindakan, tim gabungan berhasil menertibkan sebanyak 145 unit rakit PETI yang tersebar di sejumlah lokasi. Sebanyak 43 rakit ditertibkan di wilayah Kecamatan Inuman dan 102 rakit di wilayah Kecamatan Cerenti.

Di Kecamatan Inuman, rakit PETI yang ditertibkan terdiri dari 15 unit di Desa Ketaping Jaya, 16 unit di Desa Pulau Busuk, dan 12 unit di Desa Pulau Panjang. Sementara itu, di Kecamatan Cerenti, petugas menertibkan 21 unit rakit di Desa Tanjung Medan, 29 unit di Desa Sikakak, dan 52 unit di Desa Pulau Bayur.

Selama kegiatan berlangsung, tidak ada pelaku yang diamankan maupun barang bukti yang disita. Operasi penertiban berakhir sekitar pukul 18.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Selanjutnya, pada pukul 19.00 WIB dilaksanakan Apel Konsolidasi di Pasar Cerenti yang kembali dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan instansi yang terlibat atas kerja sama serta dedikasi selama pelaksanaan operasi.

Kapolres berharap penertiban yang dilakukan dapat memberikan efek jera kepada pelaku PETI sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.***




SATGAS ANTI NARKOBA POLRES ROHIL KEMBALI UNGKAP KASUS PEREDARAN SABU SEBERAT 4,62 GRAM

Rokan Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir kembali berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Kamis (28/5/2026) malam.

petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka beserta sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat total 4,62 gram.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di sebuah rumah yang berada di Jalan Merbau Baru, Kepenghuluan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Satgas Anti Narkoba Polres Rokan Hilir yang dipimpin IPDA Mulyandi segera melakukan penyelidikan.

Sekira pukul 20.40 WIB, petugas bersama Ketua RT setempat melakukan penggeledahan di rumah yang ditempati tersangka SBC alias I.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket berbagai ukuran yang berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu, serta sejumlah barang yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Di hadapan tersangka dan Ketua RT setempat, petugas membuka paket-paket tersebut untuk memastikan isinya.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, tersangka SBC mengakui bahwa paket sabu tersebut merupakan miliknya yang diperoleh dari seseorang berinisial D yang saat ini masih dalam penyelidikan petugas.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan dua tersangka yakni SBC (46) dan seorang perempuan berinisial IR (30).

Keduanya kemudian dibawa ke Mako Polsek Panipahan untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sebelum dilimpahkan ke Satres Narkoba Polres Rokan Hilir.

Selain narkotika jenis sabu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lainnya berupa kotak penyimpanan sabu, plastik klip kosong, telepon genggam, dompet, uang tunai sebesar Rp1.100.000 yang diduga hasil penjualan narkotika, kaca pirex, alat hisap sabu, mancis, serta satu unit sepeda motor.

Hasil tes urine terhadap kedua tersangka menunjukkan positif mengandung amphetamine dan methamphetamine.

Kasat Res Narkoba Polres Rokan Hilir menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap pelaku peredaran gelap narkotika guna mewujudkan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Polres Rokan Hilir juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Saat ini kedua tersangka berikut barang bukti telah diamankan dan menjalani proses hukum sesuai Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 Ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No.1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 609 Ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No.1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.




Dukung Green Policing Kapolda Riau, Polres Rohil Gelar Preparasi Mangrove sebagai Benteng Pesisir di Sinaboi

Rokan Hilir – Dalam rangka mendukung Program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau, Polres Rokan Hilir bersama pemerintah daerah, organisasi lingkungan, dan masyarakat melaksanakan kegiatan Preparasi Mangrove Sebagai Benteng Pesisir untuk mensukseskan Mangrove Fest di pesisir Pantai Sinaboi, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Laut RT 03 RW 01, Kelurahan Sinaboi Kota tersebut dipimpin oleh Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady, S.Sos., S.I.K., M.I.K., serta dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, organisasi lingkungan, personel kepolisian, dan para pelajar.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman 200 bibit mangrove yang merupakan sumbangan Wakapolres Rokan Hilir sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Selain itu, panitia juga menyerahkan 50 paket sembako kepada masyarakat serta menggelar sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi muda.

Ketua Panitia Bahrul Ulum A. dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan preparasi mangrove sebagai rangkaian menuju pelaksanaan Mangrove Fest.

Sementara itu, Ketua Persatuan Hijau Riau (PeHR) Kabupaten Rokan Hilir, Fani Pratama, menegaskan bahwa keberadaan mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami wilayah pesisir dari ancaman abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Camat Sinaboi Andri Munawar, S.STP., M.Si. menyatakan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap upaya pelestarian mangrove yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat pesisir.

Dalam sambutannya, Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady, S.Sos., S.I.K., M.I.K menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dukungan Polres Rokan Hilir terhadap Program Green Policing Kapolda Riau.
“Apabila kita menjaga alam, maka alam juga akan menjaga kita.

Penanaman mangrove ini memiliki manfaat besar bagi ekosistem dan masyarakat pesisir. Hutan mangrove harus dijaga dan dilestarikan karena menjadi habitat berbagai biota laut yang mendukung kehidupan masyarakat,” ujar Wakapolres.

Selain pelestarian lingkungan, Wakapolres juga memberikan sosialisasi tentang pencegahan dan bahaya narkoba kepada para pelajar yang hadir. Ia mengingatkan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan mengajak seluruh peserta untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan preparasi mangrove ini bertujuan untuk melestarikan ekosistem pesisir, mencegah abrasi pantai, memulihkan kawasan mangrove yang rusak, menjaga habitat biota laut, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Rokan Hilir bersama seluruh elemen masyarakat menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat sinergitas antarinstansi dalam mendukung pembangunan lingkungan yang berkelanjutan di Provinsi Riau.




Gardu Prabowo Kuansing Gelar Konsolidasi Perdana, Perkuat Soliditas Pengurus

KUANTAN SINGINGI – Organisasi relawan Garda Prabowo (Gardu Prabowo) Kabupaten Kuantan Singingi menggelar pertemuan perdana pengurus pada Jumat (29/5/2026) di kawasan Angkringan Sayang Bagulo, Benai Kecil. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi awal dalam memperkuat soliditas organisasi di tingkat daerah.

Pertemuan yang dimulai pukul 16.00 WIB itu dihadiri para pengurus Gardu Prabowo Kabupaten Kuantan Singingi dari berbagai kecamatan. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan dalam membangun komunikasi antar pengurus.

Ketua Gardu Prabowo Kabupaten Kuantan Singingi, Maulana Imam Saleh, mengatakan bahwa pertemuan perdana ini menjadi langkah awal untuk mempererat kekompakan organisasi serta menyatukan visi perjuangan ke depan.

“Gardu Prabowo Kuansing harus menjadi rumah perjuangan yang solid, kompak, dan mampu hadir di tengah masyarakat. Konsolidasi ini bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi momentum membangun semangat kebersamaan demi Indonesia yang lebih maju,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pengurus harus menjaga loyalitas, kekompakan, serta terus aktif membangun gerakan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Semangat merah putih harus terus hidup dalam setiap langkah perjuangan. Kita ingin Gardu Prabowo di Kuansing menjadi organisasi yang kuat, aktif, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi daerah maupun bangsa,” tambahnya.

Melalui agenda silaturahmi dan konsolidasi tersebut, Gardu Prabowo Kuansing diharapkan semakin solid dalam menjalankan program organisasi serta memperkuat jaringan kepengurusan di seluruh wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.***




Polri Hadir untuk Petani, Bhabinkamtibmas Rantau Kopar Cek Ketahanan Pangan Jagung

(Rokan Hilir) Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rantau Kopar Polsek Rantau Kopar Polres Rokan Hilir melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman jagung pipil di wilayah binaannya, Jumat (29/5/2026) sekira pukul 11.00 WIB.

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Rantau Kopar, Aipda Suradal, guna memastikan kondisi tanaman jagung tetap terjaga dan kebutuhan nutrisi tanaman tercukupi menjelang masa produktif.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pendampingan Polri terhadap masyarakat dan kelompok tani dalam menjaga ketahanan pangan lokal.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Suradal turut berdialog dengan para petani terkait perkembangan tanaman, kondisi lahan, serta kendala yang dihadapi selama proses perawatan tanaman jagung.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat kepada para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian.
Kapolsek Rantau Kopar, Iptu Nanang Parinduri, SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ketahanan pangan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional, khususnya di wilayah hukum Polsek Rantau Kopar.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga berperan aktif mendukung program ketahanan pangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut terlaksana melalui sinergi antara Bhabinkamtibmas dan kelompok tani setempat dalam menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan yang berkesinambungan.

Dengan adanya pendampingan dan pengecekan rutin terhadap tanaman pertanian masyarakat, diharapkan program swasembada pangan nasional dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.




JUDI CAPSA SEMAKIN MERAJA LELA DI KECAMATAN BANGKO JL.PERNIAGAAN GG DUKU, APARAT DIMINTA BERTINDAK

( Rohil) – Praktik perjudian jenis capsa. Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, kian meresahkan masyarakat. Aktivitas ilegal tersebut dilaporkan berlangsung terbuka dan nyaris tanpa hambatan, sehingga memunculkan dugaan adanya pembiaran dari aparat penegak hukum setempat.

Pantauan media ini Minggu Malam, 17/05/2026 sejumlah titik yang menjadi sorotan warga berada di Jalan perniagaan gg duku. Di lokasi tersebut, judi cap sha disebut-sebut beroperasi hampir setiap hari dan dapat diakses secara bebas oleh masyarakat.

Warga juga mengungkapkan dugaan adanya pihak yang mengendalikan operasional perjudian tersebut. Nama KOSENG disebut-sebut telah lama beredar di tengah masyarakat sebagai sosok yang diduga mengatur aktivitas judi kartu atau lebih di kenal cap sha di gg duku itu.

“Semua orang di sini tahu. Kalau tidak ada yang mengatur, tidak mungkin judi bisa berjalan lama dan aman seperti ini. Nama KOSENG sudah sering disebut warga,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Meski aktivitas tersebut disebut telah berlangsung lama dan menjadi rahasia umum, warga menilai belum terlihat adanya langkah tegas dari aparat kepolisian setempat maupun dari jajaran Polres Rokan Hilir. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan publik serta memperkuat persepsi adanya pembiaran terhadap praktik yang jelas melanggar hukum.

Menurut masyarakat, keberadaan judi Itu tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak luas terhadap kehidupan sosial. Warga menilai praktik tersebut berpotensi merusak moral generasi muda, memicu tindak kriminal, serta mengganggu ketertiban dan keamanan lingkungan.

Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak pihak kepolisian, khususnya Polda Riau, untuk turun langsung melakukan penindakan serta mengevaluasi kinerja aparat di wilayah setempat.

“Kalau memang tidak ada bekingan dan tidak ada pembiaran, kami minta buktikan dengan menutup dan menindak semua lokasi judi, termasuk siapa pun yang mengelolanya,”n tegas warga lainnya.

Di akhir, sorotan tajam masyarakat juga diarahkan kepada Kapolsek setempat yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam menertibkan praktik perjudian di wilayah hukumnya. Warga berharap Kapolsek segera mengambil tindakan tegas dan transparan demi memulihkan kepercayaan publik serta menegakkan hukum tanpa pandang bulu.




Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Dipotong di Ponpes Iman Saleh Inuman

INUMAN – Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bantuan sapi kurban seberat 829 kilogram untuk masyarakat Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Penyembelihan sapi kurban tersebut dilakukan oleh Kepala Kemenag Kuansing, H. Suhelmon dan disaksikan langsung oleh H. Suhardiman Amby, Kamis (28/5/2026), di kompleks Pondok Pesantren Iman Saleh Inuman.

Bupati Kuansing, H. Suhardiman Amby, mengatakan daging sapi kurban bantuan Presiden Prabowo tersebut akan dibagikan kepada masyarakat serta wali santri Pondok Pesantren Iman Saleh Inuman.

“ Sapi kurban bantuan Pak Presiden Prabowo ini akan kita bagikan kepada masyarakat dan wali siswa Pondok Pesantren Iman Saleh Inuman bersama empat ekor sapi kurban lainnya dari pemerintah dan masyarakat,” ujar Suhardiman.

Salah seorang warga Pulau Panjang Inuman, Suli (53), mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Bupati Kuansing atas bantuan tersebut.

“Ini sangat membantu warga di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu,” ujar Suli, yang sehari-hari bekerja sebagai penyadap karet dan buruh serabutan.

Ratusan masyarakat bersama para santri Pondok Pesantren Iman Saleh turut menyaksikan prosesi penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden tersebut.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kuansing, H. Suhelmon, menyampaikan rasa terima kasih karena dipercaya untuk melaksanakan penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden.

“Ini merupakan suatu kehormatan dan Insya Allah membawa keberkahan,” ujarnya usai memimpin doa bersama ratusan warga dan Bupati Kuansing.

Turut mendampingi dan menyaksikan Kepala LPTQ Kuansing dan Sekretaris Kominfos, Hevi H Antoni.***




Antusiasme Masyarakat Dalam Menjalankan Syari’at Islam, Desa Pulau Kijang Siapkan 23 Hewan Qurban Rayakan Idul Adha 1447 H

BASERAH — Semangat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah di Desa Pulau Kijang, Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, benar-benar terasa kuat dan menggugah.

Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya stabil, warga Desa Pulau Kijang yang berjumlah kurang lebih seribu Kepala Keluarga (KK) itu justru menunjukkan kekuatan solidaritas dan kepedulian sosial lewat pelaksanaan ibadah qurban yang penuh semangat.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 23 hewan qurban disiapkan oleh masyarakat melalui Masjid Ansharullah untuk pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M.

Rinciannya terdiri dari:

19 ekor sapi

1 ekor kerbau

3 ekor kambing

Jumlah tersebut menjadi gambaran nyata tingginya antusiasme dan kekompakan masyarakat dalam menjalankan syariat Islam sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah kehidupan sosial masyarakat desa.

Ketua Pengurus Masjid Ansharullah Desa Pulau Kijang, Ustadz Mustafa Ramadhan mengatakan, semangat berqurban masyarakat tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Hal itu disampaikannya kepada media ini di halaman Masjid Ansharullah, Rabu (27/5/2026) pagi, sebelum pelaksanaan ibadah Sholat Id.

“Alhamdulillah, semangat masyarakat sangat luar biasa. Ini bukan hanya soal penyembelihan hewan qurban, tetapi tentang keikhlasan, kepedulian, dan persaudaraan umat Islam yang masih sangat kuat di tengah masyarakat kita,” ujar Ustadz Mustafa Ramadhan.

Selain pelaksanaan qurban, masyarakat Desa Pulau Kijang juga akan melaksanakan Shalat Idul Adha di Masjid Ansharullah dengan Ustadz Harya Agusta, S.Pd.I dipercaya sebagai khatib, sementara Ustadz Suherman, S.Pd diamanahkan sebagai imam.

Pelaksanaan Shalat Id tersebut diperkirakan akan dipadati jamaah dari berbagai wilayah sekitar Desa Pulau Kijang, mengingat Masjid Ansharullah menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat di kawasan tersebut.

Secara umum, ibadah qurban dalam Hari Raya Idul Adha memiliki makna besar dalam ajaran Islam, bukan hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai simbol pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.

Distribusi daging qurban sendiri menjadi salah satu bentuk nyata pemerataan sosial di tengah masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu yang turut merasakan kebahagiaan Hari Raya Idul Adha.

Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, tingginya jumlah hewan qurban di Desa Pulau Kijang menjadi sinyal bahwa semangat gotong royong dan nilai ukhuwah Islamiyah masih hidup kuat di tengah masyarakat Kuansing.

“Kami berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat dan semakin mempererat rasa persaudaraan antar sesama,” tutup Ustadz Mustafa Ramadhan.

Idul Adha di Pulau Kijang tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan.

Tetapi menjadi bukti bahwa di tengah kerasnya kehidupan, masyarakat masih mampu menjaga nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.***